Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.420 views

Viral ala Generasi Zoomer, Baik atau Buruk?

 

Oleh: Ashaima Va

Pernah dengar istilah Generasi X, Y, atau Z? Lembaga penelitian dan media populer di Amrik sana, kerap menamai tiap generasi berdasarkan karakteristiknya. Generasi X, Y, Z didahului oleh baby boomer pada tahun 60-an, saat banyak bayi lahir pasca Perang Dunia ke-2. Pada tahun 70-an generasi X lahir ditandai dengan berkembangnya teknologi audio visual. Berikutnya lahir generasi Y, generasi Milenial adalah julukan bagi generasi ini. Lahir pada tahun 80-an sampai 90-an generasi ini berpikiran lebih terbuka dan terhubung lintas ruang dengan diperkenalkannya internet. Generasi milenial sudah expired masa remajanya maka kini eksistensinya sedikit demi sedikit tergantikan oleh generasi Z atau Zoomer.

Buat kamu-kamu yang lahir tahun 1995-2010an, maka kamu termasuk Generasi Zoomer. Generasi Zoomer lahir saat internet dan kecerdasan buatan telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Dengan attention span yang pendek generasi ini lebih menyukai sesuatu yang ringkas dan simple. Contohnya saja platform berbagi video yang lebih diminati generasi ini adalah Tik Tok. Tik Tok memberikan fitur beragam dengan durasi video yang singkat.

Generasi X,  Y, Z adalah generasi yang memiliki masa keemasan masing-masing. Punya problematika yang berbeda-beda pula. Kalau dulu, generasi X ingin terkenal mesti merintis jalan menjadi artis yang konon katanya terjal dan berliku. Berbeda pula dengan generasi Y, ajang pencarian bakat di televisi menjamur. Menjadikan jalan pintas bagi yang ingin terkenal dengan menjadi artis dengan instan. Bagaimana dengan Generasi Z? Tak sesulit generasi pendahulunya, menjadi viral dan terkenal menjadi sangat mudah. Cukup dengan eksis di sosial media semisal instagram, youtube, atau Tik Tok dan memiliki banyak follower maka popularitas ada di genggaman.

Tapi tahu nggak, sih, zaman boleh berbeda, kecanggihan teknologi juga semakin melesat jauh dari tiap dasawarsa, namun problematika remaja nggak berubah cuma itu-itu saja. Pasalnya Allah menciptakan manusia sepaket dengan segala kebutuhan jasmani dan naluri yang melekat dalam dirinya. Sehingga dalam kesehariannya remaja berusaha memenuhi segala kebutuhan jasmani dan nalurinya.  Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan alami yang harus dipenuhi. Makan, minum, tidur, sampai buang hajat. Sedangkan naluri atau gharizah manusia terdiri dari;

  1. Naluri beragama atau Gharizah Tadayun adalah naluri untuk menuhankan sesuatu. Jika sahih maka naluri ini dipenuhi dengan keyakinan kita pada Allah SWT sebagai Tuhan pencipta alam.
  2. Naluri mempertahankan diri atau Gharizah Baqo, adalah naluri kita untuk mempertahankan keberadaan diri kita. Marah, membela diri  atau keinginan untuk eksis adalah tanda-tanda kita memiliki naluri ini.
  3. Naluri melestarikan jenis atau Gharizah Nau' adalah naluri yang mewujud berupa rasa cinta. Cinta orang tua pada anak, anak pada orang tua atau cinta kepada lawan jenis adalah sunnatullah.

Tak hanya remaja saja, tiap manusia dalam kesehariannya beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan naluri-nalurinya. Ini akan menjadi problematika saat dipenuhi dengan cara yang tidak sahih. So, sebagai remaja yang katanya sedang dalam pencarian jati diri, maka problematika mereka tidak jauh-jauh dari pemenuhan naluri untuk eksis dan naluri untuk menyukai lawan jenis. Ini semua menjadi problematika saat dipenuhi dengan bermaksiat pada Allah SWT.

Untuk naluri menyukai lawan jenis kamu-kamu sudah paham ya tidak boleh dipenuhi dengan pacaran. Hubungan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, apa pun generasinya hanya halal dipenuhi dengan pernikahan. Nah, bagaimana dengan pemenuhan naluri untuk eksis? Ini yang akan kita bahas lebih lanjut.

Keinginan untuk viral dan populer adalah bagian dari pemenuhan naluri mempertahankan diri. Apakah keinginan itu salah? Tidak jika kita menjadi viral dan populer tanpa melanggar aturan Allah SWT. Namun jika kita menjadi viral dan terkenal dengan melanggar batas-batas aturan Allah itu yang salah. Namun sayangnya remaja muslim saat ini lebih memilih cara-cara tidak sahih hanya agar menjadi viral.

Tengok saja fenomena Tik Tok, aplikasi berbagi video ini booming. Segala macam musik dan goyangan menjadi tren di aplikasi ini. Secara ilmu pengetahuan Tik Tok memang produk teknologi, tapi secara pemanfaatan banyak cacat yang dihadirkan aplikasi ini. Bagi seorang muslimah Tik Tok sungguh merusak keiffahan saat video yang diunggah tidak mengindahkan syari'ah. Berapa banyak muslimah berkerudung yang viral di Tik Tok, cantik dan atraktif namun sayang mereka bertabaruj atau berpose menggoda. Atau yang lebih parah melakukan goyangan-goyangan yang merusak keiffahan seorang muslimah.

Tak hanya Tik Tok, menjadi viral juga bisa ditempuh melalui aplikasi Instagram dan YouTube. Asal punya follower jutaan, kita sudah bisa jadi celebgram dan youtuber panutan. Menjadi viral dan populer namun melanggar aturan Allah maka yang kita tebarkan adalah keburukan. Yang akan kita peroleh adalah dosa jariah. Dosa yang mengalir terus saat orang yang terinspirasi keburukan kita meneruskan keburukan tersebut pada orang lain.

Maka sebagai remaja muslim kamu mesti memahami rambu-rambu yang sudah Allah kasih buat menuntun kita saat memenuhi kebutuhan jasmani dan memenuhi tuntutan nurani-nurani yang kita miliki. Apa saja rambu-rambu yang mesti kita patuhi agar aktivitas kita tidak jatuh pada dosa, diantaranya yaitu:

  1. Kaitkan segala aktivitas kita dengan hukum syara'. Makanan, minuman, berpakaian ada aturannya. Allah menuntun hanya makanan dan minuman yang halal saja yang boleh kita konsumsi. Hanya pakaian yang menutup aurat saja yaitu dengan jilbab dan khimar yang boleh kita kenakan. Termasuk dalam bersosmed, ada akhlak Islam yang harus kita patuhi saat mengunggah konten apa pun.
  2. Yuk ngaji, biar gaul. Semua tuntunan Allah mustahil kita pahami tanpa mengkaji Islam. Majelis-majelis ilmu bukan milik orang yang sudah sepuh saja. Karena aturan Allah mengikat segala usia sejak masuk usia baligh. Selain itu juga kematian tak pandang bulu, menghampiri segala usia.
  3. Pahamilah dunia sementara, surga dan neraka tempat kembali yang abadi. Buat apa viral dunia tapi Allah nggak rida. Manfaatkan youtube, instagram, atau bahkan Tik Tok untuk memviralkan kebaikan. Unggah konten yang menginspirasi kebaikan.

So, jadilah generasi Z yang bertakwa. Keren itu adalah saat mendahulukan rida Allah di atas segalanya. Kalau follower kebaikan mengalahkan follower keburukan maka syiar Islam akan bisa menyebar di kalangan muda. Sedikit demi sedikit apa yang kamu lakukan memberi kontribusi dalam memperbaiki moral anak muda yang kini tergerus. Gimana, siap untuk memulai? Tentu dong, bismillah! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Jum'at, 04 Dec 2020 21:35

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Jum'at, 04 Dec 2020 21:00

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Jum'at, 04 Dec 2020 19:45

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Jum'at, 04 Dec 2020 19:44

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Jum'at, 04 Dec 2020 18:16

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Jum'at, 04 Dec 2020 15:57

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Jum'at, 04 Dec 2020 15:39

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

Jum'at, 04 Dec 2020 15:15

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

Jum'at, 04 Dec 2020 11:10

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Jum'at, 04 Dec 2020 10:16

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Jum'at, 04 Dec 2020 09:57

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Jum'at, 04 Dec 2020 09:29

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Jum'at, 04 Dec 2020 08:08

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Jum'at, 04 Dec 2020 07:38

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Jum'at, 04 Dec 2020 07:25

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Jum'at, 04 Dec 2020 06:59

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Jum'at, 04 Dec 2020 06:54

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Jum'at, 04 Dec 2020 06:35

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Kamis, 03 Dec 2020 21:26

Anis Byarwati Minta  BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Anis Byarwati Minta BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Kamis, 03 Dec 2020 19:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X