Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.442 views

Jadi Remaja Anti Stunting? Apaan Tuh?

 

Oleh: Choirin Fitri

Bestie, pernah dengar kata stunting? Udah tahu artinya belum? Jangan-jangan baru kenal kata itu sekarang. Wah, gawat!

Stunting adalah tinggi badan yang lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya di umur yang sama. Bisa diartikan pula kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama di 1000 hari pertama kelahiran. Penyebabnya adalah kurang gizi yang diterima janin bayi. Di Indonesia, satu dari tiga anak mengalami gangguan pertumbuhan karena masalah kekurangan gizi.  Malnutrisi sudah terjadi sejak dalam kandungan lalu mulai tampak di usia 2 tahun. (Sumber: Makalah Dialog Seputar Stunting dan Solusinya, Dra. Yumei Astutik, M.Si., Psikolog)

Dari pengertian ini jelas dong, bahwa stunting ini nggak keren banget. Apalagi efek yang ditimbulkannya juga nggak baik. Seperti, si anak mudah sakit, kemampuan kognitif berkurang, saat tua terkena penyakit yang berhubungan dengan pola makan, fungsi tubuh tak seimbang, sampai postur tubuh tak maksimal. Lalu, apa hubungan stunting dengan kita sebagai remaja? Sangat berhubungan, Bestie.

Fakta berbicara, jika remaja malnutrisi kemudian menikah dan jadi ibu malnutrisi, maka otomatis dia akan memiliki bayi yang malnutrisi dan anak stunting. Inilah siklus nggak kece dari stunting. Kira-kira kamu masuk kategori ini nggak? Semoga nggak ya!

Ternyata, usut punya usut salah satu penyebab stunting adalah pergaulan bebas. Pergaulan bebas ini biasanya menyebabkan kehamilan yang nggak diinginkan. Efeknya saat baru tahu hamil, si ibu mengonsumsi obat-obatan untuk menggugurkan janin, eh ternyata gagal, pasti berefek pada tumbuh kembang janin. Atau, bisa jadi janin itu tetap dilahirkan, namun saat hamil ia nggak pernah peduli. Efeknya bayi lahir kurang gizi. Ih, ngeri ya?

Makanya, Allah mengharamkan zina karena emang perbuatan ini adalah perbuatan yang keji. Selain, keji pada dirinya yang menyebabkan ia harus berkubang pada dosa besar, ternyata juga keji pada anak yang dihasilkan dari hubungan haram ini yang berpotensi stunting. Apalagi, jika terlahir anak perempuan, itu akan membuatnya nggak punya hak wali dan waris dari ayah biologisnya. Ngeri bukan?

Coba renungi firman Allah dalam surah Al-Isra' ayat 36 yang berbunyi:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

"Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk."

Larangan ini bersifat mutlak. Nggak bisa ditawar atau dibantah. Sayangnya, nggak banyak yang mau mengikuti aturan Allah ini. Efeknya, hamil di luar nikah kini jadi membludak ibarat jamur di musim penghujan.

Kira-kira kenapa remaja nggak mau taat aturan Allah? Yup, betul banget, karena saat ini remaja dijauhkan dari agamanya. Bahasa kerennya sekularisme. Paham yang memisahkan antara agama dan kehidupan.

Alhasil, gegara remaja menggandrungi ide sesat pikir ini pergaulan bebas jadi keseharian. Zina bukan lagi soal suka sama suka. Bahkan, one night short time pun bisa dilakukan, asal mau. Astaghfirullah.

Jika generasi muda terus-menerus hidup dalam kubangan sekularisme pelan tapi pasti mereka nggak bakal mau taat pada Allah. Kalau pun masih beragama, agama hanya jadi status KTP. Atau, ada pilihan lain yaitu STMJ. Salat Terus Maksiat Jalan. Astaghfirullah.

Beginilah nasib generasi yang jauh dari peradaban Islam. Mereka bisa jadi hanya mau meyakini Allah sebagai pencipta. Allah sebagai pengatur nggak digubris. Bahkan, ada yang berani menentang secara terang-terangan siap masuk neraka. Wih, kok berani?

Berani maksiat memang ciri generasi sekuler. Makannya, mengapa negeri ini untuk keluar dari satu masalah bernama generasi stunting sulitnya bukan main. Apalagi selama ini upaya yang dilakukan masih sering berkutat pada masalah fisik dengan pemberian gizi. Sedangkan, masalah utama yakni mencabut akar sekularisme dari kehidupan belum tampak dilakukan.

Orang-orang yang peduli pada generasi masa depan akhirnya berjuang sendiri-sendiri atau dalam komunitas terbatas. Melakukan edukasi sebisanya, lalu mengembalikan semua pada individu. Hal ini baik, namun sangat nggak efektif. Iya nggak?

Coba kalau para punggawa negeri peduli. Hal yang dilakukan adalah mencerabut akar masalah yakni sekularisme. Lalu, menerapkan aturan Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Nah, dari sinilah kesejahteraan dan keamanan rakyat bisa diwujudkan. Angka stunting pun bisa ditekan secara cepat jika akar masalahnya terselesaikan.

Pertanyaannya, mau nggak mengambil Islam sebagai solusi? Pilihan ada di tanganmu, Sobat! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Ahad, 02 Oct 2022 21:23

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Ahad, 02 Oct 2022 21:20


MUI

Must Read!
X