Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.546 views

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

Oleh: Yuli S Ridwan, S.H. (Aktifis Dakwah Mabda'iyyah)

Dari setumpuk masalah yang sedang diperlihatkan oleh rezim ketujuh di Indonesia ini, hal yang paling menyita perhatian adalah persoalan penerbitan Perppu Ormas No.2/2017.

Jika ditanya mengapa Perppu Ormas No.2/2017 tersebut bisa menyedot perhatian publik,  lantaran Perppu Ormas No.2/2017, secara aspek apapun meniliknya, ternyata Perppu Ormas yang diterbitkan oleh Rezim Jokowi, maaf ibarat Perppu karbitan, yang terindikasi membungkam rasa kritis masyarakat dalam mengoreksi kebijakan yang diambil oleh pemerintah, dalam hal ini adalah rezim yang sedang berkuasa.

Perppu Ormas No.2/2017, Saya sebut seperti ibarat Perppu karbitan, karena dari segi kehadirannya terkesan sangat dipaksakan, untuk mengatur kembali keberadaan aktivitas Ormas, yang padahal sudah ada UU Ormas sebelumnya (UU No.17/2013), yang dirasa sudah cukup untuk membuat Ormas terkawal dalam aktifitasnya, karena wajar saja masyarakat jika ingin berorganisasi, sejauh aktifitasnya bukan tindakan makar.

Seperti yang disampaikan oleh Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra, dalam setiap kali dipertanyakan terkait kehadiran Perppu Ormas No.2/2017 oleh media mainstream dan media anti mainstream, bahwa syarat kehadiran sebuah Perppu adalah adanya keadaan genting dan memaksa, tapi menurut Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra, keadaan genting dan memaksa yang bagaimana, sehingga pemerintah menerbitkan Perppu Ormas No.2/2017 tersebut.

Dari situlah, akhirnya Ormas Islam yang notabene tidak merasa bersalah dalam aktifitas berdakwah, akhirnya tergiring mempertanyakan, landasan dan motiv keadaan genting dan memaksa yang seperti apakah, sehingga rezim Jokowi, terdesak melahirkan Perppu Ormas No.2/2017. Mirisnya, jawaban lugas hampir tidak terdengar langsung dari sang Presiden Jokowi. Bahkan melalui stasiun TV, dengan santai Presiden pernah menyatakan, jika memang ada pihak yang keberatan atas Perppu tersebut, maka pihak yang keberatan dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum.

Tidak lama berselang dari penerbitan Perppu tersebut, muncul kabar yang setidaknya menyengat perhatian publik, karena "tiba-tiba" Ormas yang menjadi korban pertama dari Perppu Ormas No.2/2017 adalah Ormas Islam HTI, yang posisinya ditengah ummat In Syaa Allah termasuk Ormas Islam yang menghormati prosedur ber-Ormas, dan "rajin" mengkritisi kebijakan rezim yang terindikasi lebih pro terhadap "investor" kapitalis barat (Amerika dan sekutu) dan kapitalis timur (Penguasa Cina).

Di sisi lain HTI yang status badan hukumnya malah dibekukan disaat-saat HTI bersiap menuju pengadilan, akhirnya bersama tim kuasa hukum harus menempuh jalur penggugatan ke PTUN dan mengajukan Judicial Review (uji material) atas isi Perppu Ormas No.2/2017 ke Mahkamah Konstitusi.

Dan sampai dengan hari ini, dari seluruh saksi ahli yang dihadirkan oleh tim kuasa hukum HTI, seluruhnya memberikan argumentasi yang hampir serupa, atau kalau bisa kita berbaik sangka bahwa para saksi ahli malah semakin menegaskan kehadiran Perppu Ormas No.2/2017 tidak terpenuhi berdasarkan syarat situasi keadaan dalam suasana kegentingan dan memaksa, bahkan kehadiran Perppu Ormas No.2/2017 malah terindikasi kuat "menohok" ajaran Islam, yang hal tersebut akhirnya semakin menambah kegaduhan publik semakin berkepanjangan.

Karena bisa saja setelah HTI, akan muncul korban Ormas Islam yang lain atau lembaga lain, yang akan bernasib sama, yaitu status badan hukum lembaganya dibekukan dan atau dicabut tanpa berkesempatan mengajukan nya ke ruang pengadilan.

Dan, memang kejadian yang dikhawatirkan tersebut pun akhirnya  terjadi, yaitu Organisasi Alumni Universitas Indonesia yang dikenal ILUNI UI Berbadan Hukum juga dibubarkan legalitasnya oleh Pemerintah.

Pertanyaannya adalah, jika Ormas yang  sudah menjadi korban Perppu Ormas No.2/2017 dianggap melanggar  Pancasila, oleh rezim Pemerintahan Jokowi, maka butir sila yang manakah yang dilanggar ?

Bukankah, kebijakan pemerintah yang pro kapitalisme dan neo liberal, merupakan  fakta terindikasinya rezim melanggar nilai filosophi Pancasila dan sekaligus menjebak diri ke dalam kancah pertarungan neo imperialisme yang sedang dipraktikkan oleh para penjajah asing dan aseng ke wilayah dunia Islam.

Sementara Ormas Islam, yang menawarkan peraturan Syariah Islam kaaffah dalam sistem #Khilafah, pada dasarnya adalah dalam rangka ikhtiar untuk menyelamatkan aset sumber daya alam (SDA) Indonesia, serta aset-aset dunia Islam lainnya agar terselamatkan dari geostrategi neo-imperialisme para penjajah.

Rasulullah Saw, mengingatkan: كلّكم راع و كلّكم مسؤل عن رعيّته الإمام راع و مسؤل عن رعيّته
Ingatlah, tiap-tiap kalian adalah pemimpin, dan tiap-tiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu. (HR. Bukhari).

Seharusnya, rezim penguasa bersyukur ada beragam Ormas Islam dan Ormas shohih garis lurus lainnya yang masih peduli nasib ummat dan senantiasa  memuhasabahi penguasa.

Mengapa, karena amar makruf wa nahyi munkar,sebagaimana dalil QS. Ali Imran:104, tentang disyariahkannya Ormas atau berjamaah, adalah untuk terwujudnya Islam rahmatan lil 'alamiin, yang dengannya sebuah negeri berada dalam kondisi aman, adil, sejahtera dalam naungan ridho Allah. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Jum'at, 19 Oct 2018 21:05

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Jum'at, 19 Oct 2018 20:45

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

Jum'at, 19 Oct 2018 20:39

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 19 Oct 2018 16:15

Sesat Pikir Intoleransi

Sesat Pikir Intoleransi

Jum'at, 19 Oct 2018 14:39

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Jum'at, 19 Oct 2018 14:18

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Jum'at, 19 Oct 2018 14:02

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17

Racun LGBT Ancam Generasi

Racun LGBT Ancam Generasi

Jum'at, 19 Oct 2018 09:56

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Kamis, 18 Oct 2018 23:53

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Kamis, 18 Oct 2018 22:30

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Kamis, 18 Oct 2018 21:45

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Kamis, 18 Oct 2018 18:39

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Kamis, 18 Oct 2018 18:00

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Kamis, 18 Oct 2018 17:45

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Kamis, 18 Oct 2018 14:29

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Kamis, 18 Oct 2018 13:00

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kamis, 18 Oct 2018 11:30

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kamis, 18 Oct 2018 09:05


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X