Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.809 views

Menyelamatkan Indonesia Secara Obyektif

Oleh: Salis Fathu Rohmah (Mahasiswi Universitas Airlangga)

Pertemuan pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia September lalu di Bali menghasilkan kesepakatan untuk menggelar aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme secara serentak di Indonesia. Sebagai tindak lanjut sejumlah PTN maupun PTS mengadakan kuliah akbar dan deklarasi kebangsaan bersamaan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda.

Kegiatan tersebut diklaim bertujuan untuk membangunkan kembali semangat kebangsaan yang mulai luntur serta upaya pencegahan meluasnya radikalisme di kalangan kampusyang dikhawatirkan oleh banyak pihak. Kuliah akbar tersebut memberikan pengajaran kepada mahasiswa dan civitas akademika yang lain untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila untuk menjaga keutuhan NKRI dan melawan radikalisme.

Kurang lebih dalam setahun terakhir pemerintah begitu masifnya mendorong pihak kampus untuk menggelar kegiatan yang semacam di atas dengan mengatasnamakan upaya deradikalisasi. Hal tersebut dikarenakan terdapat anggapan bahwa kampus adalah sarang penyebaran paham yang berbahaya ini yang dapat meracuni pemikiran pemuda dan menghilangkan semangat kebangsaannya untuk menjaga NKRI.

Radikalisme digambarkan sebagai momok yang begitu berbahaya yang bisa mencederai kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Lalu muncul pertanyaan, bagaimanakah wujud radikalisme itu dan seberapa berbahayanya hingga pemerintah beserta pihak kampus bersegera dan berupaya banyak dalam hal ini?

Banyak literatur menyebutkan bahwa radikalisme adalah paham yang menginginkan perubahan sosial maupun politik dengan cara kekerasan. Namun anehnya radikalisme kerap kali diarahkan kepada terorisme yang ujung-ujungnya selalu menyudutkan islam. Bagaimana tidak? Media dari tulisan sampai film selalu menggambarkan teroris adalah penganut Islam yang taat dan bersedia mati untuk Islam. Tidak heran jika sampai menimbulkan apa yang sering disebut Islamophobia.

Anehnya lagi tindakan kekerasan terhadap orang Islam kerap terjadi akibat pengarusan isu tersebut di berbagai tempat terutama di Negara Barat tapi justru tidak pernah disebut sebagai tindakan teror.Padahal jika menyandingkan Islam dengan radikalisme secara obyektif, pastinya kedua hal tersebut sangat bertentangan. Karena Islam tidak pernah mengajarkan perubahan masyarakat dengan cara kekerasan. Memang salah jikaada muslim yang melakukan tindakan teror seperti yang banyak diberitakan. Namun satu hal tersebut seolah menjadi bahan ampuh untuk menghabisi dan mengubah image Islam secara keseluruhan menjadi menakutkan.

Inilah yang juga dihembuskan kepada masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim hingga membuat phobia dengan agamanya sendiri. Begitu juga yang diaruskan di kalangan pemuda, dikatakan bahwa kelompok Islam yang menginginkan tegaknya syariat Islam justru dianggap bagian dari radikalisme yang dijadikan sebagai musuh bersama karena memecah belah NKRI.

Dalam tema yang diambil pada kuliah kebangsaan tersebut dikatakan bahwa upaya deradikalisasi diwujudkan dengan menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila. Pertanyaannya, sejauh mana aplikasi nilai luhur Pancasila ini diterapkan hingga dapat menjaga negara ini? Apakah cukup dengan deklarasi diri bahwa pemuda adalah abdi setia pada Pancasila bisa memperbaiki negara? Namun terakhir kali justru beberapa kelompok masyarakat dan pemuda yang kritis terhadap pemerintah dibubarkan secara sepihak.

Upaya pemuda bangsa yang mencita-citakan perbaikan negeri ini dengan mengkritisi kebijakan, seperti pada aksi BEM SI, justru dipenjarakan dan disebut berseberangan dengan pemerintah. Upaya nyata tersebut justru dibungkam dan dihabisi dengan solusi pragmatis untuk negeri ini. Kemudian Islam sebagai solusi hakiki untuk menjadikan baik negeri ini jusru tidak diambil bahkan dimusuhi.Padahal Islam adalah serangkaian aturan yang datangnya dari Allah Yang Maha Baik.

Justru dengan Islamlah nilai-nilai luhur yang dimaksud dalam Pancasila dapat diterapkan senyata-nyatanya dalam kehidupan. Sudah terlalu banyak fakta menjelaskan bahwa kita tidak dapat berharap pada kapitalisme yang justru terus menggerogoti negeri ini. Sistem yang menuhankan uang dengan segala bentuk keserakahan dan penjajahannya inilah yang telah membuatseluruh tatanan kehidupan menjadi buruk termasuk dinegeri ini.

Maka jika benar cinta kepada negeri ini seharusnya pemuda muslim kembali ke identitas muslimnya untuk berjuang menegakkan sistem Islam dan membuang jauh-jauh kapitalisme yang menyengsarakan. Itulah yang dapat menyelamatkan negeri ini dari kehancuran realita hidup bangsa ini. [syahid/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Bertemu di Turki, Anies Diminta Erdogan Shalat Jumat Disampingnya

Bertemu di Turki, Anies Diminta Erdogan Shalat Jumat Disampingnya

Sabtu, 21 Apr 2018 06:22

Kesetaraan Utopis Kaum Feminis

Kesetaraan Utopis Kaum Feminis

Jum'at, 20 Apr 2018 23:36

Dosen Asing Diberi Gaji Fantastis, Pemerintah Diminta Juga Tingkatkan Kesejahteraan Dosen Lokal

Dosen Asing Diberi Gaji Fantastis, Pemerintah Diminta Juga Tingkatkan Kesejahteraan Dosen Lokal

Jum'at, 20 Apr 2018 22:25

Protes Kekesaran Zionis di Gaza, Aktris Hollywood Ini Tolak Hadiri Undangan Festival di Israel

Protes Kekesaran Zionis di Gaza, Aktris Hollywood Ini Tolak Hadiri Undangan Festival di Israel

Jum'at, 20 Apr 2018 22:15

Besok, Amien Rais Hadiri Silaturrahmi Jawara Ulama di Bekasi

Besok, Amien Rais Hadiri Silaturrahmi Jawara Ulama di Bekasi

Jum'at, 20 Apr 2018 21:37

Aktivis: Islamic State (IS) dan Pasukan SDF Lakukan Pertukaran Tahanan di Deir Al-Zor

Aktivis: Islamic State (IS) dan Pasukan SDF Lakukan Pertukaran Tahanan di Deir Al-Zor

Jum'at, 20 Apr 2018 21:30

Israel Jatuhkan Selebaran di Gaza Peringatkan Warga Palestina Agar Jauhi Pagar Perbatasan

Israel Jatuhkan Selebaran di Gaza Peringatkan Warga Palestina Agar Jauhi Pagar Perbatasan

Jum'at, 20 Apr 2018 21:15

Sambut Ramadhan dengan Mengikuti Training Al Quran Bersanad Bersama Syaikh Abdullah Syajaroh

Sambut Ramadhan dengan Mengikuti Training Al Quran Bersanad Bersama Syaikh Abdullah Syajaroh

Jum'at, 20 Apr 2018 21:13

Perusahaan UEA akan Buka 600 Layar Bioskop di Arab Saudi

Perusahaan UEA akan Buka 600 Layar Bioskop di Arab Saudi

Jum'at, 20 Apr 2018 21:00

Puluhan Tewas dalam Bentrokan antara Pemberontak Houtsi dan Pasukan Pro-Pemerintah Yaman di Taiz

Puluhan Tewas dalam Bentrokan antara Pemberontak Houtsi dan Pasukan Pro-Pemerintah Yaman di Taiz

Jum'at, 20 Apr 2018 20:45

Pentagon: Seorang Warga Jerman Terkait Serangan 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi di Suriah

Pentagon: Seorang Warga Jerman Terkait Serangan 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi di Suriah

Jum'at, 20 Apr 2018 14:45

Aktivis Mesir Ungkap Sejarah Panjang Kerjasama Militer Assad-Barat

Aktivis Mesir Ungkap Sejarah Panjang Kerjasama Militer Assad-Barat

Jum'at, 20 Apr 2018 14:04

Konsep Kepemilikan Syariah Ditawarkan di Pameran Otomotif

Konsep Kepemilikan Syariah Ditawarkan di Pameran Otomotif

Jum'at, 20 Apr 2018 11:11

Sekjen Kemenag Ungkap Cara Tepat Sinergi Bangun Zakat

Sekjen Kemenag Ungkap Cara Tepat Sinergi Bangun Zakat

Jum'at, 20 Apr 2018 11:07

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Jum'at, 20 Apr 2018 10:37

Hardiknas, Mendikbud Gelar Nonton Film Dilan; Netizen: Emang Ga Ada Film Lain?

Hardiknas, Mendikbud Gelar Nonton Film Dilan; Netizen: Emang Ga Ada Film Lain?

Jum'at, 20 Apr 2018 09:36

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Jum'at, 20 Apr 2018 09:26

Israel Kembali Tutup Media Palestina

Israel Kembali Tutup Media Palestina

Jum'at, 20 Apr 2018 08:58

Menlu Turki Sebut Sentimen Anti-Muslim di Barat Meningkat dengan Cepat

Menlu Turki Sebut Sentimen Anti-Muslim di Barat Meningkat dengan Cepat

Jum'at, 20 Apr 2018 08:52

Fraksi Kiri Pejuang Palestina Tolak Hadiri Pertemuan Dewan Nasional Palestina

Fraksi Kiri Pejuang Palestina Tolak Hadiri Pertemuan Dewan Nasional Palestina

Jum'at, 20 Apr 2018 08:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X