Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.113 views

Memahami Paham Sekularisme dalam Undang-undang Ormas

Oleh: Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH. 

(Tim Ahli KAPU Partai Bulan Bintang)

Perppu Ormas yang telah disahkan menjadi Undang-Undang adalah manifestasi keinginan politik, bukan keinginan hukum. Tidak dapat dipungkiri, bahwa kekuatan Partai Politik yang mendukung Perppu menjadi Undang-Undang adalah sepaham dengan pemerintah.

Di sisi lain, Partai Politik yang menolak adalah sepaham dengan Ormas-Ormas Islam yang kemudian mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Namun, sekarang telah kehilangan obyeknya, karena telah didahului oleh putusan DPR yang menyetujui menjadi Undang-Undang.

Di antara dua kelompok tersebut terdapat kelompok yang "memahami kebijakan Presiden" yakni Dewan Pimpinan MUI. Perlu dimengerti bahwa di tingkat pimpinan MUI, pendapat juga terbelah menjadi dua, ada pihak yang pro dan ada pihak yang kontra, yang berujung diformulasikannya perbedaan tersebut dalam wujud mengakomodasi pendapat kedua belah pihak.

Keputusan akhir Dewan Pimpinan MUI yang kemudian disampaikan dalam RDPU DPR RI didahului dengan pernyataan "MUI dapat memahami kebijakan Presiden RI yang menerbitkan Perppu Ormas..." Selebihnya bersifat normatif belaka dengan memberikan penegasan terhadap apa yang sebenarnya sudah jelas.

Penulis secara pribadi memandang keberadaan Perppu sampai dengan menjadi Undang-Undang tidak sejalan dengan tumpuan hukum yang berasaskan keadilan, kepastian dan kemanfaatan.

Semua argumentasi teoretis yuridis telah penulis sampaikan secara resmi saat pemberian Keterangan Ahli Hukum Pidana di sidang Mahkamah Konstitusi. Penulis dalam posisi sebagai Ahli yang dihadirkan oleh para Pemohon.

Penulis juga "dapat memahami" perbedaan sikap para pimpinan MUI. Namun, penulis berseberangan dengan sikap resmi Dewan Pimpinan MUI tersebut.

Menurut pendapat penulis, frasa "dapat memahami" tidak dapat dimaknai lain, sepanjang tidak dimaksudkan adanya kesamaan wujud pikiran antara Dewan Pimpinan MUI dengan pemerintah. Dengan demikian, dapat dikatakan sikap resmi Dewan Pimpinan MUI memiliki pandangan yang relatif sama dengan pemerintah.

Sejatinya, Undang-Undang Ormas harus dikritisi dengan serius, karena dapat menegasikan ajaran agama Islam. Substansi Pasal 59 ayat (4) huruf c sangat multi tafsir dengan tambahan frasa "paham lain". Subjektifitas pemerintah akan sangat dominan menentukan adanya "paham lain" yang bertujuan mengganti atau mengubah Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Tegasnya, berpotensi mengancam eksistensi syariat Islam.

Pada kasus pembubaran Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pemerintah mendalilkan HTI telah mengusung paham kekhalifahan untuk mengganti/mengubah Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Padahal kekhalifahan adalah bagian dari perintah agama dan telah dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. Kemudian diteruskan oleh Khulafaur Rasyidin hingga khalifah Ottoman Turki. Dapat dikatakan, secara langsung maupun tidak langsung, Perppu Ormas pada saat itu telah menegasikan ajaran agama dalam hal kekhalifahan.

Lebih lanjut, Undang-Undang Ormas sangat berpotensi menjadikan Pemerintah termasuk dalam eksponen perspektif sekuler. Eksponen perspektif sekuler, cenderung menjaga ke"paripurna"an agama.

Mengutip pendapat Jose Casanova, paham sekularisme mengimplementasikan tiga kemungkinan.

Pertama, sekularisasi bermakna diferensiasi dan spesialisasi yang memisahkan ranah agama dan negara, ekonomi dan ilmu pengetahuan.

Kedua, sekularisasi bermakna sebagai representasi merosotnya keyakinan agama, sehingga agama sama sekali kehilangan otoritasnya .

Ketiga, sekularisasi bermakna privatisasi, yang mempostulatkan bahwa agama diletakkan dalam ranah privat. Dengan kata lain, agama berada dalam posisi marginal dalam kekuasaan atau proses modernisasi.

Ditinjau dari perspektif tipologi kekuasaan organik, penguasa atas nama negara memberikan dukungan dan akomodasi terhadap kelompok agama. Penguasa menjadikan tokoh-tokoh agama, baik sebagai representasi kepentingan kelompok agama maupun sebagai badan penasehat negara. Agama hanya berstatus simbolik dan formalistik belaka.

Indonesia bukankah menganut paradigma sekuler, melainkan paradigma simbiotik. Antara agama dan negara saling membutuhkan dan bersinergi. Pasal 29 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 adalah landasan konsitusional yang mengakui adanya hukum Agama dan dengannya negara harus menghormati dan mengambil nilai-nilai universalnya guna mewujudkan kemashlahatan dan menolak kemudharatan.

Terdapat banyak teori yang mendukung sinergitas antara agama dan negara. Teori dimaksud adalah teori receptio in complexu, teori receptio a contrario, teori pluralisme (derajat kuat), teori lingkaran konsenteris, dan teori eksistensi hukum Islam.

Penulis juga merumuskan teori "Solvasisasi (Pelarutan) Hukum" yang merupakan salah satu novelty dalam penelitian disertasi hukum.

Lebih lanjut, penulis sangat mengkhawatirkan terjadinya kemerosotan agama dan agama tidak lagi menjadi rujukan dalam pemecahan masalah.

Patut untuk diperhatikan bahwa "tiada kebenaran yang mendua" (Tan Hanna Dharma Mangrwa). Begitupun dalam menilai Undang-Undang Ormas.

Jadi, tidak tepat adanya sikap mengakomodasi antara yang pihak yang pro dan pihak yang kontra terhadap setuju atau tidak setuju Perppu menjadi Undang-Undang yang kemudian dipilihlah kata "dapat memahami". Wallahu'alam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Dukung Aksi Bela Palestina, Tabligh Akbar Ustadz Farid Okbah Ditunda

Dukung Aksi Bela Palestina, Tabligh Akbar Ustadz Farid Okbah Ditunda

Jum'at, 15 Dec 2017 11:00

Mudrick Sangidu Tantang Jokowi Putus Hubungan Diplomatik dengan AS dan Deportasi Warganya

Mudrick Sangidu Tantang Jokowi Putus Hubungan Diplomatik dengan AS dan Deportasi Warganya

Jum'at, 15 Dec 2017 09:41

DDII Keluarkan Resolusi Jihad Pertahankan Al-Quds

DDII Keluarkan Resolusi Jihad Pertahankan Al-Quds

Jum'at, 15 Dec 2017 09:35

AILA: Putusan MK Suburkan Gerakan Anti Moral dan Agama

AILA: Putusan MK Suburkan Gerakan Anti Moral dan Agama

Jum'at, 15 Dec 2017 09:23

VIDEO: Pilkada Serentak, Ulama Serukan Pilih Pemimpin yang Berpihak kepada Islam

VIDEO: Pilkada Serentak, Ulama Serukan Pilih Pemimpin yang Berpihak kepada Islam

Jum'at, 15 Dec 2017 09:04

PAUD; Pendidikan Anak Usia Dini dan

PAUD; Pendidikan Anak Usia Dini dan "Anak Usia Dewasa"

Jum'at, 15 Dec 2017 08:57

Sebarkan Agama ke Umat Islam, 4 Misionaris Hampir Dihajar Warga

Sebarkan Agama ke Umat Islam, 4 Misionaris Hampir Dihajar Warga

Jum'at, 15 Dec 2017 08:40

Al-Shabaab Serang Akademi Pelatihan Polisi Somalia, 17 Petugas Tewas 20 Terluka

Al-Shabaab Serang Akademi Pelatihan Polisi Somalia, 17 Petugas Tewas 20 Terluka

Kamis, 14 Dec 2017 22:25

Hamas: Negara Israel Tidak Ada, Tidak Bisa Miliki Ibukota Sendiri

Hamas: Negara Israel Tidak Ada, Tidak Bisa Miliki Ibukota Sendiri

Kamis, 14 Dec 2017 22:03

MSF Perkiraan 6700 Muslim Rohingya Tewas di Rakhine Myanmar hanya Dalam Tempo Sebulan

MSF Perkiraan 6700 Muslim Rohingya Tewas di Rakhine Myanmar hanya Dalam Tempo Sebulan

Kamis, 14 Dec 2017 21:08

Gelar Seminar Lecehkan Alquran, Rektor UIN Sumut Diminta Mundur

Gelar Seminar Lecehkan Alquran, Rektor UIN Sumut Diminta Mundur

Kamis, 14 Dec 2017 12:51

Kokam dan Banser Akan Apel Akbar Bersama di Yogyakarta

Kokam dan Banser Akan Apel Akbar Bersama di Yogyakarta

Kamis, 14 Dec 2017 12:09

Mahasiswa dan Pemuda Solo Kecam Trump

Mahasiswa dan Pemuda Solo Kecam Trump

Kamis, 14 Dec 2017 11:43

Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina

Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina

Kamis, 14 Dec 2017 11:05

Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS

Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS

Kamis, 14 Dec 2017 10:38

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Kamis, 14 Dec 2017 08:26

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Kamis, 14 Dec 2017 07:04

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 14 Dec 2017 04:55

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Rabu, 13 Dec 2017 23:33

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Rabu, 13 Dec 2017 22:45


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X