Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.545 views

Islam Berantas Korupsi Dari Akar Hingga Cabang

Oleh: Rianny Puspitasari, S.Pd., M.Pd.

(Dosen Perguruan Tinggi Swasta)

Sampai saat ini, berita terkait korupsi di kalangan pejabat pemerintahan masih sering menghiasi layar kaca.  Seolah tidak ada habisnya, korupsi yang dilakukan oleh pemilik wewenang di kalangan teras masih saja mengalir deras.  Entah sampai kapan akan berhenti atau bahkan banyak yang sanksi korupsi bisa terhenti.  

Masih hangat, kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang dilakukan oleh KPK terhadap Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, yang diduga terkait suap jual beli jabatan.  Sebelumnya, OTT KPK pun menjerat 10 orang yang diantaranya adalah walikota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi, pejabat dinas dan swasta pada September kemarin.  Dari tahun 2004 hingga 2017 sekarang sudah ada 78 kepala daerah yang tertangkap oleh KPK. 

Dari jumlah itu 18 diantaranya adalah gubernur, 60 sisanya adalah walikota, bupati dan wakilnya.  Kasus suap mendominasi kasus para kepala daerah tersebut.  Wakil ketua KPK Laode M Syarif menilai, banyaknya kasus suap bupati maupun walikota ini disebabkan kebiasaan pemberian uang pelicin.  Menurutnya, pemberian komisi yang biasanya berjumlah 10% dari nilai proyek itu sudah menjadi suatu norma umum di daerah.  

 

Faktor Pendorong Praktik Korupsi

Menjadi sebuah pertanyaan besar, mengapa korupsi pejabat dan kepala daerah masih saja terus terjadi? Padahal upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan?  Ada beberapa faktor yang menjadi sebab maraknya kasus korupsi.  Ada faktor terkait dengan system politik, lingkungan kepala daerah, orang ketiga dan juga faktor diri kepala daerah sendiri.

Pakar hukum UNAIR, Suparto Wijoyo mengatakan, ini terjadi karena kepala daerah adalah sentralisasi dari berbagai kepentingan politik, terlebih dari partai-partai pendukungnya.  Banyak pihak baik dari politisi hingga pemodal merasa berkepentingan dengan kepala daerah karena segala regulasi di daerah berpusat kepada mereka.  Selain itu, Suparto mengatakan tingginya biaya politik untuk menjadi kepala daerah membuatnya terdorong untuk mencari “balik modal” ketika telah terpilih.  Sudah menjadi rahasia umum bahwa kampanye pemilihan umum baik pusat maupun daerah memerlukan biaya yang sangat besar. 

Jika kita telisik lebih dalam, ada beberapa faktor mengapa pemberantasan korupsi sangat sulit dilakukan.  Pertama, system sekulerisme  dengan akidah pemisahan agama dari Negara dan kehidupan menyebabkan nilai-nilai ketaqwaan hilang dari politik dan pemerintahan.  Akibatnya tidak ada control internal yang built in menyatu dalam diri politisi, pejabat, aparatur dan pegawai.   Kedua, system politik demokrasi yang mahal menjadi salah satu sumber masalah korupsi.  Butuh biaya besar untuk membiayai kontentasi menjadi kepala daerah bahkan presiden, tidak mungkin tertutupi dengan gaji dan tunjangan selama menjabat. 

Ketiga, korupsi telah begitu berurat berakar, sementara system pengendalian masih lemah.  Berbagai laporan BPK dari tahun ke tahun membuktikan hal itu.  Banyak dari temuan BPK yang terindikasi kasus korupsi atau merugikan Negara tidak ditindak lanjuti oleh penegak hukum.

Keempat, dalam system politik yang ada, agenda pemberantasan korupsi tersandera oleh berbagai kepentingan kelompok, partai, politisi, cukong bahkan kepentingan koruptor.  Hal mendasar adalah system hukum.  Sayangnya dalam system demokrasi, hukum dibuat oleh wakil rakyat bersama pemerintah. 

Disitulah kendali partai, kepentingan kelompok, pribadi, dan cukong pemberi modal politik amat berpengaruh.  Kelima, sering terjadi ketidakpaduan antar lembaga dan aparat.  Aroma pelemahan KPK yang disinyalir diantaranya melalui hak angket adalah  sinyalemen hal itu.  Di sisi lain, masyarakat merasakan KPK masih terkesan tebang pilih dan tersandera oleh kepentingan politik politisi dan parpol bahkan lembaga lain. 

Keenam, system hukum berbelit untuk membuktikan kasus korupsi dan banyak celah bagi koruptor untuk lolos.  Sanksi bagi koruptor juga ringan.  Jangankan mencegah orang melakukan korupsi, koruptor pun tidak jera.

 

Sistem Islam Mampu Berantas Korupsi

Pemberantasan korupsi akan sangat sulit dilakukan jika system yang digunakan masih system yang ada sekarang, buktinya sampai saat ini masalah korupsi tidak pernah tuntas bahkan cenderung meningkat setiap tahunnya,  Hal ini terjadi karena system sekuler yang sedang diberlakukan saat ini justru menjadi sebab maraknya korupsi.  Oleh karena itu, diperlukan system lain yang akan mampu menyelesaikan korupsi hingga akarnya.  Tidak lain system tersebut adalah system Islam. 

Berikut beberapa factor bagaimana system Islam mampu memberantas korupsi:  pertama, dasar aqidah Islam melahirkan kesadaran senantiasa diawasi oleh Alloh dan melahirkan ketaqwaan pada diri politisi, pejabat, aparat, pegawai, dan masyarakat.  Hal ini melahirkan control dan pengawasan internal yang built in menyatu dalam diri pemimpin, politisi, pejabat, aparatur dan pegawai, yang bisa mencegah mereka untuk korupsi. 

Kedua, system politik Islam termasuk dalam hal pemilihan pejabat dan kepala daerah, tidak mahal.  Factor maraknya korupsi yaitu untuk mengembalikan modal biaya politik plus keuntungan jelas tidak ada.  Karenanya tidak akan muncul persekongkolan mengembalikan modal ditambah keuntungan itu.

Ketiga, politisi dan proses politik, kekuasaan dan pemerintahan tidak bergantung dan tak tersandera oleh parpol. Peran parpol dalam Islam adalah focus dalam mendakwahkan Islam, amar ma’ruf dan nahyi munkar atau mengoreksi dan mengontrol penguasa.  Anggota Majelis Umat tidak memiliki kekuasaan politik dan anggaran sehingga mafia anggaran tidak akan terjadi.  Keempat, struktur dalam system Islam, semuanya berada dalam satu kepemimpinan kepala negara yakni imam atau khalifah, sehingga ketidakpaduan antar instansi dan lembaga bisa diminimalisir bahkan tidak terjadi. 

Kelima, praktek korupsi, andai terjadi, bisa diberantas dengan system hukum syariah, bahkan dicegah agar tidak terjadi.  Dalam syariah, kriteria harta ghulul, yakni harta yang diperoleh secara illegal itu jelas.  Harta yang diambil/ditilap di luar imbalan legal; harta yang diperoleh karena factor jabatan, tugas, posisi, kekuasaan—sekalipun disebut hadiah; harta pejabat, aparat dan sebagainya yang melebihi kewajaran yang tidak bisa dibuktikan diperoleh secara legal; semua itu termasuk harta ghulul.  Di akhirat akan mendatangkan azab.

Sanksi dalam Islam bagi pelaku korupsi merupakan bagian dari ta’zir, bentuk dan kadar sanksi atas tindakan korupsi diserahkan pada ijtihad khalifah atau qadhi (hakim).  Bisa disita seperti yang dilakukan khalifah Umar, atau tasyhir (diekspos), penjara, hingga hukuman mati dengan mempertimbangkan dampak, kerugian bagi negara dan dhararnya bagi masyarakat.

Dengan system Islam, pemberantasan korupsi bisa benar-benar dilakukan hingga tuntas.  Aturan Islam ini lengkap dan efektif dalam menangani masalah tindak pidana korupsi.  Islam menyelesaikan masalah dari hal yang mendasar sampai cabangnya.  Sistem Islam juga memiliki cara dalam pencegahan, hingga penyelesaian. 

Oleh karena itu, betapa kita rindu dengan penerapan system Islam ini, yang bisa membawa umat kepada keberkahan dan kesejahteraan. Wallahu’alam bi ash shawab.  [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
7000 Lebih Warga Sipil dan Milisi Pro-Assad Dievakuasi dari Desa Fou'a dan Kafraya

7000 Lebih Warga Sipil dan Milisi Pro-Assad Dievakuasi dari Desa Fou'a dan Kafraya

Kamis, 19 Jul 2018 20:00

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

Kamis, 19 Jul 2018 19:47

Pasukan SDF yang Didukung AS Tahan Hampir 600 Pejuang Asing Islamic State di Suriah

Pasukan SDF yang Didukung AS Tahan Hampir 600 Pejuang Asing Islamic State di Suriah

Kamis, 19 Jul 2018 19:45

Akun @KakekDetektif Sebar Hoax 'Sang Alang' Terjerat Narkoba

Akun @KakekDetektif Sebar Hoax 'Sang Alang' Terjerat Narkoba

Kamis, 19 Jul 2018 19:40

Tak Gentar, Ini Kicau Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Tak Gentar, Ini Kicau Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Kamis, 19 Jul 2018 19:33

Mirah Sumirat: KSPI akan Gelar Demo 1000 Buruh Perempuan

Mirah Sumirat: KSPI akan Gelar Demo 1000 Buruh Perempuan

Kamis, 19 Jul 2018 19:06

Kapitra Jadi Caleg PDIP, HRS: Jadi Terang Benderang, Mana Kawan Mana Lawan

Kapitra Jadi Caleg PDIP, HRS: Jadi Terang Benderang, Mana Kawan Mana Lawan

Kamis, 19 Jul 2018 18:38

Persaudaraan Alumni 212 Kecam Kapitra Jadi Caleg dari PDIP

Persaudaraan Alumni 212 Kecam Kapitra Jadi Caleg dari PDIP

Kamis, 19 Jul 2018 18:18

Ini Penyebab Nama Mahfud Siddiq dan Kader Lainnya tidak Terdaftar Caleg di PKS

Ini Penyebab Nama Mahfud Siddiq dan Kader Lainnya tidak Terdaftar Caleg di PKS

Kamis, 19 Jul 2018 18:11

Waktu Wajib Pergi Shalat Jum'at dan Haram Jual Beli

Waktu Wajib Pergi Shalat Jum'at dan Haram Jual Beli

Kamis, 19 Jul 2018 17:44

KSPI: Buruh Indonesia Menjerit, Buruh Asing Gajinya 40 Juta/bulan

KSPI: Buruh Indonesia Menjerit, Buruh Asing Gajinya 40 Juta/bulan

Kamis, 19 Jul 2018 17:34

Tidak Masuk Caleg, Mahfudz Siddiq: Saya Maafkan, dan Saya tetap PKS

Tidak Masuk Caleg, Mahfudz Siddiq: Saya Maafkan, dan Saya tetap PKS

Kamis, 19 Jul 2018 17:11

Curigai Masjid, Maka Bersiaplah Berhadapan dengan Ahli Masjid di Yaumil Akhir

Curigai Masjid, Maka Bersiaplah Berhadapan dengan Ahli Masjid di Yaumil Akhir

Kamis, 19 Jul 2018 17:02

PKS Merasa Tersandera oleh Gerindra

PKS Merasa Tersandera oleh Gerindra

Kamis, 19 Jul 2018 16:11

Trainer Jamil Azzaini Lepas 23 Santri Tahfiz Leadership

Trainer Jamil Azzaini Lepas 23 Santri Tahfiz Leadership

Kamis, 19 Jul 2018 15:44

Ini Penyebab Mengapa Banyak yang Lompat Parpol

Ini Penyebab Mengapa Banyak yang Lompat Parpol

Kamis, 19 Jul 2018 15:11

PKS dan Gerindra jangan Ikut-ikutan Kubu Jokowi Ulur Waktu Umumkan Cawapres

PKS dan Gerindra jangan Ikut-ikutan Kubu Jokowi Ulur Waktu Umumkan Cawapres

Kamis, 19 Jul 2018 14:11

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Kamis, 19 Jul 2018 13:42

Disebut Ada Teroris, 18 Dokter RSUD Padang Pariaman Mogok Kerja

Disebut Ada Teroris, 18 Dokter RSUD Padang Pariaman Mogok Kerja

Kamis, 19 Jul 2018 13:40

Aktivis Kemanusiaan: Jokowi Harus Angkat 164 Mayat Tenggelam di Danau Toba

Aktivis Kemanusiaan: Jokowi Harus Angkat 164 Mayat Tenggelam di Danau Toba

Kamis, 19 Jul 2018 13:10


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X