Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.743 views

Penindasan Muslim Uighur, Dimana Para Pembela HAM?

Oleh: Nurhayati, S.ST

Masih tergiang di telinga kita atas sikap keji Israel terhadap Suriah, kini kaum Muslimin dirundung pilu yaitu kekejaman rezim China terhadap etnis muslim Uighur. Lebih dari 1 juta tahanan yang kebanyakan etnis Uighur terus ditahan di tempat yang oleh China disebut  “Kamp Pendidikan Ulang’ di China Barat (hidayatullah.com,18/10/2018).

Di kamp itu tahanan diperlakukan tidak manusiawi sebagai bagian “menindak terorisme, ekstremisme agama, dan separatisme’ di negara itu. Partai Komunis China telah menggunakan alasan potensi “ancaman ekstrim” untuk membenarkan pengawasan ketat dan penindasan terhadap etnis Uighur dan kelompok minoritas Muslim lainnya di wilayah Xinjiang.

Seorang mantan tahanan Uighur asal Kazakhstan (54), dibebaskan September dari sebuah kamp di Urumqi. Ia ditahan selama 15 bulan, menuturkan pada The Epoch Times, “Para wanita muda Uighur diperkosa setiap hari oleh para pejabat PKC di kamp-kamp dan dapat dibunuh jika mereka menolak.” (hidayatullah.com,18/10/2018).

Jika sudah sedemikian daruratnya kondisi Muslim Uighur, lalu kenapa hal ini sepi dari pemberitaan bahkan sepi dari aksi kutuk-mengutuk dari negeri-negeri Muslim? Parahnya kecaman malah datang dari negara-negara Barat yang non-muslim. Negara ini antara lain Australia, Belgia, Inggris, Kanada, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Swiss, yang diikuti oleh Uni Eropa (matamatapolitik.com, 23/11/2018). 

Lalu, Mengapa penguasa Indonesia yang mayoritas Muslim dan dikenal begitu “romantis” dengan China malah tidak melakukan apapun? Kemana wajah Indonesia yang katanya ramah dan humanis ini?

Penindasan Muslim Uighur, Langgengnya Kezaliman terhadap Negeri Muslim

Suriah, Rohingya, Afganistan, Muslim Uighur, dan deretan negeri-negeri Muslim merupakan episode panjang dari deretan kezaliman penguasa. Dunia begitu vokal ketika kegaduhan terjadi di Barat, terlebih jika kekacauan itu diduga dilakukan oleh seorang Muslim. Tudingan terorisme dan esktrimisme adalah kata yang kerap disebut. Namun hal itu terbalik bila penjajahan dan penindasan terjadi di negeri Muslim. Dunia seakan senyap, bahkan penguasa yang notabene wilayah yang dipimpinnya adalah mayoritas muslim, pun tak bersuara.

Bila penembakan di Las Vegas Amerika Serikat yang menewaskan lebih dari 50 orang di tahun 2017 lalu dunia begitu heboh, mengapa kasus kemanusiaan yang menima muslim Uighur tidak mendapat respon dari banyak organisasi dunia? PBB pun tak mengambil tindakan. Apakah karena China termasuk dari negara pemegang hak veto dalam PBB? Para pegiat HAM juga diam seribu bahasa terhadap peristiwa ini. Parahnya, presiden RI mengatakan bahwa urusan Uighur, kita (bangsa Indonesia) tidak bisa ikut campur soal itu karena itu urusan domestik China saja. (cnnindonesia.com)

Save Uighur dengan Khilafah

Penindasan minoritas Muslim Uighur bukanlah masalah kemanusiaan semata. Mengapa? Jargon “human rights” dan para aktivisnya sama sekali tidak terdengar padahal 1 juta manusia dikurung di kamp dengan perlakuan yang tak wajar. Upaya kita sebagai saudara seakidah adalah mengerahkan segala upaya dan tenaga untuk membantu mereka. Namun individu maupun kelompok tidaklah mungkin untuk berhadapan dengan China yang sebuah negara. Maka negara harus berhadapan dengan negara pula. Negara yang bagaimanakah yang bisa melakukannya?

Tentu negara superpower yang dengan gagah mengirimkan tentara-tentaranya untuk membebaskan muslim Uighur. Sebuah negara yang menjadikan ukhuwah Islamiyah sebagai pengikatnya, karena ia bisa menembus sekat-sekat imajiner dan tidak manusiawi yang bernama nasionalisme. Negara independen yang pemimpinnya hanya takut dan menjalankan segala perintah Allah tanpa memilah dan memilih mana yang cocok mana yang tidak.

Seperti Khalifah Al Mu’tashim Billah yang dengan gagah berani memerintahkan jihad menaklukkan Ammuriyah untuk membela kehormatan seorang muslimah, dalam rangka melaksanakan firman Allah SWT: “Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan” (TQS Al Anfal :72).

Umat Islam adalah umat yang satu, baik itu yang berkulit hitam atau putih, berdomisili di belahan bumi manapun, semua adalah saudara. Tidak ada beda satu dengan yang lainnya kecuali iman dan takwanya. Maka sudah selayaknyalah kita bersatu. Bersatu dalam artian yang sebenarnya yaitu dalam bingkai khilafah dan ikatan akidah Islam, bukan nasionalisme. Karena inilah wujud persatuan yang sesungguhnya. Allahu al musta’an. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah anggota Media Muslimah Kendari

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Jum'at, 07 Aug 2020 07:06

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Jum'at, 07 Aug 2020 07:05

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Jum'at, 07 Aug 2020 06:54

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Jum'at, 07 Aug 2020 06:47

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Jum'at, 07 Aug 2020 06:34

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kamis, 06 Aug 2020 19:55

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 06 Aug 2020 19:45

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kamis, 06 Aug 2020 19:15

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Kamis, 06 Aug 2020 18:50

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Kamis, 06 Aug 2020 18:14

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Kamis, 06 Aug 2020 17:42

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Kamis, 06 Aug 2020 17:39

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Kamis, 06 Aug 2020 17:25

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 16:15

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

Kamis, 06 Aug 2020 16:05

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 15:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X