Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.964 views

Blundernya Kasus Pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir

Oleh: Azrina Fauziah (Anggota Komunitas Pena Langit Malang)

Bila sebelumnya kita sering mendengar pemberitaan media tentang berita ulama-ulama yang dikriminalisasi pada beberapa tahun silam sebelum tahun politik ini, maka sejatinya kasus kriminalisasi ulama telah lama terjadi.

Contoh saja kasus yang dialami oleh ustadz Abu Bakar Ba’asyir. 2/3 tahun dari vonis penjara 15 tahun telah ia habis kan di dalam jeruji besi kini pemberitaan tentang pembebasan tanpa syarat oleh Presiden Jokowi semakin semerbak di tengah pemberitaan media nasional.

Namun setelah beberapa hari menjadi headlind di media nasional berita pembatalan justru kini yang muncul ke permukaan. Pasca pernyataan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto yang menyatakan bahwa presiden janganlah grusak-grusuk untuk membebaskan ustadz Abu Bakar Ba’asyir, tentu harus banyak pengkajian dari segala aspek seperti ideologi pancasila dan mendatangani ikrar kesetianya pada NKRI ujarnya. (banjarmasinpost.co.id)

Pihak ustadz Abu Bakar Ba’asyir ketika di konfirmasi tentang pembebasan tanpa syarat pun belum mendapatkan berkas apapun. Sehingga terlihat bahwa berita pembebasan ini masih belum matang dari segi koordinasi internal pemerintahan dan administrasi pembebasan.

 

Blunder, Berujung PHP?

Kasus pembebasan ustadz Abu Bakar Ba’asyir ini terkesan blunder dan rumit. Awalnya pemerintah akan membebaskan sebab menilik dari kemanusian bahwa ustadz Abu Bakar Ba’asyir telah mengalami komplikasi di usianya yang telah menua. Namun disisi lain ketidakkompakan pemerintah dalam sikap dan pernyatannya membuat polemik baru bahwa ustadz Abu Bakar Ba’asyir belum akan dibebaskan.

Menelitik kembali kasus yang menjerat ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Beliau sejatinya  adalah korban fitnah. Beliau dituding sebagai dalang terorisme aksi bom bali dan pendanaan latihan teroris di Nangro Aceh Darussalam yang dipidanakan sejak tahun 2011 lalu.

Kampanye terorisme (WOT) merupakan agenda barat yang dikampanyekan saat itu oleh Amerika, tak tanggung-tanggung beberapa aksi teror dipertontonkan kepada publik indonesia dan pada akhirnya menghasilkan korban jiwa yang banyak demi mendapat terduga teroris yakni para ulama serta muslim lainnya di indonesia. Ini telah menjadi rahasia umum, sejak terjadinya penambrakan gedung kembar di Washington, D.C. pada 11 september 2001. Bahkan kebanyakan negeri-negeri muslim telah sepakat memerangi terorisme ala barat yakni Amerika yang tak lain merupakan suara dakwah islam kaffah.

Kini pembebasan yang telah diutarakan masih menjadi janji manis yang tak kunjung terwujud. Sebelumya pemerintah beralasan demi kemanusiaan dan HAM, namun alasan itu tak berpengaruh bagi terduga teroris pejuang islam kaffah seperti ustadz Abu Bakar Ba’ayir. Bagi penguasa orang yang tak sepahaman dengan mereka apalagi menyampaikan islam kaffah sangat perlu diwaspadai bahkan dihukum lebih berat.

Begitulah standar ganda HAM yang canangkan oleh barat. Ia hanyalah alat barat untuk membela kebebasan dan memuluskan makar mereka namun justru menjadikan bumerang bagi kaum muslim. Wajar saja rencana pembebasan ustadz Abu Bakar Ba’asyir kini hanyalah harapan semu. Sebab musuh-musuh islam tentu belum menghendakinya.

Elektabilitas Presiden Jokowi pun kini mulai dipandang sebab kasus ini. terlihat mempolitisasi kepentingan politiknya demi mendapatkan suara rakyat dalam pemilihan suara pemilu 2019. Namun dari penghujung cerita singkat kasus ini dapat disimpulkan bahwa pemimpin tentu lah ketika berjanji haruslah menepati janji, bila ia tak menepati janji-janji manisnya tentulah dia memiliki sikap munafik.

Bila ia memiliki sikap seperti itu pantas saja negeri ini rakyatnya sengsara sebab sering dikibuli, bahkan aset-aset milik rakyat pun ia berani gadaikan kepada asing aseng. Maka jelas pemimpin seperti ini tak pantas dipilih kembali!

Tidakkah kita rindu akan seorang pemimpin yang dia amanah dan adil seperti Umar bi Khattab? Ia sangat takut tak dapat membahagiakan dan mensejahterakan rakyatnya.

Ia takut bila kebijakannya bisa mendzolimi rakyatnya dan ia begitu takut bila ada seekor keledai terperosok di jalan yang berlubang sebab ia belum segera memperbaiki infratruktur di dalam negera islam.

Semua hal tersebut tercermin sebab daripada islam yang telah mengajari bagaimana seorang pemimpin itu harus berlaku. Waallahu’alam bishowab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
LGBT Menurut Pandangan Islam

LGBT Menurut Pandangan Islam

Selasa, 14 Jul 2020 06:51

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Selasa, 14 Jul 2020 06:15

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Selasa, 14 Jul 2020 06:06

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

Senin, 13 Jul 2020 22:39

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Senin, 13 Jul 2020 21:57

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Senin, 13 Jul 2020 21:07

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Senin, 13 Jul 2020 21:05

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Senin, 13 Jul 2020 19:21

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Senin, 13 Jul 2020 18:05

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Senin, 13 Jul 2020 17:21

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

Senin, 13 Jul 2020 17:11

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Senin, 13 Jul 2020 17:05

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Senin, 13 Jul 2020 16:45

Ayasofya Camii!

Ayasofya Camii!

Senin, 13 Jul 2020 16:31

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Senin, 13 Jul 2020 16:25

Siapa Tonjok Jokowi?

Siapa Tonjok Jokowi?

Senin, 13 Jul 2020 15:21

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Senin, 13 Jul 2020 15:20

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

Senin, 13 Jul 2020 15:14

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Senin, 13 Jul 2020 11:25

Mulai dari Rieke Pitaloka

Mulai dari Rieke Pitaloka

Senin, 13 Jul 2020 05:18


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 13/07/2020 16:31

Ayasofya Camii!