Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.697 views

Menyikapi Tulisan Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?

Oleh

Rahmi Surainah, M.Pdwarga Kaltim

 

NKRI bersyariah atau ruang publik yang manusiawi? Merupakan judul esai yang ditulis oleh Deny JA, Ph.D. Diawal pengantar tulisan disampaikan gaung NKRI bersyariah disuarakan oleh Habib Riziek Shihab ketika memulai aksi 212 tahun 2016 dan diperkuat lagi saat reuni 212. 

Sebenarnya gaung Syariah Islam ini sudah lama disuarakan, sejak kemerdekaan Indonesia. Tercetus dalam sila pertama bahwa kewajiban menerapkan syariah Islam, namun batal karena toleransi atau keputusan final dari pemimpin saat itu. Ahli sejarah atau fakta hidup di masanya lebih tahu mengapa sila pertama akhirnya diubah.

Bagaimana sikap kita atas seruan NKRI bersyariah itu?

Deny JA menantang agar Habib Riziek mendetailkan proposalnya dalam 2 tahap. Pertama, perlu mengoperasionalkan apa yang dimaksud dengan NKRI bersyariah. Sangat perlu diturunkan dan diterjemahkan nilai bersyariah itu dalam index yang terukur. Kedua, setelah menjadi index yang terukur diuji index itu dengan melihat dunia berdasarkan data. Dari semua negara yang ada di dunia, negara mana yang bisa dijadikan referensi yang paling tinggi skor index negara bersyariah.

Sikap saya pribadi, sebagai warga negara muslim di Indonesia terhadap seruan NKRI bersyariah adalah (sami'na wa ata'na) kami dengar dan kami taat. Seruan ini bukan seruan Habib Riziek semata, beliau hanya mubaligh yang menyampaikan dakwah. 

Seruan NKRI bersyariah adalah seruan Allah Sang Mudabbir, Pengatur manusia tentunya tahu apa yang terbaik untuk manusia. Dia yang menciptakan dia juga tahu kelebihan dan kelemahan manusia, wajar aturan dari Allah sesuai fitrah manusia. Bukan aturan manusia yang sebenarnya lemah dan terbatas. Mereka membuat aturan sesuai nafsunya dan kadang bertentangan dengan agama. Bahkan aturannya pun merupakan pesanan pemilik kekuasan dan pemilik kapitalis untuk melanggengkan keberadaan mereka.

NKRI bersyariah adalah NKRI yang menerapkan seluruh syariah Islam, mulai dari sistem pemerintahan, ekonomi, sosial pergaulan, pendidikan, hukum peradilan, media informasi, dan hubungan politik dalam dan luar negeri diatur sesuai syariah Islam.

NKRI bersyariah berarti NKRI akan menjadi titik awal bagi penyatuan kembali seluruh dunia Islam menuju terwujudnya Daulah Khilafah. Syariah Islam dalam bingkai Khilafah, syariah Islam yang lahir dari akidah Islam menjadikan Islam sebagai asas ideologi. Syariah Islam dengan ideologi Islamnya akan sepadan menghadapi negara yang berideologi Kapitalis sekuler dan ideologi Sosialis Liberal dalam level dunia. 

Referensi penerapan negara yang menerapkan syariah Islam bukan dilihat dari negara-negara Islam sekarang karena hukum yang diterapkan masih sebagian, bukan keseluruhan.

Lihatlah penerapan Islam pada masa peradaban Islam, Daulah Khilafah Islamiyah yang mampu bertahan hampir 14 abad dan telah runtuh pada tahun 1924.

Jadi lembaga riset yang meneliti nilai islami pada sebuah negara sekarang hanya dikategorikan sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim. Namun, aturannya bukan aturan syariah Islam yang sempurna. Seperti lembaga bernama Yayasan Islamicity Index menurunkan aneka nilai (termasuk keadilan, kemakmuran, ketimpangan ekonomi kecil, tinggi penghormatan pada hak asasi) direkomendasikan Al-Qur'an dalam sebuah index.

Temuan lembaga ini menarik dan menohok. Ternyata top 10 negara yang paling islami adalah negara Barat.

Sedangkan negara yang mayoritasnya Muslim justru skor index Islamicitynya biasa saja dan cenderung rendah. 

Dari temuan itu Deny JA mengungkapkan yang mana yang lebih kita pentingkan? Label? Atau substansi? Label Islam atau praktek islami?

Tentunya yang lebih penting adalah substansi yang berawal dari label, label yang melahirkan substansi. Jadi, ketika memakai label Islam, jenggot misalnya otomatis substansinya kesadaran akan nilai/ iman bahwa jenggot merupakan sunnah Rasulullah saw. 

Contoh tolong menolong adalah praktek islami sedangkan labelnya adalah seruan yang ada dalam Al-Qur'an. Label mencerminkan khas ciri perbuatan muslim dan substansi mencerminkan nilai dasar perbuatan tersebut karena iman, tidak bisa dipisahkan. 

Selain itu PBB, lembaga dunia untuk semua negara, mengembangkan indexnya sendiri untuk menguji kemajuan sebuah negara. PBB beranggapan kemajuan sebuah negara tak bisa diukur hanya dengan kemajuan ekonomi semata. Yang utama negara harus bisa membuat warga negara merasa bahagia.

Bahagia tidak hanya tercukupi kebutuhan dasarnya, tak hanya pertumbuhan ekonomi dan pendidikan. Namun, tercipta pula ruang sosial yang penuh dengan trust, tolong menolong, dengan pemerintah yang bersih dan kompeten.

Hasilnya top 10 negara yang paling tinggi skor Happiness Index juga tidak jauh beda.

Bagi saya khususnya umat muslim kebahagian adalah keberkahan, mendapat ridho dari Allah. Kejujuran, tolong menolong, pemerintah bersih dan kompeten buah dari pelaksanaan hukum syara, kesadaran iman, perintah dari Allah bukan semata nilai manusia.

Deny JA mengungkapkan pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang islami juga nilai manusiawi, itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

"Ungkapan nilai terbaik dari agama Islam sebagaimana agama lain jika diuniversalkan maka sama dengan nilai manusiawi", ungkapan ini mengandung nilai pluralisme. Islam sebenarnya plural tapi bukan berati pluralisme, karena Islam meyakini bahwa agama yang terbaik adalah Islam dan tidak akan diterima agama lain selain Islam.

Nilai islami beda dengan nilai manusiawi karena nilai islami tumbuh dari kesadaran akan iman, ada pahala dan dosa. Sedangkan nilai manusiawi tumbuh dari kesadaran sebagai manusia saja jiwa humanisme, tidak ada iman tetapi semata nilai. Jadi ruang publik yang universal atau manusiawi adalah ketika nilai-nilai Islam diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan. Sehingga ketika Islam diterapkan akan tercipta rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam walaupun beda agama dan keyakinan.

Semua negara modern pada dasarnya mencoba menggapai ruang publik yang manusiawi.

Bagi semua negara muslim pada dasarnya mereka satu kesatuan dalam Daulah Khilafah. Negara-negara muslim hendaknya sadar dan bangkit memperjuangkan syariah Islam. Negara Islam akan maju ketika menerapkan syariah Islam dalam semua lini kehidupan.

Bagaimana dengan akidah Islam dalam Ruang Publik Manusia itu? Baik dalam Islamicity Index atau World Happiness Index, hak beragama sesuai dengan keyakinan setiap individu warga negara dijunjung sangat tinggi. Itu adalah hak asasi paling dasar.

Negara tidak boleh mengintervesi dan menghalangi pelaksanaan akidah warga negara. Yang dilarang hanya jika ada upaya pemaksaan kehendak dan penyeragaman tafsir dengan kekerasan.

Bohong! Masih ada pemaksaan keyakinan, masih ada yang melanggar hak asasi. Buktinya banyak warga negara muslim di negara minoritas yang mereka dilecehkan, ditindas bahkan dipaksa karena mereka muslim. Padahal ketika negara Islam berjaya atau nonmuslim dalam mayoritas Islam tetap akan diperlakukan dengan baik. Justru ketika negara Islam diterapkan negara akan menjaga dan melindungi akidah warganya. Yang dilarang hanya aliran sesat karena penodaan agama. 

Berhentilah membuat kontra antara Islam dengan Pancasila. Pancasila lahir dari sebagian pemikir orang Islam. Kemerdekaanpun ada karena banyak pengorbanan umat Islam. Para pendiri bangsa memang merumuskan fondasi bangsa yakni Pancasila. Namun, polemik sila pertama yang menyuarakan NKRI bersyariah membuktikan bahwa NKRI bersyariah memang pernah diperjuangkan, dan bisa jadi merupakan estafet perjuangan yang belum selesai. Wallahualam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Jum'at, 18 Oct 2019 15:45

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Jum'at, 18 Oct 2019 14:58

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu  5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu 5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Jum'at, 18 Oct 2019 14:48

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Jum'at, 18 Oct 2019 14:46

Dandim yang Terdzalimi

Dandim yang Terdzalimi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:55

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:32

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Jum'at, 18 Oct 2019 11:10

Keangkuhan Jenderal

Keangkuhan Jenderal

Jum'at, 18 Oct 2019 10:46

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Jum'at, 18 Oct 2019 10:18

Prabowo yang Semakin Jauh

Prabowo yang Semakin Jauh

Jum'at, 18 Oct 2019 08:42

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Jum'at, 18 Oct 2019 04:39

Dewan Da’wah Jabar Gelar Pelatihan Dakwah

Dewan Da’wah Jabar Gelar Pelatihan Dakwah

Kamis, 17 Oct 2019 23:31

Kampus yang Diobok-obok

Kampus yang Diobok-obok

Kamis, 17 Oct 2019 22:36

Para Pendukung Kelompok Teroris YPG Lukai Warga Negara Turki di Jerman

Para Pendukung Kelompok Teroris YPG Lukai Warga Negara Turki di Jerman

Kamis, 17 Oct 2019 22:15

Gelandang Arsenal Mesut Ozil Sebut  Rasisme Masih Jadi Masalah Utama di Jerman

Gelandang Arsenal Mesut Ozil Sebut Rasisme Masih Jadi Masalah Utama di Jerman

Kamis, 17 Oct 2019 21:45

HMK Gelar Launching dan Bedah Buku Sejarah Pemikiran dan Gerakan Politik Persis

HMK Gelar Launching dan Bedah Buku Sejarah Pemikiran dan Gerakan Politik Persis

Kamis, 17 Oct 2019 21:30

Penyanyi Mualaf Amerika Serikat Della Miles Dukung Operasi Anti-Teror Turki di Suriah Utara

Penyanyi Mualaf Amerika Serikat Della Miles Dukung Operasi Anti-Teror Turki di Suriah Utara

Kamis, 17 Oct 2019 21:15

Aksi Kriminal Terhadap Wiranto

Aksi Kriminal Terhadap Wiranto

Kamis, 17 Oct 2019 20:41

Apa Kabar Ali Mochtar Ngabalin?

Apa Kabar Ali Mochtar Ngabalin?

Kamis, 17 Oct 2019 19:31

Laporan: Israel, Yordania dan Palestina Perkirakan Hamas Akan Menangkan Pemilu

Laporan: Israel, Yordania dan Palestina Perkirakan Hamas Akan Menangkan Pemilu

Kamis, 17 Oct 2019 18:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 18/10/2019 08:42

Prabowo yang Semakin Jauh