Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.420 views

Menyikapi Tulisan Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?

Oleh

Rahmi Surainah, M.Pdwarga Kaltim

 

NKRI bersyariah atau ruang publik yang manusiawi? Merupakan judul esai yang ditulis oleh Deny JA, Ph.D. Diawal pengantar tulisan disampaikan gaung NKRI bersyariah disuarakan oleh Habib Riziek Shihab ketika memulai aksi 212 tahun 2016 dan diperkuat lagi saat reuni 212. 

Sebenarnya gaung Syariah Islam ini sudah lama disuarakan, sejak kemerdekaan Indonesia. Tercetus dalam sila pertama bahwa kewajiban menerapkan syariah Islam, namun batal karena toleransi atau keputusan final dari pemimpin saat itu. Ahli sejarah atau fakta hidup di masanya lebih tahu mengapa sila pertama akhirnya diubah.

Bagaimana sikap kita atas seruan NKRI bersyariah itu?

Deny JA menantang agar Habib Riziek mendetailkan proposalnya dalam 2 tahap. Pertama, perlu mengoperasionalkan apa yang dimaksud dengan NKRI bersyariah. Sangat perlu diturunkan dan diterjemahkan nilai bersyariah itu dalam index yang terukur. Kedua, setelah menjadi index yang terukur diuji index itu dengan melihat dunia berdasarkan data. Dari semua negara yang ada di dunia, negara mana yang bisa dijadikan referensi yang paling tinggi skor index negara bersyariah.

Sikap saya pribadi, sebagai warga negara muslim di Indonesia terhadap seruan NKRI bersyariah adalah (sami'na wa ata'na) kami dengar dan kami taat. Seruan ini bukan seruan Habib Riziek semata, beliau hanya mubaligh yang menyampaikan dakwah. 

Seruan NKRI bersyariah adalah seruan Allah Sang Mudabbir, Pengatur manusia tentunya tahu apa yang terbaik untuk manusia. Dia yang menciptakan dia juga tahu kelebihan dan kelemahan manusia, wajar aturan dari Allah sesuai fitrah manusia. Bukan aturan manusia yang sebenarnya lemah dan terbatas. Mereka membuat aturan sesuai nafsunya dan kadang bertentangan dengan agama. Bahkan aturannya pun merupakan pesanan pemilik kekuasan dan pemilik kapitalis untuk melanggengkan keberadaan mereka.

NKRI bersyariah adalah NKRI yang menerapkan seluruh syariah Islam, mulai dari sistem pemerintahan, ekonomi, sosial pergaulan, pendidikan, hukum peradilan, media informasi, dan hubungan politik dalam dan luar negeri diatur sesuai syariah Islam.

NKRI bersyariah berarti NKRI akan menjadi titik awal bagi penyatuan kembali seluruh dunia Islam menuju terwujudnya Daulah Khilafah. Syariah Islam dalam bingkai Khilafah, syariah Islam yang lahir dari akidah Islam menjadikan Islam sebagai asas ideologi. Syariah Islam dengan ideologi Islamnya akan sepadan menghadapi negara yang berideologi Kapitalis sekuler dan ideologi Sosialis Liberal dalam level dunia. 

Referensi penerapan negara yang menerapkan syariah Islam bukan dilihat dari negara-negara Islam sekarang karena hukum yang diterapkan masih sebagian, bukan keseluruhan.

Lihatlah penerapan Islam pada masa peradaban Islam, Daulah Khilafah Islamiyah yang mampu bertahan hampir 14 abad dan telah runtuh pada tahun 1924.

Jadi lembaga riset yang meneliti nilai islami pada sebuah negara sekarang hanya dikategorikan sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim. Namun, aturannya bukan aturan syariah Islam yang sempurna. Seperti lembaga bernama Yayasan Islamicity Index menurunkan aneka nilai (termasuk keadilan, kemakmuran, ketimpangan ekonomi kecil, tinggi penghormatan pada hak asasi) direkomendasikan Al-Qur'an dalam sebuah index.

Temuan lembaga ini menarik dan menohok. Ternyata top 10 negara yang paling islami adalah negara Barat.

Sedangkan negara yang mayoritasnya Muslim justru skor index Islamicitynya biasa saja dan cenderung rendah. 

Dari temuan itu Deny JA mengungkapkan yang mana yang lebih kita pentingkan? Label? Atau substansi? Label Islam atau praktek islami?

Tentunya yang lebih penting adalah substansi yang berawal dari label, label yang melahirkan substansi. Jadi, ketika memakai label Islam, jenggot misalnya otomatis substansinya kesadaran akan nilai/ iman bahwa jenggot merupakan sunnah Rasulullah saw. 

Contoh tolong menolong adalah praktek islami sedangkan labelnya adalah seruan yang ada dalam Al-Qur'an. Label mencerminkan khas ciri perbuatan muslim dan substansi mencerminkan nilai dasar perbuatan tersebut karena iman, tidak bisa dipisahkan. 

Selain itu PBB, lembaga dunia untuk semua negara, mengembangkan indexnya sendiri untuk menguji kemajuan sebuah negara. PBB beranggapan kemajuan sebuah negara tak bisa diukur hanya dengan kemajuan ekonomi semata. Yang utama negara harus bisa membuat warga negara merasa bahagia.

Bahagia tidak hanya tercukupi kebutuhan dasarnya, tak hanya pertumbuhan ekonomi dan pendidikan. Namun, tercipta pula ruang sosial yang penuh dengan trust, tolong menolong, dengan pemerintah yang bersih dan kompeten.

Hasilnya top 10 negara yang paling tinggi skor Happiness Index juga tidak jauh beda.

Bagi saya khususnya umat muslim kebahagian adalah keberkahan, mendapat ridho dari Allah. Kejujuran, tolong menolong, pemerintah bersih dan kompeten buah dari pelaksanaan hukum syara, kesadaran iman, perintah dari Allah bukan semata nilai manusia.

Deny JA mengungkapkan pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang islami juga nilai manusiawi, itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

"Ungkapan nilai terbaik dari agama Islam sebagaimana agama lain jika diuniversalkan maka sama dengan nilai manusiawi", ungkapan ini mengandung nilai pluralisme. Islam sebenarnya plural tapi bukan berati pluralisme, karena Islam meyakini bahwa agama yang terbaik adalah Islam dan tidak akan diterima agama lain selain Islam.

Nilai islami beda dengan nilai manusiawi karena nilai islami tumbuh dari kesadaran akan iman, ada pahala dan dosa. Sedangkan nilai manusiawi tumbuh dari kesadaran sebagai manusia saja jiwa humanisme, tidak ada iman tetapi semata nilai. Jadi ruang publik yang universal atau manusiawi adalah ketika nilai-nilai Islam diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan. Sehingga ketika Islam diterapkan akan tercipta rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam walaupun beda agama dan keyakinan.

Semua negara modern pada dasarnya mencoba menggapai ruang publik yang manusiawi.

Bagi semua negara muslim pada dasarnya mereka satu kesatuan dalam Daulah Khilafah. Negara-negara muslim hendaknya sadar dan bangkit memperjuangkan syariah Islam. Negara Islam akan maju ketika menerapkan syariah Islam dalam semua lini kehidupan.

Bagaimana dengan akidah Islam dalam Ruang Publik Manusia itu? Baik dalam Islamicity Index atau World Happiness Index, hak beragama sesuai dengan keyakinan setiap individu warga negara dijunjung sangat tinggi. Itu adalah hak asasi paling dasar.

Negara tidak boleh mengintervesi dan menghalangi pelaksanaan akidah warga negara. Yang dilarang hanya jika ada upaya pemaksaan kehendak dan penyeragaman tafsir dengan kekerasan.

Bohong! Masih ada pemaksaan keyakinan, masih ada yang melanggar hak asasi. Buktinya banyak warga negara muslim di negara minoritas yang mereka dilecehkan, ditindas bahkan dipaksa karena mereka muslim. Padahal ketika negara Islam berjaya atau nonmuslim dalam mayoritas Islam tetap akan diperlakukan dengan baik. Justru ketika negara Islam diterapkan negara akan menjaga dan melindungi akidah warganya. Yang dilarang hanya aliran sesat karena penodaan agama. 

Berhentilah membuat kontra antara Islam dengan Pancasila. Pancasila lahir dari sebagian pemikir orang Islam. Kemerdekaanpun ada karena banyak pengorbanan umat Islam. Para pendiri bangsa memang merumuskan fondasi bangsa yakni Pancasila. Namun, polemik sila pertama yang menyuarakan NKRI bersyariah membuktikan bahwa NKRI bersyariah memang pernah diperjuangkan, dan bisa jadi merupakan estafet perjuangan yang belum selesai. Wallahualam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Dubes Arab Saudi Kunjungi PP Muhammadiyah Jajaki Kerjasama Baru

Dubes Arab Saudi Kunjungi PP Muhammadiyah Jajaki Kerjasama Baru

Selasa, 18 Jun 2019 21:33

Anies Baswedan Bawa Jakarta Turun Peringkat sebagai Kota Termacet

Anies Baswedan Bawa Jakarta Turun Peringkat sebagai Kota Termacet

Selasa, 18 Jun 2019 20:42

Ada Sanksi Seumur Hidup untuk Wasit, Adakah Sanksi untuk Hakim?

Ada Sanksi Seumur Hidup untuk Wasit, Adakah Sanksi untuk Hakim?

Selasa, 18 Jun 2019 19:59

MK Netral?

MK Netral?

Selasa, 18 Jun 2019 19:55

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Selasa, 18 Jun 2019 17:56

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Selasa, 18 Jun 2019 17:08

Diskualifikasi

Diskualifikasi

Selasa, 18 Jun 2019 16:50

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Selasa, 18 Jun 2019 16:00

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Selasa, 18 Jun 2019 15:58

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Selasa, 18 Jun 2019 15:06

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

Selasa, 18 Jun 2019 14:49

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Selasa, 18 Jun 2019 14:13

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Selasa, 18 Jun 2019 10:54

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Selasa, 18 Jun 2019 10:41

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Selasa, 18 Jun 2019 08:50

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Selasa, 18 Jun 2019 08:16

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Selasa, 18 Jun 2019 07:47

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Selasa, 18 Jun 2019 07:36


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X