Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.228 views

PKS atau Garbi?

Oleh:

Yons Achmad*

 

BARANGKALI, banyak yang gelisah untuk memilih. Bertahan di PKS atau masuk Garbi. Keputusan untuk memilih salah satu diantaranya saya kira bukan hanya soal nurani. Tapi, lebih kepada persoalan ego pribadi dan upaya menyelamatkan keadaan. Dan, masing-masing individu mempunyai pandangan dan sikap tersendiri atas jalan yang ingin ditempuhnya.

Saya sendiri, pernah pada suatu masa, merasa bangga dalam dada ketika bisa masuk komunitas orang-orang masjid itu. Walau, awalnya banyak pandangan miring, dari mulai dikritik karena penampilan yang masih suka berpakaian “preman” sampai dicurigai sebagai “mata-mata”. Tapi, walau sekadar “pion” dalam komunitas ini, saya bangga pernah ada di dalamnya, merasakan bagaimana perjuangan dan ukhuwah bukan isapan jempol belaka. Hanya, pernah suatu massa, rasa kesal, kecewa membuncah dalam dada. Ya, ketika petinggi komunitas ini “berkhianat”, lalu didakwa korupsi oleh KPK plus diam-diam ternyata menikahi anak bau kencur.

Saya yang masih jomblo saat itu tanpa pikir panjang langsung meninggalkan apa yang disebut dengan “Liqo” pekanan. Rasa kecewa itu saya ungkapkan dalam tulisan, kolom-kolom “panas”, mengkritik komunitas itu, yang kemudian stigma alias cap buruk menempel dalam diri. Ya, saya dicap anti PKS. Dalam kondisi seperti itu, saya lumayan banyak dijauhi oleh teman-teman seperjuangan. Dan itu berlangsung bertahun-tahun. Saya kemudian banyak menyendiri. Bekerja seperti biasa, tanpa berhubungan dengan kawan-kawan lama.

Hingga, di Pulau Dewata, saya dipertemukan oleh pasangan yang kini menjadi pendamping. Dia ternyata, kader “aktif” PKS. Aha, jauh-jauh merantau, berkelana ke mana-mana, tapi dapat jodoh dari komunitas ini-ini juga. Konon katanya, pantang melamar sendiri, maka saya berpikir siapa yang akan melamar gadis berjilbab lebar itu. Para “guru ngaji” sebelumnya sudah saya tinggalkan dan saya tak simpan nomornya. Dengan perasaan malu, penuh hormat saya kontak “guru ngaji” lama saya di kampus, jadilah beliau yang melamarkan gadis itu. Tiga bulan selanjutnya. Sah. Dia menjadi istri plus seorang yang mengajak saya “ngaji lagi”.

Di pagi hening, sekian tahun kemudian, dia bilang “Nggak tertarik Garbi nih?” saya bilang “Untuk saat ini belum say”. Saya tak mengatakan Garbi itu komunitas atau jamaah yang tidak baik. Hanya, saya sedang tak ingin menghakimi “jamaah” yang baru tumbuh. Biarkan Garbi ada, biarkan Garbi menemukan jati dirinya. Ibarat para pengelana yang ingin menuju tempat yang sama. Tak menjadi persoalan jalannya berbeda, toh mereka akan sampai ke tujuan yang sama-sama dirindukan, direncanakan sebelumnya. PKS dan Garbi itu ibarat TIKI (yang dikelola bapaknya) dan JNE (yang dikelola anaknya). Kalau JNE melaju kencang, sang bapak juga ikut senang. Harusnya begitu.

Lalu, kini apa yang tersisa? Kontribusi. Ya, yang terpenting bukan rumah sendiri. Tapi kontribusi. Dulu, sewaktu di kampus, saya spesialis mengisi diskusi (kajian) tentang Ghazwul Fikri (perang pemikiran). Maka, kini biarkan saya setia di garis perjuangan ini. Membaca, menulis, menerbitkan buku demi sebuah pencerahan pikiran. Dan soal kontribusi, masing-masing juga punya jalannya sendiri. Lantas, bagaimana yang ingin terjun ke kancah kekuasaan. Buat yang masih sabar dan ingin pelan-pelan, tentu PKS tempatnya. Tapi bagi yang ingin cepat melesat dengan beragam inovasi gerakan, maka Garbi jawabnya. Jadi, tak usah gelisah memilih diantara keduanya. Semua kini tergantung selera. Dan yang namanya selera, sampai kapanpun tak bisa diperdebatkan. Kecuali kalau kurang kerjaan. *Kolumnis, tinggal di Depok, Jawa Barat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Sabtu, 23 Feb 2019 07:39

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Sabtu, 23 Feb 2019 07:02

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Jum'at, 22 Feb 2019 23:09

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Jum'at, 22 Feb 2019 22:31

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Jum'at, 22 Feb 2019 17:00

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Jum'at, 22 Feb 2019 16:45

Misteri 'Earpice'

Misteri 'Earpice'

Jum'at, 22 Feb 2019 16:42

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Jum'at, 22 Feb 2019 16:21

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Jum'at, 22 Feb 2019 16:15

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Jum'at, 22 Feb 2019 14:50

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Jum'at, 22 Feb 2019 14:21


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Rabu, 20/02/2019 12:15

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda