Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.882 views

Kinerja Ekonomi yang Tidak Mengesankan

 

Oleh:

Handi Risza, Sekbid Ekuinteklh DPP PKS

 

PREMIER League telah menyelesaikan kompetisi sengitnya dimana Manchester City muncul sebagai pemuncak, setelah berjibaku dengan Liverpool hingga pertandingan terakhir. Bagi klub-klub yang finish pada urutan 4 besar tentu akan melenggang ke Liga Champion, tapi bagi yang berada di papan tengah dan bawah tentu akan terancam didepak musim depan. Bahkan Jose Mourinho sudah dipecat sebagai Manager Manchester United (MU) ditengah musim, hal ini disebabkan permainan yang ditampilkan MU dalam tahun kedua masa kepemimpinannya tidak mengesankan. Bahkan MU cuma mengumpulkan 26 poin dari 17 pertandingan pertama Premier League. Tak pernah sebelumnya di era Premier League MU dapat poin sekecil ini.

Begitupula ketika membaca data statistik dari BPS, selama periode 2015-2018 ekonomi Indonesia hanya tumbuh masing-masing sebesar 4,88 persen, 5,03 persen, 5,07persen, dan 5,17 persen. Bahkan data BPS pada triwulan-I 2019 ekonomi hanya tumbuh 5,07 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia bukan hanya stagnan dalam angka 5 persen, tetapi juga sangat tidak mengesankan. Padahal Pemerintah mengaku sudah melakukan banyak hal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi yang hanya berkutat pada angka rata-rata sebesar 5 persen seperti saat ini, tidak cukup kuat untuk mengantarkan Republik ini menjadi negara yang maju dan sejahtera. Bahkan Menurut ekonom senior Faisal Basri "dalam kondisi seperti ini kalau pertumbuhan hanya 5 persen, maka kita akan tua sebelum kaya". Dari sisi performa ekonomi Indonesia "bak piano dengan nada yang kian rendah". Pertumbuhan ekonomi pernah 8 persen, turun ke 7 persen, 6 persen dan saat ini hanya 5 persen per tahun.

Terlepas dari persoalan eksternal dimana ekonomi global sedang melambat dan harga komoditas yang turun. Kinerja Pemerintah dalam mengelola perekonomian domestik jauh dari mengesankan. Strategi kebijakan yang dilakukan Pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur secara masif dan sporadis, tetapi melupakan pembangunan industri, tidak hanya berdampak bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi kemudian menjadikan industri kita tidak banyak perubahan, padahal sudah ada warning dari banyak lembaga, bahwa Indonesia sedang mengalami deindustrialisasi.

Data statistik juga menunjukkan bahwa kontribusi sektor industri manufaktur terhadap PDB juga stagnan. Tercatat hanya sekitar 20,7 persen pada triwulan I 2019 setelah sebelumnya 19.66 persen pada kuartal IV 2018.

Kondisi ini berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja di dunia industri. Dalam empat tahun terakhir. Pertambahan tenaga kerja di sektor industri terus berkurang. Kontribusi industri terhadap total serapan tenaga kerja terus menurun ke angka 14 persen. Selain itu, deindustrialisasi juga akan mempengaruhi kontribusi sektor perpajakan.

Deindustrialisasi telah menyebabkan produk nasional menjadi tidak kompetitif pada pasar internasional. Parahnya lagi Indonesia mengalami defisit perdagangan. Pada Januari-April 2019 defisit perdagangan sudah mencapai angka USD 2,5 miliar. Angka ini dikhawatirkan akan sama dengan tahun 2018 lalu, dimana secara kumulatif sepanjang 2018 defisit perdagangan Indonesia telah mencapai USD8,6 miliar yang merupakan sebuah rekor kinerja perdagangan terburuk sepanjang sejarah, lebih buruk dibanding defisit yang terjadi pada 2013 yang mencapai USD 4 miliar. Buruknya kinerja perdagangan di 2018 didorong oleh dua sisi, yakni anjloknya pertumbuhan ekspor serta akselerasi impor yang meningkat tajam.

Buruknya kinerja ekspor telah berampak terhadap defisit transaksi berjalan (current account deficit), pada triwulan I 2019 CAD berada pada angka USD 6,97 miliar atau menurun dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai US$ 9,1 miliar, tetapi dibandingkan triwulan I 2018 mengalami kenaikan sekitar 34%. Secara nominal, defisit tersebut masih tergolong besar.

Catatan kinerja ekonomi Pemerintah tersebut ibarat catatan buruk MU di Preimere League selama diasuh oleh Mourinho. Cuma bedanya Mou bisa langsung dipecat dan digantikan oleh Ole Gunar Solksjare sebagai manager baru, tetapi kita masih harus menunggu keputusan KPU pada tanggal 22 Mei nanti, apakah akan memiliki pemimpin baru atau tetap dengan pemimpin lama yang sudah terbukti gagal pada periode pertamannya. Wallahu'alam.**

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kemenkes: 88 dari 100 ribu Orang Meninggal Akibat Rokok

Kemenkes: 88 dari 100 ribu Orang Meninggal Akibat Rokok

Kamis, 01 Oct 2020 22:18

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Kamis, 01 Oct 2020 22:07

Iran Seludupkan Senjata Ke Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Melalui Pangkalan di Somalia

Iran Seludupkan Senjata Ke Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Melalui Pangkalan di Somalia

Kamis, 01 Oct 2020 21:45

Islamic State Perintahkan Anggotanya Lancarkan Serangan di Turki Setiap Bulan

Islamic State Perintahkan Anggotanya Lancarkan Serangan di Turki Setiap Bulan

Kamis, 01 Oct 2020 20:45

Mesir Hukum 2 Influencer TikTok Wanita Enam Tahun Penjara Karena 'Mendorong Prostitusi'

Mesir Hukum 2 Influencer TikTok Wanita Enam Tahun Penjara Karena 'Mendorong Prostitusi'

Kamis, 01 Oct 2020 20:30

Jajak Pendapat: Hampir Setengah Anggota Partai Konservatif Inggris Percaya Islam Adalah Ancaman

Jajak Pendapat: Hampir Setengah Anggota Partai Konservatif Inggris Percaya Islam Adalah Ancaman

Kamis, 01 Oct 2020 20:05

Turki Akan Kirim Dukungan Militer ke Azerbaijan Jika Diminta

Turki Akan Kirim Dukungan Militer ke Azerbaijan Jika Diminta

Kamis, 01 Oct 2020 19:47

Menjaga Pelita Kehidupan

Menjaga Pelita Kehidupan

Kamis, 01 Oct 2020 16:37

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu

Kamis, 01 Oct 2020 16:14

Film G30S/PKI, Jejak Sejarah ideologi

Film G30S/PKI, Jejak Sejarah ideologi

Kamis, 01 Oct 2020 16:10

Indonesia Darurat Keamanan Ulama?

Indonesia Darurat Keamanan Ulama?

Kamis, 01 Oct 2020 16:06

IDEAS: Penciptaan Lapangan Kerja Jangan Korbankan Kesejahteraan Pekerja

IDEAS: Penciptaan Lapangan Kerja Jangan Korbankan Kesejahteraan Pekerja

Kamis, 01 Oct 2020 16:03

PKI Subur Bersama Rezim Otoriter

PKI Subur Bersama Rezim Otoriter

Kamis, 01 Oct 2020 15:59

BWA Ubah Lahan Tidur di Cireunghas Jadi Wakaf Produktif

BWA Ubah Lahan Tidur di Cireunghas Jadi Wakaf Produktif

Kamis, 01 Oct 2020 15:56

Satu Pekan Diberlakukan PSBB, Kasus COVID-19 Klaster Perkantoran di DKI Menurun

Satu Pekan Diberlakukan PSBB, Kasus COVID-19 Klaster Perkantoran di DKI Menurun

Kamis, 01 Oct 2020 11:47

Tak Terbayangkan Kalau Dulu PKI Menang dan Berkuasa

Tak Terbayangkan Kalau Dulu PKI Menang dan Berkuasa

Kamis, 01 Oct 2020 11:21

 Orang dengan Obesitas Lebih Mudah Terpapar Virus

Orang dengan Obesitas Lebih Mudah Terpapar Virus

Kamis, 01 Oct 2020 11:16

Mushola Jadi Sasaran Vandalisme, Kearifan Warga Sekitar Patut Diapresiasi

Mushola Jadi Sasaran Vandalisme, Kearifan Warga Sekitar Patut Diapresiasi

Kamis, 01 Oct 2020 11:08

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Rabu, 30 Sep 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Rabu, 30 Sep 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X