Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.647 views

Pilpres 2024, Siapa Penantang Anies?

Oleh:

Tony Rosyid, pengamat politik

 

PILPRES 2024 adalah eranya anak muda. Usia kisaran 50 tahun. Kurang atau lebih sedikit. Generasi tua sudah saatnya udzur diri dan menikmati pensiun. Jokowi, terkena aturan tak akan bisa calon lagi. Kalau aturannya dirubah? Presiden seumur hidup misalnya? Pasti akan menghadirkan gelombang besar perlawanan dari rakyat. Prabowo? Kemungkinan tak akan lagi nyapres karena faktor usia. Selain juga karena faktor trauma kegagalan. Sudah dua kali.

Survei Indobarometer dan LSI Denny JA 2019 menempatkan Anies Baswedan, Gubernur DKI sebagai tokoh yang paling potensial jadi Capres 2024. Lalu, siapa lawan yang kemungkinan akan diajukan untuk menghadapi Anies?

Ada Ridwan Kamil (RK). Gubernur Jawa Barat ini sempat cemerlang namanya saat menjadi walikota Bandung. Namun akhir-akhir ini namanya meredup. Netizen Jawa Barat malah seloroh ingin tuker gubernur. Maksudnya? Mereka minta Anies jadi gubernur Jawa Barat. Ah, ada-ada aja.

Ada dua syarat jika RK ingin ikut kontestasi di pilpres 2024. Pertama, butuh keberanian untuk bersikap tegas terhadap proyek Meikarta. Selama ini, isu Meikarta buruk di mata rakyat. Dan ini akan jadi beban citra bagi RK. Beranikah RK tegas soal Meikarta yang selama ini bermasalah ijin dan proses pembangunannya itu? Beranikah RK melawan kepentingan Lippo dan James Riady yang dikenal cukup dekat dengan dirinya? Keberanian Anies menutup reklamasi hanya bisa diimbangi gaungnya jika RK berani menutup Meikarta. Ah, gak mungkin. Mosok?

Kedua, RK mesti membuktikan prestasinya di Jawa Barat. Setidaknya mampu bersaing dengan capaian prestasi yang selama ini diraih DKI. Kalau tidak? Berat bro!

Selain RK, ada Risma. Walikota Surabaya dua periode ini namanya moncer. Bersih dan berani. Bahkan setengah galak. Tapi rakyat senang dengan sikapnya yang sedikit galak itu. Karena, semua itu dilakukan dengan jujur dan nyaris tanpa masalah. Beda dengan marah-marah, tapi nyolong. Terindikasi koruptor. Emang ada? Ah, pura-pura pilun lo.

Hanya saja, pertama, Risma cuma punya pengalaman sebagai walikota. Masih jauh dari kompetensi yang dibutuhkan untuk seorang presiden. Kedua, hubungan Risma dengan PDIP, terutama ketua umumnya, tak begitu dekat. Tepatnya, tak terlalu harmonis. Persoalan psikologis, khususnya antar perempuan, tetap akan berpengaruh terhadap keputusan politik. Mungkin Risma cocok jadi cawapres. Itupun jika dapat restu dari ketua umum PDIP. Sepertinya berat. Karena Mega punya Puan Maharani, putri andalannya yang juga berpotensi maju di 2024.

Puan Maharani isunya lagi digadang-gadang jadi ketua DPR RI periode 2019-2024. Pilpres 2024, Menko bidang PMK ini punya tiket untuk maju, yaitu PDIP. Partai yang saat ini jadi top skor dengan suara 19 persen. Hanya saja, Puan belum tampak menonjol prestasinya. Belum ada yang spektakuler dari putri ketua umum PDIP ini. Masih biasa-biasa saja. Emang Pak Jokowi spektakuler? Oh iya! Jelas! Terutama ketika membawa mobil Esemka ke Jakarta. Soal diproduksi tidaknya, itu urusan belakang. Yang penting, spektakuler dulu. Ini berkaitan dengan branding dan iklan politik.

Tokoh lain yang cukup dikenal adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AJY). Putra mahkota Demokrat ini mulai dikenal sejak nyagub di DKI 2017. Sayang gagal. Namanya makin buruk ketika ia bermanuver untuk membangun koalisi dengan istana sebelum tahapan proses pemilu selesai. Dianggap tak punya integritas dan miskin komitmen. Kompetensi? Nyaris tak terbaca. Gak ada jejak pengalaman di birokrasi. Sama sekali. Pasca pilpres 2019, SBY makin sulit mempromosikan AHY. Apalagi perolehan suara Demokrat di pemilu 2019 turun drastis. Hanya sekitar tujuh persen.

Selain nama-nama populer di atas, LSI Denny JA memasukkan nama Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah dua periode ini tak saja populer, tapi juga murah senyum. Entah berapa persen kerenyahan senyum Ganjar ini mampu menyumbang suara ketika Pilgub Jawa Tengah 2018 kemarin. Tak dapat dipungkiri, senyum Ganjar berhasil menghipnotis rakyat Jawa Tengah yang hidup penuh dengan rasa.

Satu persolan yang dihadapi Ganjar, dan ini serius. Apa itu? Kasus e-KTP telah ikut mempopulerkan namanya. Terlibat atau tidak, proses hukum kasus ini belum tuntas. Artinya, isu e-KTP akan menjadi beban bagi Ganjar untuk mendapat simpati rakyat. Bahkan kemenangannya di Pilgub Jawa Tengah untuk yang kedua kalinya disinyalir banyak dikatrol oleh Taj Yasin. Putra kiyai kharismatik dan berpengaruh di Jawa Tengah, yaitu K.H. Maemoen Zubair. Taj Yasin dianggap telah menyelamatkan Ganjar. Tanpa Taj Yasin, sulit membayangkan Ganjar bisa melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua.

Lalu, kenapa Ganjar Pranowo bisa masuk radar LSI Denny JA? Jika ukurannya popularitas, itu masuk akal. Ada ukuran penilaian yang lain? Tanya Denny JA saja. Panggung belakang itu urusan privat. Apalagi kalau sudah menyangkut iklan dan proposal, orang lain tak perlu tahu. Publik cukup masa bodoh aja.

Ahok? Masanya sudah lewat. Bukan soal usia. Kalau usia, Ahok masih relatif muda. Hanya saja, vonis dua tahun penjara karena kasus penistaan agama jadi masalah serius. Apalagi, Indonesia mayoritas pemilihnya beragama Islam. Dan yang dinoda dalam kasus Ahok adalah Islam. Belum lagi problem perceraian Ahok dengan istri pertamanya yang sempat membuat kaum feminis dan pemerhati gender sewot. Kalau dipaksakan, potensi kegaduhan diprediksi akan jauh lebih dahsyat dari pilpres 2019. Kendati ada TV swasta yang coba branding dan mulai angkat lagi nama Ahok. Kendati juga adanya faktor kekuatan logistik di belakangnya. Tetap berat! Istana belum tentu juga mendukung. Dan Ahok, end!

Siapapun yang akan maju menantang Anies di pilpres 2024, pasti akan seru. Seseru apapun, rakyat berharap tak ada petugas KPPS yang meninggal. Kasihan istri dan anak mereka! Dan tak perlu juga ada demo yang mengorbankan rakyat tak berdosa. Pilpres jujur, adil dan tak ada kecurangan. Tak ada yang terintimidasi dan tersandera. Siapapun kontestan dan pemenangnya, kalau pilpresnya bener, maka akan lahir pemimpin yang bener.*

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Selasa, 25 Feb 2020 12:42

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Selasa, 25 Feb 2020 11:58

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Selasa, 25 Feb 2020 10:13

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Selasa, 25 Feb 2020 09:50

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Selasa, 25 Feb 2020 09:37

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Selasa, 25 Feb 2020 09:31

Tips Sholat Khusyuk

Tips Sholat Khusyuk

Selasa, 25 Feb 2020 08:41

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Selasa, 25 Feb 2020 08:26

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Selasa, 25 Feb 2020 08:19

Sistem Sekularisme Melahirkan Manusia Kebetulan

Sistem Sekularisme Melahirkan Manusia Kebetulan

Selasa, 25 Feb 2020 07:23

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

Selasa, 25 Feb 2020 07:05

Persis Usung 'Tranformasi Dakwah untuk Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin' pada Muktamar ke-XVI

Persis Usung 'Tranformasi Dakwah untuk Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin' pada Muktamar ke-XVI

Selasa, 25 Feb 2020 06:43

Tatkala Kata 'Obong' Bermakna

Tatkala Kata 'Obong' Bermakna

Selasa, 25 Feb 2020 06:23

PKS: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Korbankan Pekerja

PKS: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Korbankan Pekerja

Senin, 24 Feb 2020 22:37

RUU Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Bangsa

RUU Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Bangsa

Senin, 24 Feb 2020 21:31

Atasi LGBT secara Islami

Atasi LGBT secara Islami

Senin, 24 Feb 2020 20:59

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16  Tentara Turki di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16 Tentara Turki di Libya

Senin, 24 Feb 2020 17:30

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:30

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X