Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.454 views

Pidato Nadiem Makarim, PR Besar Pendidikan Nasional

 

Oleh:

Ainul Mizan

Guru tinggal di Malang, Jawa Timur

 

PADAl 25 Nopember 2019, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN), telah dibacakan teks pidato Mendiknas Nadiem Makarim.

Dalam naskah pidatonya tersebut, Mendiknas banyak menyoroti masalah-masalah dalam pendidikan. Yang banyak jadi sorotannya adalah masalah-masalah guru. Notabenenya, Nadiem Makarim telah memberi PR bagi dirinya sendiri sebagai pemangku pendidikan nasional.

Terdapat 2 hal utama yang menjadi sorotannya dalam masalah yang membelit guru.

Pertama, terkait masalah administrasi birokrasi pendidikan.

Menurutnya, guru terbelenggu oleh administrasi birokrasi sehingga tidak bisa berinovasi dan berkreasi dalam pendidikan. Sedangkan dari aspek manfaat terkadang tidak begitu jelas bagi pendidikan secara langsung.

Sebagai contoh, administrasi sertifikasi guru. Memang untuk menyiapkannya akan banyak menyita waktu guru yang semestinya digunakannya berinteraksi dengan para siswanya. Dari rapat sertifikasi, bimbingannya dan penyiapan kelengkapan administrasinya, jelas membutuhkan perhatian serius dari guru yang bersangkutan. Tapi, itu semua harus dijalani guru untuk perbaikan kesejahteraan ekonominya. Guru juga memiliki keluarga, termasuk anak - anaknya yang harus dibiayai sekolahnya. Belum kebutuhan - kebutuhan hidup lainnya.

Di samping itu, sertifikasi guru memang dijadikan sebagai aturan birokrasi bagi guru bila ingin mendapat tingkat kesejahteraan yang lebih baik. Termasuk juga aturan birokrasi akreditasi sekolah, semacam dijadikan patokan bila belum terakreditasi artinya kelayakan sekolah tersebut masih diragukan. Setidaknya demikian yang beredar di tengah masyarakat. Walhasil sekolah pun berlomba - lomba melengkapi tetek bengek administrasi tersebut walaupun dengan segala keterbatasannya.

Kedua, terkait inovasi pembelajaran yang dilakukan guru.

Guru seolah berhadapan dengan buah simalakama. Satu sisi, ia harus membuat pembelajaran yang menyenangkan. Sedangkan di sisi yang lain, guru harus memenuhi target ketercapaian kurikulum. Belum lagi tuntutan administrasi seabrek seperti perangkat pembelajaran yang kaku.

Memang ketika guru harus berinovasi dengan berbagai teori pendekatan dan metode pembelajaran yang menyenangkan, maka tidak boleh ada aturan administrasi pembelajaran seperti layaknya seorang satpam keamanan. Jadinya berbagai teori pembelajaran hanya akan menjadi instrumen guna melengkapi persyaratan mendapat tunjangan kesejahteraan yang lebih baik.

Sesungguhnya 2 masalah utama yang tersurat dari pidato mendiknas tersebut adalah masalah - masalah ikutan, bukan masalah yang mendasar. Bidang pendidikan tidaklah terpisah dari bidang - bidang kehidupan lainnya seperti politik, pemerintahan, ekonomi, sosial, peradilan hingga pertahanan keamanan.

Tatkala asas yang digunakan untuk mengatur kehidupan adalah asas materi, tentunya tidak mengherankan bila pendidikan pun diukur dengan materi. Imbasnya dalam proses pendidikan sangatlah minim dari sentuhan - sentuhan pembentukan kepribadian yang bertaqwa.

Miris sekali mendengar berita kenakalan - kenakalan remaja. Tawuran antar pelajar; pergaulan bebas muda - mudi, bahkan ada yang kebablasan melakukan perzinahan dan pemerkosaan; adab kepada guru yang buruk dan seabrek masalah pendidikan yang luput dari sorotan Pak Nadiem.

Oleh karena itu, ada PR besar yang menunggu kiprah Pak Nadiem. Tidak hanya masalah - masalah teknis yang menjadi garapan Pak Nadim beserta jajarannya. Lebih dari itu, pembentukan kepribadian siswa yang bertaqwa harus menjadi garapan yang tidak boleh terabaikan. Untuk menghasilkan siswa yang bertaqwa, bermula dari guru - gurunya yang bertaqwa, para pemangku kebijakan pendidikan dan negara juga bertaqwa. Sosok yang bertaqwa merupakan sosok yang taat dan patuh kepada ajaran agamanya dan tidak membenci ajaran agamanya, karena ia yakin bahwa perintah dan larangan Alloh itu semuanya demi kebaikan manusia. Ia akan menerima dengan ikhlas demi meraih ridho Sang Khaliq.

Hal demikian meniscayakan untuk merombak standar materi menjadi standar keimanan dan ketaqwaan. Di samping dalam proses pembelajarannya, guru tidak hanya berpatokan pada ketercapaian kurikulum, akan tetapi lebih dari guru akan mendampingi tumbuh kembang kepribadian siswa, tentunya bekerja sama dengan orang tua, di dalam pembentukan ketaqwaannya.

Adapun dari para pemangku kebijakan akan menjadi arif dalam memberikan hak - hak guru tanpa membebaninya. Yang menjadi patokan dalam hal ini adalah sabda Rasul saw yang artinya:

"Berikanlah upah itu sebelum kering keringatnya".

Dalam implementasinya, menggunakan peringatan Imam Ali ra bahwa kefakiran bisa menyebabkan kekafiran.

Dan yang urgen juga dilakukan adalah desain kurikulum pendidikan mampu memadukan antara pembentukan ketaqwaan dan penguasaan Sains teknologi.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi Di Panggung Yang Salah

Jangan Bernyanyi Di Panggung Yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Rabu, 22 Sep 2021 17:30

Penyanyi Terkenal AS John Legend Kecam Israel Terkait Perlakuan Buruk Terhadap Tahanan Palestina

Penyanyi Terkenal AS John Legend Kecam Israel Terkait Perlakuan Buruk Terhadap Tahanan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 17:30

BPIP Makin Boros: Bubarkan!

BPIP Makin Boros: Bubarkan!

Rabu, 22 Sep 2021 17:23

Jajak Pendapat: 80% Warga Palestina Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Jajak Pendapat: 80% Warga Palestina Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Rabu, 22 Sep 2021 16:21

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Rabu, 22 Sep 2021 13:21

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Rabu, 22 Sep 2021 12:48

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud,  Harus Tepat Sasaran

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud, Harus Tepat Sasaran

Rabu, 22 Sep 2021 10:36

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Rabu, 22 Sep 2021 02:39

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Selasa, 21 Sep 2021 23:51

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Selasa, 21 Sep 2021 23:28

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Selasa, 21 Sep 2021 23:17

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Selasa, 21 Sep 2021 22:29

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte

Selasa, 21 Sep 2021 22:18

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

Selasa, 21 Sep 2021 22:08

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30


MUI

Must Read!
X