Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.467 views

Bangkit dari Pandemi dengan Berbagi

 

Oleh:

Basrowi || Pengamat Kebijakan Publik

 

NEW NORMAL, moment teristimewa bagi semuanya untuk bankit dari pandemi. Berbagai sektor informal terlah berlabuh. Seluruh kantor, mall, dan pusat keramaian terlah dibuka kembali. Para pelaku UMKM telah beringsut untuk memulai memutar roda ekonominya. Para pekerja professional yang dirumahkan dan ter-PHK kembali mencari pekerjaan mereka yang sempat hilang.

Sayangnya, semunya tidak mudah. Selain, masih lesunya seluruh sektor ekonomi juga karena sempitnya lapangan kerja. Mereka yang gulung tikar tidak lagi mempunyai modal untuk membuka usaha. Semuanya telah terkikis habis saat pandemi.

Saat new normal inilah, waktu paling tepat bagi ‘empunya’ untuk saling berbagi, merawat jiwa filantropi yang ada dalam sanubari. Menolong para penghuni negeri yang masih terhimpit dalam kesusahan ekonomi, agar mereka bisa kembali bersemi, mewujudkan mimpi yang terhenti akibat pandemi.

 

Berkolaborasi Menuju Normalisasi

Para ‘empunya’ jangan sampai berhenti berbagi, tetapi marilah turut berkolaborasi sehingga dapat dijadikan spirit  menuju normalisasi tatanan ekonomi. Sikap seperti ini diharapkan dapat diekspresikan melalui kesadaran kolektif untuk saling membantu.

Bagi ‘empunya’, syahwat menguasai seluruh kekayaan sudah seharusnya di rem, dalam rangka melatih jiwa filanatropi mereka. Para ‘empunya’ tidak boleh terjebak dalam suasana bahagia bergelimang harta. Mereka juga tidak boleh berdiri pada menara emas. Saat inilah, moment paling istimewa bagi mereka untuk turun ikut merasakan penderitaan si miskin, bahwa deritanya si miskin adalah deritanya juga.     

Para ‘empunya’ harta yang selama ini tiada henti menggeber gas roda ekonomi dalam rangka menghasilkan tumpukan harta, sudah saatnya untuk dievaluasi. Bahwa kebutuhan nalar insani yang dipenuhi oleh hasrat untuk menguasai harus dikekang jangan sampai ingin selalu mengkonsumsi sendiri tanpa mau berbagi.

Imunitas para ‘empunya’ terhadap laku tindak yang kurang manusiawi juga harus segera direvisi agar menjadi humanis yang selalu menghargai kapasitas kemanusiaan orang lain yang kekurangan.

Ilustrasi rutinitas yang selama ini ditunjukkan lewat panggung depan para ‘empunya’ sebagai sebuah ekstravagan bergelimang harta, harus disudahi. Jangan sampai yang terjadi pada panggung belakang adalah realitas sebaliknya. Rakyat terjungkal dalam jurang kemiskinan dan telah jatuh dalam lubang hina laksana jasad tanpa jiwa.

 

Keprihatinanmu adalah Keprihatinan Kita

Sunyinya hati, menyadarkan diri, bahwa rutinitas berpeluh keringat tiap hari sebelum pandemi, sesungguhnya adalah drama kehidupan hakiki yang terjadi karena adanya diferensiasi tersembunyi yang terstrukturisasi. Si kaya semakin kaya, si miskin tetap saja miskin meski telah bekerja sepanjang hari.

Kehadiran Covid-19 telah menyembulkan kebutuhan dasar manusia tidak lagi tercukupi. Jangan sampai para ‘empunya’ kehilangan fungsi utilitasnya. Jangan sampai mereka tiarap tanpa mampu berbuat banyak. Kenyataan pahit dan getir yang dirasakan rakyat jangan sampai hening tanpa makna.

Para ‘empunya’ harus mempunyai kesadaran reflektif yang seharusnya menjadi lecutan menjadi kesadaran berbagai. Jangan sampai para ‘empunya’ menjadi nihil kinerja religinya.  

Jangan sampai pamer harta yang selama ini dibanggakan, laksana terbungkam oleh kehadiran corona. Jangan sampai pula, pemberian bantuan yang bermakna kemanusiaan justru berubah menjadi penanda kelas yang berbeda. Saatnya untuk duduk bersama mereka yang membutuhkan. Bertanya, apa keluhannya, dan apa yang sangat dibutuhkan.

Secara kontemplatif, di saat ekonomi susah seperti ini, rakyat jangan sampai hanya laksana mengail tanpa umpan. Dalam mengarungi laku hidup pasca fase pengasingan massal, jangan sampai mereka hanya menemui kesenyapan dan keterjarakan dengan para ‘empunya’ tanpa ada bantuan kail dan umpan. Jangan sampai, eksterioritas yang diperlihatkan oleh para ‘empunya’ justru menjadi glorifikasi yang menyediakan mimpi si miskin tanpa realitas.

Deraan wabah, telah membuat semua rakyat melakukan kekang diri, khidmat di rumah masing-masing agar dapat menyelami makna hakiki akan pentingnya kesehatan diri. Di saat new normal inilah, para ‘empunya’ untuk selalu berbuat baik antar sesama, agar rakyat bisa bahagia tidak mati gaya.

 

Airmatamu adalah Kesedihanku

Rantai corona telah menutup semua akses kehidupan, bahkan telah membelenggu semua roda ekonomi, roda industri dan roda ekspektasi. Corona hadir menggilas kepongahan manusia. Corona telah berhasil melakukan preskripsi terhadap hasrat manusia. 

Sudah saatnya mulai hari ini kita melakukan refleksi dan restrukturisasi ekonomi. Jangan sampai, semua kemajuan teknologi yang tersistem dibongkar dan dihancurkan oleh Corona. Sudah saatnya kita saling menguatkan satu sama lain tanpa melihat status sosial melalui segenap aktivitas yang substansial agar tragedi ini segera terhenti. Jangan sampai apa yang kita lakukan dalam ruang sunyi menyendiri berbuah sia-sia tiada arti.

Hari ini kita melihat bahwa pandemi telah mampu menghadirkan sifat kemandirian dan sifat kompromi bahwa penderitaanmu berarti deritaku. Di saat new normal inilah, mari bersama-sama saling membantu mereka yang belum bisa bangkit, untuk semangat mendapatkan pekerjaan kembali dengan berbagi. Kail dan umpan jauh lebih penting dari ikan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Zalim kupada HTI atau Anti Islam?

Zalim kupada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Rabu, 27 Jan 2021 11:51

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Rabu, 27 Jan 2021 11:10

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Rabu, 27 Jan 2021 10:50

Gerakan Wakaf di Tengah Perampokan Uang

Gerakan Wakaf di Tengah Perampokan Uang

Rabu, 27 Jan 2021 10:36

Kadis Koperasi UMKM Kota Bekasi Sambut Kehadiran Koperasi Impala Sejahtera Umat

Kadis Koperasi UMKM Kota Bekasi Sambut Kehadiran Koperasi Impala Sejahtera Umat

Selasa, 26 Jan 2021 21:58

Restoran di Dubai Tawarkan Diskon Untuk Pelanggan Yang Telah Divaksin Virus Corona

Restoran di Dubai Tawarkan Diskon Untuk Pelanggan Yang Telah Divaksin Virus Corona

Selasa, 26 Jan 2021 20:30

Profesor Turki Klaim Temukan Semprotan Hidung Yang Dapat Membunuh Virus Corona Dalam Satu Menit

Profesor Turki Klaim Temukan Semprotan Hidung Yang Dapat Membunuh Virus Corona Dalam Satu Menit

Selasa, 26 Jan 2021 18:05

Joe Biden Tunjuk Arang Palestina-Amerika Sebagai Direktur Intelijen Senior

Joe Biden Tunjuk Arang Palestina-Amerika Sebagai Direktur Intelijen Senior

Selasa, 26 Jan 2021 17:20

Lewat Online, PP Pemudi Persis Usung  Integritas Cerdas dan Berakhlakul Karimah pada Muskernas III

Lewat Online, PP Pemudi Persis Usung Integritas Cerdas dan Berakhlakul Karimah pada Muskernas III

Selasa, 26 Jan 2021 15:54

Dewan Hisbah Persis: Vaksin Sinovac Biofarma Halal

Dewan Hisbah Persis: Vaksin Sinovac Biofarma Halal

Selasa, 26 Jan 2021 15:50

YouTube Hapus 7 Saluran Yang Berafiliasi Dengan Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

YouTube Hapus 7 Saluran Yang Berafiliasi Dengan Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Selasa, 26 Jan 2021 14:06

Tipu Daya Perempuan Lebih Dahsyat Dari Pada Tipu Daya Setan, Benarkah?

Tipu Daya Perempuan Lebih Dahsyat Dari Pada Tipu Daya Setan, Benarkah?

Selasa, 26 Jan 2021 12:00

Ustadz Abu Muhammad Jibriel Meninggal Dunia

Ustadz Abu Muhammad Jibriel Meninggal Dunia

Selasa, 26 Jan 2021 05:50

Madam dan Pak Lurah Keluarlah

Madam dan Pak Lurah Keluarlah

Selasa, 26 Jan 2021 05:28


MUI

Must Read!
X