Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.321 views

Mewaspadai Pikiran Komunis dalam Program Moderasi Beragama

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Kebangsaan)

Sepertinya tak ada hubungan antara komunisme dengan moderasi beragama akan tetapi tanpa batasan yang jelas pada konsepsi moderasi beragama maka para penumpang gelap akan mudah untuk menunggangi apakah itu sekularisme, pragmatisme ataupun komunisme.

Menteri Pendidikan dalam acara "Malam Peluncuran Moderasi Beragama" menyatakan tengah merancang kurikulum moderasi beragama untuk menghapus intoleransi. Menurutnya intoleransi adalah dosa nomor satu pendidikan kita. Nadiem bertekad untuk membasmi dosa ini.

Tekad Nadiem ini diarahkan awal pada elemen guru di sekolah "makanya saya luar biasa senangnya dan mendukung 100 persen program modul-modul pembelajaran untuk guru-guru dalam moderasi beragama".
Tentu sama saja arahnya agar guru guru itu harus dibersihkan dulu dari mindset intoleransi dan kemudian, meminjam jargon komunis, "menghafalkan kategori-kategori".

Membangun toleransi bukanlah dengan mengubah pemaknaan agama dengan diksi atau terminologi baru. Semua agama dipastikan mengajarkan toleransi. Tolong sebut agama apa yang tidak mengajarkan. Termasuk, apalagi, Islam yang diduga menjadi sasaran Menteri Pendidikan dan Menteri Agama yang rajin berteriak soal moderasi beragama membasmi intoleransi.

Sejatinya dosa utama pendidikan kita adalah miskin pengetahuan dan pemahaman beragama. minim waktu untuk penanaman nilai-nilai agama. Semakin dalam memahami agama dipastikan semakin toleran dalam beragama. Jadi prioritas sebenarnya bukan kurikulum moderasi beragama tetapi peningkatan intensitas belajar agama.

Menteri Pendidikan selayaknya selalu menghargai dan menjalankan agama serta meyakini pentingnya pelajaran agama di bangku sekolah. Tanpa dasar ini maka moderasi beragama untuk membasmi intoleransi akan bergeser menjadi penipisan keyakinan dan pelaksanaan keagamaan.

Disinilah para penjahat yang memusuhi agama akan mengendap dan menyusup pada program penipisan faham keagamaan ini. Yang paling ringan adalah pragmatisme yakni sarwa kekinian, kenikmatan, dan keduniawian. Agama hanya penting untuk kehidupan nanti. Lalu sekularisme yang memisahkan agama dengan ekonomi, budaya, ataupun politik. Dan yang paling ekstrim adalah komunisme. Agama itu candu.

Mewaspadai fikiran komunisme dalam moderasi beragama disebabkan dua hal, yaitu :

Pertama, komunisme dikembangkan secara bertahap yaitu sebelum menghabisi agama diawali dengan penipisan pemahaman dan pelaksanaan.

Kedua, fitnah bagi kelompok agama oleh pendukung komunis adalah radikal dan intoleran bahkan teroris. Kamuflase atas dirinyalah yang sebenarnya radikal, intoleran, dan ahli dalam teror.

Pak menteri Pendidikan dan Pak Menteri Agama harus waspada pada penyusupan fikiran komunis pada program moderasi beragama yang semakin saja digencarkan. Jangan terjebak pada stigmatisasi bahwa agama itu mendorong radikalisme dan intoleransi.  Itu adalah fikiran komunis.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
IHW: Kehadiran LPH Baru Berdampak Positif bagi Percepatan Sertifikasi Halal

IHW: Kehadiran LPH Baru Berdampak Positif bagi Percepatan Sertifikasi Halal

Selasa, 25 Jan 2022 22:50

Serangan Masjid Di Jerman Tanda Meningkatnya Islamofobia Di Eropa

Serangan Masjid Di Jerman Tanda Meningkatnya Islamofobia Di Eropa

Selasa, 25 Jan 2022 22:30

Pemimpin Oposisi Utama Inggris Desak Boris Johnson Mundur Dari Jabatan Perdana Menteri

Pemimpin Oposisi Utama Inggris Desak Boris Johnson Mundur Dari Jabatan Perdana Menteri

Selasa, 25 Jan 2022 22:05

IDEAS: Ancaman Omicron Kian Nyata, Segera Reformasi Kebijakan PTM 100%

IDEAS: Ancaman Omicron Kian Nyata, Segera Reformasi Kebijakan PTM 100%

Selasa, 25 Jan 2022 21:01

PDIP Menyerahlah!

PDIP Menyerahlah!

Selasa, 25 Jan 2022 17:39

Usaha terdampak pandemi, kita tarik lagi rezeki kita. Ini caranya

Usaha terdampak pandemi, kita tarik lagi rezeki kita. Ini caranya

Selasa, 25 Jan 2022 17:15

Laporan: Komunitas Muslim Salah Satu Yang Paling Terdiskriminasi Di Inggris

Laporan: Komunitas Muslim Salah Satu Yang Paling Terdiskriminasi Di Inggris

Selasa, 25 Jan 2022 17:06

Militer Burkina Faso Lancarkan Kudeta, Tangkap Presiden Dan Bubarkan Parlemen

Militer Burkina Faso Lancarkan Kudeta, Tangkap Presiden Dan Bubarkan Parlemen

Selasa, 25 Jan 2022 15:45

Menelisik Perbedaan antara Tendangan Faris Ramli, Hadfana Firdaus dan Harun Masiku

Menelisik Perbedaan antara Tendangan Faris Ramli, Hadfana Firdaus dan Harun Masiku

Selasa, 25 Jan 2022 15:38

Arteria Harus Tetap Dipecat

Arteria Harus Tetap Dipecat

Selasa, 25 Jan 2022 11:15

Kampung KB dan Mimpi Pengentasan Kemiskinan

Kampung KB dan Mimpi Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 25 Jan 2022 10:12

Kedelai Impor Menjadi Primadona, Dimana Kedelai Lokal?

Kedelai Impor Menjadi Primadona, Dimana Kedelai Lokal?

Selasa, 25 Jan 2022 10:01

Bahaya Ibu Kota Negara Baru yang Bernama Nusantara

Bahaya Ibu Kota Negara Baru yang Bernama Nusantara

Selasa, 25 Jan 2022 09:13

Hidayatullah Dorong Melek Regulasi Ibu Kota Negara

Hidayatullah Dorong Melek Regulasi Ibu Kota Negara

Selasa, 25 Jan 2022 08:52

Hancur-Hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-Hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Selasa, 25 Jan 2022 05:10

Ketua MIUMI Aceh Mengisi Pengajian di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Mengisi Pengajian di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lhokseumawe

Selasa, 25 Jan 2022 04:29

Pasangan Terlucu

Pasangan Terlucu

Senin, 24 Jan 2022 23:57

Marak Fenomena Pinjol, Ditzawa Dorong LAZ Bantu Korban

Marak Fenomena Pinjol, Ditzawa Dorong LAZ Bantu Korban

Senin, 24 Jan 2022 23:29

Urang Sunda 'Hudang' 'Ngahiji' Jaga Persatuan Indonesia

Urang Sunda 'Hudang' 'Ngahiji' Jaga Persatuan Indonesia

Senin, 24 Jan 2022 22:55

Ketua MIUMI Aceh Diundang Safari Dakwah di Bireuen

Ketua MIUMI Aceh Diundang Safari Dakwah di Bireuen

Senin, 24 Jan 2022 22:35


MUI

Must Read!
X