Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.887 views

Inilah Sikap Resmi Al-Azhar Terkait Pembantaian Muslim Rohingya

KAIRO, MESIR (voa-islam.com) - Otoritas tertinggi Muslim Sunni di dunia, Al-Azhar Mesir, mengecam keras serangan brutal terhadap kaum Muslimin Rohingya di Rakhine. Dalam pernyataan resminya terkait masalah itu, Al-Azhar lewat Grand Syaikhnya Dr. Ahmad Thayib menegaskan bahwa apa yang dialami oleh Muslim Rohingya, mengingatkan kita dengan tabiat binatang buas di hutan belantara.

Berikut pernyataan lengkap Al-Azhar soal tragedi kemanusiaan Rohingya:

Selama beberapa hari terakhir, melalui media dan jejaring sosial dunia telah menyaksikan gambar-gambar yang sangat mengerikan terkait aksi-aksi pembunuhan, pengusiran, pembakaran, genosida dan pembantaian sadis yang merenggut nyawa ratusan wanita, anak-anak, pemuda dan orang-orang lanjut usia yang terjebak di wilayah Rakhine, Myanmar.  

Pemerintah setempat memaksa mereka untuk pergi dari wilayah tempat tinggal mereka di bawah tekanan serangan bersenjata yang sangat biadab, yang tidak pernah dikenal oleh sejarah manusia sebelumnya. Diantara mereka ada yang meninggal dunia karena lelahnya perjalanan, kelaparan, kehausan dan sengatan terik matahari yang membakar. Diantara mereka juga ada yang ditelan gelombang ombak setelah melarikan diri ke jalur laut.

Sungguh kejadian yang sangat tragis dan tidak manusiawi ini tidak akan terjadi jika hati nurani dunia internasional tidak mati dan mereka yang memilikinya masih ada. Dan itu semua membuat sirna nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan. Dengan kematian hati nurani itu, suara-suara yang selama ini menyuarakan keadilan, kebebasan dan hak-hak manusia pun bungkam, hening seperti di kuburan.

Dan semua perjanjian internasional yang dibuat untuk melindungi hak-hak manusia serta keselamatan sebuah bangsa dan haknya untuk hidup di atas tanahnya; semua itu hanya menjadi tinta di atas kertas. Bahkan semua perjanjian itu hanyalah dusta yang tak sebanding dengan harga tinta yang dibuat untuk menuliskannya.

Sekedar kutukan tidak akan memberikan dampak positif apapun di hadapan fakta genosida sadis terhadap Muslim Rohingya, dimana hal ini mengingatkan kita kepada praktik kebiadaban yang terjadi di hutan belantara. Demikian juga seruan malu-malu yang terus didengungkan oleh organisasi-organisasi internasional dan kemanusiaan untuk menyelamatkan Muslim Rohingya dari agresi tentara dan pemerintah Myanmar; menjadi sia-sia dan membuang-buang waktu. Dan kami sangat yakin sekali semua organisasi internasional ini akan mengambil sikap yang berbeda, tegas dan cepat seandainya warga yang menjadi korban ini beragama Yahudi, Kristen, Budha atau penganut agama apapun selain agama Islam.

Dengan bekerjasama dengan Majelis Hukama Muslimin, Al-Azhar telah berusaha untuk memediasi pihak-pihak yang berkonflik dan mendekatkan pandangan yang bertentangan di Rakhine. Hal itu dilakukan oleh Al-Azhar di awal tahun ini, bertempat Kairo, ketika menjamu sejumlah pimpinan pemuda yang mewakili semua agama dan etnis di Myanmar,termasuk biksu dan pemuka berbagai agama. Itu sebagai langkah awal untuk menempatkan isu tersebut di jalan menuju perdamaian.

Namun beberapa pemimpin agama di Myanmar tidak mengindahkan sama sekali upaya yang telah dilakukan oleh Al-Azhar ini. Mereka membiarkan hati nurani mereka untuk bersekongkol dengan para ekstremis dari barisan militer bersenjata pemerintah Myanmar, untuk melakukan genosida dan pembersihan etnis muslim, dengan cara yang sangat sadis dan tidak manusiawi. Dan sikap yang tidak sesuai dengan ajaran agama manapun ini akan menjadi catatan sejarah yang buruk bagi Myanmar yang tidak akan terhapus oleh waktu.

Berangkat dari rasa tanggungjawab keagamaan dan kemanusiaan serta komitmen dan misi internasionalnya, Al-Azhar tidak mungkin hanya berpangku tangan terhadap aksi-aksi brutal yang tidak manusiawi ini. Al-Azhar akan memimpin gerakan kemanusiaan di kawasan Arab, dunia Islam dan dunia internasional untuk menghentikan pembantaian yang harganya hanya ditanggung oleh umat Islam di Myanmar.

Sekarang Al-Azhar meminta kepada seluruh badan dan organisasi internasional serta lembaga-lembaga hak asasi manusia di dunia agar menunaikan kewajibannya dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelidiki kejahatan yang sangat keji ini. Juga mencari para pelakunya, untuk kemudian dibawa ke Pengadilan Internasional untuk diadili sebagai penjahat perang atas kekejaman mereka. Semua pihak harus benar-benar memperhatikan bahwa kejahatan semacam ini merupakan faktor terkuat untuk mendorong munculnya kejahatan terorisme yang menimpa seluruh umat manusia.

Dari sini: dari Mesir jantung Arab dan Islam, dan dari Al-Azhar, kami menyerukan seruan kemanusiaan agar Liga Arab, Organisasi Kerjasama Islam, Uni Eropa, Perserikatan Bangsa Bangsa, khususnya Dewan Keamanan, segera mengambil tindakan. Dan sebelum itu semua, kami juga menyerukan kepada seluruh pengambil kebijakan di negara-negara Arab dan Islam, agar mengerahkan segala upaya untuk memberikan tekanan politik dan ekonomi agar pemerintah Myanmar kembali ke jalan yang benar dan menghentikan kebijakan diskriminatif rasial yang didasarkan pada perbedaan agama di antara warga negara.

Al-Azhar juga tidak lupa untuk mengungkapkan penyesalannya terhadap sikap paradoks dari orang yang memegang hadiah Nobel Perdamaian di salah satu tangannya, namun dengan tangannya yang lain memberikan restu terhadap semua kejahatan yang meletakkan “perdamaian” dalam sapuan angin, sehingga menjadikannya hanya sekedar kata tanpa makna.

Terakhir, kami ingin mengatakan kepada saudara-saudara kami di Myanmar: teruslah berjuang untuk menghadapi serangan brutal ini. Kami bersama kalian, dan kami tak akan pernah mengecewakan kalian. Allah akan menolong kalian. Ketahuilah bahwa “…..sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan.” (QS. Yunus: 81), “Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 227)[ah/ruwaqazhar.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 14:25

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Rabu, 18 Oct 2017 14:15

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Rabu, 18 Oct 2017 14:12

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Rabu, 18 Oct 2017 13:55

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Rabu, 18 Oct 2017 11:45

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Rabu, 18 Oct 2017 10:15

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

Rabu, 18 Oct 2017 09:58

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Rabu, 18 Oct 2017 08:45

HRW Sebut Hampir 300 Desa Muslim Rohingya Telah Dibakar di Rakhine Myanmar

HRW Sebut Hampir 300 Desa Muslim Rohingya Telah Dibakar di Rakhine Myanmar

Rabu, 18 Oct 2017 08:38

Hendak Melakukan Peliputan, Reporter TvOne Diusir dari Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta

Hendak Melakukan Peliputan, Reporter TvOne Diusir dari Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta

Rabu, 18 Oct 2017 06:43

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

Selasa, 17 Oct 2017 20:35

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

Selasa, 17 Oct 2017 20:15

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Selasa, 17 Oct 2017 19:09

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Selasa, 17 Oct 2017 17:09

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Selasa, 17 Oct 2017 17:06

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Selasa, 17 Oct 2017 15:43

Dua Kekuatan Besar dan Tidak Dapat Diremehkan yang akan Dihadapi Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Dua Kekuatan Besar dan Tidak Dapat Diremehkan yang akan Dihadapi Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Selasa, 17 Oct 2017 15:09

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

Selasa, 17 Oct 2017 14:50

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Selasa, 17 Oct 2017 14:27

Kelompok Loyalis Islamic State Serukan Orang-orang Bergabung dalam Jihad di Kongo

Kelompok Loyalis Islamic State Serukan Orang-orang Bergabung dalam Jihad di Kongo

Selasa, 17 Oct 2017 14:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X