Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.618 views

Saudi Tangkap Ulama Terkemuka Syaikh Salman Al-Awdah Karena Enggan Dukung Kerajaan 'Melawan' Qatar

RIYAD, ARAB SAUDI (voa-islam.com) - Seorang ulama terkemuka Saudi telah ditangkap, menurut media sosial pada hari Ahad (10/9/2017) dalam apa yang tampaknya merupakan tindakan keras terhadap orang-orang atau kelompok Islamis yang dianggap sebagai pengkritik penguasa kerajaan konservatif yang mutlak tersebut.

Syaikh Salman al-Awdah, seorang ulama berpengaruh yang dipenjara dari tahun 1994-99 karena mengagitasi perubahan politik  tampaknya telah ditahan akhir pekan lalu, demikian pernyataan dari posting tersebut.

Dalam salah satu posting terakhirnya di Twitter, dia menyambut baik sebuah laporan pada hari Jum'at yang menunjukkan bahwa ketegangan tiga bulan antara Qatar dan empat negara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi dapat dipecahkan.

"Semoga Allah menyelaraskan antara hati mereka demi kebaikan rakyat mereka," kata Syaikh Al-Awdah di akun Twitternya yang memiliki 14 juta pengikut setelah sebuah laporan mengenai panggilan telepon antara Emir Qatar Syaikh Tamim bin Hamad al-Thani dan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk membahas cara-cara untuk menyelesaikan keretakan yang dimulai pada bulan Juni tersebut.

Harapan untuk sebuah terobosan itu kemudian segera pupus saat Arab Saudi menunda dialog dengan Qatar, menuduhnya "mendistorsi fakta".

Arab Saudi, bersama dengan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir menuduh Qatar mendukung militan Islam, tuduhan yang dibantah Doha.

Laporan menyebutkan bahwa Syaikh Salman Al-Awdah ditangkap karena enggan mendukung pemerinta Saudi dalam perseteruan dengan Qatar.

Beberapa waktu sebelum ditangkap beliau dihubungi ole pihak keamanan Saudi yang meminta dirinya mendukung kebijakan Saudi dalam konflik dengan Qatar yang kini sedang terjadi tersebut. Syaikh Salman Al-Awdah menolak tegas permintaan itu yang berakibat pada pengancaman dirinya akan dijebloskan ke dalam penjara.

Syaikh Salman Al-Awdah adalah ulama kedua yang dilaporkan ditahan oleh pihak berwenang Saudi dalam seminggu terakhir. Laporan media sosial mengatakan bahwa Syaikh Awad al-Qarni, seorang ulama terkemuka lainnya dengan 2,2 juta pengikut Twitter, juga ditahan dari rumahnya di Abha di Arab Saudi selatan.

Seperti Syaikh Al-Awdah, Syaikh Al-Qarni juga telah menyatakan dukungannya untuk rekonsiliasi antara negara-negara Arab dan Qatar, di mana hal ini bertentanan dengan keinginan penguasa Saudi agar para seluruh lapisan masyarakat di negara itu mendukung kerajaan untuk memusuhi Qatar.

Pejabat Saudi tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar mengenai penangkapan yang dilaporkan tersebut.

Keluarga al-Saud selalu menganggap kelompok Islam sebagai ancaman internal terbesar terhadap pemerintahan mereka atas sebuah negara dimana seruan terhadap sentimen keagamaan tidak akan pernah ditolak dengan mudah dan di mana gerilyawan Islam sebelumnya telah menargetkan negara itu.

Satu dekade yang lalu, negara itu memerangi sebuah kampanye Al-Qaidah yang menargetkan pejabat dan orang asing yang menewaskan ratusan orang. Pada 1990-an, muncul gerakan Sahwa (Awakening) yang terinspirasi oleh Ikhwanul Muslimin yang menuntut reformasi politik yang akan melemahkan keluarga penguasa.

Laporan penangkapan tersebut bertepatan dengan spekulasi yang meluas, yang dibantah oleh para pejabat, bahwa Raja Salman bermaksud untuk melepaskan dukungan terhadap Putra Mahkota Mohammed.

Ditanya mengenai alasan penangkapan tersebut, seorang analis Saudi berspekulasi: "(Untuk) menghancurkan Ikawanul Muslim atau menakut-nakuti orang lain jika rencana mereka adalah untuknya (Putra Mahkota Mohammed) untuk menjadi raja."

Para aktivis oposisi Saudi yang diasingkan telah menyerukan demonstrasi pada 15 September yang dimaksudkan untuk membangkitkan penentangan terhadap keluarga kerajaan. (st/Reuters)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Akan Banyka Turun ke Jalan Peringati Runtuhnya Orba, Fahri Usulkan Amandemen UUD Lagi

Akan Banyka Turun ke Jalan Peringati Runtuhnya Orba, Fahri Usulkan Amandemen UUD Lagi

Selasa, 23 Jan 2018 14:57

Belum Saja Diskusi Kita Sudah Ditangkapi, Belum Lagi jika Bicara Kejanggalan Reklamasi

Belum Saja Diskusi Kita Sudah Ditangkapi, Belum Lagi jika Bicara Kejanggalan Reklamasi

Selasa, 23 Jan 2018 13:57

KAM: Impor Beras Khianati Nawacita

KAM: Impor Beras Khianati Nawacita

Selasa, 23 Jan 2018 12:49

Dahnil Diperiksa Terkait Ucapan Pesimis  dengan Kasus Novel Baswedan

Dahnil Diperiksa Terkait Ucapan Pesimis dengan Kasus Novel Baswedan

Selasa, 23 Jan 2018 12:30

Formalis Gelar Rihlah Dakwiyah di Pedalaman Sragen

Formalis Gelar Rihlah Dakwiyah di Pedalaman Sragen

Selasa, 23 Jan 2018 12:25

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Selasa, 23 Jan 2018 11:32

Erdogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Erdogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Selasa, 23 Jan 2018 07:44

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

Selasa, 23 Jan 2018 07:10

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Senin, 22 Jan 2018 22:41

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Senin, 22 Jan 2018 22:37

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Senin, 22 Jan 2018 22:33

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Senin, 22 Jan 2018 22:25

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Senin, 22 Jan 2018 21:44

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Senin, 22 Jan 2018 21:40

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Senin, 22 Jan 2018 21:38

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X