Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.351 views

Saudi Tangkap Ulama Terkemuka Syaikh Salman Al-Awdah Karena Enggan Dukung Kerajaan 'Melawan' Qatar

RIYAD, ARAB SAUDI (voa-islam.com) - Seorang ulama terkemuka Saudi telah ditangkap, menurut media sosial pada hari Ahad (10/9/2017) dalam apa yang tampaknya merupakan tindakan keras terhadap orang-orang atau kelompok Islamis yang dianggap sebagai pengkritik penguasa kerajaan konservatif yang mutlak tersebut.

Syaikh Salman al-Awdah, seorang ulama berpengaruh yang dipenjara dari tahun 1994-99 karena mengagitasi perubahan politik  tampaknya telah ditahan akhir pekan lalu, demikian pernyataan dari posting tersebut.

Dalam salah satu posting terakhirnya di Twitter, dia menyambut baik sebuah laporan pada hari Jum'at yang menunjukkan bahwa ketegangan tiga bulan antara Qatar dan empat negara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi dapat dipecahkan.

"Semoga Allah menyelaraskan antara hati mereka demi kebaikan rakyat mereka," kata Syaikh Al-Awdah di akun Twitternya yang memiliki 14 juta pengikut setelah sebuah laporan mengenai panggilan telepon antara Emir Qatar Syaikh Tamim bin Hamad al-Thani dan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk membahas cara-cara untuk menyelesaikan keretakan yang dimulai pada bulan Juni tersebut.

Harapan untuk sebuah terobosan itu kemudian segera pupus saat Arab Saudi menunda dialog dengan Qatar, menuduhnya "mendistorsi fakta".

Arab Saudi, bersama dengan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir menuduh Qatar mendukung militan Islam, tuduhan yang dibantah Doha.

Laporan menyebutkan bahwa Syaikh Salman Al-Awdah ditangkap karena enggan mendukung pemerinta Saudi dalam perseteruan dengan Qatar.

Beberapa waktu sebelum ditangkap beliau dihubungi ole pihak keamanan Saudi yang meminta dirinya mendukung kebijakan Saudi dalam konflik dengan Qatar yang kini sedang terjadi tersebut. Syaikh Salman Al-Awdah menolak tegas permintaan itu yang berakibat pada pengancaman dirinya akan dijebloskan ke dalam penjara.

Syaikh Salman Al-Awdah adalah ulama kedua yang dilaporkan ditahan oleh pihak berwenang Saudi dalam seminggu terakhir. Laporan media sosial mengatakan bahwa Syaikh Awad al-Qarni, seorang ulama terkemuka lainnya dengan 2,2 juta pengikut Twitter, juga ditahan dari rumahnya di Abha di Arab Saudi selatan.

Seperti Syaikh Al-Awdah, Syaikh Al-Qarni juga telah menyatakan dukungannya untuk rekonsiliasi antara negara-negara Arab dan Qatar, di mana hal ini bertentanan dengan keinginan penguasa Saudi agar para seluruh lapisan masyarakat di negara itu mendukung kerajaan untuk memusuhi Qatar.

Pejabat Saudi tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar mengenai penangkapan yang dilaporkan tersebut.

Keluarga al-Saud selalu menganggap kelompok Islam sebagai ancaman internal terbesar terhadap pemerintahan mereka atas sebuah negara dimana seruan terhadap sentimen keagamaan tidak akan pernah ditolak dengan mudah dan di mana gerilyawan Islam sebelumnya telah menargetkan negara itu.

Satu dekade yang lalu, negara itu memerangi sebuah kampanye Al-Qaidah yang menargetkan pejabat dan orang asing yang menewaskan ratusan orang. Pada 1990-an, muncul gerakan Sahwa (Awakening) yang terinspirasi oleh Ikhwanul Muslimin yang menuntut reformasi politik yang akan melemahkan keluarga penguasa.

Laporan penangkapan tersebut bertepatan dengan spekulasi yang meluas, yang dibantah oleh para pejabat, bahwa Raja Salman bermaksud untuk melepaskan dukungan terhadap Putra Mahkota Mohammed.

Ditanya mengenai alasan penangkapan tersebut, seorang analis Saudi berspekulasi: "(Untuk) menghancurkan Ikawanul Muslim atau menakut-nakuti orang lain jika rencana mereka adalah untuknya (Putra Mahkota Mohammed) untuk menjadi raja."

Para aktivis oposisi Saudi yang diasingkan telah menyerukan demonstrasi pada 15 September yang dimaksudkan untuk membangkitkan penentangan terhadap keluarga kerajaan. (st/Reuters)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Tidak Konstitusional, Mahkamah Agung Irak Batalkan Referendum Kemerdekaan Kurdi

Tidak Konstitusional, Mahkamah Agung Irak Batalkan Referendum Kemerdekaan Kurdi

Senin, 20 Nov 2017 22:18

Utang PLN hampir 200 Triliun, Pemerintah Berencana Hapus Pelanggan Listrik 900 VA

Utang PLN hampir 200 Triliun, Pemerintah Berencana Hapus Pelanggan Listrik 900 VA

Senin, 20 Nov 2017 21:27

Turki Tangkap 51 Mantan Guru Diduga Terkait Organisasi Teroris Fethullah

Turki Tangkap 51 Mantan Guru Diduga Terkait Organisasi Teroris Fethullah

Senin, 20 Nov 2017 21:26

Rencana Pemerintah Jokowi Ini Dianggap Terselubung dan Jahat kepada Rakyat

Rencana Pemerintah Jokowi Ini Dianggap Terselubung dan Jahat kepada Rakyat

Senin, 20 Nov 2017 19:27

Sukses Buru Setya Novanto, KPK Ditantang Buru Sumber Waras, Reklamasi, dan BLBI

Sukses Buru Setya Novanto, KPK Ditantang Buru Sumber Waras, Reklamasi, dan BLBI

Senin, 20 Nov 2017 17:27

Gratis KONSULTASI Dokter! Yuk Terapi Pengobatan ala Nabi di Rumah Sehat Taqiya

Gratis KONSULTASI Dokter! Yuk Terapi Pengobatan ala Nabi di Rumah Sehat Taqiya

Senin, 20 Nov 2017 15:31

Voa-Islam & Pikulbareng HADIRKAN Rumah Sehat TAQIYA di Bekasi

Voa-Islam & Pikulbareng HADIRKAN Rumah Sehat TAQIYA di Bekasi

Senin, 20 Nov 2017 15:30

Nasib Ekonomi Masyarakat Papua Dianggap Stagnan, DPR RI akan Audit Dana Otsus

Nasib Ekonomi Masyarakat Papua Dianggap Stagnan, DPR RI akan Audit Dana Otsus

Senin, 20 Nov 2017 15:27

Herbal Ini Kembalikan Gairah Suami Istri Bak Pengantin Baru

Herbal Ini Kembalikan Gairah Suami Istri Bak Pengantin Baru

Senin, 20 Nov 2017 15:01

Penuhi Target 30 Ribu Dai, PARMUSI Gelar Pelatihan Dai di Sulsel

Penuhi Target 30 Ribu Dai, PARMUSI Gelar Pelatihan Dai di Sulsel

Senin, 20 Nov 2017 13:48

Pemerintah Dihimbau jangan Lengah Soal Papua jika Tidak Ingin seperti Timor Timur

Pemerintah Dihimbau jangan Lengah Soal Papua jika Tidak Ingin seperti Timor Timur

Senin, 20 Nov 2017 13:27

Apresiasi Kerja TNI-Polri, Fadli: Kian Jelas Kelompok Teroris dengan Semangat Separatis

Apresiasi Kerja TNI-Polri, Fadli: Kian Jelas Kelompok Teroris dengan Semangat Separatis

Senin, 20 Nov 2017 11:27

Reuni Akbar 212 Diharap Menangkan Kekuasaan Umat

Reuni Akbar 212 Diharap Menangkan Kekuasaan Umat

Senin, 20 Nov 2017 10:58

Pasang Iklan di web dan Facebook Voa-Islam dilihat 500 RIbu fans!

Pasang Iklan di web dan Facebook Voa-Islam dilihat 500 RIbu fans!

Senin, 20 Nov 2017 10:55

Doa Paul Pogba untuk 'Budak' Afrika di Libya; Semoga Allah di Sisimu dan Kekejaman Ini Berakhir

Doa Paul Pogba untuk 'Budak' Afrika di Libya; Semoga Allah di Sisimu dan Kekejaman Ini Berakhir

Senin, 20 Nov 2017 10:06

Pejuang Islamic State Tewaskan Seorang Komandan Senior IRGC di Al-Bukamal Suriah

Pejuang Islamic State Tewaskan Seorang Komandan Senior IRGC di Al-Bukamal Suriah

Senin, 20 Nov 2017 08:15

'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

Ahad, 19 Nov 2017 22:30

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

Ahad, 19 Nov 2017 18:28

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Sabtu, 18 Nov 2017 23:05

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Sabtu, 18 Nov 2017 22:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X