Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.328 views

Myanmar Perintahkan Muslim Rohingya Pergi dari Tanah Tak Bertuan dekat Perbatasan Bangladesh

BANBARAN, BANGLADESH (voa-islam.com) - Pasukan pengawal perbatasan Myanmar telah mulai memerintahkan 45.000 pengungsi Muslim Rohingya yang terdampar di tanah tak bertuan di sepanjang perbatasan dengan Bangladesh untuk pergi.

Laporan oleh United News Bangladesh (BNU) mengatakan pada hari Ahad (20/5/2018) bahwa Polisi Penjaga Perbatasan Myanmar (BGP) telah mulai mengatakan kepada Muslim Rohingya yang tinggal di tanah tak bertuan di sepanjang titik perbatasan Tombru di Banbarban, Bangladesh untuk meninggalkan daerah itu.

Penjaga perbatasan Myanmar menggunakan pengeras suara yang menempel di pohon untuk membuat pengumuman berulang bahwa pengungsi Rohingya harus pindah ke tempat lain, menurut warga Rohingya yang tinggal di sana.

Dil Mohammad, seorang tokoh masyarakat Rohingya yang tinggal di tanah tak bertuan, mengatakan pasukan BGP tidak mengatakan ke mana Rohingya harus pergi.

"Kami ingin kembali ke rumah [di Myanmar] sekarang, tetapi tidak ke tempat lain," katanya.

Sekitar 700.000 Muslim Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, telah melarikan diri dari kekerasan di Negara Bagian Rakhine di Myanmar dan berlindung di Bangladesh sejak Agustus lalu.

Menurut perkiraan tidak resmi, hampir 5.800 orang Rohingya juga tinggal di hamparan tanah tipis antara kedua negara - yang disebut tanah tak bertuan.

Myanmar telah mendapat kecaman keras sejak militer melancarkan serangan mematikan terhadap minoritas Muslim di Rakhine pada akhir 2016.

Ribuan Muslim telah tewas dalam penumpasan itu. Ratusan ribu orang yang telah melarikan diri ke Bangladesh membawa serta berbagai kisah pembantaian yang mengerikan, pemerkosaan berkelompok, dan pembakaran oleh pasukan militer Myanmar dan massa Budha radikal.

Petugas medis internasional yang telah memeriksa para pengungsi telah memverifikasi bahwa luka-luka fisik mereka sesuai dengan laporan kekerasan, termasuk perkosaan.

PBB telah menggambarkan kekerasan terhadap Rohingya sebagai "pembersihan etnis" dan mungkin "genosida."

Komunitas Muslim telah tinggal di Myanmar selama beberapa generasi tetapi ditolak kewarganegaraan dan dicap imigran ilegal dari Bangladesh, yang juga menyangkal kewarganegaraan mereka.

Bangladesh dan Myanmar menandatangani perjanjian akhir tahun lalu untuk mengembalikan para pengungsi Muslim.

Prosesnya tertunda karena kekhawatiran umat Islam tentang keselamatan mereka. (st/ptv) 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News

Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 21/02/2019 09:13

Sampai Seperti Itu Pencitraannya