Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.884 views

Taliban Adakan Pembicaraan Resmis Pertama Di Eropa Sejak Rebut Kekuasaan Di Afghanistan

OSLO, NORWEGIA (voa-islam.com) - Delegasi Taliban pada hari Ahad (23/1/2022) memulai pembicaraan di Oslo dengan anggota masyarakat sipil Afghanistan yang berfokus pada hak asasi manusia, kata Kementerian Luar Negeri Norwegia, sebelum melanjutkan pertemuan dengan diplomat Barat pada Senin dan Selasa.

Mereka yang menghadiri pembicaraan hari Ahad termasuk aktivis hak-hak perempuan dan pembela hak asasi manusia dari Afghanistan dan diaspora Afghanistan.

Delegasi Taliban tiba di Oslo pada Sabtu malam.

Pembicaraan yang dimulai Senin akan menandai pertemuan pertama Taliban dengan diplomat Barat di Eropa sejak kelompok itu merebut kekuasaan di Afghanistan pada Agustus tahun lalu.

Delegasi beranggotakan 15 laki-laki tiba dengan pesawat yang diorganisir oleh pemerintah Norwegia, menurut juru bicara Taliban.

Pihak-pihak yang sangat berbeda akan membahas hak asasi manusia dan bantuan kemanusiaan untuk Afghanistan selama pembicaraan mereka.

Kelompok jihadis itu akan bertemu dengan pejabat Norwegia dan Uni Eropa, serta perwakilan dari Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan AS.
Tonton videonya 08:42

Ubah suasana perang jadi situasi damai

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa agenda pembicaraan adalah tentang "pembentukan sistem politik yang representatif, tanggapan terhadap krisis kemanusiaan dan ekonomi yang mendesak, masalah keamanan dan kontra-terorisme, dan hak asasi manusia, terutama pendidikan untuk anak perempuan dan perempuan. ."

Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa Taliban telah "mengambil langkah-langkah untuk memenuhi tuntutan dunia Barat dan kami berharap dapat memperkuat hubungan kami melalui diplomasi dengan semua negara, termasuk negara-negara Eropa dan Barat pada umumnya. .

"Mereka ingin" mengubah suasana perang ... menjadi situasi damai," tambah Mujahid.

Oposisi Afghanistan mengecam pejabat Barat

Ali Maisam Nazary, kepala hubungan luar negeri Front Perlawanan Nasional (NRF), sebuah kelompok oposisi di Afghanistan, mengkritik Norwegia karena menjadi tuan rumah pembicaraan.

“Kita semua harus mengangkat suara kita dan mencegah negara mana pun dari menormalkan kelompok teroris sebagai perwakilan Afghanistan,” Nazary, yang bermukim di Paris, menulis di Twitter pada hari Jum'at.

Menteri Luar Negeri Norwegia Anniken Huitfeldt mengatakan dalam pernyataan resmi tentang pembicaraan Afghanistan bahwa pertemuan "tidak mewakili legitimasi pengakuan terhadap Taliban."

"Tapi kita harus berbicara dengan otoritas de facto di negara ini. Kita tidak bisa membiarkan situasi politik mengarah pada bencana kemanusiaan yang lebih buruk lagi," tambah Huitfeldt.

Taliban mencari sekutu dan pendanaan

Belum ada negara yang mengakui Taliban, meskipun beberapa telah mengambil langkah-langkah untuk menormalkan hubungan dengan kelompok itu.

Taliban melakukan perjalanan ke Rusia, Iran, Qatar, Pakistan, Cina, dan Turkmenistan untuk mencoba menjalin hubungan formal.

Negara-negara Barat telah menolak untuk mengakui Taliban, dengan alasan kekhawatiran bahwa mereka akan mengulangi kebrutalan yang telah mereka lakukan ketika berkuasa di Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001.

Bantuan internasional, bagaimanapun, merupakan perhatian utama bagi warga Afghanistan biasa yang menanggung beban terberat dari situasi tersebut.

Pada hari Jum'at, Uni Eropa membentuk kembali "kehadiran minimal" di Afghanistan untuk memfasilitasi operasi bantuan kemanusiaan, Peter Stano, juru bicara Komisi Eropa untuk Urusan Luar Negeri, mengatakan.

Stano menekankan bahwa operasi itu "dengan cara apa pun tidak boleh dilihat sebagai pengakuan" terhadap rezim Taliban.

Situasi di Afganistan

Taliban menghadapi kesulitan ekonomi sejak negara-negara di seluruh dunia menghentikan bantuan asing, yang mendanai sekitar 80% dari anggaran Afghanistan.

AS juga membekukan aset Taliban, senilai $9,5 miliar (-+Rp 140,4 trilyun), setelah kelompok itu menguasai negara itu.

Jutaan orang Afghanistan telah kehilangan pekerjaan sejak pengambilalihan Taliban. Musim dingin yang keras, kekeringan parah, dan pandemi virus Corona telah memperburuk kondisi bagi warga Afghanistan, mendorong PBB untuk mengajukan permohonan terbesarnya, $4,4 miliar (-+Rp 63,04 trilyun), untuk bantuan kemanusiaan bagi satu negara pada awal Januari.

Kelaparan mengancam hampir 23 juta warga Afghanistan, atau 55% dari populasi, menurut PBB. (DW)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Senin, 27 Jun 2022 21:57

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Senin, 27 Jun 2022 21:44

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Senin, 27 Jun 2022 21:37

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Senin, 27 Jun 2022 18:45

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Senin, 27 Jun 2022 18:00

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

Senin, 27 Jun 2022 17:17

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Senin, 27 Jun 2022 08:05

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Ahad, 26 Jun 2022 21:06

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Ahad, 26 Jun 2022 20:35

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Ahad, 26 Jun 2022 19:10

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Ahad, 26 Jun 2022 16:36

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Ahad, 26 Jun 2022 16:25

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Sabtu, 25 Jun 2022 21:00

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Sabtu, 25 Jun 2022 20:30

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

Sabtu, 25 Jun 2022 19:41

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

Sabtu, 25 Jun 2022 17:47

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Sabtu, 25 Jun 2022 09:19


MUI

Must Read!
X