Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.001 views

Inilah Ramadhan Tanpa Syariat-Mu

ALHAMDULILLAH Ramadhan yang dirindukan telah kembali. Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang istimewa di mana  di dalamnya penuh ampunan, berkah yang melimpah serta pahala berlipat ganda. Demi meraih kemuliaan di bulan yang suci ini, umat muslim lebih meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan berbagai kegiatan keagamaan yang menunjang berjalannya ibadah puasa. Bulan Ramadhan pun menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga, dari mulai menyantap sahur dan berbuka puasa bersama keluarga dan kerabat.

Di Indonesia suasana Ramadhan bisa kita rasakan dengan penuh ketenangan. Tantangannyapun hanyalah meliputi bagaimana cara menahan rasa haus, lapar, hawa nafsu serta menghadapi kenaikan harga bahan pokok yang biasa terjadi dikala bulan Ramadhan datang. Meskipun harga-harga bahan pokok mengalami kenaikan, akan tetapi berkah Ramadhan masih bisa dirasakan dengan melimpahnya sajian berbuka dan sahur secara gratis yang disediakan oleh Masjid-masjid atau para dermawan.

Namun dibalik keindahan bulan Ramadhan yang kita rasakan saat ini, sangat berbanding terbalik dengan kondisi saudara-saudara muslim kita di jalur Gaza, Palestina. Awal Ramadhan mereka disambut oleh serangan dari tank dan rudal udara Israel yang mulai menggempur Gaza sejak Sabtu (4/5). Diberitakan AFP, hingga Minggu (5/5) malam, roket Israel terus menghantam kawasan Gaza. Akibatnya 23 warga Gaza meninggal dunia. Termasuk di antaranya seorang perempuan yang sedang mengandung dan seorang bayi (sumber: kumparan.com).

Berita mengenai konflik Hamas dan zionis Israel di jalur Gaza bukanlah hal yang baru, beberapa bulan yang lalu tepatnya (23/3) terjadi pertempuran, di mana Hamas meluncurkan roketnya menuju Tel Aviv hingga menyebabkan tujuh orang Israel terluka. Hal tersebut menjadikan alasan gencatan senjata Israel terus diluncurkan, seperti pernyataan dari Naftali Bennett, Menteri Pendidikan Israel beberapa waktu yang lalu dia berujar, "Tidak ada negara di dunia yang tidak akan membalas roket yang menyerang warganya dan tidak ada negara di dunia di mana darah warganya diabaikan (sumber: Tempo.com).

Seiring dengan pernyataan Naftali Bennett saat itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat ini juga memerintahkan militernya untuk terus menggempur Gaza. Sedangkan kelompok yang menguasai Gaza, Hamas, membuka peluang gencatan senjata dengan Israel. Saat ini militer Israel mengakui bahwa mereka telah menembak ke 320 titik di Gaza. Militer negara zionis itu berdalih serangan dilakukan sebagai bentuk balasan dan mereka juga menyatakan bahwa ada lebih dari 600 roket dari Gaza yang mengarah ke kawasan Israel.  Pemimpin Hamas Ismail Haniya mengatakan, situasi bisa kembali tenang jika Israel berkomitmen untuk menghentikan serangan (sumber: kumparan.com).

Sebenarnya apa inti dari konflik Palestina-Israel? Apabila kita runutkan sejarahnya, konflik antara Palestina-Israel adalah perebutan wilayah. Perlu kita ketahui, bahwa pada zaman Umar Bin Khattab Syam atau Palestina diserahkan langsung oleh Pendeta Sophronius (pemegang kunci Syam pada saat itu). Tanah Syam ditaklukan Islam tanpa perang melainkan diserahkan langsung kunci Syam kepada Umar Bin Khattab, sehingga tanah tersebut secara hukum yang semula tanah Bani Israil menjadi tanah milik kaum Muslimin. Syam atau Al Quds masih dikuasai Islam sampai dengan perang dunia pertama. Pada tahun 1917 seorang Yahudi Inggris meminta wilayah itu pada Ratu Inggris untuk didirikan negara Yahudi.

Pasca perang dunia ke-2 terjadi pergeseran kekuasan dari Inggris ke Amerika. PBB yang didirikan Amerika menyetujui orang-orang Yahudi untuk mendirikan sebuah negara Yahudi di tanah Syam, terbentuklah negara Israel pada tahun 1948.  Di saat mereka mengklaim bahwa Baitul Maqdis (Jerusalem) sebagai ibukota negara Israel, itu sama halnya mereka menyatakan perang dengan kaum Muslimin. Sebagai  seorang muslim sudah sepatutnya untuk perduli akan nasib Al Quds, karena Al Quds adalah salah satu dari 3 kota suci yang terdapat dalam Al Qur'an setelah Makkah dan Madinah. Jika Rasulullah SAW saja perduli dengan Syam bagaimana dengan kita umatnya yang seharusnya memiliki perasaan yang sama untuk menjaga tanah Syam dari cengkraman Yahudi. Sebab selama Yahudi menginjakan kaki di Syam sejak tahun 1917 atas persetujuan Inggris (Perjanjian Balfour) pembantaian terhadap kaum Muslimin terus terjadi.

Terbukti hingga saat ini kedzaliman masih menimpa kaum muslim Palestina, bahkan di bulan yang suci ini mereka disambut dengan duka. Apa kita sanggup menanggung hisab nanti? jika Allah SWT mempertanyakan bagaimana bisa kita berdiam diri menikmati Ramadhan dengan rasa aman sementara saudara seiman-mu yang jauh disana tidak bisa merasakan ketenangan dan keamanan yang sama dalam menjalankan ibadah puasa? Jangankan berfikir memasak menu untuk berbuka, bisa jadi mereka berpuasa saat di dunia, saat berbuka berada di alam kubur.

Meskipun negara kita mayoritas penduduknya muslim, tetapi karena tak ada seruan dari negara untuk mengirimkan militer ke jalur Gaza upaya membantu menyelesaikan konflik tersebut, tak ada yang bisa kita lakukan selain berdo'a. Inilah dampak dari sekat-sekat Nation State yang menyebabkan lemahnya umat Islam di dunia. Jelas tampak ketidakberdayaan negara Nation State melindungi saudara seimannya di seluruh dunia. Bukti kesuksesan strategi barat dalam pembentukan Nation State yang melemahkan umat Islam karena umat dibuat mengingkari hakikat Ukhuwah Islamiyyah yang sebenarnya.

Dengan adanya peristiwa-peristiwa kedzaliman yang menimpa umat muslim seharusnya menjadikan ini sebagai momen persatuan umat muslim dunia. Bulan Ramadhan jangan dirasa cukup hanya dengan proses perbaikan akhlak saja. Bahwasannya di zaman Rasulullah SAW disaat bulan Ramadhan begitu banyak momentum penting perjuangan Rasulullah SAW yang diantaranya adalah perang badar, perang khondak dan futuh Makkah. Dengan demikian pula semangat perjuangan itu harus tumbuh pada setiap insan. Ini bukanlah seruan untuk memecah belah umat manusia, karena Islam Din Allah yang telah hadir sejak 14 abad silam mengubah dunia dari kegelapan menuju cahaya. Sebab Islam menjamin penjagaan eksistensi manusia, akal, jiwa, kehormatan, kepemilikan individu, agama, keamanan dan negara. Karena sesungguhnya apa yang menimpa umat muslim Gaza dan lainnya adalah perwujudan bahwa hanya Islam satu-satunya solusi bagi seluruh aspek kehidupan. Namun mustahil Syariat Islam bisa diterapkan dalam sistem demokrasi yang sudah tampak kebobrokkan dari sistem ini.  

Maka seperti inilah Ramadhan tanpa tegaknya Syariat Islam dalam naungan kepemimpinan Islam perisai pelindung umat Islam yang dengannya bisa mempersatukan negeri-negeri kaum Muslimin, sehingga Islam menjadi kuat kedudukannya dan dapat membela umat muslim di seluruh dunia. Jika kamu muslim, apa kamu bisa menerima jika saudara seiman-mu menderita, apa bisa menerima jika darah dan nyawa saudara seiman-mu diabaikan? Bahwasanya Palestina tak hanya butuh bantuan sandang dan pangan saja tetapi lebih dari itu, siapakah yang berani membelanya dan mengakhiri segala penderitaannya? Wallahu alam bissawab.* 

Dara Tri Maulidra, A.md

Guru tinggal di Bandung, Jawa Barat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X