Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.637 views

Novel Baswedan Jaksa Agung?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Gagasan menjadikan Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung adalah langkah politik yang cerdas. Siapa yang tak kenal Novel Baswedan? Penyidik KPK yang punya idealisme dan tak diragukan komitmennya dalam memberantas korupsi. Nyalinya besar untuk menangkap para koruptor kelas kakap. Termasuk para jenderal di institusi kepolisian. Institusi tempat dimana Novel berasal. Tidak mungkin bisa dilakukan kecuali oleh orang yang punya idealisme tinggi dan besar nyali.

Akibat idealisme itu, Novel harus menanggung risiko. Wajah dan matanya disiram air keras. Hingga hari ini, hampir genap dua tahun, tepatnya 11 April nanti, kasusnya membeku. Pelakupun tak tertangkap. Novel bilang: tak akan ditangkap. Ia pesimis.

Novel menyerah? Tidak! Itu risiko profesi. Risiko penegak hukum yang punya komitmen menegakkan hukum di atas semua bentuk kepentingan dan ketakutan. Novel tak mengeluh, dan tetap menjalankan tugasnya secara profesional. Apakah idealisme Novel luntur? Tidak! Nyalinya menciut? Tidak juga!

Publik respek terhadap kerja dan komitmen Novel. Rakyat menjadi barisan pembela di belakang Novel. Kendati diam, tapi simpati dan empati rakyat kepada sepupu Gubernur DKI Anies Baswedan ini tak terbendung.

Protes dan kritik atas lambatnya proses hukum terhadap kasus Novel tidak saja menyasar integritas institusi kepolisian, tapi juga Jokowi sebagai kepala negara. Image publik, Jokowi dianggap melakukan pembiaran terhadap kasus ini. Rakyat berharap Jokowi punya "good will" untuk mendorong kasus novel ini dituntaskan. Jika tidak, pasti berisiko terhadap elektabilitas Jokowi.

Beberapa waktu lalu, sempat dibuat tim untuk menangani kasus Novel. Persis jelang debat pertama Capres-cawapres. Sayangnya, saat ini tim itu gak terdengar lagi beritanya.

Apapun situasinya, rakyat tak boleh apatis. Tetap percayakan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus Novel. Dan berharap kepada presiden ikut mendorong agar kasus Novel bisa segera dituntaskan. Ini akan jadi kredit poin, baik untuk institusi kepolisian maupun presiden.

Nama besar dan komitmen Novel untuk memberantas korupsi telah menggoda tim BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi. Kubu 02 telah mewacanakan jabatan Jaksa Agung kepada Novel jika nanti Prabowo-Sandi menang. Politisi Gerindra, Fadli Zon dan juga Andre Rosiade menjadi jubir untuk menyampaikan gagasan itu.

Apakah yang diungkapkan Fadli Zon  dan Andre Rosiade ini serius? Terkait dengan posisi, jabatan dan hal-hal prinsip lainnya, biasanya kader Gerindra tak akan berani melangkahi Ketua Umumnya. Artinya, besar kemungkinan apa yang disampaikan Fadli Zon dan Ande Rosiade itu atas arahan dan seijin Ketua Umum Partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto.

Mengangkat nama Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung di pemerintahan Prabowo-Sandi merupakan langkah politik yang cerdas. Strategi ini akan menjadi salah satu antitesa terhadap pemerintahan Jokowi yang terkesan lemah dan tebang pilih dalam penegakan hukum.

Adanya "antitesa" menjadi dorongan paling fundamental bagi kubu oposisi untuk mendeklarasikan suksesi terhadap petahana. Antitesa adalah tawaran alternatif dan alasan mengapa petahana harus diganti. Antitesa inilah yang harus disampaikan pihak oposisi kepada pemilih. Dan pastikan pemilih paham, ngerti dan menerima alasan mengapa Prabowo harus menggantikan posisi Jokowi.

Ada tiga antitesa yang dimilik Prabowo-Sandi sebagai alasan untuk menggantikan kepemimpinan Jokowi. Pertama, soal kedaulatan. Rezim Jokowi dianggap mengelola negara dengan sangat liberal. Hal ini ditandai dengan hutang yang ugal-ugalan ke China, banjirnya tenaga kerja Aseng dan impor pangan yang liberal. Sementara Prabowo, sebagai tentara, di mata publik berhasil menampilkan sosok pesonanya yang patriotis dan nasionalis. Kedaulatan menjadi literasi Prabowo yang paling dominan dan kuat. Ini terlihat sekali terutama di debat ke-4 kemarin.

Kedua, terkait umat Islam. Ada "kesan yang begitu kuat" bahwa Rezim Jokowi tidak berpihak kepada Islam. Faktor inilah yang mendorong umat Islam, di luar NU struktural khususnya, menaruh harapan kepada Prabowo-Sandi. Apalagi Prabowo dikenal sebagai kelompok tentara hijau (Dekat dengan kelompok Islam).

Ketiga, soal penegakan hukum. Akhir-akhir ini, publik seringkali dipertontonkan praktek hukum yang tebang pilih. Istilah kriminalisasi menjadi sangat familier di telinga rakyat.

Tiga narasi "antitesa" ini harus menjadi kampanye yang meyakinkan dari Prabowo-Sandi sebagai pihak oposisi jika ingin merebut hati rakyat. Sebab, di saat rakyat sedang merindukan pemimpin alternatif, maka sesuatu yang berbeda dan kontras akan lebih diminati dan menarik buat mereka. Prabowo-Sandi harus hadir dengan sesuatu yang berbeda dari Jokowi.

Dihadirkanya Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung di pemerintahan Prabowo-Sandi itu seksi. Suatu pembeda dan kontras. Dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi rakyat. Nama Novel Baswedan bisa jadi "vote getter" yang signifikan untuk paslon 02.

Akan lebih kuat lagi jika Prabowo sendiri yang langsung menyampaikan. Ini sekaligus jadi bagian dari janji politiknya. Tentu, akan menuai kritik karena dianggap telah mengganggu kinerja KPK. Dan sekarang, kritik itu sudah muncul. Diantaranya disampaikan oleh Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police.

Langkah KPK menetapkan tersangka dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pasti akan dicurigai jika menyasar kader partai pendukung Jokowi-Ma'ruf. Akan ada upaya menghubung-hubungkan penangkapan itu dengan tawaran Jaksa Agung terhadap Novel. Dan ujungnya, KPK akan dituduh berpihak dan bagian dari operasi Prabowo-Sandi.

Tapi, apapun isu dan kecurigaan yang telah berkembang terkait kinerja KPK, Novel Baswedan adalah sosok yang cocok untuk menjadi Jaksa Agung. Rakyat berharap kubu Prabowo-Sandi tak perlu segan dan canggung menyampaikan ke publik atas minatnya untuk meminang Novel Baswedan jadi Jaksa Agung.

Kendati kritik itu mulai dilancarkan, niat untuk melamar Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung tidak boleh surut. Rakyat pasti dukung niat baik dan semangat untuk menegakkan hukum dan memberantas korupsi. Dan Novel Baswedan adalah orang yang tepat untuk diberi tugas itu.

Hadirnya nama Novel Baswedan akan menjadi poin positif bagi Prabowo-Sandi, baik untuk meraih suara di pilpres 17 April nanti, maupun saat jadi presiden dan wakil presiden jika Prabowo-Sandi terpilih. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 4/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Sabtu, 08 May 2021 14:02

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas  Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Jum'at, 07 May 2021 22:00

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

Jum'at, 07 May 2021 21:30

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Jum'at, 07 May 2021 20:56

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Jum'at, 07 May 2021 15:10

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Jum'at, 07 May 2021 15:09

Pemuda, Bangkitlah!

Pemuda, Bangkitlah!

Jum'at, 07 May 2021 14:49

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Jum'at, 07 May 2021 08:55

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kamis, 06 May 2021 21:00

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Kamis, 06 May 2021 20:39

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Kamis, 06 May 2021 20:36

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Kamis, 06 May 2021 20:35

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Kamis, 06 May 2021 20:15

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Kamis, 06 May 2021 19:01

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Kamis, 06 May 2021 16:01

Manusia Sekian Rupiah

Manusia Sekian Rupiah

Kamis, 06 May 2021 15:00

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14


MUI

Must Read!
X