Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.832 views

Menyingkap Fakta Busuk di Balik Kebijakan e-KTP Transgender

 

Oleh: Hana Annisa Afriliani,S.S

Rupanya negeri ini tak pernah luput dari kontroversi. Seperti baru-baru ini, Kementerian Dalam Negeri membuat kebijakan yang menuai kontroversi, yakni e-KTP bagi transgender. Adapun hal yang melatari terbitnya kebijakan tersebut adalah adanya fakta banyaknya transgender yang tidak memiliki dokumen kependudukan. Akibatnya mereka kesulitan dalam mengurus administrasi layanan publik, seperti BPJS, bantuan sosial, dll.

Adapun hingga saat ini Kemendagri telah mengantongi 112 data transgender di Jabodetabek, sebagai langkah awal Kemendagri membantu membuatkan e-KTP bagi mereka.  Meski di kolom e-KTP nantinya tidak ada jenis kelamin transgender, yang ada hanyalah laki-laki dan perempuan, namun nantinya kaum transgender akan dituliskan jenis kelaminnya berdasarkan hasil keputusan pengadilan. Jika belum ada putusan, maka kolom jenis kelamin akan dikosongkan.

Beberapa kalangan pun mengapresiasi kebijakan tersebut karena dinilai baik untuk meminimalisasi diskriminasi terhadap kaum transgender. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Setara Institute, Halili Hasan, dalam menyikapi kebijakan Kemendagri. (Tempo.co/26-04-2021)

Apalagi dari komunitas kaum transgender tentu sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah tersebut. Sebagaimana dilansir oleh Jawapos.com (26-04-2021), bahwa Tim Advokasi Penanganan Kasus Komunitas Arus Pelangi, Echa Waode mengapresiasi kebijakan Kemendagri. Kebijakan itu tidak terlepas dari upaya pihaknya bersama komunitas lain saat beraudiensi dengan Kemendagri pekan lalu.

Namun demikian, kita tidak boleh terjebak semata dari sisi kemanusiaannya saja, melainkan kita wajib menelusuri lebih dalam tentang kebijakan tersebut. Apa saja fakta busuk di balik kebijakan e-KTP bagi transgender?

Transgender, Fitrah atau Salah Kaprah?

Transgender merupakan bagian dari kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) atau sering juga disebut sebagai Kaum Pelangi. Transgender sendiri merupakan seseorang yang merasa identitas gendernya berbeda dengan jenis kelamin yang dia bawa ketika lahir. Kamudian transgender ini bisa menjadi transeksual, yakni mengubah alat kelaminnya dengan alat kelamin yang berlawanan dengan yang dimiliki melalui tindakan operasi.

Adapun di tengah masyarakat yang mengadopsi nilai-nilai liberal hari ini, sebagian masyarakat masih mengganggap bahwa hal tersebut merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia yang wajib dihargai dan dilindungi. Bahkan pelakunya mengklaim bahwa hal tersebut merupakan bagian dari fitrah yang diberikan Sang Maha Pencipta, tak bisa ditolak. Padahal benarkah trangender itu bagian dari fitrah atau ketetapan Allah atas manusia?

Jelas hal tersebut merupakan pernyataan yang mengada-ngada dan tidak dilandasi oleh dalil syari. Karena sejatinya Allah Swt telah menciptakan manusia dengan kesempurnaannya. Ada laki-laki dan ada perempuan Tidak ada istilah perempuan yang terjebak di tubuh laki-laki sehingga harus ganti kelamin. Hal tersebut tentu saja hanya akal-akalan mereka demi melegalkan perbuatannya.

Dalam fiqih Islam ada istilah khuntsa, yakni seseorang yang dilahirkan dengan memiliki kelamin ganda (hermaprodit). Jadi, sejak lahir dia memiliki dua alat kelamin, yakni alat kelamin laki-laki dan alat kelamin perempuan. Namun tentu saja jumlahnya sangat sedikit di dunia ini. Dalam Islam, khuntsa dihukumi sebagai qodho Allah atau ketetapan Allah, maka jelas keberadaan khuntsa tak boleh dijauhi atau dibully melainkan harus ditolong.

Dengan kecanggihan ilmu kedokteran, seorang khuntsa dapat melakukan operasi dalam rangka menetapkan salah satu jenis kelamin di antara dua alat kelamin yang ada. Adapun penetapan tersebut didasarkan pada kecenderungan yang lebih dominan darinya, misalnya jika dia mendapatkan menstruasi berarti ditetapkan bahwa dia seorang perempuan. Oleh karena itu, penetapan jenis kelamin bagi seorang khuntsa harus juga ditopang dengan pemeriksaan medis yang memadai.

Sangat jelas bahwa fakta tentang khuntsa sangat berbeda dengan transgender saat ini. Kaum trasngender sudah ditetapkan oleh Allah jenis kelaminnya sejak lahir, namun mereka menginginkan jenis kelamin yang berlawanan.  Oleh karena itu, transgender merupakan bentuk penyimpangan orientasi seksual yang dilaknat oleh Allah Swt.

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, dia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” [HR. Al-Bukhâri, no. 5885; Abu Dawud, no. 4097; Tirmidzi, no. 2991]

Bahkan Rasulullah Saw memerintahkan untuk mengusir para transgender untuk diusir dari wilayah tempat tinggalnya. Dari Ibnu Abbas, dia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang bergaya wanita dan wanita yang bergaya laki-laki”. Dan beliau memerintahkan, “Keluarkan mereka dari rumah-rumah kamu”. Ibnu Abbas berkata:  Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengeluarkan Si Fulan, Umar telah mengeluarkan Si Fulan. [HR. Al-Bukhâri, no. 5886; Abu Dawud, no. 4930; Tirmidzi, no. 2992]

Jangankan sampai mengganti kelamin lewat operasi, bergaya atau berpenampilan menyerupai lawan jenis saja dilaknat oleh Allah Swt. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw,

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita, begitu pula wanita yang memakai pakaian laki-laki” (HR. Ahmad, no. 8309; Abu Dawud, no. 4098; Nasai dalam Sunan al-Kubra, no. 9253)

Jadi, jelaslah bahwa transgender bukanlah fitrah melainkan pemahaman yang salah kaprah. Beginilah akibat dari merasuknya sekularisme ke benak umat, timbangan atas perbuatan bukan lagi syariat Islam melainkan akal manusia semata.

Menyingkap Fakta di Balik Ide 

Adanya kebijakan e-KTP bagi transgender sesungguhnya semakin menunjukkan bahwa pemerintah berupaya melegislasi atau mengakui eksistensi mereka di ranah publik. Hal tersebut tidak terlepas dari adanya sistem liberal yang menaungi negeri ini. Liberalisme meniscayakan kebebasan dalam segala aspeknya, termasuk soal gender. Dalam kacamata liberal, seseorang bebas memilih sesuatu yang diinginkannya, tak boleh ada yang mengekang. Negara pun harus memfasilitasi keberadaan mereka lewat berbagai kebijakan yang ada sebagai wujud perlindungan atas Hak Asasi Manusia.

Jika demikian adanya, jelaslah betapa negeri ini semakin jauh dari harapan baldatun toyyibatun wa robbun goffur. Karena sejatinya apa yang menjadi kebijakan pemerintah saat ini banyak menyimpangi syariat Islam. Padahal Islam merupakan sistem hidup yang sempurna, jika saja diterapkan dalam institus negara niscaya akan terwujud masyarakat yang mulia dan beradab. Wallahu’alam bi shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Selasa, 28 Sep 2021 05:50

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Senin, 27 Sep 2021 21:32

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Senin, 27 Sep 2021 20:45

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Senin, 27 Sep 2021 19:56

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

Senin, 27 Sep 2021 18:35

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Senin, 27 Sep 2021 17:38

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Senin, 27 Sep 2021 14:46

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Senin, 27 Sep 2021 11:08

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Senin, 27 Sep 2021 09:30

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Senin, 27 Sep 2021 08:22

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Senin, 27 Sep 2021 07:49

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Ahad, 26 Sep 2021 21:15

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Ahad, 26 Sep 2021 21:00

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Ahad, 26 Sep 2021 20:50

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Ahad, 26 Sep 2021 20:35

Serangan Balik

Serangan Balik

Ahad, 26 Sep 2021 20:31

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Ahad, 26 Sep 2021 20:26

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

Ahad, 26 Sep 2021 20:04

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Ahad, 26 Sep 2021 19:49

 Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Ahad, 26 Sep 2021 19:24


MUI

Must Read!
X