Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.258 views

Partai Keturunan Eyang Subur?

Jakarta (voa-islam.com) Tokoh paling banyak diberitakan dan menjadi perdebatan di negeri ini adalah "Eyang Subur". Semua media, terutama media elektronik, tak habis-habis dan tanpa jeda mengangkat tentang Eyang Subur. Laki-laki tua yang beristeri delapan itu, sekarang menjadi pusat kontroversi.

Eyang Subur dihujat, dikritik, dan bahkan disumpahi. Tetapi tak sedikit pula pembelanya. Eyang Subur bukan sendiri. Memiliki pengikut. Kekayaannya menurut sejumlah orang mencapai ratusan miliar. Entah dari mana.

Pengikutnya atau orang yang datang ratusan. Berbagai kelas. Berbagai kalangan. Ada artis, selebriti, pejabat, pengusaha, dan politisi. Semuanya yang datang kepada Eyang Subur mengharapkan berkah.

Mereka yang datang kepada Eyang Subur dengan keyakinan. Bukan tidak dengan keyakinan dan harapan. Semua yang datang mula-mula dengan keyakinan. Mereka yakin Eyang Subur, seorang tokoh yang dapat memberikan  keberkahan, terutama bagi kehidupan mereka.

Mereka yang datang itu, rata-rata bukan orang yang "bodoh", orang-orang yang  berpendidikan dan mengerti. Mungkin diantara mereka yang datang memiliki problem kejiwaan, terutama terkait dengan keyakinan hidup mereka (aqidah/iman).

Sejatinya, orang-orang yang datang itu, mereka memiliki keinginan, ambisi, obsesi, dan cita-cita, tetapi mereka tidak memiliki jalan yang benar. Mereka terobsesi terhadap tokoh yang bernama, Eyang Subur.

Eyang Subur dianggap sebagai solusi bagi problem kehidupan  mereka. Sekarang begitu banyak orang-orang diperkotaan didera dengan berbagai problem kehidupan yang tak  habis-habis.

Lalu, mereka menemukan sosok sebagai solusi bagi keinginan, ambisi, obsesi, dan cita-citanya. Semua hanyalah terkait dengan kehidupan duniawi, yaitu nafsu perut dan farj (kemaluan).

Manusia itu semuanya tak terlepas dari nafsu perut dan farj. Nafsu perut dan farj itu selamanya menjadi  problem bagi kehidupan seorang manusia. Selebriti, pejabat, artis, pengusaha, politisi, dan  aktivis, semuanya memiliki problem dengan nafsu perut dan farj. Masalah itu dari waktu-waktu tak pernah selesai.(QS : Al-Imran : 14)

Maka, tidak sedikit orang-orang  yang  lari kepada orang "pinter" seperti Eyang Subur, sebagai katalisator terhadap problem yang mereka hadapi.

Mereka ingin karir dan jabatan tinggi, pergi ke Eyang Subur. Mereka ingin  menjadi selibriti paling terkemuka, pergi ke Eyang Subur. Mereka yang ingin sukses usaha, pergi ke Eyang Subur. Mereka yang ingin mendapatkan jodoh pergi ke Eyang Subur. Mereka yang ingin menjadi politisi sukses, pergi ke Eyang Subur.

Tetapi, semuanya keinginan, ambisi, obsesi, dan cita-cita tak lebih hanya merupakan manifestasi dari nafsu perut dan farj. Bukan lainnya. Betapapun Eyang Subur itu sudah sangat tidak rasional.

Tetapi, banyak kalangan yang sudah terjerat dengan nafsu perut dan farj itu, akhirnya larinya ke Eyang Subur. Eyang Subur menjadi tokoh yang diikuti dan diyakini bisa memberikan segalanya. Karena itu, banyak kalangan yang berbondong-bondong bersedia menjadi murid Eyang Subur.

Tokoh model Eyang Subur itu begitu banyak di Indonesia. Eyang Subur bukan tunggal. Banyak sekali model  tokoh seperti Eyang Subur, dan memiliki pengikut yang setia, dan bahkan menyakini tentang kelebihan dan keberkahan yang dimiliki oleh Eyang Subur.

Sehingga, begitu banyak orang yang bersedia menjadi pengikut dan menyerahkan diri mereka kepada tokoh "spiritual" yang sangat kontroversi itu. Mereka menjadikan Eyang Subur sebagai "nabi", yang sangat ditaati dan dipercaya perilakunya dan ucapannya.

Di hari ini, begitu banyak pula orang yang hidupnya bukan hanya digantungkan kepada Allah Azza Wa Jalla. Termasuk sekarang begitu banyak orang  yang menjadikan kekuasaan dan sistem demokrasi itu sebagai "tuhan", dan mereka meyakini kekuasaan dan demokrasi dapat memberikan segalanya, terutama bagi kehidupan mereka.

Tokoh atau pemimpin partai politik, tak kalah kedudukan dengan Eyang Subur. Para pemimpin partai dan tokoh partai menjadi "kingmaker" (penentu), menentukan nasib mereka. Di mana  para elite dan aktivis partai yang memiliki keinginan, ambisi, obsesi, dan cita-cita kekuasaan, maka menjadikan "partai" dan "demokrasi"  bukan hanya sebagai wasail (sarana), tetapi sudah menjadi  tujuan (ghoyah).

Karena dengan kekuasaan yang dimiliki itu, semua keinginan, ambisi, obsesi, dan cita-cita akan dapat diwujudkan, terutama yang terkait dengan nafsu perut dan farj, dan itu bentuk kenikmatan dunia.

Orang-orang menggunakan seluruh potensi dan kekuatan yang dimilikinya guna mewujudkan keinginan,ambisi, obsesi, dan cita-cita, maka dengan kekuasaan semuanya itu akan dapat memenuhi nafsu perut dan farj.

Bukan membela rakyat. Membela rakyat itu hanyalah bohong  belaka. Tak ada satupun pembelaan terhadap rakyat yang  mereka lakukan, ketika sudah berkuasa. Ketika mereka berkuasa, pertama-tama yang mereka lakukan memenuhi kebutuhan nafsu perut dan farj.

Memang, para pemimpin atau tokoh partai dengan cara dan gaya retorika yang mereka miliki dengan keahlian masing-masing bisa memilih diksi (kata) guna menyihir pengikutnya agar mendapatkan pengikut yang banyak. Dengan pengikut yang banyak  itulah, mereka dapat memenuhi nafsu perut dan farj.

Mereka bisa mendapatkan jabatan, kekuasaan, pengaruh, harta, dan wanita. Segalanya hanya dapat dipenuhi dengan kekuasaan.

Seperti Soekarno yang begitu retoris, dan pidatonya selalu menggetarkan setiap orang yang mendengarkannya. Tetapi Soekarno, yang pandai memilih diksi (kata), yang  bisa sangat menyihir pengikutnya dan rakyat itu, dan terkadang dapat membangkitkan semangat, tak lebih tokoh yang begitu dipenuhi oleh nafsu perut dan farj.

Begitu banyak isteri Soekarno. Termasuk penari nite club Jepang, yang dikenal dengan Dewi Soekaarno.

Apa yang membedakan antara Eyang Subur dengan tokoh partai politik? Tidak banyak. Antara Eyang Subur dengan tokoh atau pemimpin partai politik hampir mirip.

Eyang Subur didatangi orang-orang yang menginginkan kehidupan dunia, dan kenikmatan. Orang yang datang kepada para pemimpin partai politik juga menginginkan kenikmatan duniawi. Guna memenuhi nafsu perut dan farjnya.

Orang yang datang kepada Eyang Subur datang berbagai kalangan dan profesi serta latar belakang, selibriti, artis, pejabat, pengusaha, dan tokoh politik.

Pemimpin partai juga didatangi para artis yang ingin mendapatkan kekuasasan atau jabatan. Pemimpin partai politik didatangi calon gubernur, calon bupati, calon direktur BUMN, calon presiden, calon wakil presiden, dan semuanya yang ingin mendapaktan kekuasaan dan kenikmatan dunia.

Meskipun, semuanya itu, tidak sesuai dengan nilai-nilai aqidah dan keimanan yang menjadi keyakinan setiap Muslim, yaitu al-Islam.

Bedanya Eyang Subur mungkin tidak secanggih dan sefasih dalam membaca al-Fathihah seperti para tokoh dan pemimpin partai politik, tidak seluas pengetahuannya, tidak sehebat retorikanya, tetapi hakekatnya sama, yaitu bertujuan ingin mendapatkan dan memenuhi nafsu perut dan farj.

Eyang Subur sudah mempraktekkannya dengan isterinya yang berjumlah delapan. Wallahu'alam.



 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42


MUI

Must Read!
X