Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.103 views

Kejahatan Amerika Menentang Kunjungan Erdogan ke Gaza

Istambul (voa-islam.com) Amerika Serikat secara telanjang menunjukkan  kejahatannya dengan menentang kunjungan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyib Erdogan ke Gaza.

Sebelumnya, Erdogan bertujuan melakukan kunjungna ke Gaza, saat pemimpin Turki berkunjung ke Cairo,namun dibatalkan karena situasi di perbatasan Mesir terjadi konflik bersenjata dengan fihak Israel.

 Erdogan sebagai pemimpin Turki, menunjukkan komitmennya secara total terhadap rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-hak dasarnya sebagai bangsa  yang merdeka dan berdaulat.

Tetapi, langkah-langkah yang dijalankan Erdogan itu, justeru mendapatkan tantangan dari Amerika Serikat, dan Amerika Serikat menentang kunjungan Erdogan ke Gaza.

Melalui Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, yang berada di Istambul dalam rangka pertemuan para Menteri Luar Negeri Negara-Negara pendukung perjuangna Suriah, Kerry, mengatakan, "Sebaiknya kunjungan Erdogan ke Gaza  itu dibatalkan", ujarnya, Minggu (21/4/2013)

Turki satu-satunya negara non-Arab yang menunjukkan komitmen dan dukungannya kepada rakyat Palestina secara total. Turki menentang kekejaman dan pendudukan serta penjajahan Zionis-Israel atas rakyat Palestina.

Turki terus memperjuangkan agar isolasi terhadap rakyat Gaza oleh Zionis-Israel segera diakhiri. Turki secara konsisten menentang segala bentuk kekejaman dan aksi militer yang dijalankan oleh Zionis-Israel.

Pemerintah Turki bersama dengan NGO (Non Govermental Organization) berjuang membangun kembali kota Gaza yang hancur  dan luluh lantak,akibat  serangan dan agresi militer Zionis-Israel, tahun 2008, dan mengakibatkan ratusan orang tewas, dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Kejahatan yang dilakukan oleh Zionis-Isael itu, menimbulkan kemarahan  Turki, dan Erdogan saat bertemu dengan Presiden Israel Shimon di Forum Ekonomi Global di Davos, Swiss, dengan tegas Erdogan mengecam Shimon Peres, dan mengecam Israel, dan menuduh Israel melakukan kejahatan kemanusiaan, dan kemudian Erdogan meninggalkan pertemuan forum global itu, kembali ke Turki.

Sesudah itu, Turki menghentikan hubungan diplomatik dengan Israel, dan menarik Duta Besar Turki di Tel Aviv, dan  tidak menggantikan hingga kini. Turki membatalkan sejumlah kerjasama ekonomi dan militer dengan Zionis-Israel. Turki menghentikan latihan perang-perangan dengan Nato, karena Zionis-Israel ikut dalam latihan perang.

Turki menginginkan agar Zionis-Israel menghentikan blokade terhadap Gaza, dan membuka kembali isolasi terhadap Gaza. Tidak ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum apapun, ketika Zionis-Israel melakukan blokade dan melakukkan serangan udara terhadap Gaza, dan wilayah Palestina lainnya.

Langkah Turki yang ingin membuka blokade Zionis-Israel terhadap Gaza itu, melalui langkah kemanusiaan, seperti mengirimkan kapal kemanusiaan Mavi Marmara, yang diserang oleh pasukan elite Israel, di perairan internasional, dan mengakibatkan sejumlah relawan tewas, termasuk relawan berasal dari Turki.

Langkah Zionis-Israel dengan menyerang kapal kemanusiaan Mavi Marmara itu, membuat pemerintah Turki semakin marah, dan menghentikan segala aktivitas ekonomi, politik, dan militer dengan Zionis-Israel. Turki tidak merasa rugi dengan berhetinya hubunngan kedua negara antara Turki dan Israel.

Selanjutnya, Turki tetap meminta kepada negara Zionis-Israel meminta maaf atas tindakanya yang keji menyerang kapal kemanusiaan Mavi Marmara, dan Turki juga meminta ganti rugi atas segala tindakan yang sudah dilakukan oleh pasukan elite Israel, yang menewaskan para relawan dari berbagai negara.

Sejauh ini, Zionis-Israel tidak menggubris, dan mau meminta maaf atas tindakan yang telah menyerang kapal kemanusiaan itu.

Sekarang, bersamaan dengan Menlu Amerika Serikat yang  baru, John Kerry, langkah-langkah lobi dan pendekatan yang sangat intensif terus dijalankan oleh Washington.

Lobi-lobi Zionis-Israel di Washington telah meminta agar mencairkan kembali hubungan antara Turki dengan Zionis Israel. Washington terus mennjalankan misi dari lobbi Zionis Israel dengan melakukan kunjungan ke Ankara dan Istambul. Negara pertama yang dikunjungi John Kerry sejak menjabat sebagai Menlu adalah Turki.

Tetapi, langkah-langkah lobi-lobi Zionis di Washington dengan menggunakan tangan Amerika Serikat, belum membuat Turki mau memperbaiki hubungan dengan Zionis-Israel. Turki tetap pada posisinya mendukung perjuangan bangsa Palestina guna mendapatkan hak-haknya sebagai negara yang merdeka dan bedaulat. Turki terus menekan  Washington agar mau menerima dan menghargai hak-hak rakyat Palestina.

Turki selama ini mempfaslitasi para pemimpin Palestina melakukan pertemuan politik di Istambul. Perdana Turki  Erdogan berulangkali bertemu dengan para pemimpin Palestina, seperti Khaled Misy'al, Ismail Haniyah, Musa Abu Marzouk, dan Mahmud Abbas, tujuannya hanya satu bagaimana Turki menginginkan agar seluruh faksi dan kekuatan di Palistena bersatu menghadapi Zionis-Israel. Turki juga menginginkan Hamas membuka perwakilannya di Istambul.

Erdogan menginginkan Zionis-Israel menghentikan segala kebijakan isolasi, blokade, dan aksi kekerasan yang dijalankan oleh negara Zionis itu. Erdogan menentang segala bentuk kebijakan yang sangat  rasis  yang dijalankan oleh Zionis-Israel terhadap rakyat Palestina. Sementara itu, Amerika Serikat tetap berdiri disamping rezim rasis Zionis-Isreal, yang terus melakukan kejahatan, tanpa henti, dan tetap memposisikan Hamas sebagai organisasi teroris.

"Kami ingin Perdana Menteri Erdogan mendengarkan. Kami menginginkan agar kunjungannya ke Gaza dibatalkan", ujar Kerry di Istambul, Minggu (21/4/2013).

Amerika Serikat menolak pengakuan Turki terhadap Hamas. Amerika Serikat juga menolak pengakuan dan dialog dalam bentuk apappun dengan Hamas. Karena, Hamas bagi Amerika Serikat dan Zionis-Israel tetap sebagai gerakan dan entitas gerakan teroris yang tidak layak diakomodasi.

Erdogan walaupun menjadi sekutu utama Amerika Serikat, tetap berani menunjukan sikapnya dan posisinya yang mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk mendapatkan hak-hak hidup mereka, dan tidak membebek kepada Amerika Serikat. Erdogan tetap mendukung dan bersahabat  dengan para pemimpin dan organisasi Hamas. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42


MUI

Must Read!
X