Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.597 views

Membedah Kritisisme Media dalam Global War on Terorism

Oleh: Hanif Kristianto (Analis Politik dan Media)

Media menjadi pihak yang paling memiliki kuasa dalam global war on terorrisme (GWOT). Peranannya mampu mengarahkan opini dan persepsi publik. Terkadang lucu dan menggemaskan dalam kaitan GWOT. Terlebih jika pelaku teror itu bukan muslim dan berciri-ciri muslim. Sudah bisa dibaca penyebutannya sekadar pelaku kejahatan atau tindakan kriminal. Peristiwa penembakan di Las Vegas dan kejadian serupa di Amerika Serikat menjadi bukti nyata. Begitu pula yang pernah terjadi pada Bom Alam Sutera di Indonesia.

Sebaliknya, jika pelakunya muslim dan berciri-ciri muslim, maka gorengannya berita semakin gurih dan renyah. Tak ada kata garing. Peristiwa bom di Paris, London, dan Jakarta menjadi berita laris manis. Dunia pun menyatakan bela sungkawa mendalam, disertai dengan tanda (#) hastage di media sosial.

 

Kritisisme Media

Pelaku media mainstream saat ini dapat dipahami akan lebih tendensius jika berkaitan dengan Islam dan muslim. Pada titik inilah kritisisme media diuji publik terkait keberimbangan pemberitaanya. Meski terorisme bukanlah fenomena baru, namun pemaknaanya menemukan kebaruan pada awal abad 21 setelah peristiwa WTC 11 September 2001. Kebaruan makna terorisme ini bisa disimak di Time Line of Terorrist yang disusun oleh US Departement of Defense.

Dalam rentang waktu yang dibuat meluputi tahun 1960-1969, 1980-1989, 1990-1999, dan 2000-2006, terdapat pergeseran kevendereungan peristiwa terorisme. Sebagai misal sebelum era 2000-2006, hampir semua kejadian yang dirujuk sebagai kegiatan teroris tidak terkait dengan Islam maupun Timur Tengah. Justru pada era 2000-2006, kecenderungan ini berbalik 180 derajat dan hamoir semuanya terkait dengan Islam dan atau Timur Tengah (http://www.army.mil/terrorism/1989-1980/index.html).

Jejaring media mainstream yang mengglobal tampaknya menyepakati kebaruan definisi tersebut. Makna terorisme sering ditafsirkan tunggal berdasar kepentingan media dan kekuasaan. Tak ubahnya lambat laun narasi dibangun hanya demi kepentingan bisnis dan ekonomi. Kalaulah umat Islam dikorbankan demi kepentingan ini bagi mereka tak masalah. Pikirannya sederhana: ideologi Islam sebagai musuh bersama demi kepentingan dunia.

Tak bisa dipungkiri GWOT akhirnya memasuki ranah politik. Penggunaan kata teroris sarat muatan politis, yakni penciptaan dan pencitraan yang diposisikan sebagai lawan dari kemapanan yang legitimate. Sebagaimana dinyatakan oleh Cox (2004:318). “The word ‘terrorist’ is used by established authority to stress the illegitimacy of perpetrators of irregular violence. Those people prefer words like ‘freedom fighters’ and ‘martyrs’ that lay claim to an alternative legitimacy”. (Beyond Empire and Terror: Critical Reflections on the Political Economy of World Order).

 

Nasib Media ke Depan

Jika media tidak bisa melepas kepentingan dalam GWOT maka akan banyak ditinggalkan pemirsa. Kecenderungan pemberitaan yang tendensius akan sangat mudah terbaca. Publik pun akhirnya mewartakan kejadian sesungguhnya melalui citizen journalism. Media sosial menjadi media paling efektif sebagai pembanding dan penyeimbang pemberitaan. Ada hal-hal baru dan menarik yang tidak terberitakan di media mainstream.

Pemberitaan peristiwa terorisme di media cenderung pada hegemoni dan monsterisasi. Hal ikhwal yang di awal memang menakutkan, namun seiring kecerdasan berfikir manusia akan tergerak mencari jawaban. Publik pun tak akan kekurangan untuk melakukan kontra pemberitaan. Pernyataan Ideologi sebagai ideologi setan dan inspirasi kekerasan, tampaknya akan mengalami kebuntuan. Pasalnya, beberapa peristiwa teror pelakunya bukan muslim atau terinspirasi ide kekerasan.

Peristiwa demi peristiwa akan semakin menyibak kekonyolan GWOT yang dilakukan di setiap negara. Begitu pun upaya untuk menanggulangi terorisme dengan beragam program akan mangkrak dan tak berguna. Media harus kembali ke jalan yang benar. Islam dan umatnya jangan terus dideskreditkan dan dipojokkan. Jika media ingin tetap eksis dalam pemberitaan dan menjadi rujukan kebaikan, bersikap kritis dan adillah. Bela kepentingan publik, bukan kepentingan pemilik konglomerasi media atau penyedia jasa.

Di sinilah kritisisme media dipertanyakan. Akankah media ke depan bisa menjadi bagian dari jurnalisme profetik dan kebenaran? Atau sebaliknya menjadi jurnalisme hoax and fake? [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Selasa, 26 Oct 2021 09:45

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Selasa, 26 Oct 2021 08:58

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Selasa, 26 Oct 2021 08:30

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Selasa, 26 Oct 2021 08:05

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Selasa, 26 Oct 2021 04:29

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Senin, 25 Oct 2021 23:10

Pak Prabowo, Sudahlah!

Pak Prabowo, Sudahlah!

Senin, 25 Oct 2021 23:02

Sekum Muhammadiyah: Framing Negatif Soal Toleransi Umat Islam Sengaja Dipelihara

Sekum Muhammadiyah: Framing Negatif Soal Toleransi Umat Islam Sengaja Dipelihara

Senin, 25 Oct 2021 22:11

Militer Sudan Lancarkan Kudeta, Tahan PM Abdalla Hamdok Dan Menteri Pemerintahan Transisi

Militer Sudan Lancarkan Kudeta, Tahan PM Abdalla Hamdok Dan Menteri Pemerintahan Transisi

Senin, 25 Oct 2021 22:04

Facebook Akan Berubah Nama?

Facebook Akan Berubah Nama?

Senin, 25 Oct 2021 20:55

Khalilzad: AS Seharusnya Dorong Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Lebih Keras

Khalilzad: AS Seharusnya Dorong Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Lebih Keras

Senin, 25 Oct 2021 16:36

Israel Akan Bangun Lebih Dari 1.300 Unit Pemukim Baru Di Tepi Barat Meski Ada Kecaman Internasional

Israel Akan Bangun Lebih Dari 1.300 Unit Pemukim Baru Di Tepi Barat Meski Ada Kecaman Internasional

Senin, 25 Oct 2021 14:00

Taliban Tawarkan Pekerjaan Dengan Imbalan Gandum Untuk Atasi Kelaparan Dan Pengangguran

Taliban Tawarkan Pekerjaan Dengan Imbalan Gandum Untuk Atasi Kelaparan Dan Pengangguran

Senin, 25 Oct 2021 13:13

Ahli Sarankan tak Perlu Hindari Karbohidrat Usai Olahraga

Ahli Sarankan tak Perlu Hindari Karbohidrat Usai Olahraga

Senin, 25 Oct 2021 13:10

Tim UMM Raih Tiga Penghargaan di Kontes Robot SAR Nasional 2021

Tim UMM Raih Tiga Penghargaan di Kontes Robot SAR Nasional 2021

Senin, 25 Oct 2021 12:37

Ini dia 11 penyembuhan Sakit Tanpa Obat dalam Islam. Apa aja sih?

Ini dia 11 penyembuhan Sakit Tanpa Obat dalam Islam. Apa aja sih?

Senin, 25 Oct 2021 12:19

Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, Bukhori: Pandemi Belum Hilang, Utang Meningkat

Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, Bukhori: Pandemi Belum Hilang, Utang Meningkat

Senin, 25 Oct 2021 08:41

Meraih Kesejahteraan dengan Pengelolaan Sumberdaya Alam

Meraih Kesejahteraan dengan Pengelolaan Sumberdaya Alam

Senin, 25 Oct 2021 08:00

Gubernur Jambi Canangkan Program Satu Desa Satu Hafiz

Gubernur Jambi Canangkan Program Satu Desa Satu Hafiz

Ahad, 24 Oct 2021 21:53

Hamas Lobi PBB dan 4 Negara Untuk Bebaskan Anggota Mereka Yang Ditahan Di Saudi Dan Libya

Hamas Lobi PBB dan 4 Negara Untuk Bebaskan Anggota Mereka Yang Ditahan Di Saudi Dan Libya

Ahad, 24 Oct 2021 21:40


MUI

Must Read!
X