Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.147 views

Teror Kekerasan Bersenjata di Amerika dalam Sebuah Perspektif

Oleh: Umar Syarifudin

Pada hari Senin tanggal Minggu 1 Oktober, peristiwa penembakan terjadi di tengah konser musik Route 91 Harvest concert dilakukan dari lantai 32 Mandalay Bay. Penembakan di dekat Mandalay Bay Hotel and Casino di  Las Vegas Strip. Ini merupakan salah satu kasus penembakan dengan korban yang banyak. Las Vegas Metro Police Sheriff Joseph Lombardo mengatakan, pria bersenjata yang merupakan tersangka telah tewas di tangan polisi tepatnya di  lantai 32 Mandalay Bay.

 Pelaku penembakan mematikan di Las Vegas, Stephen Paddock, pria berusia 64 tahun ini diketahui merupakan mantan akuntan yang kaya raya. Seorang pejabat AS mengatakan kepada kantor berita Reuters, ada alasan untuk percaya Paddock memiliki sejarah masalah psikologis.

The Real Terror in America

Kekerasan penembakan di Amerika merupakan persoalan akut melanda negeri demokrasi ini. Tingkat insiden pembunuhan senjata api tetap stabil. Pada tahun 2016,  15.078 meninggal karena insiden yang berhubungan dengan senjata api dimana 385 korbannya adalah kasus penembakan massal. Statistik budaya senjata api di Amerika cukup memprihatinkan.

Begitu banyak orang meninggal setiap tahun akibat tembakan di AS sehingga jumlah korban tewas antara tahun 1968 sampai 2011 melebihi semua perang yang pernah dilakukan oleh negara tersebut. Menurut penelitian oleh Politifact, ada sekitar 1,4 juta kematian insiden penembakan pada periode itu, dibandingkan dengan 1,2 juta kematian di Amerika Serikat dalam setiap konflik dari Perang Kemerdekaan sampai Irak.

Diperkirakan ada sekitar 300 juta senjata di AS, yang dipegang oleh sekitar sepertiga dari populasi. Menurut data dari Departemen Kehakiman AS dan Dewan Urusan Luar Negeri, 11.385 orang meninggal rata-rata setiap tahun dalam insiden senjata api di AS antara tahun 2001 dan 2011. Pada periode yang sama, rata-rata 517 orang terbunuh setiap tahun karena insiden teror.

Inilah kondisi Amerika Serikat, yang berparade ke seluruh dunia sebagai pendukung kedamaian dengan teror-teror global, namun kondisi di dalam negerinya, dimana masyarakat dicekam kecemasan akan perilaku teror akibat budaya senjata api yang dilindungi Undang-undang mereka sendiri.

Fakta ini memberikan gambaran yang lebih terang kepada publik betapa berbahayanya hidup di AS saat ini. Perang paling mahal di tingkat manusia dalam sejarah AS adalah Perang Saudara dengan 525.000 kematian yang diikuti oleh Perang Dunia Kedua 405.399 kematian, namun ini masih merupakan sebagian kecil dari jumlah korban yang terbunuh di AS dengan senjata di luar perang. BBC pernah menulis bahwa "begitu banyak orang meninggal setiap tahun akibat tembakan di AS sehingga jumlah korban tewas antara tahun 1968 dan 2011 menggoncang semua perang yang pernah dilakukan oleh negara ini".

The National Rifle Association sebagai pusat lobi senjata Amerika, yang menyerukan akses gratis ke semua bentuk senjata mematikan, menerima jutaan dolar setiap tahun dari produsen senapan Amerika. Hal ini mengindikasikan adanya ancaman yang mematikan dalam demokrasi mereka sendiri, karena orang kaya dan hebat memanipulasi proses politik untuk menghasilkan undang-undang yang menguntungkan dirinya sendiri dengan mengesampingkan keselamatan yang lain.

...Paham kebebasan tidak membantu masyarakat menyelesaikan masalah dengan nyata, melainkan hanya sebuah slogan yang digunakan orang untuk mencoba membela pendapat mereka sendiri...

Di Sebuah Titik

Peristiwa ini menyibak bahaya atas paham liberal sebagai nilai mutlak kebenaran dan sebagai standar atas perbuatan  telah melumpuhkan AS untuk melindungi hak yang seharusnya dilakukan oleh setiap warga negara Amerika untuk memiliki dan membawa senjata secara legal terlepas dari fakta bahwa sekitar banyaknya jumlah warga Amerika terbunuh atau terluka oleh senjata ini setiap tahun, dan bahkan anak-anak bisa membunuh atau terbunuh oleh senjata ini.

Paham kebebasan tidak membantu masyarakat menyelesaikan masalah dengan nyata, melainkan hanya sebuah slogan yang digunakan orang untuk mencoba membela pendapat mereka sendiri. Ini tidak membantu masyarakat, tapi presiden Amerika menggunakannya sebagai pembenaran untuk mengumumkan perang dan membunuh secara acak dengan korban sipil yang signifikan.

Pembunuhan ini didorong oleh karakter labil dan kosong, dan pembantaian mengerikan di berbagai tempat di AS dianggap sebagai indikasi bahwa ideologi yang Amerika anut dan coba untuk paksakan ke seluruh dunia, adalah sebuah ideologi hampa yang tidak mampu memberikan ketenangan.

Pada titik inilah, Amerika Serikat dengan demokrasinya telah gagal, mereka gagal menyelamatkan nilai-nilai kemanusiaan dan tidak mampu memberikan standar hidup yang lebih tinggi. AS mengalihkan semua energinya dalam perang melawan Islam dan mencemarkan nama baik kaum muslim untuk menutupi kelemahan dan kegagalannya dalam mengklaim kepemimpinan sejati di dunia, sementara Islam adalah ideologi sejati perdamaian dan keamanan bagi dunia.

Sistem Islam sebuah konsep yang mampu menyediakan tata kelola yang efektif dan efisien tanpa melepaskan hak rakyat untuk menolak jika dianggap menindas dan tidak adil. Hal ini didukung oleh sistem masyarakat sipil yang kuat berdasarkan keluarga ideal yang bertujuan untuk mendukung pendidikan anak-anak pada lingkungan budaya yang kuat. Apa yang melindungi orang dari penindasan politik dan budaya kriminal adalah kenyataan bahwa pemerintah harus  taat kepada oleh Al Qur'an dan Sunnah dan tidak dapat mengesahkan kebijakan menurut hawa nafsunya sendiri, pendapat mayoritas atau pendapat dari mitra bisnisnya. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Anis: Utang Indonesia dalam Taraf Mengkhawatirkan

Anis: Utang Indonesia dalam Taraf Mengkhawatirkan

Jum'at, 25 Jun 2021 04:51

Promosikan Ivermectin, Erick Thohir Dikritik Seperti Jualan Obat

Promosikan Ivermectin, Erick Thohir Dikritik Seperti Jualan Obat

Jum'at, 25 Jun 2021 03:20

Lampaui Target Vaksinasi 100.000 Orang/Hari, Pemprov DKI Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Lampaui Target Vaksinasi 100.000 Orang/Hari, Pemprov DKI Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Jum'at, 25 Jun 2021 02:19

Ingatkan Warga, Dinkes Garut: Varian Baru Covid-19 Banyak Menyerang Anak-anak

Ingatkan Warga, Dinkes Garut: Varian Baru Covid-19 Banyak Menyerang Anak-anak

Jum'at, 25 Jun 2021 01:42

PP Muhammadiyah Meminta Wacana Pembelajaran Tatap Muka kembali Ditunda

PP Muhammadiyah Meminta Wacana Pembelajaran Tatap Muka kembali Ditunda

Jum'at, 25 Jun 2021 00:10

Fenomena Dakwah Copy-Paste

Fenomena Dakwah Copy-Paste

Kamis, 24 Jun 2021 23:35

UMY dan PBI DIY Selenggarakan Training Kewirausahaan Bekam

UMY dan PBI DIY Selenggarakan Training Kewirausahaan Bekam

Kamis, 24 Jun 2021 22:33

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Kamis, 24 Jun 2021 21:29

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kamis, 24 Jun 2021 20:54

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Kamis, 24 Jun 2021 19:48

MUI:  Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

MUI: Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

Kamis, 24 Jun 2021 18:26

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Kamis, 24 Jun 2021 17:46

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Kamis, 24 Jun 2021 17:08

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Kamis, 24 Jun 2021 16:17

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Kamis, 24 Jun 2021 15:08

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Kamis, 24 Jun 2021 14:41

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Kamis, 24 Jun 2021 13:58

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kamis, 24 Jun 2021 12:20

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Kamis, 24 Jun 2021 11:51

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kamis, 24 Jun 2021 10:49


MUI

Must Read!
X