Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.326 views

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

 

Oleh

Ainul Mizan*

 

INDONESIA sebagai negeri yang kaya raya akan ketersediaan SDA (Sumber Daya Alam), membutuhkan kebijakan publik yang tepat dalam pengelolaannya. Tentunya di samping untuk kesejahteraan masyarakat, juga bertujuan agar SDA itu tidak punah dan menimbulkan bencana.

Kebijakan publik di dalam pengelolaan SDA ini harus memperhatikan faktor kepemilikan dan karakteristiknya. Dari aspek kepemilikan, SDA merupakan kepemilikan bersama rakyat negeri ini. Konsekwensinya tidak boleh dilakukan swastanisasi dalam bentuk apapun, misalnya atas nama investasi. Prinsipnya ketika SDA itu milik rakyat, tentunya negara mengembalikan hasil pengelolaannya untuk pelayanan bagi rakyat, syukur - syukur kalau bisa secara cuma-cuma. Kalaupun ada biaya yang dikenakan, itu sifatnya sebagai kompensasi atas biaya produksi yang dikeluarkan negara di dalam pengelolaannya.

Jadi sesuatu yang diberikan negara dari pengelolaan SDA kepada rakyatnya mestinya berbasis pelayanan. Pelayanan terbaik untuk rakyatnya. Hal ini tentunya akan berbeda orientasi ketika sebuah korporasi diberikan hak untuk mengelola SDA. Produk pengelolaan SDA akan dijual kepada rakyat selaku pemiliknya dengan menggunakan prinsip ekonomi kapitalistik yakni pengorbanan kecil dengan memperoleh untung sebesar - besarnya. Walhasil, rakyat mau tidak mau harus mendapatkan komoditas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan harga berapapun. Di sinilah potensi terjadinya pengambilan untung yang manipulatif.ya wajar karena korporasi itu asasnya sebagai lembaga bisnis.

Adapun dari aspek karakteristik SDA. Sesungguhnya karakteristik SDA bisa dikelompokkan menjadi 2 (dua) karakteristik.

Pertama, bahwa SDA itu ada yang keberadaannya itu sebagai milik bersama dan menghalangi siapapun untuk memonopolinya. SDA yang memenuhi karakteristik tersebut meliputi api, air dan padang gembalaan.

SDA berupa api yakni sebagai sumber energi. Di dalam konteks api ini meliputi BBM (bahan bakar minyak), gas bumi, dan termasuk batubara.

SDA berupa air meliputi sungai, lautan, telaga dan lainnya serta semua kekayaan alam yang dikandung di dalamnya.

Sedangkan SDA berupa padang gembalaan.itu meliputi hutan dan kekayaan alam yang dikandungnya.

Kedua, SDA yang jika keberadaannya melimpah ruah maka statusnya adalah milik bersama rakyat. Sebaliknya, jika SDA tersebut sedikit, tentunya tidak akan menjadikan masyarakat bersaing dan berebut di dalam mendapatkannya.

Contoh dalam hal ini adalah tambang garam di dalam bumi. Jika keberadaannya melimpah layaknya air yang mengalir, maka itu menjadi milik umum.

Begitu pula bahan tambang yang lain misalnya tambang emas dan perak di Tembagapura, Papua. Keberadaannya jelas melimpah. PT Freeport Mc Moran tatkala mengajukan perpanjangan kontrak pengolahan hingga puluhan tahun. Ini menjadi salah satu bukti bahwa tambang emas dan tembaga di Papua adalah milik bersama rakyat.

Adapun di sebagian masyarakat ada yang bermata pencaharian sebagai pendulang emas. Keberadaan logam emas dalam mendulang relatif sangat sedikit. Fenomena seperti ini bukanlah sebuah tambang. Hanya yang berupa bahan tambang saja yang menjadi milik rakyat.

SDA yang melimpah di Indonesia harusnya linear dengan tingkat kesejahteraan penduduknya. Artinya, ketersediaan dana yang cukup dari SDA ini akan bisa digunakan untuk mengkover semua kebutuhan rakyat, termasuk lancarnya pembangunan semua fasilitas layanan publik.

Oleh karena itu perlu ada perumusan yang komprehensif mengenai kebijakan publik dalam mengelola SDA. Pengelolaan SDA menjadi hak negara dengan memilih 3 langkah yakni, negara itu mempunyai kewenangan untuk mengembalikan hasil pengolahan SDA ke masyarakat. Sebagai contoh, menggratiskan BBM di SPBU yang bertebaran di seantero negeri. Bisa juga mengenakan biaya yang terjangkau dan murah untuk mengkover kebutuhan produksinya.

Selain itu, negara bisa menjual hasil olahan SDA untuk mendapatkan dana yang mencukupi guna melakukan pembangunan fasilitas layanan masyarakat.

di samping itu, negara bisa melakukan pemagaran terhadap sebagian komoditas SDA, misalnya hutan. Negara boleh melakukan pemagaran pada sebagian hutan yang ada. Hutan yang dipagar bisa digunakan untuk hutan produksi. Dengan demikian akan ada suntikan dana yang langgeng guna mengkover kebutuhan masyarakat.

Sedangkan di dalam proses pengelolaannya, negara bisa mendatangkan ahli dan alat berat yang canggih dari teknologi baru. Untuk mendatangkan ahli tentunya dengan akad ijaroh. Adapun terkait peralatan canggih yang didatangkan dari luar, dalam hal ini akadnya adalah meminjam. Bukan lantas korporasi menjadi tirani bagi negara. Korporasi menawarkan investasi di saat alat berat mereka dibutuhkan negara.

Dengan demikian, negara bisa mandiri di dalam pengelolaan SDA nya.

Di samping itu, negara harus menyiapkan tenaga - tenaga yang profesional guna melakukan upaya pengelolaan SDA. di sinilah dibutuhkan adanya lembaga dan proses pendidikan yang mampu mencetak tenaga - tenaga yang seimbang antara penguasaan Iptek dan Imtaqnya.

Akhirnya, semoga dengan kebijakan sedemikian atas SDA yang melimpah mampu menjadikan Indonesia sebagai negara yang berkemandirian untuk terbebas dari utang. Yang sejatinya utang luar negeri menjadi alat untuk mengintervensi kebijakan - kebijakan internal Indonesia oleh para kreditur tersebut.*Penulis guru tinggal di Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Menlu Turki: Gencatan Senjata Libya Bergantung Pada Penarikan Pasukan Haftar

Menlu Turki: Gencatan Senjata Libya Bergantung Pada Penarikan Pasukan Haftar

Ahad, 12 Jul 2020 21:45

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Ahad, 12 Jul 2020 21:25

Zoom Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Zoom Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Ahad, 12 Jul 2020 21:22

QQ HEALING 11: Sembuhkan Sakit dengan 3 ilmu, Quran, Kedokteran dan Fisika Quantum

QQ HEALING 11: Sembuhkan Sakit dengan 3 ilmu, Quran, Kedokteran dan Fisika Quantum

Ahad, 12 Jul 2020 21:15

Muslim Bosnia Peringati 25 Tahun Pembantaian Sebrenica

Muslim Bosnia Peringati 25 Tahun Pembantaian Sebrenica

Ahad, 12 Jul 2020 21:05

PBB: Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Khashoggi

PBB: Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Khashoggi

Ahad, 12 Jul 2020 20:45

Erdogan Sebut Kebangkitan Hagia Shopia Membuka Jalan Untuk 'Pembebasan Masjid Al-Aqsa'

Erdogan Sebut Kebangkitan Hagia Shopia Membuka Jalan Untuk 'Pembebasan Masjid Al-Aqsa'

Ahad, 12 Jul 2020 20:25

Pejabat Bertekad Jaga Pancasila dari Rongrongan Komunis

Pejabat Bertekad Jaga Pancasila dari Rongrongan Komunis

Ahad, 12 Jul 2020 20:22

 Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Ahad, 12 Jul 2020 07:18

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Ahad, 12 Jul 2020 06:51

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

Ahad, 12 Jul 2020 06:16

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Ahad, 12 Jul 2020 05:56

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Ahad, 12 Jul 2020 05:35

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Ahad, 12 Jul 2020 02:27

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

Ahad, 12 Jul 2020 01:04

 Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Sabtu, 11 Jul 2020 23:56

Mahasiswa Geruduk DPR,  Ah yang Bener?

Mahasiswa Geruduk DPR, Ah yang Bener?

Sabtu, 11 Jul 2020 22:50

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Sabtu, 11 Jul 2020 21:35

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 21:28

Laporan: Serangan Drone Misterius Tewaskan 2 Pemimpin Jihadis Senior Ansar Al-Tawhid di Idlib

Laporan: Serangan Drone Misterius Tewaskan 2 Pemimpin Jihadis Senior Ansar Al-Tawhid di Idlib

Sabtu, 11 Jul 2020 21:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X