Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.843 views

Artis, Cameo Panggung Politik Praktis?

Oleh: Juliatin, S. Pd*

 

Menjelang Pileg 2019, masing-masing Parpolmakin gencar mencari dukungan. Selain para politisi yang ramai-ramai pindah partai, migrasi artis dari penggung hiburan menuju panggung perpolitikan pun seakan tak mau ketinggalan. Hal ini tentu menambah daftar panjang deretan artis yang telah lebih dulu menjajaki dunia perpolitikan.

Dilansir dari Okami.id, terdapat 54 artis yang mendaftarkan diri menjadi calon legislatif. Nama-nama seperti Nurul Arifin, Rieke Diah Pitaloka, Katon Bagaskara, Annisa Bahar, hingga Giring Nidji masuk dalam daftar artis yang mencalonkan menjadi wakil rakyat. Pro-kontra pasti ada. Perkara biasa. Wajar jika ada pihak yang optimis ataupun pesimis terhadap kemampuan para artis tersebut dalam mengakomodir asipirasi umat.

Partai Nasional Demokrat (NasDem) tercatat sebagai partai yang paling banyak mengajukan kadernya dari kalangan artis, yakni mencapai 27 orang, antara lain Olla Ramlan, Vicky Shu, dan Sahrul Gunawan. Di urutan kedua, PDI Perjuangan (PDI-P) dengan kader dari artis sebanyak 13 orang dan di posisi ketiga dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 7 orang (Katadata.co.id, 20/07/2018).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Wahyu Setiawan, meyakini bahwa partai politik sudah mempertimbangkan matang-matang kemampuan dan rekam jejak artis tersebut. Wahyu menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai, apakah layak untuk dipilih atau tidak. Sebab, pihaknya hanya berwenang memastikan apakah bakal caleg dari kalangan artis tersebut memenuhi persyaratan yang ditentukan Undang-Undang atau tidak (Kompas.com,19/07/2018).

Masuknya para artis kedunia politiktelah menjadi warna-warni politik tersendiri di negeri kita. Sejak PAN (Partai Amanat Nasional) memberi peluang bagi para artis untuk ikut mengambil bagian sebagai politikus, parpol lainnya tak mau ketinggalan. Alhasil, ada yang mendapat banyak kursi semisal Dede Yusuf, Rano Karno, dan Primus Yustisio.Namun ada pula yang boleh kita sebut gagal lalu memilih mundur dan akhirnya turun panggung. Sebut saja, Dicki Chandra, Helmy Yahya dan Andre Taulany.

Keberadaan artis di tubuh Parpol, tak dapat dipungkiri, sebagai salah satu cara untuk meraup banyak keuntungan bagi Parpol yang menaunginya. Tersebab, nama mereka yang sudah mendapat tempat di masyarakat. Tapi, apakah kemudian mereka memiliki kemampuan dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat? Mengingat, profesi artis dan politikus itu bertolak belakang. Yang satu harus pentas di atas panggung hiburan untuk menghibur rakyat, sedang yang satu lagi harus pentas di panggung politik mengurus urusan orang banyak.

Padahal, untuk memasuki ranah politik tidaklah cukup hanya dengan menjual popularitas semata. Yang dibutuhkan adalah orang-orang yang kapabel di dalamnya, bukan untuk main-main. Yaitu orang-orang yang cakap politik dan memiliki kemampuan untuk mengemban amanah mengurusi rakyat. Sebab, politik bukanlah panggung hiburan seperti yang disuguhkan dari layar kaca. Jika kemudian ranah kekuasaan jatuh ketangan orang-orang serakah, maka semakin jatuhlah wibawa negara. Negara akan semakin rusuh jika diatur oleh orang-orang yang tidak mempunyai kemampuan untuk mengurusi politik negara.

Selain itu, kiprah artis dalam panggung politik belum memberikan kontribusi signifikan dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berkembang di masyarakat. Keberadaan mereka dalam tubuh Parpol sebagian besar hanya berdasar ikatan kepentingan. Saling mengambil keuntungan satu sama lain.

Jika salah satu dari kedua pihak mulai merasa rugi, akan wajar jika kedua pihak mulai saling tendang. Terlepas dari status apakah dia adalah seorang artis yang berperan sebagai pemain lama atau pemain baru dalam Parpol, tetap sajajika rekam jejak mereka kurang membawa hasilpositif,maka wajar jika keberadaan mereka tak ubahnya seperti cameo dalam panggung politik. Hanya sekelebat muncul, lama-lama pindah Parpol.

Hal seperti ini dalam sistem demokrasi yang berasaskan sekuler materialistik adalah hal wajar. Memandang sesuatu hanya berdasar kepentingan semata. Pun, politik dimaknai hanya seputar meraih kekuasaan saja. Jalan politik dijadikan ajang meraup keuntungan materi dibanding sebagai sarana untuk memperbaiki kondisi masyarakat yang kian terpuruk. Panggung politik tak ubahnya seperti permainan dadu untuk saling merebut tahta kekuasaan dengan cara saling sikut.

Padahal dalam Islam, urusan politik adalah masalah pengaturan urusan umat. Berpolitik adalah aktivitas yang dilakukan oleh para Nabi, termasuk Nabi Muhammad SAW. Urusan politik adalah urusan yang berat. Karena mengatur urusan umat artinya bersedia menunaikan dan memikul segala hal yang terkait hak-hak dan kewajiban dengan pedoman Alquran dan Sunnah dari Nabi Allah. Maka dari itu para ulama menjabarkan bahwa politik dan agama adalah ibarat saudara kembar.

Itu artinya orang-orang yang terjun ke panggung politik praktis meniscayakan adanya pribadi yang betul-betul memahami apa itu politik dalam arti yang sebenarnya. Bukan ajang menunjukkan eksistensi diri atau coba-coba. Mereka adalah orang-orang paham syariat agama. Orang-orang yang bersih. Orang-orang yang tidak memiliki keserakahan duniawi.

Pelaku politik yang baik tidak memanfaatkan aktivitas politik sebagai jalan untuk berebut kursi kekuasaan dan mempertebal kantong pribadi. Mereka paham betul bagaimana tanggung jawabnya dalam mengurusi umat. Karena mereka tahu bahwa semua urusan masyarakat yang berada di bawah kekuasaannya, semua akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT kelak. Wallahu a’lam bisshawab.

*Penulis adalah anggota Muslimah Media Konawe

Ilustrasi: inilah.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Qatar Desak Saudi Ungkap Nasih 4 Warga Mereka yang 'Dihilangkan Paksa' oleh Riyadh

Qatar Desak Saudi Ungkap Nasih 4 Warga Mereka yang 'Dihilangkan Paksa' oleh Riyadh

Senin, 15 Oct 2018 20:05

MUI-Kominfo Ajak Generasi Milenial Bijak Gunakan Gadget

MUI-Kominfo Ajak Generasi Milenial Bijak Gunakan Gadget

Senin, 15 Oct 2018 18:55

Rumah DP Nol Rupiah Terealisasi, Fahira Idris Puji Anies Baswedan

Rumah DP Nol Rupiah Terealisasi, Fahira Idris Puji Anies Baswedan

Senin, 15 Oct 2018 18:48

DPRD Pangandaran Desak Pelaku LGBT Direhabilitasi

DPRD Pangandaran Desak Pelaku LGBT Direhabilitasi

Senin, 15 Oct 2018 18:35

Notaris Muslim Indonesia Terjun ke Wilayah Bencana Palu

Notaris Muslim Indonesia Terjun ke Wilayah Bencana Palu

Senin, 15 Oct 2018 17:50

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Senin, 15 Oct 2018 12:35

Inggris, Prancis dan Jerman Desak Saudi Beri Tanggapan Rinci Atas Hilanngya Jamal Khashoggi

Inggris, Prancis dan Jerman Desak Saudi Beri Tanggapan Rinci Atas Hilanngya Jamal Khashoggi

Senin, 15 Oct 2018 11:18

Jebakan Sekularisme Melalui Media Digital

Jebakan Sekularisme Melalui Media Digital

Senin, 15 Oct 2018 10:59

Kemampuan Jokowi Menghibur: Ekonomi Meroket dan Tawa IMF

Kemampuan Jokowi Menghibur: Ekonomi Meroket dan Tawa IMF

Senin, 15 Oct 2018 10:45

Mukerwil Ke-1 Dewan Dakwah Aceh Siap Hadapi Tantangan Dakwah

Mukerwil Ke-1 Dewan Dakwah Aceh Siap Hadapi Tantangan Dakwah

Senin, 15 Oct 2018 10:07

Bantuan untuk Desa Terisolir di Donggala

Bantuan untuk Desa Terisolir di Donggala

Senin, 15 Oct 2018 09:51

Kepastian Perbaikan BPJS Kesehatan di tangan Prabowo-Sandi

Kepastian Perbaikan BPJS Kesehatan di tangan Prabowo-Sandi

Senin, 15 Oct 2018 09:45

Saudi Ancam Balas Sanksi yang Lebih Keras jika Dihukum atas Kasus Jamal Khasoggi

Saudi Ancam Balas Sanksi yang Lebih Keras jika Dihukum atas Kasus Jamal Khasoggi

Ahad, 14 Oct 2018 21:45

Saham Saudi Terjun Bebas Setelah Trump Ancam Beri Hukuman Berat Terkait Hilangnya Kashoggi

Saham Saudi Terjun Bebas Setelah Trump Ancam Beri Hukuman Berat Terkait Hilangnya Kashoggi

Ahad, 14 Oct 2018 21:25

Netanyahu Ancam Beri 'Pukulan Sangat Kuat' Kepada Hamas Jika Serangan Tidak Berhenti

Netanyahu Ancam Beri 'Pukulan Sangat Kuat' Kepada Hamas Jika Serangan Tidak Berhenti

Ahad, 14 Oct 2018 20:43

Mantan Anggota DPR sebut Pasal Ini Ada Konsep Komunisme

Mantan Anggota DPR sebut Pasal Ini Ada Konsep Komunisme

Ahad, 14 Oct 2018 16:31

Amien Rais Diperiksa terkait Ratna Sarumpaet, Ka'ban: Terlalu Mengada-ngada

Amien Rais Diperiksa terkait Ratna Sarumpaet, Ka'ban: Terlalu Mengada-ngada

Ahad, 14 Oct 2018 15:31

Kritik Tajam Fadli terkait Pidato Jokowi di hadapan IMF

Kritik Tajam Fadli terkait Pidato Jokowi di hadapan IMF

Ahad, 14 Oct 2018 14:31

Pembatalan Seminar di UGM, Dua Aktivis Singgung Orba

Pembatalan Seminar di UGM, Dua Aktivis Singgung Orba

Ahad, 14 Oct 2018 13:31

[Story Hamka-5] Cara Hamka Memberi Maaf

[Story Hamka-5] Cara Hamka Memberi Maaf

Ahad, 14 Oct 2018 07:50


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X