Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.112 views

Pelecehan Simbol Islam, Haruskah Terus Terjadi?

KEMBALI simbol Islam dilecehkan. Perempuan kafir yang mengaku bernama Suzethe Margareth, telah gegerkan publik dengan aksinya yang memakai sepatu dan membawa anjing ke dalam Mesjid Al Munawwaroh Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu 30 Juni 2019.

Pelaku kemudian, ditahan dan berstatus sebagai tahanan Polres Bogor. Namun yang menjadi persoalan, mengapa begitu mudah simbol-simbol Islam dilecehkan. Ada kasus sampul al Quran dijadikan trompet. Lembaran al Quran dijadikan kertas petasan, atau kasus Sukmawati dan Victor Laiskodat.

Dalam sebagian kasus penghinaan simbol Islam selalu muncul alasan tidak sengaja, tidak tahu atau orang gila. Alasan ini sungguh tidak logis. Sungguh aneh jika masih ada yang tidak tahu bahwa masuk ke dalam Mesjid tidak boleh menggunakan sendal apalagi, membawa anjing dengan alasan apapun. Jadi alasan bahwa yang bersangkutan orang gila juga perlu dipertanyaan bagaimana mungkin seorang gila bisa mengendarai Mobil, membawa HP, di mana keluarganya? Jelas sulit diterima nalar. Hal senada juga disampaikan dalam konferensi pers di gedung MUI, Jakarta, Selasa (2/7). https://news.beritaislam.org.

Sering juga muncul respon yang keliru, bahkan kasus yang ada digunakan untuk menyebarluaskan ide-ide “menenangkan” misalnya seruan umat  Islam harus sabar, umat Islam jangan terlalu fanatik, umat Islam harus memperluas tolerasi dan sebagainya atau pernyataan PBNU, yang merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam untuk memaafkan dan menyikapi persoalan tersebut secara dewasa. https://news.beritaislam.org.

Penanganan kasus juga hampir tidak pernah tuntas. Bahkan hukuman yang diberikan juga tidak membuat efek jerah. Sekedar contoh kasus Sukwamati, Victor Laiskodat sekalipun telah dilaporkan tapi sampai sekarang tidak jelas bagaimana kesudahannya. Begitu juga pembakaran bendera Tauhid, atau dikenal dengan panji Rosulullah SAW yaitu Al Liwa dan Arroyah hanya dihukum penjara 10 hari dan denda 2000 rupiah, dihukum bukan karena membakar Panji Rosul atau penistaan agama tapi karena menimbulkan kegaduhan. Bagaimana dengan kasus orang gila masuk mesjid dengan membawa anjing? Meskipun sulit diterima nalar sebagai orang gila, perlakuan istimewa pun akan diberlakukan kepadanya. Bahwa tersangka tetap dilakukan penahanan di Polres Bogor, namun demikian Jika tim dokter menyarankan tersangka untuk dirawat inap, Kepolisian akan memberikan hak kepada tersangka untuk menjalani perawatan. https://Kompas.com, Kamis 4 Juli 2019.  

 

Akar masalahnya Sekularisme

Dengan landasan sekularisme sebagai paham pemisahana agama dari kehidupan dan bernegara, paham liberalisme sebagai paham kebebasan yang tubuh subur dan ini disakralkan. Maka penghinaan terhadap simbol Islam pun lantas dibenarkan sebagai ekspresi dari kebebasan dan bagian dari hak azasi manusia.

Sekularisme mengharuskan negara sekular netral dari agama, tidak boleh memihak agama apapun dan harus melindungi kebebasan. Negara sekular tidak mungkin melindungi kemuliaan agama, khususnya Islam. Kalaupun diproses hukum terhadap penista agama bukan berarti negara berkewajiban melindungi kemuliaan Islam, namun semata-mata untuk mencegah anarkisme, meredahkan kemarahan dan sebagainya.

Namun berbanding terbalik, apabila umat Islam yang ingin melaksanakan perintah agamanya maka kebebasan dan HAM itu tidak berlaku, mereka akan dicap radikal, ekstrimis, teroris dan sebagainya. Lihat saja sikap penguasa yang memojokkan Islam, mengkriminalisasi ulama dan membungkam kebebasan berbicara, misalnya kasus Ustadz Abdul Somad dipersekusi, ustadz Felix Siauw dibubarkan kajiannya. Dimana pembelaan penguasa, dimana pembelaaan sesama muslim?  Tapi ini fakta Ideologi Kapitalis dengan paham sekularisme, liberalismenya tidak akan pernah memberikan tempat kepada umat Islam untuk menjalankan agamanya secara sempurna.

 

Solusi Islam

Negara yang berlandaskan Sekularisme, tidak akan dan tidak dapat diharapakan untuk melindungi kemuliaan Islam, simbol Islam akan terus mengalami penghinaan. Sebab Sekularisme yang menjadi akar masalahnya. Maka tidak ada pilihan, sekularisme serta ide-ide turunannya harus dicampakkan, harus dibuang.

Dalam Islam negara harus dibangun di atas landasan aqidah Islam. Negara wajib melindungi kemuliaan Islam, wajib membina keimanan dan melindungi ketakwaan individu rakyat. Karena dengan ketakwaan individu akan melahirkan sikap mengagungkan Islam, penghinaan terhadap simbol Islam atau syiar-syiar Islam itu tidak akan terjadi. Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya:

Demikianlah (perintah Allah). Siapa saja yang mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati (TQS al-Hajj (22):32).

Hukuman bagi yang melakukan pelecahan Islam, simbol Islam atau ajaran Islam merupakan dosa besar bahkan bisa menyebabkan pelakunya keluar dari Islam, kemudian juga akan diberikan sanksi yang sangat berat.

Para ulama tidak berbeda pendapat bahwa hukuman bagi penghina Islam adalah hukuman mati jika pelakunya tidak bertobat. Jika pun bertobat, maka hukuman matinya akan gugur tetapi tetap akan disanksi sesuai ketetapan Kholifah dengan melihat tingkat penghinaannya.

Hukuman ini akan memberikan efek jerah. Pelakunya juga tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan orang lain pun juga akan tercegah dari penghinaan terhadap Islam.

Solusi Islam ini hanya akan menjadi wacana apabila tidak diterapkan, yang bisa merealisasikan semua itu hanya negara dengan kepemimpina Islam. Wallah a’lam bi ash-shawab.*

Darni Sanari, SH

Pemerhati Sosial

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 22:35

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Selasa, 24 Nov 2020 20:20

PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X