Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.017 views

Minimnya Peran Negara dalam Arah Pendidikan Islam

MADRASAH RI mendapat kucuran dana pinjaman dari Bank Dunia senilai Rp.3,5 triliun disambut bahagia oleh kemenag (Kementrian Agama). Pinjaman itu akan digunakan untuk meningkatkan mutu Madrasah tingkat dasar dan menengah. Menurut Kemenag, karena keterbatasan dana APBN, pemerintah masih terfokus pada pembangunan sarana fisik, belum kualitas pendidikan (CNNIndonesia.com, 28/06/2019). Benarkah ini sekadar pinjam-meminjam? Di manakah sejatinya peran negara terhadap dunia pendidikan Islam?

No free lunch istilah yang tepat untuk menggambarkan kondisi pinjam-meminjam saat ini. Telah kita ketahui bersama bahwa pinjaman tak sekedar pinjam lantas kembali. Dalam aplikasi Kapitalisme segala sesuatu diukur dengan manfaat dan keuntungan. Para pemodal memberikan pinjaman pasti mengharapkan keuntungan dan manfaat berlipat. Negara peminjam menginginkan sesuatu dari arah pendidikan Islam dari negeri mayoritas Muslim ini.

Minimal ada dua yang diinginkan peminjam; keuntungan bunga yang besar dan kontrol terhadap arah pendidikan. Bunga dalam hal pinjam-meminjam telah menjadi kebiasaan bahkan harus. Ini yang menjadikan penghutang tetap miskin ini bicara di luar hukum syara’, sementara Islam telah melarang keras riba (bunga). Yang kedua, peminjam menjadi pengendali arah pendidikan, ini manfaat jangka panjang. Apa jadinya jika pendidikan Islam negeri ini dikontrol oleh negara Non-Islam?

Faktanya geliat kebangkitan Islam mulai nampak ke permukaan. Penjajahan gaya baru atas nama “memberikan pinjaman” adalah penjajahan paling halus dan sedikit orang menyadari. Muncul kekekhawatiran akut dalam diri penjajah akan tumbuhnya kembali kekuatan-kekuatan Islam, salah satu cara mereka adalah dengan menjauhkan Islam dari pemeluknya. Dengan dalih pinjaman, penjajah bisa mengintervensi arah pendidikan Islam sesuai keinginan mereka. Bagi penjajah, Islam adalah musuh sejati dalam persaingannya. Karena dari pendidikan Islam ini akan lahir bibit-bibit unggul yang kelak akan menjadi pengemban Islam ke seluruh dunia. Jika hal ini tidak sedari dini dibabat habis, sangat berbahaya bagi kepentingan negara penjajah. Penjajah akan terus berusaha melakukan seribu cara untuk menghalangi Islam memimpin dunia.

Torehan sejarah, Islam telah berhasil menaklukkan negara-negara kuat (Romawi, Persia, dan lain-lain) dan hal ini sangat tidak diinginkan oleh penjajah. Jika Islam berkuasa, mereka tidak punya kesempatan sebesar tepung terbangpun untuk menjarah kekayaan negeri-negeri Muslim. Pada dasarnya, mereka memberi pinjaman yang cukup besar itu sebagai alat untuk bisa mengontrol arah pendidikan Islam. Demikian hakikat hutang tidak menjadikan yang dihutangi bebas.

Lantas di manakah kesungguhan pemerintah Indonesia terhadap dunia pendidikan? Padahal negara sejatinya yang mengurusi seluruh kebutuhan rakyatnya, memenuhi hak-hak rakyatnya dan memberi kesejahteraan. Pendidikan adalah kunci negara ini bisa bangkit. Jika kualitas pendidikan jauh dari ideal, bagaimana output (keluaran) bisa membawa negeri ini kepada kemajuan? Selama ini arah pendidikan diukur seberapa mampu peserta didik bersaing dalam pasar internasional.

Kurikulum berkali-kali diubah demi mengikuti standard Kapitalisme yang sejatinya hanya memperalat manusia-manusia yang dijajah guna memenuhi kebutuhan penjajah. Alhasil, peserta didik yang seharusnya menjadi generasi terdepan membawa kebangkitan justru mengikuti arus penjajahan. Generasi Muslim mempunyai tujuan hidup yang jelas yakni mengabdi kepada Islam. Sudah menjadi kewajiban negara mempermudah sarana-sarana generasi Muslim memperdalam pengetahuan Islamnya.

Bila negeri ini menginginkan generasi terbaik dan unggul, bukan bercermin pada pendidikan negara mayoritas non-Muslim, mereka hanya punya satu tujuan ingin menguasai dunia. Sementara Islam menginginkan mulia di dunia selamat di akhirat.

Negara yang tidak berbasis Islam sangat jauh berbeda dengan yang berbasis Islam. Jika Islam menjadi sandaran, pasti akan membentuk negara yang bertanggung jawab. Bagaimana pemerintahan Islam telah melahirkan ilmuwan-ilmuwan yang membuat takjub negara-negara tetangga, yang sempat menyandang Golden Age (masa keemasan) yang diakui oleh ilmuwan non-Muslim bahwa Islam telah berjasa kepada kebangkitan Eropa.

Dalam buku Ro­bert Stephen Briffault (1876-1948) Making of Humanity : “Ilmu pe­nge­­tahuan adalah sumbangan peradaban Islam yang maha pen­ting ke­pa­da dunia mo­dern... Utang ilmu pe­nge­ta­huan kita kepada ilmu pe­nge­ta­huan bangsa Arab tidak ter­gan­tung kepada penemuan-pe­ne­muan teori yang revo­lu­sio­ner: ilmu pengetahuan ber­utang be­sar sekali kepada ke­bu­dayaan Islam.” Ini menjadi bukti nyata hanya dengan menjadikan Islam sebagai sandaran dunia bertekuk lutut.

Mendongkrak mutu pendidikan hanyalah kedok penjajahan guna menguatkan intervensi tangan-tangan penjajah. APBN tak memenuhi, hanyalah cerita, sementara dana yang dikorupsi mencapai triliunan. Pemerintah sendiri juga tak begitu sungguh-sungguh mengemban tanggung jawabnya. Hutang bukanlah solusi, karena negeri ini hanyalah pengekor, keinginan penjajah selalu dianak emaskan. Sistem ekonomi berbasis kapitalisme telah menjadikan negeri ini bak budak di negerinya sendiri. Tak punya otoritas mengolah kekayaan alamnya yang melimpah. Padahal dari kekayaan lautnya saja cukup untuk menghidupi seluruh rakyat, jika benar cara pengolahannya. Apalagi sekedar biaya untuk kemajuan dunia pendidikan.

Islam telah memberikan cara mengatur perekonomian yang benar, yaitu kekayaan alam harus dikelola sendiri bukan diserahkan ke asing. Sehingga pemasukan kas negara bukan dari pajak dan hutang. Inilah bukti kegagalan mendasar dari aturan yang diterapkan oleh negeri yang konon mayoritas Muslim.

Maka jalan hutang adalah jebakan mematikan. Penjajah gaya mulus ini selain memeras keuntungan, juga ingin menghancurkan generasi Muslim dari Islam.*

Zaynab

Alumni UINSA Surabaya, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Selasa, 23 Jul 2019 04:12

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Selasa, 23 Jul 2019 00:57

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Senin, 22 Jul 2019 23:52

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Senin, 22 Jul 2019 23:22

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Senin, 22 Jul 2019 23:03

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Senin, 22 Jul 2019 22:59

Merenunggi Hakikat Bencana yang Mengintai Negeri

Merenunggi Hakikat Bencana yang Mengintai Negeri

Senin, 22 Jul 2019 22:56

Milad IPM ke 58, Haedar: Kader IPM Harus Menjadi Kader yang Berilmu dan Berwawasan Luas

Milad IPM ke 58, Haedar: Kader IPM Harus Menjadi Kader yang Berilmu dan Berwawasan Luas

Senin, 22 Jul 2019 22:54

Islamic State Lancarkan Serangan Besar-besaran Terhadap SAA di Kota Perbatasan Albukamal

Islamic State Lancarkan Serangan Besar-besaran Terhadap SAA di Kota Perbatasan Albukamal

Senin, 22 Jul 2019 21:15

Pejuang Oposisi di Hama Gunakan Rudal Anti-Tank Baru untuk Hancurkan Tank Tentara Suriah

Pejuang Oposisi di Hama Gunakan Rudal Anti-Tank Baru untuk Hancurkan Tank Tentara Suriah

Senin, 22 Jul 2019 20:45

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 20:23

Turki Ancam Membalas Jika AS Berlakukan Sanksi Menyusul Pembelian Rudal S-400 Rusia

Turki Ancam Membalas Jika AS Berlakukan Sanksi Menyusul Pembelian Rudal S-400 Rusia

Senin, 22 Jul 2019 20:15

Semakin Berprestasi, Anies Akan Semakin Dicaci

Semakin Berprestasi, Anies Akan Semakin Dicaci

Senin, 22 Jul 2019 19:54

6 Polisi Pakistan Tewas, Puluhan Luka-luka Akibat Serangan Pejuang TTP di Dera Ismail Khan

6 Polisi Pakistan Tewas, Puluhan Luka-luka Akibat Serangan Pejuang TTP di Dera Ismail Khan

Senin, 22 Jul 2019 19:35

Saudi Pulangkan 300 Jamaah Mesir yang Akan Menunaikan Ibadah Haji dengan Visa Wisata

Saudi Pulangkan 300 Jamaah Mesir yang Akan Menunaikan Ibadah Haji dengan Visa Wisata

Senin, 22 Jul 2019 19:00

Dihajar ''Buzzer Bayaran'', Anies Banjir Dukungan

Dihajar ''Buzzer Bayaran'', Anies Banjir Dukungan

Senin, 22 Jul 2019 19:00

Serangan Udara Rusia Tewaskan 17 Warga Sipil di Pasar Idlib

Serangan Udara Rusia Tewaskan 17 Warga Sipil di Pasar Idlib

Senin, 22 Jul 2019 18:41

Iran Jatuhi Hukuman Mati untuk Mata-mata CIA

Iran Jatuhi Hukuman Mati untuk Mata-mata CIA

Senin, 22 Jul 2019 17:31

Menteri Israel Klaim Negaranya Bunuh Warga Israel Selama 2 Tahun

Menteri Israel Klaim Negaranya Bunuh Warga Israel Selama 2 Tahun

Senin, 22 Jul 2019 17:24

Setidaknya 18 Tewas dalam Serangan Rezim Assad di Idlib Suriah

Setidaknya 18 Tewas dalam Serangan Rezim Assad di Idlib Suriah

Senin, 22 Jul 2019 17:16


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X