Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.093 views

Kebijakan Zonasi Memakan Korban Lagi

DUNIA pendidikan kembali digegerkan oleh sistem zonasi PPDB. Pasalnya penerapan sistem penerimaan peserta Didik baru ini memunculkan berbagai polemik. Diantaranya, pertama ada beberapa sekolah yang kekurangan peserta didik. Seperti kasus yang terjadi di Bojonegoro, ada 10 SMAN yang kekurangan siswa baru alias belum memenuhi PAGU sebanyak puluhan siswa bahkan ada yang kekurangan nya hingga ratusan siswa  (https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4599174/ini-10-sma-negeri-di-bojonegoro-kekurangan-siswa-baru-ppdb-2019).

Kedua, ada juga siswa yang depresi gara-gara tidak diterima di sekolah yang mereka inginkan. Bahkan di Surabaya ada siswa yang menangis 2 hari karena gagal masuk sekolah negeri padahal dia anak yang berprestasi dan rata-rata nilainya 92. Itu karena dampak dari  sistem zonasi. (https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/regional/read/2019/06/18/18002141/zonasi-ppdb-gadis-ini-menangis-2-hari-karena-gagal-masuk-sma-negeri#ampshare=https://surabaya.kompas.com/read/2019/06/18/18002141/zonasi-ppdb-gadis-ini-menangis-2-hari-karena-gagal-masuk-sma-negeri).

Ketiga, ada permainan KK(Kartu keluarga). Karena besarnya keinginan untuk masuk sekolah favorit, segala cara dilakukan  orang tua, termasuk dengan permainan KK.

Fakta-fakta miris seputar penerapan sistem zonasi  tersebut membuktikan bahwasanya  kebijakan penguasa sangat tidak  bijak karena tak menyentuh akar masalah kesenjangan bidang pendidikan.

Meskipun sistem zonasi ini tujuan awalnya adalah pemerataan siswa di sekolah-sekolah negeri, tapi kenyataannya tidak membawa hasil bahkan yang terjadi adalah memunculkan  polemik di mana-mana.

Jika kita menganalisis lebih jauh maka akan kita dapatkan akar masalah di bidang pendidikan bukanlah pemerataan jumlah siswa. akan tetapi akar masalahnya adalah pertama. Sistem pendidikan yang ada di negeri ini. Sistem kapitalis sekular yang diadopsi negeri ini dari barat menjadikan pendidikan pun diatur ala kapitalis. Yang punya uang banyak(kapital) maka akan bisa mengenyam pendidikan di sekolah yang bonafit. Sekolah tersebut identik dengan biaya pendidikan mahal tapi terjamin mutunya. Akhirnya wajar jika muncullah kesenjangan. Sekolah bermutu hanya untuk orang yang memiliki kekayaan yang mumpuni.

Di luar soal kurikulum, akar problem pendidikan adalah pemerataan pembangunan bidang infrastruktur dan suprastruktur pendidikan. Banyak kita jumpai ada sekolah-sekolah yang tidak layak untuk ditempati sebagai tempat belajar mengajar. Harusnya pemerintah terjun ke bawah langsung untuk senantiasa mengecek bagaimana kondisi sekolah-sekolah yang ada.

Sistem pendidikan yang baik butuh ditopang kekuatan ekonomi dan political will negara, serta sistem-sistem  lain yg baik. Karena tidak dapat dipungkiri untuk menyokong sistem pendidikan yang baik maka dibutuhkan dana yang besar pula. Jika kekayaan alam negara saja banyak yang diprivatisasi, dijual ke para pemilik modal. Sedangkan menggantung kan pendapatan negara dari pajak saja tidak akan bisa menyokong sistem pendidikan dan lainnya.

Dengan sistem ekonomi kapitalistik dan sistem politik sekuler demokrasi yang diterapkan hari  ini akan sulit mewujudkan sistem pendidikan yang ideal sebagaimana yang pernah ada dalam sejarah islam di masa lampau.

Hanya  dengan penerapan Islam kaffah yang mampu mewujudkan pendidikan yang adil merata dengan output generasi paripurna sebagaimana yang diterapkan pada masa Kekhilafahan. Sehingga bisa lahirlah para ilmuwan dan cendekiawan seperti Ibnu Sina(ahli kedokteran), Al khawarizmi(ahli matematika) dan lainnya. Wallaahu a'lam bis as shawaab.*

Miya Ummu Akmal

Praktisi Pendidikan

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Gadget Addict Mewabah, Penderita Sakit Jiwa Bertambah

Gadget Addict Mewabah, Penderita Sakit Jiwa Bertambah

Sabtu, 19 Oct 2019 23:46

Intelijen Turki Tahan Seorang 'Imam' Organisai Fetullah di Meksiko

Intelijen Turki Tahan Seorang 'Imam' Organisai Fetullah di Meksiko

Sabtu, 19 Oct 2019 22:00

Halal Institute: BPJPH Harus Percepat Diklat Auditor dan Penyelia Halal

Halal Institute: BPJPH Harus Percepat Diklat Auditor dan Penyelia Halal

Sabtu, 19 Oct 2019 21:07

Turki: Teroris YPG Lancarkan 14 Serangan dalam 36 Jam Pertama Gencatan Senjata

Turki: Teroris YPG Lancarkan 14 Serangan dalam 36 Jam Pertama Gencatan Senjata

Sabtu, 19 Oct 2019 21:05

Second Family Life Forum: Upayakan Ketahanan Keluarga di Daerah Konflik

Second Family Life Forum: Upayakan Ketahanan Keluarga di Daerah Konflik

Sabtu, 19 Oct 2019 19:14

Aktivis Antikorupsi dan HAM Minta Jokowi Bentuk TGPF Kasus Novel Baswedan

Aktivis Antikorupsi dan HAM Minta Jokowi Bentuk TGPF Kasus Novel Baswedan

Sabtu, 19 Oct 2019 18:31

Libya Ajukan Komplain Ke Moskow Terkait Tentara Bayaran Rusia yang Membantu Pasukan Haftar

Libya Ajukan Komplain Ke Moskow Terkait Tentara Bayaran Rusia yang Membantu Pasukan Haftar

Sabtu, 19 Oct 2019 17:15

Muhammadiyah Harap Jokowi-Ma'ruf Lebih Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

Muhammadiyah Harap Jokowi-Ma'ruf Lebih Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

Sabtu, 19 Oct 2019 16:29

BPJPH Belum Siap, Sejumlah UKM Gagal Daftar Sertifikasi Halal

BPJPH Belum Siap, Sejumlah UKM Gagal Daftar Sertifikasi Halal

Sabtu, 19 Oct 2019 15:38

Bully dan Kekerasan Coreng Citra Pendidikan

Bully dan Kekerasan Coreng Citra Pendidikan

Sabtu, 19 Oct 2019 14:51

Trump Klaim Beberapa Negara Eropa Bersedia Pulangkan Pejuang IS yang Ditahan di Suriah

Trump Klaim Beberapa Negara Eropa Bersedia Pulangkan Pejuang IS yang Ditahan di Suriah

Sabtu, 19 Oct 2019 14:00

Erdogan Ancam Lancarkan Kembali Serangan Jika Milisi Komunis Kurdi Tidak Mundur dari 'Zona Aman'

Erdogan Ancam Lancarkan Kembali Serangan Jika Milisi Komunis Kurdi Tidak Mundur dari 'Zona Aman'

Sabtu, 19 Oct 2019 13:00

Komnas HAM Selidiki Kasus Wafatnya Dua Mahasiswa Kendari

Komnas HAM Selidiki Kasus Wafatnya Dua Mahasiswa Kendari

Sabtu, 19 Oct 2019 08:40

Pak Jokowi, Kenapa Pelantikan Dibuat Tegang?

Pak Jokowi, Kenapa Pelantikan Dibuat Tegang?

Sabtu, 19 Oct 2019 06:31

Soal Fenomena Cross-Hijaber, MUI: Pria Berdandan Menyerupai Wanita Hukumnya Haram

Soal Fenomena Cross-Hijaber, MUI: Pria Berdandan Menyerupai Wanita Hukumnya Haram

Sabtu, 19 Oct 2019 03:55

Ustaz Bachtiar Nasir Disambut Kesultanan Bacan

Ustaz Bachtiar Nasir Disambut Kesultanan Bacan

Jum'at, 18 Oct 2019 22:06

Inilah 4 Tips Agar Berdandan Tidak Jadi Tabarruj

Inilah 4 Tips Agar Berdandan Tidak Jadi Tabarruj

Jum'at, 18 Oct 2019 21:55

Buzzer, Penyebar Kebaikan or Kebohongan?

Buzzer, Penyebar Kebaikan or Kebohongan?

Jum'at, 18 Oct 2019 21:43

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Jum'at, 18 Oct 2019 21:12

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Jum'at, 18 Oct 2019 21:01


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X