Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.808 views

Kebijakan Zonasi Memakan Korban Lagi

DUNIA pendidikan kembali digegerkan oleh sistem zonasi PPDB. Pasalnya penerapan sistem penerimaan peserta Didik baru ini memunculkan berbagai polemik. Diantaranya, pertama ada beberapa sekolah yang kekurangan peserta didik. Seperti kasus yang terjadi di Bojonegoro, ada 10 SMAN yang kekurangan siswa baru alias belum memenuhi PAGU sebanyak puluhan siswa bahkan ada yang kekurangan nya hingga ratusan siswa  (https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4599174/ini-10-sma-negeri-di-bojonegoro-kekurangan-siswa-baru-ppdb-2019).

Kedua, ada juga siswa yang depresi gara-gara tidak diterima di sekolah yang mereka inginkan. Bahkan di Surabaya ada siswa yang menangis 2 hari karena gagal masuk sekolah negeri padahal dia anak yang berprestasi dan rata-rata nilainya 92. Itu karena dampak dari  sistem zonasi. (https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/regional/read/2019/06/18/18002141/zonasi-ppdb-gadis-ini-menangis-2-hari-karena-gagal-masuk-sma-negeri#ampshare=https://surabaya.kompas.com/read/2019/06/18/18002141/zonasi-ppdb-gadis-ini-menangis-2-hari-karena-gagal-masuk-sma-negeri).

Ketiga, ada permainan KK(Kartu keluarga). Karena besarnya keinginan untuk masuk sekolah favorit, segala cara dilakukan  orang tua, termasuk dengan permainan KK.

Fakta-fakta miris seputar penerapan sistem zonasi  tersebut membuktikan bahwasanya  kebijakan penguasa sangat tidak  bijak karena tak menyentuh akar masalah kesenjangan bidang pendidikan.

Meskipun sistem zonasi ini tujuan awalnya adalah pemerataan siswa di sekolah-sekolah negeri, tapi kenyataannya tidak membawa hasil bahkan yang terjadi adalah memunculkan  polemik di mana-mana.

Jika kita menganalisis lebih jauh maka akan kita dapatkan akar masalah di bidang pendidikan bukanlah pemerataan jumlah siswa. akan tetapi akar masalahnya adalah pertama. Sistem pendidikan yang ada di negeri ini. Sistem kapitalis sekular yang diadopsi negeri ini dari barat menjadikan pendidikan pun diatur ala kapitalis. Yang punya uang banyak(kapital) maka akan bisa mengenyam pendidikan di sekolah yang bonafit. Sekolah tersebut identik dengan biaya pendidikan mahal tapi terjamin mutunya. Akhirnya wajar jika muncullah kesenjangan. Sekolah bermutu hanya untuk orang yang memiliki kekayaan yang mumpuni.

Di luar soal kurikulum, akar problem pendidikan adalah pemerataan pembangunan bidang infrastruktur dan suprastruktur pendidikan. Banyak kita jumpai ada sekolah-sekolah yang tidak layak untuk ditempati sebagai tempat belajar mengajar. Harusnya pemerintah terjun ke bawah langsung untuk senantiasa mengecek bagaimana kondisi sekolah-sekolah yang ada.

Sistem pendidikan yang baik butuh ditopang kekuatan ekonomi dan political will negara, serta sistem-sistem  lain yg baik. Karena tidak dapat dipungkiri untuk menyokong sistem pendidikan yang baik maka dibutuhkan dana yang besar pula. Jika kekayaan alam negara saja banyak yang diprivatisasi, dijual ke para pemilik modal. Sedangkan menggantung kan pendapatan negara dari pajak saja tidak akan bisa menyokong sistem pendidikan dan lainnya.

Dengan sistem ekonomi kapitalistik dan sistem politik sekuler demokrasi yang diterapkan hari  ini akan sulit mewujudkan sistem pendidikan yang ideal sebagaimana yang pernah ada dalam sejarah islam di masa lampau.

Hanya  dengan penerapan Islam kaffah yang mampu mewujudkan pendidikan yang adil merata dengan output generasi paripurna sebagaimana yang diterapkan pada masa Kekhilafahan. Sehingga bisa lahirlah para ilmuwan dan cendekiawan seperti Ibnu Sina(ahli kedokteran), Al khawarizmi(ahli matematika) dan lainnya. Wallaahu a'lam bis as shawaab.*

Miya Ummu Akmal

Praktisi Pendidikan

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Selasa, 23 Jul 2019 04:12

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Selasa, 23 Jul 2019 00:57

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Senin, 22 Jul 2019 23:52

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Senin, 22 Jul 2019 23:22

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Senin, 22 Jul 2019 23:03

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Senin, 22 Jul 2019 22:59

Merenunggi Hakikat Bencana yang Mengintai Negeri

Merenunggi Hakikat Bencana yang Mengintai Negeri

Senin, 22 Jul 2019 22:56

Milad IPM ke 58, Haedar: Kader IPM Harus Menjadi Kader yang Berilmu dan Berwawasan Luas

Milad IPM ke 58, Haedar: Kader IPM Harus Menjadi Kader yang Berilmu dan Berwawasan Luas

Senin, 22 Jul 2019 22:54

Islamic State Lancarkan Serangan Besar-besaran Terhadap SAA di Kota Perbatasan Albukamal

Islamic State Lancarkan Serangan Besar-besaran Terhadap SAA di Kota Perbatasan Albukamal

Senin, 22 Jul 2019 21:15

Pejuang Oposisi di Hama Gunakan Rudal Anti-Tank Baru untuk Hancurkan Tank Tentara Suriah

Pejuang Oposisi di Hama Gunakan Rudal Anti-Tank Baru untuk Hancurkan Tank Tentara Suriah

Senin, 22 Jul 2019 20:45

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 20:23

Turki Ancam Membalas Jika AS Berlakukan Sanksi Menyusul Pembelian Rudal S-400 Rusia

Turki Ancam Membalas Jika AS Berlakukan Sanksi Menyusul Pembelian Rudal S-400 Rusia

Senin, 22 Jul 2019 20:15

Semakin Berprestasi, Anies Akan Semakin Dicaci

Semakin Berprestasi, Anies Akan Semakin Dicaci

Senin, 22 Jul 2019 19:54

6 Polisi Pakistan Tewas, Puluhan Luka-luka Akibat Serangan Pejuang TTP di Dera Ismail Khan

6 Polisi Pakistan Tewas, Puluhan Luka-luka Akibat Serangan Pejuang TTP di Dera Ismail Khan

Senin, 22 Jul 2019 19:35

Saudi Pulangkan 300 Jamaah Mesir yang Akan Menunaikan Ibadah Haji dengan Visa Wisata

Saudi Pulangkan 300 Jamaah Mesir yang Akan Menunaikan Ibadah Haji dengan Visa Wisata

Senin, 22 Jul 2019 19:00

Dihajar ''Buzzer Bayaran'', Anies Banjir Dukungan

Dihajar ''Buzzer Bayaran'', Anies Banjir Dukungan

Senin, 22 Jul 2019 19:00

Serangan Udara Rusia Tewaskan 17 Warga Sipil di Pasar Idlib

Serangan Udara Rusia Tewaskan 17 Warga Sipil di Pasar Idlib

Senin, 22 Jul 2019 18:41

Iran Jatuhi Hukuman Mati untuk Mata-mata CIA

Iran Jatuhi Hukuman Mati untuk Mata-mata CIA

Senin, 22 Jul 2019 17:31

Menteri Israel Klaim Negaranya Bunuh Warga Israel Selama 2 Tahun

Menteri Israel Klaim Negaranya Bunuh Warga Israel Selama 2 Tahun

Senin, 22 Jul 2019 17:24

Setidaknya 18 Tewas dalam Serangan Rezim Assad di Idlib Suriah

Setidaknya 18 Tewas dalam Serangan Rezim Assad di Idlib Suriah

Senin, 22 Jul 2019 17:16


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X