Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.610 views

Tatkala Ketidakjujuran Pasien Membawa Petaka bagi Nakes

Oleh: Tardjono Abu Muas (Pemerhati Masalah Sosial)

Di tengah merebaknya wabah corona (Covid-19) ke seluruh dunia tak terkecuali di negeri kita ini, tentu membawa dampak yang sangat luas bagi aspek hidup keseharian.

Aspek kehidupan yang tak dapat dinafikan keberlangsungannya yakni keterkaitan dan keterikatan antara pasien covid-19 dengan para tenaga medis atau tenaga kesehatan (Nakes) sebagai benteng terakhir melawan wabah Covid-19

Kenapa Nakes disebut sebagai benteng terakhir dari perlawanan menghadapi Covid-19? Karena pada hakikatnya garda terdepan dari perlawanan terhadap Covid-19 itu sendiri adalah masyarakat. Masyarakat sebagai garda terdepan menghadapi penyebaran virus yang satu ini mesti hidup bersih, disiplin menjaga imunitas diri, taat anjuran para ahli medis, dan tak kalah pentingnya kejujuran masyarakat tatkala dirinya sudah terasa terpapar sesuai kriteria yang telah disampaikan oleh para ahli kesehatan.

Jika masyarakat sebagai garda terdepan yang sudah terjangkiti Covid-19 sesuai kriteria ahli medis lalu memeriksakan dirinya ke dokter dengan tidak mau menceritakan kondisi sebenarnya atas kondisi dirinya, maka inilah pintu pertama terbuka untuk menjebol pertahanan garda terakhir.

Runtuhnya pertahanan garda terakhir yang dalam hal ini dijaga oleh para Nakes di antaranya disebabkan oleh ketidakjujuran pasien sebelum tindakan lebih lanjut oleh para Nakes yang menanganinya.

Perlu diingat, satu saja pasien yang sudah terindikasi covid-19 tidak jujur di depan pemeriksaan, maka korban penularan terhadap Nakes yang menanganinya bukan hanya satu orang tapi lebih dari itu.

Sangat disesalkan hal ini masih terus terjadi sehingga sangat miris jika diberitakan dalam satu Rumah Sakit beberapa Nakes tumbang terpapar covid-19 dan bahkan ada yang gugur dalam penanganan covid-19

Edukasi dan sosialisasi mesti segera dilakukan kepada masyarakat luas tentang pentingnya kejujuran pasien dalam menghadapi dan melawan penyebaran virus yang satu ini.

Jika pertahanan benteng terakhir dalam hal ini banyaknya para Nakes yang terpapar, maka sungguh tidak terbayangkan bagaimana kondisi selanjutnya.

Kehadiran negara sangat diperlukan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui media yang ada bisa dikerahkan. Sosialisasikan betapa ketidakjujuran pasien dapat membawa petaka kepada Nakes sebagai benteng terakhir melawan Covid-19.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X