Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.129 views

Sidang Kasus Ciketing: Jemaat HKBP Penganiaya Ismail akan Dipolisikan

BEKASI (voa-islam.com) – Saksi HKBP dan saksi Pemkot Bekasi mangkir dari persidangan kasus HKBP Ciketing. Keterangan palsu dua pendeta HKBP urung dikonfrontir. Kuasa Hukum terdakwa akan laporkan HKBP penganiaya Ismail ke polisi.

Dalam sidang kelima kasus HKBP Ciketing di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Kamis (13/1/2011), ada dua persidangan yang digelar, yakni sidang  delapan pemuda  dan sidang dua remaja di bawah umur dengan agenda pemeriksaan sejumlah saksi. Khusus sidang remaja di bawah umur (Handoko & Hardonis) dilakukan secara tertutup.  Untuk sidang kali ini, tidak terlihat orasi umat Islam Bekasi di luar PN Bekasi.

Seharusnya, sidang lanjutan kali ini menghadirkan kesaksian dari pihak Pemerintah Kota Bekasi, dokter RS, dan HKBP. Saksi-saksi dari HKBP Ciketing, dokter RS Mitra Keluarga dan Pemkot Bekasi pun tak satupun yang hadir.

Maka agenda pemeriksaan saksi dilakukan dengan pemeriksaan saksi mahkota. Pada persidangan delapan pemuda: Ismail, Dede Tri Sutrisna, Panca Rano VID, Khaerul Anwar, Nunu Nurhadi, Roy Karyadi, Kiki Nurdiansyah, dan Supriyanto, menghadirkan saksi Ade Firman, Aji Ahmad Faisal, KH Murhali Barda, Handoko dan Hardonis. 

Kuasa hukum terdakwa, Shalih Mangara Sitompul menyesalkan ketidakhadiran para saksi itu. “Seharusnya saksi yang dihadirkan hari ini adalah saksi yang memberatkan, sesuai Berita Acara Pidana (BAP) atau yang disebut saksi verbal,” jelasnya pada voa-islam.com.

Seperti penjelasan dalam sidang sebelumnya, para saksi hanya mengulang-ulang kesaksiannya seputar alibi peristiwa Ciketing. Tak ada perkembangan yang signifikan dari keterangan yang diberikan oleh para saksi. “Seperti inilah jalan persidangan kasus HKBP Ciketing. Bertele-tele dan formalitas saja,” kata kuasa hukum Munarman.

Dalam keterangannya, saksi mahkota Ade Firman mengatakan tidak melihat kedelapan terdakwa melakukan tindakan apapun terhadap para jemaat HKBP. Maksud kedatangannya dengan para terdakwa lainnya hanya untuk melakukan aksi damai menentang tempat ibadah liar Jemaat HKBP. Sebagai orang yang tinggal di sekitar tempat kejadian, ia dan para warga lainnya merasa keberatan dengan adanya tempat ibadah ilegal yang dilakukan oleh HKBP.

Keterangan senada disampaikan Murhali Barda, bahwa delapan pemuda yang menjadi terdakwa itu bukan merupakan anggotanya (FPI). Murhali mengaku, bahwa ia tidak pernah memberi instruksi kepada siapapun, termasuk kepada delapan pemuda tersebut untuk datang ke Ciketing, melainkan hanya seruan saja.

Ketika ditanya Hakim Ketua, apakah anda berniat dan hendak menghalang-halangi jemaat Kristiani untuk beribadah? Lalu jawab Ustadz Murhali: “Tidak, kami tidak pernah menghalang-halangi umat Kristiani untuk beribadah. Kami hanya memprotes pelanggaran yang dilakukan oleh jemaat HKBP soal tempat ibadah liar.”

Keresahannya terhadap keberadaan tempat ibadah illegal HKBP di Ciketing, kata Murhali, bukanlah semata keresahan dirinya. Tapi juga seluruh umat Islam Bekasi. Apalagi, ia sudah mendengar, bahwa Pemerintah Kota Bekasi sudah melarang jemaat HKBP untuk beribadah di tanah kosong. Ini jelas bentuk pelanggaran.

Bukan delik aduan, polisi harus mengusut jemaat HKBP penganiaya Ismail

Usai persidangan, Shalih Manggara Sitompul menjelaskan kepada voa-islam.com, bahwa salah satu pemicu terjadinya insiden Ciketing adalah penganiayaan Ismail dengan cara  pengeroyokan oleh jemaat HKBP, hingga kepalanya berdarah dan harus dijahit dengan dua jahitan. Bukan hanya itu, tangan Ismail juga dipukul hingga keseleo. Atas penganiayaan yang dilakukan jemaat HKBP, kuasa hukum Ismail cs akan segera melaporkan ke polisi.

“Seharusnya tanpa harus dilaporkan, polisi harus mengusut dan menangkap pihak HKBP yang melakukan penganiayaan. Ini delik biasa, bukan delik aduan,” ungkap Shalih.

Sidang kasus HKBP Ciketing ini akan dilanjutkan pada  Senin (17/1/2011) mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi HKBP, saksi Pemkot Bekasi saksi dokter RS Mitra Keluarga dan saksi ahli dari pihak umat Islam. Semoga saja saksi HKBP tak mangkir lagi. [Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Saudi Tangkap 15 Orang Terkait Penipuan Layanan Haji

Saudi Tangkap 15 Orang Terkait Penipuan Layanan Haji

Kamis, 30 Jun 2022 21:15

Israel Tolak Tawaran Pertukaran Tahanan Dengan Faksi Perlawanan Palestina

Israel Tolak Tawaran Pertukaran Tahanan Dengan Faksi Perlawanan Palestina

Kamis, 30 Jun 2022 21:00

Tren Wanita Bergaya Rambut Pendek

Tren Wanita Bergaya Rambut Pendek

Kamis, 30 Jun 2022 20:28

Anggota Islamic State Pelaku Serangan Di Paris Tahun 2015, Salah Abdeslam Divonis Seumur Hidup

Anggota Islamic State Pelaku Serangan Di Paris Tahun 2015, Salah Abdeslam Divonis Seumur Hidup

Kamis, 30 Jun 2022 20:10

Jadwal Hari Raya Idul Adha 1443 H Berbeda, Ketua MUI Imbau Umat Tetap Jaga Persatuan

Jadwal Hari Raya Idul Adha 1443 H Berbeda, Ketua MUI Imbau Umat Tetap Jaga Persatuan

Kamis, 30 Jun 2022 14:30

Kisah Ustaz Amin Djamaluddin, Skakmat Majelis Hakim Kasus Ahmadiyah

Kisah Ustaz Amin Djamaluddin, Skakmat Majelis Hakim Kasus Ahmadiyah

Kamis, 30 Jun 2022 11:25

Apa Masalahnya Perempuan Bekerja?

Apa Masalahnya Perempuan Bekerja?

Kamis, 30 Jun 2022 10:29

Perbanyaklah Syukur Kepada Allah Ta'ala Khususnya Calon Jama'ah Haji Tahun Ini

Perbanyaklah Syukur Kepada Allah Ta'ala Khususnya Calon Jama'ah Haji Tahun Ini

Kamis, 30 Jun 2022 09:47

Timnas Israel ke Indonesia, PW KB PII Sumut Bandingkan dengan Boikot Sepak Bola Rusia oleh Barat

Timnas Israel ke Indonesia, PW KB PII Sumut Bandingkan dengan Boikot Sepak Bola Rusia oleh Barat

Kamis, 30 Jun 2022 09:22

Kemenag Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Kemenag Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Rabu, 29 Jun 2022 21:11

Kasus Holywings, HNW Apresiasi Gubernur Anies dan Kepolisian

Kasus Holywings, HNW Apresiasi Gubernur Anies dan Kepolisian

Rabu, 29 Jun 2022 19:39

KISDI Tolak Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia

KISDI Tolak Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia

Rabu, 29 Jun 2022 19:29

Presiden Ukraina Sebut Vladimir Putin Telah Menjadi 'Teroris' Yang Memimpin 'Negara Teroris'

Presiden Ukraina Sebut Vladimir Putin Telah Menjadi 'Teroris' Yang Memimpin 'Negara Teroris'

Rabu, 29 Jun 2022 19:15

Terlihat Hilal Dzulhijjah, Apa Doanya?

Terlihat Hilal Dzulhijjah, Apa Doanya?

Rabu, 29 Jun 2022 16:32

Dukung Anies Tutup Holywings

Dukung Anies Tutup Holywings

Rabu, 29 Jun 2022 16:22

Waduh, Pancasila yang Mana Mas Ganjar?

Waduh, Pancasila yang Mana Mas Ganjar?

Rabu, 29 Jun 2022 13:28

Tokoh Pesantren Minta Pemkot Bekasi Evaluasi Holywings dan Kafe Sejenis

Tokoh Pesantren Minta Pemkot Bekasi Evaluasi Holywings dan Kafe Sejenis

Rabu, 29 Jun 2022 11:55

Dua Puluh Persen Adalah Kejahatan Politik

Dua Puluh Persen Adalah Kejahatan Politik

Rabu, 29 Jun 2022 11:47

Percepatan Sertifikasi Halal Butuh Sinergi Daerah

Percepatan Sertifikasi Halal Butuh Sinergi Daerah

Selasa, 28 Jun 2022 22:27

Masih Mungkinkah Prabowo Subianto Menjadi Presiden?

Masih Mungkinkah Prabowo Subianto Menjadi Presiden?

Selasa, 28 Jun 2022 21:51


MUI

Must Read!
X

Kamis, 30/06/2022 20:28

Tren Wanita Bergaya Rambut Pendek