Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.286 views

Langgar Aturan, Gereja Liar Pinggir Sawah di Cilacap Ditutup Aparat

CILACAP (voa-islam.com) – Ulah jemaat Kristen melanggar peraturan yang telah disepakati oleh semua agama, tidak hanya berlangsung di perkotaan saja. Di pinggir sawah sebuah dusun yang jauh dari perkotaan, umat Kristen juga melakukan pelanggaran yang meresahkan warga. Berkat kesigapan para tokoh, aparat dan warga yang sadar hukum, aktivitas gereja liar pojok kampung itu bisa diselesaikan tanpa ada gejolak.

Kasus ini berawal dari kejelian para santri TPA Miftahul Huda dusun Gapek desa Karangtengah kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap. Mencium gelagat misi agama lain, para santri pun melaporkan kepada tokoh setempat, bahwa di kampungnya ada kegiatan kebaktian Kristen di sebuah rumah. Mendapat laporan itu, para tokoh bersama pemuda dan warga setempat segera melakukan penelusuran ke rumah desa yang dicurigai sebagai gereja ilegal. Berdasarkan keterangan warga, rumah yang disalahgunakan sebagai gereja itu adalah sebuah rumah tinggal. Karena tak ada teguran warga, lama kelamaan rumah di RT 01 RW 8 yang berada di pinggir sawah itu tidak dihuni orang. Setiap hari rumah itu dibiarkan kosong, hanya tiap malam Sabtu dan hari Minggu digunakan untuk kebaktian layaknya sebuah gereja.

Warga pun merasa terganggu dengan penggunaan pengeras suara saat kebaktian. Apalagi rumah yang digunakan menjadi gereja illegal berdekatan dengan mushalla.

Jumlah jemaat Kristen yang menggunakan rumah tersebut juga sangat sedikit, sekitar 10 orang. Itu pun sebagian besar berasal dari luar desa bahkan luar kabupaten Cilacap. 

Keberatan warga terhadap adanya gereja liar bukan tanpa alasan. Jumlah warga dusun Gapek yang beragama Kristen hanya 6 KK (kepala keluarga), sehingga keberadaan gereja liar itu dinilai melanggar Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, Dan Pendirian Rumah Ibadat.

Untuk memperkuat bukti adanya rumah tinggal yang disalahgunakan sebagai gereja liar para pemuda setempat melakukan pemotretan saat sepuluhan jemaat menggelar kebaktian. Saat pemotretan, para jemaat yang mengikuti kebaktian tersebut merasa panik. Suasana tersebut dimanfaatkan oleh jemaat gereja liar untuk menggalang simpati dari aparat kepolisian. Beberapa orang jemaat menghubungi polisi untuk meminta perlindungan dengan alasan warga minoritas. Padahal para pemuda tidak melakukan tindakan apapun selain memotret suasana kebaktian.

Jurus berikutnya, para jemaat memperalat warga luar desa untuk melobi kepala dusun supaya kebaktian mereka jangan dibubarkan.

Untuk menengahi masalah tersebut, Senin malam (19/12/2011) digelarlah musyawarah warga di rumah  kepala dusun yang melibatkan tokoh agama dan tokoh pemuda. Musyawarah yang dimulai pukul 20.00 ini menghasilkan keputusan untuk segera menghimpun tandatangan penolakan oleh warga.

Maka pada hari Jum’at (23/12/2011) ratusan tandatangan warga terkumpul. Surat keberatan dan penolakan dari warga atas adanya kebaktian dan gereja tersebut dilayangkan ke pihak terkait, yaitu kepala desa, camat, Polsek dan Koramil.

Menindaklanjuti keberatan warga, maka pada Kamis (12/01/2012) aparat desa menggelar musyawarah di balai desa Karangtengah yang  dihadiri kepala desa, camat, Polsek, KUA, tokoh agama, para pemuda, dan perwakilan pihak Kristen.

Musyawarah tiga jam yang berakhir pada pukul 13.00 WIB itu menghasilkan keputusan untuk menghentikan dan menutup rumah tersebut dari kegiatan kebaktian. Rumah itu harus dikembalikan kepada fungsinya sebagai rumah tinggal.

Umat Islam menyambut baik keputusan itu. Kepada voa-islam.com, Kyai Hambali, tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan harapannya agar kasus seperti ini tidak terulang. “Semoga di desa ini tidak ada lagi gereja liar yang meresahkan warga,” ujarnya. [Hasan Gerilya]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Sabtu, 25 Sep 2021 12:49

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Sabtu, 25 Sep 2021 08:16

Hubungan Ilmu dan Amal

Hubungan Ilmu dan Amal

Jum'at, 24 Sep 2021 23:00

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Jum'at, 24 Sep 2021 21:25

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Jum'at, 24 Sep 2021 21:15

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Jum'at, 24 Sep 2021 20:45

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Jum'at, 24 Sep 2021 20:15

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Jum'at, 24 Sep 2021 19:55

TNI-Polri Harus Mawas Diri

TNI-Polri Harus Mawas Diri

Jum'at, 24 Sep 2021 19:52

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Jum'at, 24 Sep 2021 19:04

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11


MUI

Must Read!
X

Rabu, 22/09/2021 17:23

BPIP Makin Boros: Bubarkan!