Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.962 views

Soal Rohingya, Forjim: Kalau Hanya Mengecam Anak-anak Pun Bisa

 
BANDUNG (voa-islam.com)--Forum Jurnalis Muslim (Forjim) meminta rezim pemerintah Myanmar diseret ke mahkamah internasional untuk mempertanggungjawabkan pelanggaran HAM berat terhadap etnis Rohingya. Hal tersebut ditegaskan Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Forjim, Dudy S Takdir.
 
"Kami mendesak agar pemerintah militer dan sipil Myanmar yang dipimpin oleh Komandan Militer Jenderal Min Aung Hlaing dan Perdana Menteri Aung San Suu Kyi diseret ke Mahkamah Internasional atas tuduhan melakukan etnic cleansing," kata Dudy pada Tabligh Akbar untuk Rohingya di Masjid Nurul Huda, Cijerah Kota Bandung, Jawa Barat Ahad (24/9/2017).
 
Lebih lanjut dia menjelaskan, Jenderal Min Aung Hlaing bertanggung jawab, karena dia memerintahkan tentara Myanmar melakukan tindak kekerasan dan pembunuhan terhadap etnis minoritas Rohingya di negara bagian Rakhine. Sedangkan Aung San Suu Kyi, harus dituntut karena diduga melakukan pembiaran terhadap kekerasan yang terjadi.
 
"Bahkan pada pidatonya di televisi nasional Myanmar pada 19 September lalu, Suu Kyi juga telah melakukan kebohongan dengan menyatakan sejak 5 September tidak ada lagi kekerasan yang dilakukan tentara," ungkapnya.
 
Dudy merinci tindak pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh tentara Myanmar. Dalam data yang dirilis tim pencari fakta PBB, militer ditemui memberi stempel pada bayi Rohingya saat bayi itu baru lahir. Selain itu militer juga membunuh bayi yang menangis karena haus ketika mereka memerkosa ibu si bayi, dan mereka nembak anak-anak dari belakang saat bocah-bocah itu lari dari desa yang terbakar.
 
"Bukti-bukti itu sudah lebih dari cukup untuk menyeret mereka ke mahkamah internasional. Selain itu sekarang kita bisa menyebut militer Myanmar adalah tentara yang paling pengecut, karena mereka menembak anak-anak dari belakang," katanya geram.
 
Redaktur Eksekutif AHAD.CO.ID itu juga meminta Organisasi Kerjasama Islam (OKI) melakukan tindakan nyata untuk membela Muslim Rohingya, tidak hanya sekadar mengecam.
 
"Kalau hanya mengecam, anak kecil pun bisa. Kita menunggu tindakan yang lebih berani dari negara-negara anggota OKI. Misalnya mereka bisa memainkan teknik hard diplomasi untuk memaksa Myamnar menghentikan kekejian," kata dia.
 
Untuk itu dia mengajak masyarakat Indonesia meningkatkan kepedulian terhadap Muslim Rohingya, kendati di dalam negeri masih banyak persoalan yang harus diselesaikan.
 
"Mari buktikan kalau muslim itu bersaudara, persaudaraan kaum muslimin menembus batasan geografis dan etnis. Buktikan kepada dunia kalau Indonesia dapat menjadi saudara tua Rohingya. Kita bantu mereka dengan segenap daya dan upaya," tutupnya. * [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Gaul Sehat, Anti Maksiat

Gaul Sehat, Anti Maksiat

Rabu, 18 Oct 2017 23:01

Wasekjen MUI: Pribumi adalah Kenyataan Hidup yang Tidak Bisa Diingkari

Wasekjen MUI: Pribumi adalah Kenyataan Hidup yang Tidak Bisa Diingkari

Rabu, 18 Oct 2017 22:25

Tasykil Lembaga Beladiri Persis Shurulkhan Resmi Dilantik

Tasykil Lembaga Beladiri Persis Shurulkhan Resmi Dilantik

Rabu, 18 Oct 2017 22:03

Partai Pemihak Rakyat Masih Langka

Partai Pemihak Rakyat Masih Langka

Rabu, 18 Oct 2017 21:45

Ranjau Darat Islamic State Tewaskan Jendral Kejam Rezim Assad Issam Zahraadine

Ranjau Darat Islamic State Tewaskan Jendral Kejam Rezim Assad Issam Zahraadine

Rabu, 18 Oct 2017 21:02

Soal Reklamasi, Dahnil: Polisi dan TNI harus Tegas, Jangan Sampai jadi Centeng Korporasi

Soal Reklamasi, Dahnil: Polisi dan TNI harus Tegas, Jangan Sampai jadi Centeng Korporasi

Rabu, 18 Oct 2017 20:25

Pelaku Pemboman yang Menyebabkan Lebih 300 Orang di Mogadishu Mantan Tentara Somalia

Pelaku Pemboman yang Menyebabkan Lebih 300 Orang di Mogadishu Mantan Tentara Somalia

Rabu, 18 Oct 2017 20:01

Aa Gym: Bisnis Untung Itu Adalah Bisnis yang Menguatkan Iman

Aa Gym: Bisnis Untung Itu Adalah Bisnis yang Menguatkan Iman

Rabu, 18 Oct 2017 18:28

Mantan Jubir Gusdur: Ada Upaya Pemusnahan Kosakata Pribumi

Mantan Jubir Gusdur: Ada Upaya Pemusnahan Kosakata Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 18:25

Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

Rabu, 18 Oct 2017 17:50

Sebut Pribumi, justru Menteri Ini Berpotensi Bertentangan dengan Inpres 26/98

Sebut Pribumi, justru Menteri Ini Berpotensi Bertentangan dengan Inpres 26/98

Rabu, 18 Oct 2017 16:25

Mudahkan Kerja Polisi, Unsyiah Buat Robot Terbang untuk Deteksi Ganja

Mudahkan Kerja Polisi, Unsyiah Buat Robot Terbang untuk Deteksi Ganja

Rabu, 18 Oct 2017 14:50

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 14:25

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Rabu, 18 Oct 2017 14:15

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Rabu, 18 Oct 2017 14:12

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Rabu, 18 Oct 2017 13:55

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Rabu, 18 Oct 2017 11:45

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Rabu, 18 Oct 2017 10:15

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

Rabu, 18 Oct 2017 09:58

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Rabu, 18 Oct 2017 08:45


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X