Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.706 views

IMM: UU MD3 Lonceng Kematian Demokrasi

JAKARTA (voa-islam.com), Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM),Muhammad Solihin menilai pensahan revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) adalah kematian demokrasi di Indonesia.

"Lonceng kematian demokrasi telah diperdengarkan dalam rapat paripurna yang resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3)," kata Solihin dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Menurut Solihin, pengesahan UU MD3 terkesan sangat terburu-buru dan menghasilkan  suatu produk hukum yang cenderung prematur.

Hal itu, katanya, dibuktikan dengan munculnya berbagai penolakan dan perlawanan dari masyarakat, ormas, termasuk diantaranya oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Lebih dari, lanjutnya, hasil rapat paripurna akan menjadikan DPR sebagai Lembaga super power yang sulit disentuh oleh proses hukum. Anggota DPR tidak dapat diperiksa tanpa adanya izin Presiden dan pertimbangan dari MKD. Hal itu tertuang dalam Pasal 245. 

"Selain itu, kewenangan DPR diperkuat dalam Pasal 74 yang mengatur wewenang memberikan rekomendasi dan berhak melayangkan hak interpelasi, hak angket, serta hak menyatakan pendapat dan mengajukan pertanyaan bila rekomendasi itu tak dilaksanakan,"jelasnya.

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga bisa mengambil langkah hukum apabila ada yang merendahkan kehormatan Dewan atau anggotanya. Anggota, hal tersebut diatur dalam Pasal 122 huruf K. Berikut adalah kutipan pasal tersebut:

"Mengambil langkah hukum dan/atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR,"kutipnya.

Selain itu, sambung Solihin, DPR juga punya hak imunitas diatur dalam Pasal 224 ayat 1 UU MD3, yakni tidak bisa dituntut di depan pengadilan karena pernyataannya, pertanyaan, dan atau pendapat yang dikemukakan secara lisan atau tertulis di dalam rapat DPR atau di luar rapat DPR yang berkaitan dengan fungsi serta wewenang dan tugas DPR.

"Beberapa kewenangan di atas sangat bertentangan dengan prinsip negara demokrasi yang menjamin hak rakyat untuk menyampaikan pendapat dimuka umum,"tukasnya.

Solihin menegaskan, harus dipahami bahwa hukum yang efektif adalah hukum yang bersumber dari respon publik, dan salah satu respon publik dapat tersampaikan melalui kritik baik itu secara lisan ataupun tulisan.

Ia berpendapat revisi UU MD3 ini terkesan otoriter dan anti kritik, sehingga cenderung menggambarkan bahwa demokrasi telah mati di Republik Indonesia.

"Kriminalisasi terhadap masyarakat yang kritis, ketimpangan penegakan hukum, adalah fenomena yang akan terjadi dimasa yang akan datang seiring dengan disahkannya Undang-undang No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) pada rapat paripurna, Senin (14/2/2018),"bebernya.

Akhirnya,  IMM mengajak kepada segenap masyarakat yang peduli terhadap bangsa ini agar mengambil langkah konkrit untuk diajukan ke Mahkamah Konstitusi sebagai bentuk upaya pemenuhan rasa keadilan yang mulai dikebiri oleh para elit politik, mulai menutup ruang komunikasi dengan cara mengesahkan UU MD3.


Poin Substansi UU MD3

Berikut adalah 14 point substansi yang dimuat dalam hasil revisi UU MD3, yaitu:

1. Penambahan pimpinan MPR DPR dan DPD serta penambahan wakil pimpinan MKD.

2. Perumusan kewenangan DPR dalam bahas RUU yang berasal dari presiden dan DPR maupun diajukan oleh DPD.

3. Penambahan rumusan tentang pemanggilan paksa dan penyanderaan terhadap pejabat negara atau warga masyarakat secara umum yang melibatkan kepolisian

4. Penambahan rumusan penggunaan hak interpelasi, hak angket, hak mengatakan pendapat kepada pejabat negara.

5. Menghidupkan kembali badan akuntabilitas keuangan negara.

6. Penambahan rumusan tentang kewenangan dalam Baleg dalam penyusunan RUU tentang pembuatan laporan kinerja inventarisasi masalah di bidang hukum.

7. Perumusan ulang terkait tugas dan fungsi MKD.

8. Penambahan rumusan kewajiban mengenai laporan hasil pembahasan APBN dalam rapat pimpinan sebelum pengambilan keputusan pada pembicaraan tingkat 1.

9. Pembahasan rumusan mekanisme pemanggilan WNI secara paksa dalam hal tidak memenuhi pemanggilan panitia angke

10. Penguatan hak imunitas anggota DPR dan pengecualian hak imunitas 

11. Penamabahan rumusan wewenang tugas DPD dalam pantau dan evaluasi raperda dan perd/a

12. Penambahan rumusan kemandirian DPD dalam rumusan anggaran

13. Penambahan rumusan Badan Keahlian Dewan (BKD)

14. Penambahan rumusan mekanisme pimpinan MPR DPR dan alat kelengkapan dewan hasil pemilu 2014 dan ketentuan mengenai mekanisme penetapan. (bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla korban gempa ini hancur dan belum selesai dibangun sampai saat ini. Mari sisihkan harta untuk investasi akhirat. Kita raih pahala amal jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Tagar 2019 Ganti Presiden Diapresiasi, Mardani Ciptakan Tagar Koalisi Ganti Presiden

Tagar 2019 Ganti Presiden Diapresiasi, Mardani Ciptakan Tagar Koalisi Ganti Presiden

Selasa, 14 Aug 2018 23:11

Terkait Paslon Pilpres, Fahri Sindir Orang yang Kerap Hujat Ulama

Terkait Paslon Pilpres, Fahri Sindir Orang yang Kerap Hujat Ulama

Selasa, 14 Aug 2018 22:11

Jihadis Suriah Kembali Serangan Pangkalan Udara Hmeymim Rusia dengan Drone

Jihadis Suriah Kembali Serangan Pangkalan Udara Hmeymim Rusia dengan Drone

Selasa, 14 Aug 2018 21:55

Pasukan Yaman yang Didukung Saudi Rebut Duraihemi di Selatan Hodeidah dari Syi'ah Houtsi

Pasukan Yaman yang Didukung Saudi Rebut Duraihemi di Selatan Hodeidah dari Syi'ah Houtsi

Selasa, 14 Aug 2018 21:35

Turki Ciptakan Sebuah 'Tentara Nasional' Baru di Utara Suriah

Turki Ciptakan Sebuah 'Tentara Nasional' Baru di Utara Suriah

Selasa, 14 Aug 2018 21:20

Demo Mahasiswa: Usut Tuntas Mafia Tanah

Demo Mahasiswa: Usut Tuntas Mafia Tanah

Selasa, 14 Aug 2018 21:11

[Video] Pekik Orasi Neno Warisman 'Bakar' Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar

[Video] Pekik Orasi Neno Warisman 'Bakar' Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar

Selasa, 14 Aug 2018 20:43

Rindu Ulama Pewaris Nabi

Rindu Ulama Pewaris Nabi

Selasa, 14 Aug 2018 20:34

Sebut Jokowi Bohong tidak Butuh Biaya Pilpres, Fahri Apresiasi Sandi karena Transparan

Sebut Jokowi Bohong tidak Butuh Biaya Pilpres, Fahri Apresiasi Sandi karena Transparan

Selasa, 14 Aug 2018 20:11

Konsisten Tolak Islam Nusantara, Ketua MUI Sumbar Pilih Mundur dari PNS

Konsisten Tolak Islam Nusantara, Ketua MUI Sumbar Pilih Mundur dari PNS

Selasa, 14 Aug 2018 19:44

Ketika Jokowers dan Ahokers Galau dengan Ulama Jadi Cawapres Jokowi

Ketika Jokowers dan Ahokers Galau dengan Ulama Jadi Cawapres Jokowi

Selasa, 14 Aug 2018 19:08

Islam Nusantara Bahayakan Persatuan Umat

Islam Nusantara Bahayakan Persatuan Umat

Selasa, 14 Aug 2018 19:06

Video Emak-Emak Militan Makassar Minta Ganti Presiden, Ini Alasannya

Video Emak-Emak Militan Makassar Minta Ganti Presiden, Ini Alasannya

Selasa, 14 Aug 2018 18:45

Saat Ini Sedang Terjadi Perang Terminologi

Saat Ini Sedang Terjadi Perang Terminologi

Selasa, 14 Aug 2018 18:21

Pengamat: Jokowi Berada Ditik Puncak, Prabowo Dinamis

Pengamat: Jokowi Berada Ditik Puncak, Prabowo Dinamis

Selasa, 14 Aug 2018 16:53

[VIDEO] Neno Warisman Usai #2019GantiPresiden Makassar Akan Deklarasi di Eropa dan Amerika

[VIDEO] Neno Warisman Usai #2019GantiPresiden Makassar Akan Deklarasi di Eropa dan Amerika

Selasa, 14 Aug 2018 15:12

Pernyataan Politisi Ini buat Netizen Ragu Demokrat Dukung Prabowo-Sandi

Pernyataan Politisi Ini buat Netizen Ragu Demokrat Dukung Prabowo-Sandi

Selasa, 14 Aug 2018 14:27

Perisai Minta Pemerintah Seriusi Kesehatan Napi

Perisai Minta Pemerintah Seriusi Kesehatan Napi

Selasa, 14 Aug 2018 14:10

Pasangan Capres Diminta Adu Kualitas Bukan Klaim Wakili Umat

Pasangan Capres Diminta Adu Kualitas Bukan Klaim Wakili Umat

Selasa, 14 Aug 2018 14:03

Ingin Tebus Kesalahan karena Antarkan Jokowi jadi Presiden, Politisi Ini kini Dukung Prabowo

Ingin Tebus Kesalahan karena Antarkan Jokowi jadi Presiden, Politisi Ini kini Dukung Prabowo

Selasa, 14 Aug 2018 13:27


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X