Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.679 views

Sasaran PSI Bukan Anies, Tapi Konstituen PDIP

 

Oleh:

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

IBARAT permainan bola, PSI sudah kalah, dan ketinggalan angka sangat jauh. PSI gak punya kursi di DPR, karena pemilu 2019 kemarin suaranya tidak sampai batas minimal 4%. PSI harus kerja keras, memotivasi semua pemainnya untuk menyerang. Tujuannya? Mengejar ketertinggalan angka.

Saat ini, cara terbaik bagi PSI adalah menyerang. PSI butuh tepuk tangan penonton untuk memompa semangatnya. Dengan tepuk tangan penonton, itu akan jadi motivasi buat PSI.

Ada dua penonton terbesar di negeri ini. Pertama, penonton yang dukung PDIP. Kedua, penonton yang dukung Anies.

Untuk mendapat apresiasi dari para penonton pendukung PDIP, PSI harus menyerang Anies. Dan benar, setiap PSI menyerang Anies, para penonton pendukung PDIP bertepuk tangan. Serang terus... Serang terus... Serang terus...teriaknya.

Tanpa sadar, para pendukung PDIP pelan-pelan juga menjadi pendukung PSI. Psikologi para pendukung ini, terus dirawat dan dimainkan oleh PSI.

Ketika Presiden Jokowi datang ke ultah PSI, Giring selaku Ketum PSI, puji Presiden. PSI akan tegak lurus mendukung Presiden Jokowi. PSI nampak lebih tegas dan transparan dukungannya kepada presiden Jokowi, "mungkin" melebihi kader PDIP itu sendiri. Tanpa sadar, presiden Jokowi sudah diakui dan menjadi bagian penting dari PSI ini.

Di ultah PSI, pimpinan PDIP diundang atau tidak, gak ada beritanya di media. Yang pasti, presiden Jokowi sebagai kader PDIP diundang dan hadir di ultah PSI. Posisi Jokowi sebagai presiden, bukan sebagai kader PDIP. Ini langkah cerdas dan taktis.

Apresiasi PSI yang sangat tinggi kepada presiden Jokowi akan menjadi satu poin tersendiri. Dari sini, PSI ingin mengambil tepuk tangan yang lebih meriah lagi dari para pendukung Jokowi yang notabene banyak dari kader PDIP.

Di depan presiden Jokowi, Giring menyerang Anies. Giring mengungkapkan ketakutannya jika Anies nanti yang jadi presiden. Tentu, ketakutan terhadap nasib PSI kedepan.

Ini akting yang bagus dari Giring di depan presiden Jokowi. Giring tidak hanya ingin mengambil simpati hanya dari presiden, tapi terutama dari para pendukung presiden yang berada di kantong PDIP. Giring ingin menarik para pendukung Jokowi ke PSI.

PSI sekarang mengambil posisi terdepan untuk berhadap-hadapan dengan para pendukung Anies. Tentu, ini pilihan strategis yang telah matang diperhitungkan. Berhadapan dengan para pendukung Anies, PSI telah masuk di kubu para pendukung PDIP. Kalau sudah ada di dalam kubu para pendukung PDIP, akan relatif lebih mudah bagi PSI menggeser dukungan kader PDIP ke PSI. Cara yang jitu.

PSI sesungguhnya fokus menyasar para pendukung PDIP. Menyerang Anies adalah cara yang dipilih, dan sepertinya cukup efektif. Boleh jadi, bukan karena Giring gak suka sama Anies. Ini hanya soal pilihan strategi untuk PSI. Ah, kayak anda gak tahu saja watak para politisi kita.

Akan ada episode-episode berikutnya untuk memainkan strategi ini. Silahkan buka teori Lewis Coser "The function of Social conflict". Konflik sengaja dibuat untuk menciptakan solidaritas sosial baru. Nah, PSI nampaknya memainkan teori ini. Konflik dengan Anies untuk membuat secoci-sekoci yang anggotanya diambil dari para pendukung PDIP.

Bagi para pendukung Anies, serangan Giring juga menguntungkan. Dengan serangan Giring (Ketum PSI), para pendukung Anies muncul, menunjukkan dan memperkuat solidaritasnya. Lalu menggunakan semua persenjataan medsosnya untuk menyerang balik Giring dan PSI.

Terlihat seru, tapi semua punya kalkulasi politiknya. Semakin diserang, PSI juga merasa diuntungkan. Popularitas naik, simpati dari kelompok pendukung PDIP didapat.

Saling serang antara PSI dan para pendukung Anies memang tidak menguntungkan bagi PDIP. Ceruk PDIP lama kelamaan akan kegerus oleh PSI. Jika hal ini dibiarkan, PDIP akan banyak kecolongan suara di Pileg 2024.

Kesimpulannya: Lawan sesungguhnya bagi PSI adalah PDIP. Anies hanya instrumen untuk mengambil suara dari PDIP.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Rabu, 30 Nov 2022 16:56

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Rabu, 30 Nov 2022 16:44

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

Rabu, 30 Nov 2022 16:05

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

Rabu, 30 Nov 2022 15:45

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Rabu, 30 Nov 2022 15:00

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Rabu, 30 Nov 2022 14:20

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Selasa, 29 Nov 2022 21:15

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Selasa, 29 Nov 2022 20:40

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

Selasa, 29 Nov 2022 17:36

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Selasa, 29 Nov 2022 12:04

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Cegah Pejuang Jihad Islam Lancarkan Serangan Ke Israel

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Cegah Pejuang Jihad Islam Lancarkan Serangan Ke Israel

Senin, 28 Nov 2022 17:26

Pasukan Somalia Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Al-Shabaab Untuk Merebut Hotel Villa Rose

Pasukan Somalia Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Al-Shabaab Untuk Merebut Hotel Villa Rose

Senin, 28 Nov 2022 16:15

Klub Sepak Bola Saudi Al-Nassr Siap Datangkan Ronaldo Dengan Kontrak 3 Tahun

Klub Sepak Bola Saudi Al-Nassr Siap Datangkan Ronaldo Dengan Kontrak 3 Tahun

Senin, 28 Nov 2022 15:15

198 Organisasi Serukan ICC Untuk Menyelidiki Kejahatan Israel Atas Palestina

198 Organisasi Serukan ICC Untuk Menyelidiki Kejahatan Israel Atas Palestina

Senin, 28 Nov 2022 14:15

Jakarta Islamic Boys Boarding School Gelar Lomba Memanah Perebutkan Piala Gubernur Jawa Barat

Jakarta Islamic Boys Boarding School Gelar Lomba Memanah Perebutkan Piala Gubernur Jawa Barat

Ahad, 27 Nov 2022 03:20

Roadshow DakwahQu di Sijunjung, UBN Ungkap Tiga Tingkatan Muslim Hadapi Bencana

Roadshow DakwahQu di Sijunjung, UBN Ungkap Tiga Tingkatan Muslim Hadapi Bencana

Ahad, 27 Nov 2022 03:10


MUI

Must Read!
X