Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.762 views

Mengembalikan Peran Mulia Seorang Ibu

 
Oleh: Winda Yusmiati, S.Pd*
 
IBU, satu kata yang begitu simple. Tapi jika diartikan, ibu mempunyai banyak makna. Berbicara soal ibu, tidak akan habis-habisnya kita bahas. Bagaimanapun kita ketahui, betapa pengorbanan dan kasih sayang seorang ibu itu begitu besarnya. Mulai dari harus mengandung, melahirkan, merawat dan menjaga anak-anaknya. Begitu muliannya posisi ibu dalam membangun generasi pemimpin bangsa.
 
Namun, bagaimanakah potret ibu masa kini? Apakah seorang ibu masih melaksanakan peran mulia tadi? Potret kaum ibu saat ini sangatlah memprihatinkan. Kebanyakan wanita (ibu) yang hidup di zaman kapitalis seperti sekarang, lebih banyak memilih untuk bekerja di luar rumah daripada mengurus rumah tangga dan anak-anaknya di rumah.
 
Hal ini terlihat dari data Badan Statistik (BPS) pada bulan Februari 2017. Menurut kepala Badan Statistik Suhariyanto, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan mengalami kenaikan sebesar 2,33 persen, sementara TPAK laki-laki justru mengalami penurunan sebesar 0,41 persen. (Tempo.com 5 Mei 2017). Hal ini menunjukkan begitu banyaknya para ibu yang bekerja di ranah publik. Status ibu yang disandangnya hanya sebatas "gelar" saja karena telah melahirkan anak-anaknya, sementara perannya sebagai seorang ibu dialihkan kepada pengasuh bayi (baby sitter) atau pembantu.
 
Tempat Penitipan Anak atau day care pun menjadi incaran. Dan tidak sedikit juga yang menitipkan anak mereka kepada orang tua. Akhirnya anak lebih dekat dengan orang lain daripada dengan ibunya sendiri. Seorang ibupun berlomba-lomba mencari harta untuk hanya sekedar memenuhi "life style" untuk bisa membeli peralatan make up, belanja, hingga jalan-jalan ke luar negeri. Sungguh miris!
 
Semua ini terjadi karena sistem kapitalisme. Kapitalisme adalah sebuah peraturan hidup yang lahir dari ide sekuler (pemisahan agama dari kehidupan), sistem ini sangat berorientasi pada materi (uang, harta dll) dan menjadikan ide liberal (kebebasan) sebagai pijakan kehidupan. Uang adalah segalanya. Materi tujuan utama hidupnya. Sistem kapitalisme-liberalis lah yang menjadi penyebab utama bergesernya peran ibu yang sangat mulia. Banyak para ibu yang tidak sadar terjebak dalam ide ini.
 
Padahal sesungguhnya tugas seorang ibu itu bukan sekedar menyediakan materi untuk anak. Tugas ibu adalah sebagai ummun warobatul bait (ibu pengatur rumah tangga). Ibu hakekatnya adalah pengatur rumah tangga. Rasulullah SAW bersabda yang artinya "seorang suami adalah pengembala dalam keluarganya dan dia diminta bertanggungjawab atas gembalaanya. Isteri adalah pengembala dalam rumah suaminya, dan dia diminta bertanggungjawab atas gembalaannya.." (Riwayat Al-Bukhori dan Muslim). 
 
Selain itu juga, ibu mempunyai peran yang mulia yaitu sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Dari didikan ibu yang sholehah akan melahirkan anak-anak yang bersyaksiyah Islam (kepribadian Islam), generasi pemimpin ummat. 
 
Para ibu yang memegang aturan Allah akan mendidik anak-anaknya agar taat kepada Allah pula. Jika generasi mudanya berkualitas, maka negara akan menjadi negara yang kuat yang menerapkan aturan Allah secara kaaffah. Hanya sistem Islam-lah peran mulia ibu akan dihidupkan kembali sebagaimana fitrahnya.
 
 
Sudah saatnya kita mencampakkan sistem kapitalisme-sekuler dan mengembalikan peran mulia seorang ibu sebagai ummun warobatul bait pencetak generasi tangguh yang dapat meneruskan kembali kehidupan Islam di dunia. Semoga para ibu dan calon ibu menyadari peran dan tugas mulia seorang ibu sebagai ummun warobatul bait dan pendidik generasi. [syahid/voa-islam.com]
 
*penulis adalah seorang ibu rumah tangga bertempat tinggal di purwakarta.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Kamis, 18 Jul 2019 16:15

Pengamat: Idealnya Partai Pendukung Prawobo Menjadi Oposisi Pemerintah

Pengamat: Idealnya Partai Pendukung Prawobo Menjadi Oposisi Pemerintah

Kamis, 18 Jul 2019 15:27

AS 'Depak' Turki dari Program Jet Tempur F-35 Setelah Ankara Terima Rudal S-400 Rusia

AS 'Depak' Turki dari Program Jet Tempur F-35 Setelah Ankara Terima Rudal S-400 Rusia

Kamis, 18 Jul 2019 14:45

Drama MRT dan ''Undertable Transaction''

Drama MRT dan ''Undertable Transaction''

Kamis, 18 Jul 2019 14:05

Partai Pendukung Prabowo-Sandi Sebaiknya jadi Oposisi dan Siapkan Pemimpin untuk 5 Tahun Mendatang

Partai Pendukung Prabowo-Sandi Sebaiknya jadi Oposisi dan Siapkan Pemimpin untuk 5 Tahun Mendatang

Kamis, 18 Jul 2019 13:30

Kepada Siapa Umat Mesti Berharap?

Kepada Siapa Umat Mesti Berharap?

Kamis, 18 Jul 2019 06:38

Agama Menjadi Sumber Konflik?

Agama Menjadi Sumber Konflik?

Kamis, 18 Jul 2019 05:33

Ada Aroma Sekulerisasi Dibalik Wacana Penghapusan Pelajaran Agama

Ada Aroma Sekulerisasi Dibalik Wacana Penghapusan Pelajaran Agama

Kamis, 18 Jul 2019 04:47

Kontroversi Film Dua Garis Biru

Kontroversi Film Dua Garis Biru

Kamis, 18 Jul 2019 03:56

Jangan Setengah-setengah Mengambil Solusi Impor Sampah

Jangan Setengah-setengah Mengambil Solusi Impor Sampah

Kamis, 18 Jul 2019 02:51


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X