Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.247 views

Mengembalikan Peran Mulia Seorang Ibu

 
Oleh: Winda Yusmiati, S.Pd*
 
IBU, satu kata yang begitu simple. Tapi jika diartikan, ibu mempunyai banyak makna. Berbicara soal ibu, tidak akan habis-habisnya kita bahas. Bagaimanapun kita ketahui, betapa pengorbanan dan kasih sayang seorang ibu itu begitu besarnya. Mulai dari harus mengandung, melahirkan, merawat dan menjaga anak-anaknya. Begitu muliannya posisi ibu dalam membangun generasi pemimpin bangsa.
 
Namun, bagaimanakah potret ibu masa kini? Apakah seorang ibu masih melaksanakan peran mulia tadi? Potret kaum ibu saat ini sangatlah memprihatinkan. Kebanyakan wanita (ibu) yang hidup di zaman kapitalis seperti sekarang, lebih banyak memilih untuk bekerja di luar rumah daripada mengurus rumah tangga dan anak-anaknya di rumah.
 
Hal ini terlihat dari data Badan Statistik (BPS) pada bulan Februari 2017. Menurut kepala Badan Statistik Suhariyanto, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan mengalami kenaikan sebesar 2,33 persen, sementara TPAK laki-laki justru mengalami penurunan sebesar 0,41 persen. (Tempo.com 5 Mei 2017). Hal ini menunjukkan begitu banyaknya para ibu yang bekerja di ranah publik. Status ibu yang disandangnya hanya sebatas "gelar" saja karena telah melahirkan anak-anaknya, sementara perannya sebagai seorang ibu dialihkan kepada pengasuh bayi (baby sitter) atau pembantu.
 
Tempat Penitipan Anak atau day care pun menjadi incaran. Dan tidak sedikit juga yang menitipkan anak mereka kepada orang tua. Akhirnya anak lebih dekat dengan orang lain daripada dengan ibunya sendiri. Seorang ibupun berlomba-lomba mencari harta untuk hanya sekedar memenuhi "life style" untuk bisa membeli peralatan make up, belanja, hingga jalan-jalan ke luar negeri. Sungguh miris!
 
Semua ini terjadi karena sistem kapitalisme. Kapitalisme adalah sebuah peraturan hidup yang lahir dari ide sekuler (pemisahan agama dari kehidupan), sistem ini sangat berorientasi pada materi (uang, harta dll) dan menjadikan ide liberal (kebebasan) sebagai pijakan kehidupan. Uang adalah segalanya. Materi tujuan utama hidupnya. Sistem kapitalisme-liberalis lah yang menjadi penyebab utama bergesernya peran ibu yang sangat mulia. Banyak para ibu yang tidak sadar terjebak dalam ide ini.
 
Padahal sesungguhnya tugas seorang ibu itu bukan sekedar menyediakan materi untuk anak. Tugas ibu adalah sebagai ummun warobatul bait (ibu pengatur rumah tangga). Ibu hakekatnya adalah pengatur rumah tangga. Rasulullah SAW bersabda yang artinya "seorang suami adalah pengembala dalam keluarganya dan dia diminta bertanggungjawab atas gembalaanya. Isteri adalah pengembala dalam rumah suaminya, dan dia diminta bertanggungjawab atas gembalaannya.." (Riwayat Al-Bukhori dan Muslim). 
 
Selain itu juga, ibu mempunyai peran yang mulia yaitu sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Dari didikan ibu yang sholehah akan melahirkan anak-anak yang bersyaksiyah Islam (kepribadian Islam), generasi pemimpin ummat. 
 
Para ibu yang memegang aturan Allah akan mendidik anak-anaknya agar taat kepada Allah pula. Jika generasi mudanya berkualitas, maka negara akan menjadi negara yang kuat yang menerapkan aturan Allah secara kaaffah. Hanya sistem Islam-lah peran mulia ibu akan dihidupkan kembali sebagaimana fitrahnya.
 
 
Sudah saatnya kita mencampakkan sistem kapitalisme-sekuler dan mengembalikan peran mulia seorang ibu sebagai ummun warobatul bait pencetak generasi tangguh yang dapat meneruskan kembali kehidupan Islam di dunia. Semoga para ibu dan calon ibu menyadari peran dan tugas mulia seorang ibu sebagai ummun warobatul bait dan pendidik generasi. [syahid/voa-islam.com]
 
*penulis adalah seorang ibu rumah tangga bertempat tinggal di purwakarta.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X