Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.626 views

Menjadi Ibu Zaman Now (baca: Akhir Zaman)

Tulisan ini saya persembahkan untuk para ibu yang berjuang mendidik generasi akhir zaman.

Oleh: Alfiyah Kharomah (Praktisi Kesehatan dan Pendidik Generasi)

Saya sebut generasi akhir zaman karena banyak ulama mengatakan saat ini kita hidup di penghujung zaman. Zaman dimana akan terpolarisasi keimanan. Keadaan keimanan yang ahsan dan keimanan yang qobiih atau bahkan tak beriman sama sekali. Tidak ada pilihan lagi selain hitam atau putih. Zaman dimana nampak secara nyata kemaksiatan dan manusia banyak melakukan penyimpangan.

Menjadi ibu zaman sekarang, seperti yang saat ini saya rasakan, begitu ragam pernak perniknya. Kami berkutat dengan waktu yang begitu cepat dan semakin cepat. Menggilas siapapun yang tak mau ambil kendali, yang acuh tak acuh terhadap masalah negeri. Kami ibu zaman ini yang sekuat tenaga membina generasi menjadi manusia sejati, namun negara ini seperti sistem komputer yang hanya sekali enter bisa merubah semua yang telah kami bina.

Zaman ini, tak ada lagi ruang bagi kebenaran. Ketika UU Ormas yang cacat hukum disahkan. Ketika narasi ujaran kebencian hanya disematkan pada mereka yang memegang Islam. Intoleransi, radikal dan anti pancasila adalah sebutan bagi mereka yang inginkan Islam diterapkan. Iya diterapkan secara sempurna di seluruh sendi-sendi kehidupan.

Ketika tampilan televisi hanya menyanjung pencitraan, mempertontonkan kebobrokan dan kerusakan. Memberi ruang lebar hanya pada tayangan yang menghasilkan pundi-pundi uang. Ketika pendidikan hanya mengajarkan bagaimana bisa bertahan hidup. Bagaimana menghasilkan banyak kapital. Tanpa ada iman, tanpa ada takwa karena kurikulum agama yang hanya sebatas pokoknya ada.

Ketika Ibukota negara dengan mudahnya berpindah hanya karena klaim seorang pemabuk. Lantas tentara-tentara israel seolah memiliki payung hukum untuk menduduki dan membunuhi bayi-bayi, anak-anak dan ibu yang melahirkan mereka di tanah kelahiran mereka sendiri. Baitul Maqdis, tempat kiblat pertama kaum muslim.

Ketika LGBT dikatakan hak asasi. Sebaliknya menikahkan anak diusia dini justru dibully dirasani. Menikah siri karena tak mampu membayar biaya legalnya yang mahal justru diintimidasi. Dan poligami yang niatnya menyelamatkan wanita dari segala fitnah malah dicaci maki dikatakan tak bisa menjaga hati istri. Ketika ibu yang fitrahnya mengasihi, menyayangi dan melindungi berbalik beringas dan membunuhi anak-anak yang dilahirkan dari rahimnya sendiri. Ketika Artis korea bunuh diri lantas aksinya diikuti. Zaman apa ini? Selabil inikah generasi?

Bayangkan, ketika kami harus melahirkan generasi di zaman yang seperti ini, pertanyaannya: Seperti apa anak kami nanti? Bagaimana kelak ia hidup nanti? Bagaimana nasib anak kami nanti? Apakah ada jaminan untuk mereka selamat dari segala maksiat? yang saya tahu jawabannya hanya dua, jadi korban atau malah jadi pemeran. (Naudzubillah summa naudzubillah). Tak ada jaminan meski mengikuti asuransi semahal apapun.

Lalu, kemanakah kami para ibu yang sudah cukup takut dan khawatir dengan semua ini membawa anak-anak kami? Apakah boleh kami kurung dirumah berhari-hari agar tak terkontaminasi?

Tidak, kami tak akan menyerah begitu saja. Sungguh, kami, ibu jaman now, tak sepengecut itu sebagai seorang manusia yang yakin dengan iman kami. Kami lebih memilih berjuang. Apapun akan kami lakukan demi anak-anak kami. Panutan kami adalah Siti Hajar yang berjuang untuk anaknya Ismail. Role model kami adalah Khadijah yang agung. Teladan kami adalah Asma binti abu bakar, ibu cerdas dan pemberani.

Kami akan putar keadaan ini meski tak semudah membalikan telapak tangan. Bagi kami, Satu-satunya jalan hanyalah melawan. Kami akan lawan biang keladi semua permasalahan ini.

“Hai kalian Sekulerisme, Liberalisme, Kapitalisme, Atheisme dan semua produk turunan, ketahuilah sebentar lagi kalian akan mati karena dirimu sendiri”. Kami akan katakan pada ibu generasi yang lain yang menolak berdiam diri bahwa hanya khilafahlah satu-satunya solusi dari segala permasalahan negeri. Ya, Khilafah yang saat ini kalian persekusi wahai kaki tangan asing dan aseng.

Kami meradang dan marah dengan keadaan. Kami sabar namun kami menolak pasrah. Kami tak mau tergilas. Kami akan suarakan, kami akan dakwahkan dan dengan kekuatan “The Power of emak-emak” kami akan lahirkan generasi militan yang hanya mencintai kematian, mencintai Allah dan Rasul-Nya, membela Al-Quran dan As-sunnah. Hingga kalian takut atau mati dalam kemarahan. Wallahu ‘allam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Jum'at, 29 May 2020 18:30

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

Jum'at, 29 May 2020 15:06

AS Tawarkan 3 Juta USD untuk Penangkapan Pemimpin Senior IS Abu Bakr Al-Gharib

AS Tawarkan 3 Juta USD untuk Penangkapan Pemimpin Senior IS Abu Bakr Al-Gharib

Jum'at, 29 May 2020 15:00

Kemenag Susun Protokol Kesehatan di Pesantren

Kemenag Susun Protokol Kesehatan di Pesantren

Jum'at, 29 May 2020 14:25

Mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Terinfeksi Virus Corona

Mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Terinfeksi Virus Corona

Jum'at, 29 May 2020 14:00

Angkat Bekas Kontributor Playboy Jadi Dirut, Tagar #BoikotTVRI Bergema di Twitter

Angkat Bekas Kontributor Playboy Jadi Dirut, Tagar #BoikotTVRI Bergema di Twitter

Jum'at, 29 May 2020 13:52

Islamic State Kritik Para Ulama Karena Memihak Penutupan Masjid untuk Pencegahan Penyebaran Corona

Islamic State Kritik Para Ulama Karena Memihak Penutupan Masjid untuk Pencegahan Penyebaran Corona

Jum'at, 29 May 2020 13:15

Bekas Kontributor Majalah Playboy Diangkat Jadi Dirut, Sukamta: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Bekas Kontributor Majalah Playboy Diangkat Jadi Dirut, Sukamta: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Jum'at, 29 May 2020 12:37

DPR: New Normal Terburu-buru dan Mengkhawatirkan!

DPR: New Normal Terburu-buru dan Mengkhawatirkan!

Jum'at, 29 May 2020 11:30

Penerapan New Normal Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Penerapan New Normal Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Jum'at, 29 May 2020 10:25

"Istri Corona" Pak Mahfud

Jum'at, 29 May 2020 09:49

Ini Dia Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Ini Dia Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Jum'at, 29 May 2020 09:42

Siti Fadilah Supari

Siti Fadilah Supari

Jum'at, 29 May 2020 08:50

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Halalbihalal Virtual

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Halalbihalal Virtual

Jum'at, 29 May 2020 08:35

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

Kamis, 28 May 2020 22:26

PKS: Pengaturan Soal Paten dalam RUU Ciptaker Kontradiktif

PKS: Pengaturan Soal Paten dalam RUU Ciptaker Kontradiktif

Kamis, 28 May 2020 21:34

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

Kamis, 28 May 2020 20:35

Dukung Target Pengujian Massal, RS Lapangan BSMI akan Layani Uji Swab

Dukung Target Pengujian Massal, RS Lapangan BSMI akan Layani Uji Swab

Kamis, 28 May 2020 20:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X