Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.974 views

Menjadi Ibu Zaman Now (baca: Akhir Zaman)

Tulisan ini saya persembahkan untuk para ibu yang berjuang mendidik generasi akhir zaman.

Oleh: Alfiyah Kharomah (Praktisi Kesehatan dan Pendidik Generasi)

Saya sebut generasi akhir zaman karena banyak ulama mengatakan saat ini kita hidup di penghujung zaman. Zaman dimana akan terpolarisasi keimanan. Keadaan keimanan yang ahsan dan keimanan yang qobiih atau bahkan tak beriman sama sekali. Tidak ada pilihan lagi selain hitam atau putih. Zaman dimana nampak secara nyata kemaksiatan dan manusia banyak melakukan penyimpangan.

Menjadi ibu zaman sekarang, seperti yang saat ini saya rasakan, begitu ragam pernak perniknya. Kami berkutat dengan waktu yang begitu cepat dan semakin cepat. Menggilas siapapun yang tak mau ambil kendali, yang acuh tak acuh terhadap masalah negeri. Kami ibu zaman ini yang sekuat tenaga membina generasi menjadi manusia sejati, namun negara ini seperti sistem komputer yang hanya sekali enter bisa merubah semua yang telah kami bina.

Zaman ini, tak ada lagi ruang bagi kebenaran. Ketika UU Ormas yang cacat hukum disahkan. Ketika narasi ujaran kebencian hanya disematkan pada mereka yang memegang Islam. Intoleransi, radikal dan anti pancasila adalah sebutan bagi mereka yang inginkan Islam diterapkan. Iya diterapkan secara sempurna di seluruh sendi-sendi kehidupan.

Ketika tampilan televisi hanya menyanjung pencitraan, mempertontonkan kebobrokan dan kerusakan. Memberi ruang lebar hanya pada tayangan yang menghasilkan pundi-pundi uang. Ketika pendidikan hanya mengajarkan bagaimana bisa bertahan hidup. Bagaimana menghasilkan banyak kapital. Tanpa ada iman, tanpa ada takwa karena kurikulum agama yang hanya sebatas pokoknya ada.

Ketika Ibukota negara dengan mudahnya berpindah hanya karena klaim seorang pemabuk. Lantas tentara-tentara israel seolah memiliki payung hukum untuk menduduki dan membunuhi bayi-bayi, anak-anak dan ibu yang melahirkan mereka di tanah kelahiran mereka sendiri. Baitul Maqdis, tempat kiblat pertama kaum muslim.

Ketika LGBT dikatakan hak asasi. Sebaliknya menikahkan anak diusia dini justru dibully dirasani. Menikah siri karena tak mampu membayar biaya legalnya yang mahal justru diintimidasi. Dan poligami yang niatnya menyelamatkan wanita dari segala fitnah malah dicaci maki dikatakan tak bisa menjaga hati istri. Ketika ibu yang fitrahnya mengasihi, menyayangi dan melindungi berbalik beringas dan membunuhi anak-anak yang dilahirkan dari rahimnya sendiri. Ketika Artis korea bunuh diri lantas aksinya diikuti. Zaman apa ini? Selabil inikah generasi?

Bayangkan, ketika kami harus melahirkan generasi di zaman yang seperti ini, pertanyaannya: Seperti apa anak kami nanti? Bagaimana kelak ia hidup nanti? Bagaimana nasib anak kami nanti? Apakah ada jaminan untuk mereka selamat dari segala maksiat? yang saya tahu jawabannya hanya dua, jadi korban atau malah jadi pemeran. (Naudzubillah summa naudzubillah). Tak ada jaminan meski mengikuti asuransi semahal apapun.

Lalu, kemanakah kami para ibu yang sudah cukup takut dan khawatir dengan semua ini membawa anak-anak kami? Apakah boleh kami kurung dirumah berhari-hari agar tak terkontaminasi?

Tidak, kami tak akan menyerah begitu saja. Sungguh, kami, ibu jaman now, tak sepengecut itu sebagai seorang manusia yang yakin dengan iman kami. Kami lebih memilih berjuang. Apapun akan kami lakukan demi anak-anak kami. Panutan kami adalah Siti Hajar yang berjuang untuk anaknya Ismail. Role model kami adalah Khadijah yang agung. Teladan kami adalah Asma binti abu bakar, ibu cerdas dan pemberani.

Kami akan putar keadaan ini meski tak semudah membalikan telapak tangan. Bagi kami, Satu-satunya jalan hanyalah melawan. Kami akan lawan biang keladi semua permasalahan ini.

“Hai kalian Sekulerisme, Liberalisme, Kapitalisme, Atheisme dan semua produk turunan, ketahuilah sebentar lagi kalian akan mati karena dirimu sendiri”. Kami akan katakan pada ibu generasi yang lain yang menolak berdiam diri bahwa hanya khilafahlah satu-satunya solusi dari segala permasalahan negeri. Ya, Khilafah yang saat ini kalian persekusi wahai kaki tangan asing dan aseng.

Kami meradang dan marah dengan keadaan. Kami sabar namun kami menolak pasrah. Kami tak mau tergilas. Kami akan suarakan, kami akan dakwahkan dan dengan kekuatan “The Power of emak-emak” kami akan lahirkan generasi militan yang hanya mencintai kematian, mencintai Allah dan Rasul-Nya, membela Al-Quran dan As-sunnah. Hingga kalian takut atau mati dalam kemarahan. Wallahu ‘allam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Kamis, 18 Jul 2019 16:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 18/07/2019 05:33

Agama Menjadi Sumber Konflik?