Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.938 views

Perdana Menteri Turki Erdogan Tetap Berkunjung ke Gaza

Ankara (voa-islam.com) Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan tetap berkunjung ke Gaza, dan mengabaikan tekanan Washington, agar pemimpin Turki membatalkan kunjungan ke Gaza, yang sampai sekarang diblokade oleh Zionis-Israel, ungkap  sumber di lingkungan Perdana Menteri, Senin (22/4/2013).

Sebelumnya, Menlu Amerika Serikat, John Kerry, mengatakan di Istambul saat berlansung para Menlu dari negara-negara pendukung oposisi Suriah, "Sebaiknya Erdogan membatalkan kunjungan ke Gaza", tegas Kerry.

Dalam kunjungannya yang ketiga ke Turki dalam dua bulan terakhir, Menteri Luar Negeri AS John Kerry mendesak Erdogan membatalkan kunjungannya. Kerry juga menyatakan perlunya membatalkan rencana kunjungannya ke Gaza pada awal April ini. Kerry menyatakan kunjungannya itu akan membahayakan proses perdamaian Timur Tengah yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina.

Para pengamat mengatakan bahwa Erdogan akan memberikan keputusan akhir tentang waktu kunjungan setelah pertemuannya dengan Presiden AS Barack Obama di Washington pada 16 Mei mendatang.

Erdogan, bertahun-tahun membahas keinginannya mengunjungi wilayah Gaza, dan Erdogan mengatakan pekan lalu ia akan pergi ke wilayah itu sesudah kunjungannya resmi ke Amerika Serikat bulan depan. Dalam sambutannya Erdogan menegaskan bahwa ia menunda kunjungannya ke Gaza sampai 16 Mei, tetapi itu tidak dibatalkan.

Pengumuman Erdogan baru-baru ini tentang kunjungannya ke Gaza terjadi tak lama setelah permintaan maaf  Israel ke Turki pada akhir Maret atas serangan Israel terhadap kapal Mavi Marmara yang membawa  bantuan ke Gaza,dan menewaskan delapan warga Turki dan satu Turki Amerika, pada 31 Mei 2010.

Erdogan berencana mengunjungi wilayah Palestina, termasuk Gaza, untuk melihat langsung kondisi Gaza akibat blokade Israel sejak tahun 2006. Pencabutan blokade Israel di Jalur Gaza adalah salah satu yang diinginkan Turki  untuk normalisasi hubungan dengan Israel.

Perhatian Amerika Serikat tentang kunjungan Erdogan adalah tidak hanya terkait dengan kemungkinan efek negatif terhadap hubungan antara Turki dan Israel.

Amerika Serikat juga tidak ingin Hamas yang berkuasa di Gaza mendapatkan pengakuan internasional dengan kunjungan itu yang akan membawanya ke  dalam proses perdamaian dengan mengorbankan Presiden Mahmoud Abbas. Fatah dan Israel telah melakukan negosiasi untuk proses perdamaian sejak tahun 1991.

"Dengan kunjungan seperti itu, dan pengakuan internasional terhadap Hamas akan meningkat, di mana sebelumnya Hamas menyatakan menolak pengakuan  hak hidup Israel. Amerika Serikat dan Israel tidak ingin keseimbangan politik yang akan memberikan keunggulan Hamas dalam perundingan damai", ungkap Prof. Dr. Mehmet Şahin, penasihat Erdogan untuk Timur Tengah Erdogan yang berbasis  Studi Strategis Tumur Tengah (ORSAM) dari Gazi University.

Sementara itu, analis percaya kunjungan Erdogan ke Gaza adalah pesan ke seluruh Timur Tengah bahwa normalisasi hubungan dengan Israel tidak akan berakhir dengan pemulihan aliansi Turki-Israel di wilayah itu, ujar analis.

"Turki telah menyatakan bahwa permintaan maaf Israel terhadap penyerbuan Mavi Marmara tidak berarti bahwa hubungan akan meningkat ke tingkat aliansi. Ini adalah pesan penting bagi negara-negara Timur Tengah, yang merasa  tidak nyaman dengan pemulihan hubungan Turki-Israel, "kata Prof Dr Mehmet Akif Okur, seorang pakar Timur Tengah dari Ankara Institut Strategi yang mengajar di Ankara Gazi University.

 

Sementara itu, anggota senior dari Partai oposisi utama Rakyat Republik (CHP)  berkomentar bahwa pernyataan  menteri luar negeri AS menentang kebiasaan diplomatik. "Kami (Turki) sampai ke titik di mana ketika mereka mengatakan perdana menteri harus dan tidak harus pergi. Kami (CHP) menemukan ini sangat menjengkelkan, "kata Faruk Logoglu wakil ketua CHP dalam menanggapi pernyataan Kerry.

"Ini merupakan yang kedua setelah krisis Zionisme," kata Inal Batu, seorang diplomat pensiunan dan mantan wakil ketua CHP, mengingat pernyataan Erdogan pada Zionisme pada pertengahan Maret, yang menerima rentetan kritik dari Gedung Putih. "Mengungkap perselisihan di depan publik dunia dapat menyebabkan krisis. Dalam hal ini, baik Erdogan, bersikap  tepat, "kata Batu.

Turki berdiri pada posisi yang benar dalam membela hak-hak rakyat Palestina yang sekarang dijajah oleh Zionis-Israel. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Kamis, 04 Mar 2021 02:28

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

Rabu, 03 Mar 2021 22:22

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Rabu, 03 Mar 2021 22:00

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Rabu, 03 Mar 2021 19:45

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Rabu, 03 Mar 2021 18:48

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Rabu, 03 Mar 2021 15:56

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Rabu, 03 Mar 2021 15:39

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Rabu, 03 Mar 2021 13:08

Pemuda Persis: Perpres Miras Bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Pemuda Persis: Perpres Miras Bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Rabu, 03 Mar 2021 13:00

Legalisasi Investasi Miras Mengundang Murka Allah?

Legalisasi Investasi Miras Mengundang Murka Allah?

Rabu, 03 Mar 2021 12:36

Ke mana Ya Pak Kai Ma'ruf Amin?

Ke mana Ya Pak Kai Ma'ruf Amin?

Rabu, 03 Mar 2021 12:00

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Rabu, 03 Mar 2021 07:46

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Rabu, 03 Mar 2021 07:12

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Rabu, 03 Mar 2021 07:04

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48


MUI

Must Read!
X