Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.993 views

Saatnya Dua Jenderal Umat Turun Gunung

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Jika di tahun 1998 ada dua macan Indonesia namanya Sri Bintang Pamungkas dan Amin Rais. Sri Bintang adalah inisiator reformasi, dan Amin Rais pelakunya. Ibarat pemain bola, Sri Bintang yang mengoper bola, Amin Rais pencetak golnya. Dan hasilnya? Orde Baru tumbang. Kemudian, lahirlah Orde Reformasi.

 

Saat ini, dua macan Indonesia itu diwarisi perannya oleh Habib Rizieq Shihab (HRS) dan Bachtiar Nasir. Dua jenderal lapangan ini yang berhasil menggalang massa untuk mendorong terjadinya suksesi. Diawali suksesi di DKI dan sukses. Ahok terjungkal dan masuk penjara. Tentu, dengan cara yang konstitusional. Melalui prosedur demokrasi dan proses hukum.

Suksesi selanjutnya sedang mengancam Jokowi. Apakah Jokowi juga akan terjungkal? Rakyat akan menyaksikannya dua pekan lagi. Tepatnya 17 April 2019.

HRS dan Bachtiar Nasir memiliki selain kharisma, kecerdasan dan pengalaman, juga pasukan massa dan jaringan. Didampingi Yusuf Martak, ketua GNPF, Selamet Ma'arif, ketua PA 212 dan Sobri Lubis, ketua FPI, HRS bisa menggerakkan massa yang tak kalah jumlahnya dengan anggota dan simpatisan partai. Massa ini selain taat, juga militan. Kekuatan ini, secara politis tak bisa diremehkan. Upaya menegosiasi HRS melalui dua jenderal polisi paling berpengaruh, tak juga berhasil. Mentok! Kenapa? Karena tiga syarat yang diajukan HRS kurang dapat respon dari Jokowi.

Apa syarat itu? Pertama, jangan nista agama. Agama apapun. Islam, maupun agama yang lain. Keberadaan agama-agama di Indonesia dilindungi Undang-undang. Kedua, kawal Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang larangan terhadap partai komunis. Tidak ada tempat bagi PKI untuk hidup di negara Pancasila. Ketiga, jangan jual aset ke Asing dan Aseng. Jika tiga syarat ini dipenuhi, HRS tak akan ikut campur urusan politik, termasuk pilpres. Akan balik ke pesantren dan urus santri. Nampaknya, tiga syarat ini menurut HRS tak mendapat respon positif dari istana.

Gagalnya negosiasi ini membuat HRS tetap memilih jalan sebagai oposisi, dan aktif mengerahkan massa untuk menjungkalkan Jokowi di pilpres 2019.

Pilihan HRS seirama dengan hasil istikharah Bachtiar Nasir. Seorang orator dan negosiator ulung ini memiliki jaringan tidak saja masyarakat kelas bawah, tapi juga elit birokrasi dan partai. Kalangan milenial hingga pengusaha. Penampilannya lebih kalem, tapi selalu punya narasi yang menggetarkan. Sosok ustadz satu ini selalu muncul di saat yang tepat.

Jika HRS terus bergerilya untuk menyuarakan perlawanan terhadap rezim Jokowi, makin lama makin intensif, baik melalui meme, video dan fatwa-fatwa pendek, maka Bachtiar Nasir memilih muncul di injury time. Dua pekan jelang pilpres. Sekali muncul, langsung gas pol. Langkah strategis tokoh berwajah tegap dan digandrungi emak-emak ini langsung ramai mendapat respon massa.

Di gerbong Bachtiar Nasir ada MIUMI (Majlis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia) yang punya jaringan ormas seluruh wilayah Indonesia. Selain MIUMI, Bachtiar Nasir juga menjadi komandan MPI (Majlis Pelayan Indonesia). Di MPI ada Zaitun Rasmin, Ketua Umum Wahdah dan pimpinan ulama se-Asia Tenggara, Haekal Hasan, da'i yang sedang digemari dan mampu menghipnotis kalangan emak-emak dan kaum milenial, Fahmi Salim, pengurus Muhammadiyah dan MUI, Dr. Taufan, pengurus APPERTI, Erick Yusuf yang dikenal sebagai ustaznya para artis, dan Iwel Sastra, seorang yang beken namanya sebagai komedian.

Langkah politik HRS dan Bachtiar Nasir tak bisa dianggap remeh. Magnet merekalah yang berhasil menghadirkan tujuh juta manusia di Monas dalam aksi 212, dan 13 juta di reuni 212. Dan di pilpres kali ini, kekuatan magnet kedua tokoh ini sedang diuji kembali; apakah akan berhasil menumbangkan Jokowi di pilpres 2019?

Jika HRS memberi komando dari Kota Suci Makkah kepada GNPF, PA 212 dan FPI, maka Bachtiar Nasir memilih keliling dan kampanye di seluruh wilayah Indonesia. Menggerakkan MIUMI dan MPI sebagai mesin mobilisasi.

Bachtiar Nasir bersama semua kekuatannya di MIUMI dan MPI melakukan roadshow di Sulawesi, Kalimantan, Bali, DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mengepung kekuatan Jokowi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Khusus di wilayah Jawa, Bachtiar Nasir bersinerji dengan kekuatan Nahdliyyin. Bachtiar Nasir sepertinya menyadari betul bahwa kekuatan di Jawa itu ada di tangan para ulama-ulama NU. Hanya fatwa para ulama NU-lah yang jadi panutan kemana pilihan suara rakyat itu akan diarahkan.

Jawa, pulau yang diduduki oleh mayoritas warga Nahdliyyin ini hanya bisa diarahkan oleh para ulama-ulama kharismatik NU seperti K.H. Najih Maemoen, Gus Qoyum, K.H. Wafi Maemoen, K.H. Ahfas Baidhowi, K.H. Anam dan K.H. Ahdal Abdurrahim. Mereka adalah beberapa nama ulama yang pengaruhnya tak bisa diabaikan di Jawa Tengah. Bersama merekalah Bachtiar Nasir mengobarkan semangat oposisi dan perlawanan terhadap rezim penguasa.

Jika dua jenderal umat ini sudah turun gunung, akankah apa yang terjadi di Pilgub DKI 2017 terulang kembali di tingkat nasional (pilpres 2019) sebagaimana yang pernah diprediksi Anies Baswedan, gubernur DKI? Kita tunggu saja takdirnya. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
PGI Ingin Titip Aspirasi Lewat PKS

PGI Ingin Titip Aspirasi Lewat PKS

Jum'at, 13 Dec 2019 00:22

Muhammadiyah Minta Pemerintah Usut Tuntas Kematian Randi dan Yusuf Kardawi

Muhammadiyah Minta Pemerintah Usut Tuntas Kematian Randi dan Yusuf Kardawi

Kamis, 12 Dec 2019 23:17

Indeks Kerukunan Beragama di Aceh Terburuk, DPRA: Ini Pelecahan

Indeks Kerukunan Beragama di Aceh Terburuk, DPRA: Ini Pelecahan

Kamis, 12 Dec 2019 22:12

GNA Peringatkan Kemungkinan Pasukan Haftar Bisa Rebut Tripoli dengan Bantuan Rusia

GNA Peringatkan Kemungkinan Pasukan Haftar Bisa Rebut Tripoli dengan Bantuan Rusia

Kamis, 12 Dec 2019 21:50

Limbah Bikin Warga Pusing dan Mual, DSKS Minta PT RUM Ditutup

Limbah Bikin Warga Pusing dan Mual, DSKS Minta PT RUM Ditutup

Kamis, 12 Dec 2019 21:40

Terkait Bantahan Genosida Myanmar, Pengungsi Rohingya: Suu Kyi Berbohong

Terkait Bantahan Genosida Myanmar, Pengungsi Rohingya: Suu Kyi Berbohong

Kamis, 12 Dec 2019 21:36

Ini Pesan Menpora kepada Peserta Muktamar KAMMI

Ini Pesan Menpora kepada Peserta Muktamar KAMMI

Kamis, 12 Dec 2019 21:08

Nilai Perusahaan Minyak Saudi Aramco Capai Lebih dari 2 Trilyun USD

Nilai Perusahaan Minyak Saudi Aramco Capai Lebih dari 2 Trilyun USD

Kamis, 12 Dec 2019 21:00

Inilah 3 Waktu Terbaik Menasehati Anak

Inilah 3 Waktu Terbaik Menasehati Anak

Kamis, 12 Dec 2019 20:48

Refleksi Akhir Tahun 2019, Cukupkah Hanya Mengganti Rezim?

Refleksi Akhir Tahun 2019, Cukupkah Hanya Mengganti Rezim?

Kamis, 12 Dec 2019 20:34

Israel Tangkap Beberapa Pimpinan Hamas di Hebron Tepi Barat

Israel Tangkap Beberapa Pimpinan Hamas di Hebron Tepi Barat

Kamis, 12 Dec 2019 18:59

Pejuang Oposisi Tewaskan 20 Pasukan Assad dalam Serangan Kejutan di Idlib

Pejuang Oposisi Tewaskan 20 Pasukan Assad dalam Serangan Kejutan di Idlib

Kamis, 12 Dec 2019 15:15

Turki Dapat Gunakan Cara Militer Untuk Bekukan Pengeboran Gas Ilegal di Perairan Siprus

Turki Dapat Gunakan Cara Militer Untuk Bekukan Pengeboran Gas Ilegal di Perairan Siprus

Kamis, 12 Dec 2019 14:10

Suka Mengolok-olok Umat Islam, Allah Hinakan Munafikin di Akhirat

Suka Mengolok-olok Umat Islam, Allah Hinakan Munafikin di Akhirat

Kamis, 12 Dec 2019 12:02

Jawaban Cerdas Siswa SMP dari Indonesia saat Debat LGBT di Norwegia

Jawaban Cerdas Siswa SMP dari Indonesia saat Debat LGBT di Norwegia

Rabu, 11 Dec 2019 21:56

MUI Apresiasi Masuknya RUU Perlindungan Ulama dan Guru Ngaji

MUI Apresiasi Masuknya RUU Perlindungan Ulama dan Guru Ngaji

Rabu, 11 Dec 2019 20:14

Wabup Aceh Utara Minta Seluruh Gampong Miliki Qanun Adat dan Reusam

Wabup Aceh Utara Minta Seluruh Gampong Miliki Qanun Adat dan Reusam

Rabu, 11 Dec 2019 19:53

Setelah Wapres, Kini Menag Sebut Radikalisme Menyusup PAUD

Setelah Wapres, Kini Menag Sebut Radikalisme Menyusup PAUD

Rabu, 11 Dec 2019 18:37

KH Tengku Zulkarnain kepada Jokowi: Film Dilan Dikomentari, Masak Kasus Penghinaan Agama Tidak

KH Tengku Zulkarnain kepada Jokowi: Film Dilan Dikomentari, Masak Kasus Penghinaan Agama Tidak

Rabu, 11 Dec 2019 17:21

Mantan Anggota Intelijen AS Bantu UEA Bangun Unit Mata-mata Rahasia Kontroversial

Mantan Anggota Intelijen AS Bantu UEA Bangun Unit Mata-mata Rahasia Kontroversial

Rabu, 11 Dec 2019 15:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X