Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.878 views

GBK dan Embrio People Power

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati

Desas-desus, pilpres akan rusuh. Apa pemicunya? Kecurangan! Ternyata, kekahawatiran itu bukan isapan jempol. Amien Rais, tokoh reformasi 98 sudah memberi peringatan.

Tidak hanya Amien Rais, Prabowo Subianto juga sudah mengingatkan kepada timses dan para pendukungnya, agar di pilpres 2019 ini bisa meraih kemenangan di atas 25 persen. Pasalnya, ada dugaan kuat pihak sebelah akan mencuri belasan persen suara.

Ini peringatan dari Prabowo. Sangat keras. Pesannya tegas: ada rencana kecurangan angka yang fantastis. Jika ini betul terjadi, dan Prabowo kalah karena faktor kecurangan itu, people power bisa meledak.

Agus Ma'sum, tim BPN yang khusus menangani urusan DPT mengaku telah menemukan 17,5 juta DPT invalid, ganda dan bermasalah. Berulangkali temuan ini kabarnya sudah dilaporkan ke KPU. Minta kepada KPU melakukan pengecekan dan perbaikan. Tapi, laporan itu tak ditindaklanjuti. Dugaan BPN bahwa kasus 17,5 juta DPT seperti telah disengaja dan bagian dari design kecurangan. Inilah yang membuat kecurigaan pihak BPN kepada KPU dan rezim penguasa semakin kuat.

Apa yang diungkapkan Prabowo bahwa potensi pencurian belasan juta suara sepertinya bukan bualan belaka. Ada data, dan sudah berulangkali dilaporkan ke KPU. Ini langkah prosedural yang sudah dilakukan. Tapi, BPN menilai KPU tak serius merespon laporan dan protes itu.

Di sisi lain, ada pihak yang menuduh ucapan Prabowo itu "hoak". Istilah hoax memang rajin muncul di era pilpres ini. Tapi, kemunculannya seringkali tak lebih dari manuver politik yang bertujuan untuk mendelegitimasi lawan. Dalam konteks ini, Prabowo jadi sasaran.

Harus juga disadari dengan obyektif bahwa tak jarang apa yang diungkap Prabowo terbukti. Soal 11.000 triliun uang WNI disimpan di luar negeri misalnya. Itu hoax, kata kubu Jokowi. Belakangan diketahui, bahwa Jokowi sendiri pernah menyatakan hal yang sama dan mengaku mengantongi datanya. Begitu juga ketika Prabowo bilang ada 1000 triliunan kebocoran APBN. Lagi-lagi dituduh hoak. Beberapa hari kemudian KPK mengungkapkan bahwa kebocoran APBN memang terjadi. Angkanya sekitar 2000 triliun. Lagi-lagi, apa yang diucapkan Prabowo bukan isapan jempol.

Istilah "hoak" di musim pilpres sering jadi istilah yang bermuatan politis. Tak menunjukkan substansi dan makna aslinya. Tak lebih dari manuver politik untuk saling mendeligitimasi lawan. Dalam konteks ini, Prabowo jadi korbannya.

Strategi menebar hoak, atau meng-hoak-kan data yang belum terverifikasi, apalagi data itu ternyata terbukti benar, merupakan langkah politik yang tak semestinya dilakukan oleh siapapun dan dari kubu manapun. Ini akan melukai kejujuran dan merusak standar kebenaran. Kita berharap, semua strategi politik yang dilakukan oleh masing-masing kubu baik 01 maupun 02 tetap tidak keluar dari pakem moral yang dimiliki oleh bangsa ini.

Kalau kejujuran dan kebenaran menjadi standar dalam membangun demokrasi di pilpres 2019 ini, maka tak akan ada money politics. Tak akan ada intimidasi dan mobilisasi aparat-ASN. Tak ada bagi-bagi sembako dan amplop. Tak akan ada 17,5 juta DPT yang bermasalah. Ini adalah praktek-praktek a-moral yang telah merusak demokrasi.

Jika pelanggaran kampanye yang masif itu tak segera dihentikan, dan kecurangan terbukti telah secara signifikan menjadi faktor kemenangan paslon tertentu, siapapun pemenang dalam pilpres kali ini, potensi rusuh akan sangat besar.

Terutama jika paslon nomor 02 kalah, bukan karena selisih jumlah suara, tapi karena adanya kecurangan yang terukur dan bisa dibuktikan, maka people power hanya menunggu waktu.

Ah, itu kan karena mereka gak siap kalah. Stop! Jangan anggap remeh soal ini. Mari kita lihat fakta-fakta di lapangan, pelanggaran kampanye itu nyata dan masif. Bahkan dianggap telah melampaui batas. Sesuatu yang melampaui batas itu  berpotensi menjebol dinding pertahanan batin rakyat.

Kita bisa saksikan hari ini di GBK, jutaan pendukung Prabowo dari berbagai wilayah hadir. Arak-arakan motor dari Solo, konvoi mobil dari Bandung, para pejalan kaki dari Surabaya dan Ciamis, Sewa sejumlah pesawat dari luar Jawa. Massa betul-betul militan dan bisa dimobilisasi. Hari ini jutaan rakyat berhasil memutihkan kawasan Senayan dan sekitarnya. Ini unjuk kekuatan yang tak boleh dianggap remeh.

Apakah mereka hadir karena digerakkan oleh cintanya kepada Prabowo? Sebagian mungkin iya. Tapi rasa kecewa dan marah kepada rezim hampir dipastikan sebagai alasan yang paling dominan. Marah, bukan saja karena faktor ekonomi dan semua masalah terkait pengelolaan pemerintahan, tapi juga prilaku politik rezim yang oleh mereka dianggap terlampau represif. Dan nampaknya, tak cukup waktu tersisa lagi bagi kubu Jokowi untuk meredam kemarahan rakyat itu.

Anda bisa bayangkan, jika kecurangan terbukti dan mereka tak terima, mungkinkah people power bisa dihindari? Karena itu, hentikan segala bentuk kecurangan dan praktek-praktek kampanye yang melanggar jika kita ingin pilpres aman. Hanya itu caranya. Tak ada cara yang lain. Siapapun yang akan jadi pemenang, jika pilpres jurdil, pasti akan diterima oleh semua pihak. Rakyat legowo.

Kita semua ingin pilpres ini aman dan damai. Untuk sampai pada harapan itu, syarat kejujuran dan keadilan harus dipastikan hadir dalam pilpres kali ini. 17,5 juta DPT mesti diperbaiki, KPU, Bawaslu dan aparat harus netral, dan tak ada mobilisasi ASN. Bagi-bagi sembako, amplop dan rekayasa dana bantuan dari APBN dan BUMN dihentikan. Jika tidak, tak terbayang bagaimana keadaan negeri ini pasca pilpres. GBK akan betul-betul bisa jadi embrio people power. [PurWD/voa-islam.com]

Semarang, 7/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Rabu, 08 Jul 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X