Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.980 views

Kebaikan Tersandera, Kebenaran Terpasung: Renungan Muharram

Sahabat VOA-Islam...

Memasuki bulan Muharram, sepantasnya bagi kaum muslimin merenungi, melihat kembali hal-hal yang terjadi pada agamanya, sebagai wujud iman dan mahabbah sejati. Sepanjang tahun berlalu, Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia mengalami banyak perlakuan semena tanpa ada perlindungan penuh atasnya.

Pada masa kejayaannya, dunia mengenal Islam sebagai agama yang kokoh nan mulia. Islam berada di tempat yg tinggi. Disegani kawan, ditakuti lawan. Islam menjaga kedamaian manusia, menghalau sengketa kedzaliman. Islam-pun terjaga paripurna. Kebaikan - kebaikan yang memancar dari penerapan syariah nya dan kebenaran aqidah nya dijaga penuh oleh negara yang mengemban Ideologi nya (red: Khilafah).

Hal yang kontras terjadi di masa ini. Hampir tidak bisa kita hitung banyaknya upaya untuk mendiskreditkan Islam dan kaum muslimin. Upaya perusakan aqidah, penodaan syariat, penistaan tsaqofah, hingga persekusi ulama, seolah berlangsung tanpa henti, tanpa solusi tuntas.

Sebut saja beberapa peristiwa yang terjadi dalam tiga bulan belakangan.

Diantaranya, beredarnya video parodi azan yang dilakukan oleh seorang pelawak kondang Jawa Timur, menjadikan azan sebagai bahan lawakan (times indonesia 1/8/18). Masih berkaitan dengan azan sebagai panggilan mulia, azan dijadikan sebagai perkara yang disengketakan. Protes volume azan disana-sini, memojokkan syariat yang mulia. Saat umat meminta sebuah keadilan, yang tampak malah gambaran intolerasi (liputan6.com 23/8/18).

Isu aliran sesat belakangan juga kembali muncul. Aliran sesat bernama Kerajaan Ubur-ubur muncul di kota Serang, walaupun di sinyalir pendiri aliran sesat ini kemudian menghentikan ajarannya (tempo 25/8/18). Kemunculan aliran-aliran sesat ini menambah panjang daftar aliran sesat di Indonesia yang jumlah nya mencapai 300-an (Hidayatullah.com, 2016)

Kristenisasi sebagai sebuah upaya pendangkalan aqidah umat, yang dapat berujung pada kemurtadan, semakin subur. Saat ini korban gempa Lombok, yang mayoritas beragama Islam menjadi sasaran empuk Kristenisasi (Hidayatullah.com, 31/8/18)

Sedangkan isu yang masih hangat adalah tekanan kepada para Ulama yang ingin mendakwahkan Islam. Pembatalan agenda kajian dan dakwah di berbagai daerah hingga monsterisasi kalimat tauhid. La ilaha illa Allah. Kalimat sakral yang menjadi kunci surga dikriminalisasi, disandingkan dengan framing negatif 'merusak negeri' atau isu separatis.

Banyaknya kasus yang serupa seolah menjadikan kebaikan Islam tersandera, kebenaran aqidah nya terpasung kedzaliman. Hal ini sekaligus menunjukkan tiadanya penjagaan penuh atas Islam. Lantas, siapakah yang sebenarnya berkewajiban melindungi aqidah umat? Menjaganya dari berbagai upaya penistaan, penodaan dan kemurtadan?

Islam mengajarkan bahwa kewajiban penjagaan Islam, baik aqidah maupun syariatnya, tidak hanya dibebankan pada individu semata. Negara-lah yang berkewajiban memberikan perlindungan dan penjagaan terhadap Islam. Negara berperan besar memerangi segala bentuk kekufuran, kesesatan dan kemurtadan secara sistemik.

Tauladan mulia, Rasulullah saw dengan jelas memberi contoh pada kita bahwa kewajiban penjagaan Islam ada di tangan negara. Dimulai ketika beliau Hijrah ke Madinah, sebagai kepala Negara beliau menerapkan Islam secara menyeluruh dan menjaga Islam secara paripurna.

Tampak dari upaya memusnahkan aliran sesat yang dipimpin oleh Nabi Palsu Musailamah Al-Kadzab. Upaya penjagaan ini dilanjutkan oleh para Khilafah pengganti beliau.

Sebagaimana yang dilakukan Khalîfah Abu Bakar al-Shiddiq ketika ia memerangi sekelompok Murtaddin. Muhammad bin Yusuf al-Farabriy berkata bahwa “Diceritakan dari Abu ‘Abdullah dari Qabishah berkata:

“Murtaddûn disini adalah orang-orang yang murtad (keluar dari Islam karena menolak membayar zakat) pada zaman (Khalîfah) Abu Bakr, lalu Abu Bakr memerangi mereka.” (HR. al-Bukhârî) 

Dengan upaya penjagaan tersebut, Islam jauh dari kriminalisasi. Segala bentuk penodaan Aqidah diselesaikan dengan tuntas. Aliran sesat tidak menjamur luas. Penjagaan yang sempurna ini hanya bisa diwujudkan dengan menerapkan Islam seutuhnya dalam bingkai Khilafah. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Israel Tahan 900 Warga Palestina di Yerusalem Sejak Awal 2019, Sepertiganya Anak-anak

Israel Tahan 900 Warga Palestina di Yerusalem Sejak Awal 2019, Sepertiganya Anak-anak

Sabtu, 20 Jul 2019 22:00

HCS Sebut Mesir, UEA dan Prancis Dukung Serangan Baru Haftar ke Ibukota Libya Tripoli

HCS Sebut Mesir, UEA dan Prancis Dukung Serangan Baru Haftar ke Ibukota Libya Tripoli

Sabtu, 20 Jul 2019 21:15

India dan Filipina Minta Iran Bebaskan Awak Kapal Warga Negara Mereka yang Ditangkap IRGC

India dan Filipina Minta Iran Bebaskan Awak Kapal Warga Negara Mereka yang Ditangkap IRGC

Sabtu, 20 Jul 2019 20:45

Pejuang AQAP Tewaskan 5 Tentara Pemerintah Yaman di Wilayah Mudiya Abyan

Pejuang AQAP Tewaskan 5 Tentara Pemerintah Yaman di Wilayah Mudiya Abyan

Sabtu, 20 Jul 2019 20:30

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi

Sabtu, 20 Jul 2019 19:46

Inggris Peringatkan Kapal-kapal Tidak Masuki Selat Hormuz

Inggris Peringatkan Kapal-kapal Tidak Masuki Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 19:15

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 18:57

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Sabtu, 20 Jul 2019 18:45

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Sabtu, 20 Jul 2019 17:35

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

Sabtu, 20 Jul 2019 17:19

Pelecahan Hukum

Pelecahan Hukum

Sabtu, 20 Jul 2019 14:25

Bau Otoriter

Bau Otoriter

Sabtu, 20 Jul 2019 13:21

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Sabtu, 20 Jul 2019 13:07

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sabtu, 20 Jul 2019 13:00

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Sabtu, 20 Jul 2019 12:54

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

Sabtu, 20 Jul 2019 12:07

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Sabtu, 20 Jul 2019 11:20

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Sabtu, 20 Jul 2019 11:07

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Sabtu, 20 Jul 2019 10:07

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Sabtu, 20 Jul 2019 05:44


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X