Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.190 views

Menyambut Tahun Baru Masehi, Sudahkah Muhasabah Diri?

Oleh: Ahmad Muafi*

Sobat voa-islam yang dirahmati Allah, beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun baru Masehi. Detik-detik pergantian menuju tanggal 1 Januari merupakan detik-detik yang paling banyak dinanti oleh masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Momen pergantian tahun ini acapkali dirayakan secara besar-besaran. Mulai dari konser musik di berbagai stasiun televisi dari sore hari hingga pagi hari, pesta kembang api, pesta barbeque, trek-trekan di jalan raya, hingga pesta minuman keras yang berujung pada pesta narkoba dan seks bebas. Naudzubillahiminzalik.

Detik-detik pergantian tahun baru Masehi, oleh sebagian banyak masyarakat dunia termasuk Indonesia, dianggap sebagai momen langka dan sayang jika dilewatkan begitu saja. Tidak menutup kemungkinan, hal tersebut jugalah yang mungkin dipikirkan oleh para sobat muslim sekalian. Pertanyaannya sekarang, pernahkah kalian merasa hal yang sama ketika hendak memasuki detik-detik pergantian tahun baru Hijriyah? Apakah kalian rela begadang tengah malam demi menantikan pergantian malam tahun baru Islam? Jawabannya, mungkin sebagian dari kalian ada yang menjawab iya, bahkan mungkin ada banyak yang menjawab tidak.

Artikel ini tidak ditulis untuk menggiring opini sobat voa-islam sekalian agar membuat perayaan yang sama di pergantian tahun baru Hijriyah. Tapi untuk merenungkan lagi apakah kita menanti datangnya tahun baru Hijriyah layaknya kita menanti datangnya tahun baru Masehi yang notabene merupakan tahun baru dari hasil perhitungan kalender bangsa barat? Karena pada faktanya, tidak sedikit dari kita yang turut merayakan tahun baru Masehi dengan cara yang berlebihan bahkan mengarah pada Hedonisme.

Dalam Islam kita diajarkan untuk tidak terlalu berlebihan dalam menghambur-hamburkan rezeki yang sudah Allah berikan. Coba sekarang kita renungkan kembali, berapa banyak anak yatim dan fakir miskin saudara kita yang dapat kita bantu apabila rezeki dari perayaan tahun baru Masehi diakumulasikan dari banyaknya sobat muslim yang turut merayakan pergantian tahun tersebut? Pasti sangat banyak. Selain dapat bermanfaat untuk orang lain, hal tersebut juga menjadikan ladang pahala yang akan terus mengalir hingga kita meninggal.

Pernahkah kita bermuhasabah diri menyambut datangnya pergantian tahun? Meksipun ya...bermuhasabah diri itu tidak harus dilakukan pada saat pergantian tahun saja. Tetapi bisa kita lakukan kapan pun di saat kita merasa banyak melakukan dosa. Selain untuk kembali mengingat Allah, muhasabah diri juga bisa dijadikan sebagai momentum taubatan nasuha atas setiap dosa yang kita lakukan.

Lantas, masihkah kita melakukan sesuatu yang mubadzir dengan dasar merayakan pergantian tahun baru Masehi? Ada banyak hal lain yang jauh lebih bermanfaat dibanding menunggu pergantian tahun dengan menonton konser, teriak-teriak di jalan raya, membuat kemacetan, pesta kembang api dan kongkow bareng teman.

Kita bisa tetap tinggal di rumah saja tanpa harus menambah padatnya jalan. Toh, malam yang dilewati juga sama dengan malam-malam sebelumnya. Lalu, mengapa harus kita perlakukan malam tahun baru dengan istimewa? Ingat, betapa banyak mereka yang ikut begadang menunggu detik pergantian tahun, kesiangan atau bahkan kehilangan salat Subuhnya. Masa iya sih kita mau menukar kenikmatan semu malam tahun baru yang jelas banyak maksiatnya dengan Salat Subuh yang jelas wajibnya?

Jika tidak, mari sambut tahun baru 2019 dengan cara yang bermanfaat dengan senantiasa mengingat Allah dan merenungi dosa-dosa yang telah kita lakukan ditahun sebelumnya. Karena dengan bergantinya tahun, sesungguhnya semakin berkuranglah usia kita. Sungguh merugi bagi mereka yang memilih menghabiskan waktunya dengan sia-sia. Semoga saja kita bukan termasuk ke dalam golongan yang demikian. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah mahasiswa Pendidikan Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X