Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.088 views

Suka Sama Suka

 

Oleh:

Keni Rahayu || Influencer Dakwah Millenial

 

SUATU hari di negeri dongeng, hiduplah sepasang anak manusia yang saling mencintai. Mereka saling berkasih sayang tanpa peduli ikatan sah. Mereka bersama atas nama cinta, bersatu atas nama cinta. Mereka akan bersama selamanya. Tidak peduli hubungan mereka harus diresmikan dengan pernikahan atau tidak, selama mereka saling percaya, maka tak apa. Berharap, hubungan keduanya aman sentosa.

Suatu hari, ujian datang menerpa. Sang lelaki tergoda oleh wanita lain. Apa mau dikata, kekasihnya (yang kini jadi mantan) hamil pun tak berdaya. Melaporkan ke pihak yang berwajib juga percuma. Toh berkali-kali melakukan hubungan badan sebelumnya juga atas asas suka sama suka. 

Di daerah yang lain, negeri dongeng yang sama. Sepasang anak adam bersahabat erat, meski rasa tak ditenggat. Friend with benefit, namanya. Selama saling memberikan manfaat, tak peduli rasa, maka hubungan keduanya terjalin saja. Hubungan terjadi asalkan kedua belah pihak saling memberi manfaat.

Suatu ketika, video syur mereka beredar luas. Sang wanita berusaha melapor polisi. Namun nahas, polisi menolak membantunya. Sebab disadari bahwa video dibuat dengan suka sama suka sebagai asas. Tidak ada paksaan, keduanya saling rela. Maka hukum bisa berkata apa?

Welcome to the jungle! Yang katanya mau melindungi kekerasan seksual di wilayah kampus, tapi sejatinya legalisasi seks bebas! Welcome to the jungle! Yang katanya melindungi wanita, tapi ternyata aturan yang dilahirkan pada akhirnya membunuhnya juga. Welcome to the jungle!

Beginilah masa depan bangsa kita, jika #permendikbud30 tetap dipertahankan. Tanpa ada legalisasi UU saja, seks bebas membabi buta. Apalagi dengan adanya ini? Istilah apa lagi yang bisa menggambarkan hal yang lebih dahsyat dibandingkan membabi buta? Nah diksi itulah yang akan terjadi mendatang.

Saya jadi curiga, jangan-jangan permendikbud ini kepanjangan tangan dari barisan para mantan, mereka yang patah hati sebab RUU P-KS tak kunjung dilegalisasi. Maka, samar-samar permendikbud ini lahir demi menyuarakan ide ini yang katanya melindungi kaum wanita. Nyatanya? 

Bagaimana dengan Islam?

Bukan Islam namanya jika tak memberikan solusi. Sebab sejak lahirnya, Islam selalu bisa menyelesaikan permasalahan manusia beriringan dengan kerasulan nabi Muhammad saw. di jazirah Arab. Dilanjutkan oleh Khulafaur Rasyidin dan para Khalifah setelahnya, semua menjalankan Islam dalam bingkai berbangsa dan bernegara. Rahmatan lil alamin. Semua negeri merasakan kemakmuran, lantaran Islam diterapkan. 

Termasuk masalah pencegahan kekerasan seksual, Islam sudah punya solusinya. Tentu saja solusinya bukan konsen, sebagaimana kata para pegiat feminis. Tidak, sexual consent tidak memberikan solusi, malahan masalah baru lahir lagi.

Islam jelas memiliki seperangkat agung yang tidak hanya solutif, tapi juga preventif. Aturan dalam Islam tidak sekadar melindungi perempuan, bahkan memuliakannya. Di antara syariat itu yang pertama adalah kewajiban muslimah menutup aurat dari lelaki asing. Itu wujud Islam memuliakan wanita. Ini jelas melindunginya dari lelaki asing yang iseng menggoda. 

Kedua, pemisahan aktivitas laki-laki dan perempuan adalah dalam rangka mensucikan interaksi khas di dalamnya. Jika ingin ada interaksi intim di antara dua belah pihak, maka harus ada komitmen agung yang melandasi hubungan keduanya. Ialah syariat pernikahan. 

Ketiga, pernikahan adalah barang agung terlebih sakral. Pernikahan menjadikan interaksi dua anak adam sangat dimuliakan. Melamar wanita dengan perjuangan, menjaganya dengan kasih sayang, mengajak ke surga dengan ilmu dan kesungguhan. Inilah nizam ijtima'i yang menjadi solusi kongkrit masalah perzinahan di seluruh pelosok negeri. Ialah Islam. Tidak yang lain.

Maka, tidak ada kalimat lain selain #tolaklegalisasizina dengan cara #cabutpermendikbud30. Masa depan kaum muslim hanya mulia dengan penerapan Islam, bukan feminisme apalagi liberalisme. Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Sabtu, 27 Nov 2021 12:42

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Sabtu, 27 Nov 2021 11:32

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

Sabtu, 27 Nov 2021 11:27

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

Sabtu, 27 Nov 2021 10:19

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Sabtu, 27 Nov 2021 00:06

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Jum'at, 26 Nov 2021 22:28

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Jum'at, 26 Nov 2021 21:25

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Jum'at, 26 Nov 2021 17:20

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Jum'at, 26 Nov 2021 17:15

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Jum'at, 26 Nov 2021 16:54

Guru Wahdah Islamiyah Juara 1 Guru Inspiratif Kategori Non ASN

Guru Wahdah Islamiyah Juara 1 Guru Inspiratif Kategori Non ASN

Jum'at, 26 Nov 2021 16:41

Partai Gelora Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Berikan Literasi Perubahan Iklim kepada Masyarakat

Partai Gelora Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Berikan Literasi Perubahan Iklim kepada Masyarakat

Jum'at, 26 Nov 2021 16:29

Sektor Kesehatan, Industri Menggiurkan Bagi Pejabat?

Sektor Kesehatan, Industri Menggiurkan Bagi Pejabat?

Jum'at, 26 Nov 2021 09:45

Bila Terus Menentang Firman Allah, Apa Jadinya Kita?

Bila Terus Menentang Firman Allah, Apa Jadinya Kita?

Jum'at, 26 Nov 2021 09:08

Malang Berduka, Ustadz Azhar Reza Wafat Dalam Touring Malang-Lombok

Malang Berduka, Ustadz Azhar Reza Wafat Dalam Touring Malang-Lombok

Kamis, 25 Nov 2021 23:45

Bagaimana Perlawanan Bersenjata Palestina Bertahan Di Tepi Barat Utara

Bagaimana Perlawanan Bersenjata Palestina Bertahan Di Tepi Barat Utara

Kamis, 25 Nov 2021 22:53

Songsong 2022, IHATEC Luncurkan Program Pelatihan dan Konsultasi Halal

Songsong 2022, IHATEC Luncurkan Program Pelatihan dan Konsultasi Halal

Kamis, 25 Nov 2021 16:59


MUI

Must Read!
X