Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.711 views

Selenggarakan Bedah Tesis Edisi Ketujuh, HMPP Bahas Dakwah Kaum Muda PERSIS di Medsos

BANDUNG (voa-islam.com) - Dilakukan secara online, Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Perstauan Islam (HMPP) kembali selenggarakan Bedah Tesis edisi ketujuh.

Judul tesis yang dibedah adalah "Transformasi, Representasi, dan Pergeseran Otoritas Dakwah PERSIS: Studi Atas Gerakan Dakwah Pemuda PERSIS di Media Sosial" karya Hilman Fauzi Patahilah S.Sos.I., M.A.

Adapun yang menjadi pembedah diskusi adalah Nizar Ahmad Saputra, M.I.Kom. selaku Tim Staf Khusus Presiden RI; M. Ersyad Muttaqien, S.Kom.I., M.I.Kom. selaku Dosen FISIP Universitas Pasundan & Dir. Eksekutif Muttaqien Institute Research and Social Movement. Sedangkan Atropal Asparina, S.Th.I, Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga & Alumni PPI 76 Tarogong, Garut, bertindak sebagai moderator.

Bedah tesis yang dipertahankan di Magister Islamic Studies, UIN Yogyakarta, ini dihadiri pula Sekretaris Majelis Penasihat PP PERSIS, Prof. Dr. H. Dadan Wildan Anas, M.Hum.

Dalam sambutannya, Dadan Wildan menyambut gembira gagasan dan kegiatan yang diadakan oleh HMPP. Hal ini menunjukan geliat intelektual yang kentara pada mahasiswa pascasarjana PERSIS di Jogja.

Menurut Dadan, PERSIS ketinggalan dalam ranah dakwah. Sehingga, PERSIS kurang dikenal di masyarakat. Dakwah PERSIS cenderung tidak berubah, masih berkutat dalam dakwah dari mimbar ke mimbar, serta merasa besar dengan diri yang kecil.

Padahal secara historis, PERSIS memberikan terobosan baru dalam dunia dakwah, yaitu dengan dakwah bil kitabah yang saat itu masih dianggap asing.

Dadan menambahkan, M. Natsir, A. Hassan, dan Fakhrudin Al-Kahiri adalah tokoh aktivis dakwah dan intelektual yang bisa membangun dinamika dakwah di tengah-tengah kaum tradisionalis.

Tulisan-tulisan tokoh PERSIS banyak diperhitungkan, dan banyak mengubah pemikiran keislaman di Indonesia. Namun, saat ini tulisan-tulisan PERSIS tidak banyak dijadikan rujukan.

Dadan berharap generasi muda PERSIS bisa membawa PERSIS ke arah yang lebih baik dan kekinian, loncatan jauh ke depan dengan memberikan gebrakan baru. 

“Sebagai kelompok pemikir, PERSIS jangan sampai terbelakang dalam pemikiran. Kader-kader muda PERSIS harus bisa dakwah ke berbagai aspek,” ungkapnya.

Di awal penyampaiannya, Hilman menjelaskan problem riset dalam tesis ini berasal dari intern PERSIS yang kurang menguasai media, padahal medsos bisa memperluas jaringan.

“Saya tidak tertarik kepada Pemuda PERSIS struktural, tetapi tertarik untuk meneliti Pemuda nonstruktural,” ungkapnya lansir persis.or.id.

Ia menilai, kader-kader Pemuda PERSIS nonstrukturral lebih bisa melakukan perkembangan prilaku keagamaan, walaupun terjadi pergeseran otoritas serta tidak menginduk ajaran PERSIS. 

Dalam beberapa sampel yang disajikan, Hilman menunjukan bahwa kader-kader Pemuda PERSIS nonstruktural tidak menunjukan identitas kepersisannya dalam konten-konten medsos, serta mencari dan mengunggah konten yang sesuai dengan apa yang disukainya.

M. Ersyad Muttaqien, Dosen FISIP Universitas Pasundan & Direktur Eksekutif Muttaqien Institute Research and Social Movement, selaku pembedah pertama memberikan pernyataan bahwa tesis cenderung diinspirasi oleh dua tokoh PERSIS, yaitu Prof. Dadan dan Prof. Atip. Ia membagi dakwah menjadi beberapa hal, seperti dakwah historis, doktrinis, dan sosial budaya. Maka, kajian dalam tesis ini lebih kepada dakwah sosial-budaya.

Menurut Ersyad, dalam tesis ini terdapat samar kualifikasi pemuda sebagai objek penelitian. Namun, ia menemukan beberapa informasi seperti terjadinya transformasi dakwah dengan semangat mad’u independen. Artinya terjadi perubahan dari dakwah retoris ke semiotis atau fenomenologis, dari dakwah reflektif ke dakwah analitik untuk hari ini.

“Lembaga keagamaan hari ini ada otoritas yang tidak memiliki kekuatan di masyarakat. Karena terjadi pergeseran dari fatwa institut ke fatwa individual. Masyarakat lebih banyak menerima fatwa individual,” pungkasnya. 

Pada sesi selanjutnya, Nizar selaku pembedah kedua melakukan Refleksi dakwah PERSIS yang dilakukan oleh para pendahulu; A. Hassan, M. Natsir, dan Isa Anshari. 

“Dengan melihat sebagai seorang cendekiawan bukan ahli fuqaha maka dakwah yang dihasilkan lebih komprehensif dan substansif, serta memenuhi hajat orang banyak,” ujarnya.

Menurut Nizar, Transformasi dakwah PERSIS baru bersifat individual bukan secara institusional.

“Kemudian, dakwah politik PERSIS tidak memiliki desain dan bersifat insidental. Dakwah politik PERSIS hanya bertujuan untuk menjaga umat supaya tidak terpecah, bukan mengarahkan kader PERSIS untuk duduk di kursi pemerintahan.” pungkas Nizar mengkritisi. 

Lebih lanjut ia menyampaikan, dakwah dengan riset dan sains adalah ciri PERSIS berkemajuan. Mengutip ungkapan Kuntowijoyo bahwa Islam terbagi menjadi mitos, ideologis dan sains. 

“PR besarnya adalah bagaimana transformasi dakwah PERSIS. Membuat grand desain, grand teori, middle teori, dan aplikasi teori itu. Kunci pembaharuan PERSIS itu ada pada bentuk dakwah pemuda PERSIS.” demikian Nizar mengakhiri pemaparannya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Selasa, 18 Jan 2022 10:14

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Senin, 17 Jan 2022 23:00

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Senin, 17 Jan 2022 22:45

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Senin, 17 Jan 2022 22:31

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Senin, 17 Jan 2022 22:15

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Senin, 17 Jan 2022 14:47

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Senin, 17 Jan 2022 14:31

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Senin, 17 Jan 2022 13:57

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Senin, 17 Jan 2022 11:38


MUI

Must Read!
X