Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.264 views

Bunuh Diri: AFI dan "13 Reasons WHY"

Oleh: Ahmad Fahrur Rozi

Asa Firda Inayah (18) alias Afi Nihaya Faradisa, Siswi SMAN 1 Gambiran, Banyuwangi, Kamis lalu (5/7/2017) mengunggah video Live Streaming via Facebook berisi curhatan terkait Bullying (perundungan) yang dialaminya. Bahkan sampai terucap kata-kata kasar dan niatan untuk bunuh diri. Walaupun isinya terkesan tidak alami, menonton itu saya sedih. Kasihan.

Poin ulasan ini bukan pada videonya, status-status Afi yang di-viralisasi atau plagiasi dan bullying yang menyertainya. Semua viral pasti meredup setelah habis masanya. Namun efek psikologis (depresi) kulminatif yang jika tidak diatasi bisa memantik (stimulan) keinginan bunuh diri (suicide/harakiri/intihar).

Terlepas adanya ekspose dan eksploitasi oleh media, para liberalis, bahkan juga Presiden yang secara khusus mengundangnya ke Istana, Afi hanyalah remaja 18 tahun, yang menurut Psikolog Prof Zakiyah Darajat, adalah masa-masa paling labil (critical period).

Saya punya tanggungan anak yatim seumuran Afi, jadi saya memahami situasinya. Pada konteks ini saya khawatir. Moga saja Afi, juga jutaan remaja lainnya, mendapat bimbingan Islami yang memadai sehingga rentetan stress dan stressor (pemicu stress) tidak perlu terjadi lagi.

Saya jadi teringat cerita keluarga Santoso (45) di Kediri, Jawa Tengah. Santoso, istri dan anaknya ditemukan tewas bunuh diri karena himpitan ekonomi. Juga cerita Nanda (23), lulusan sarjana ekonomi di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang bunuh diri karena tak kunjung dapat pekerjaan. Juga cerita Yana (10), anak SD di Bengkulu yang nekat mengakhiri hidup karena tak tahan di bully.

Cerita-cerita diatas hanya sepenggal dari sekitar 5.000 kasus bunuh diri di Indonesia (2010), kemudian naik 2x lipat menjadi sekitar 10.000 kasus (2012), dan diprediksi meningkat tajam menjadi 40.000 kasus (2016). (mengacu data WHO sebagaimana dilansir http://detik,com)

...Sebuah gambaran gelapnya kehidupan sekular-liberal saat ini. Ketika agama dijauhi dan "dilecehkan" bahkan pembela agama dianggap Ndeso...

Saking banyaknya kasus, pemerintah daerah Gunung Kidul, Yogyakarta sampai membentuk Satuan Tugas (Satgas) "Berani Hidup" yang mempunyai anggaran rutin dan program kerja tahunan guna meminimalisir angka bunuh diri.

Itulah cerita puluhan ribu anak bangsa yang kehilangan arah. Yang lebih 'mencintai' mati daripada hidup. Jika hanya satu atau dua kasus tentu mudah disimpulkan penyebabnya semata-mata karena gangguan jiwa. Namun jika kasusnya puluhan ribu, maka sepertinya ada yang salah dengan sistem dan gaya hidup kita saat ini.

Sebuah gambaran gelapnya kehidupan sekular-liberal saat ini. Ketika agama dijauhi dan "dilecehkan" bahkan pembela agama dianggap Ndeso. Situasi yang semakin membuat kita rindu kehidupan islami dibawah naungan Khilafah.

+++
Saya juga teringat drama produksi Hollywood (Netflix) berjudul "13 Reasons Why". Satu-satunya genre serial drama yang menembus Box Office.

Cerita tentang bunuh diri seorang siswi SMA. Sebuah cerita "dark" tapi kok bisa digemari? Menurut saya karena drama tersebut bercerita tentang bunuh diri yang dilakukan dengan kreatif dan perencanaan sistematis. Bahkan penuh optimisme. Sebuah Cerita unik bagaimana hukum alam (liberal) bekerja: Korban bully yang kemudian menjadi pelaku bully. Karena itu drama tersebut begitu kuat dan penayanganya banyak diboikot.

Saya sih tidak menyarankan anda menonton, terkecuali telah memenuhi 3 syarat:
1. Berwudhu terlebih dahulu
2. Jangan Streaming. Baiknya punya filenya supaya bisa "skip". Jika tidak begitu anda akan pusing ketika menontonnya. 
3. Jangan rame-ramean, supaya bisa dicerna secara mendalam. Jadi film ini sangat tidak cocok bagi orang-orang yang sekedar mencari hiburan.

13 Reasons Why merupakan iIlustrasi gelapnya kehidupan barat yang liberal dan sakit. Kondisi ekonomi krisis; kondisi sosial kritis. Anehnya gaya kehidupan barat tersebut justru dicontek pemerintah kita, ditiru "banyak" orang tua dan remaja. Sebaliknya, mereka malah mengkerdilkan ajaran agamanya sendiri (Islam), mengaitkannya dengan teroris, bahkan sampai melarang pengajian.

+++
Semoga mereka tersadarkan bahwa hanya Sistem Islam yang bisa "memelihara" dan "memuliakan" kehidupan. Bagi yang sudah sadar, moga makin giat berjuang. Amiin. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 02 Jul 2022 22:05

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Sabtu, 02 Jul 2022 20:38

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Sabtu, 02 Jul 2022 20:03

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Sabtu, 02 Jul 2022 18:54

Prerogatif Ketum

Prerogatif Ketum

Sabtu, 02 Jul 2022 17:16

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

Sabtu, 02 Jul 2022 16:58


MUI

Must Read!
X

Sabtu, 02/07/2022 17:16

Prerogatif Ketum