Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.197 views

Kebijakan Ganas Menyengsarakan Rakyat

Oleh: Ghaniy Alfandi*

 

ALASAN penyaluran subsidi yang tidak tepat sasaran maka penguasa melakukan  pencabutan subsidi listrik yang dimulai awal 2017 kemudian bertahap terjadi kenaikan harga TDL (Tarif Dasar Listrik) hingga terakhir bulan juli 2017 telah terjadi kenaikan TDL sebesar 143% dari harga awal. Sehingga nilai TDL antara pengguna 900VA, 1300 VA, 2200 VA hingga 6600VA tarifnya sama yaitu Rp 1467,28. Langkah ini dijamin dalam PerMen ESDM No. 28 tahun 2016 tentang tarif tenaga listrik yag disediakan oleh PT. PLN (Persero).

Kenaikan tarif listrik dilakukan secara sembunyi-sembunyi diantara kesunyian malam sehingga masyarakat tidak semuanya mengerti. Masyarakat mengira hanya satu kali kenaikan saja sehingga tidak menjadi masalah yang besar karena penguasa hanya sekali saja mengumumkan kenaikan TDL. Memang benar satu kali dan satu kali ini terjadi setiap 3 bulanan. Sehingga belum mencapai satu tahun sudah naik sebesar 143%.

Penguasa ingin mencoba melahirkan kebijakan yang tidak kalah ganas dengan TDL, yang terbaru dan penuh polemik pada 10 Juli 2017 telah ditandatangani oleh Presiden diterapkannya Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang) No. 2 tahun 2017. Perppu ini merupakan perubahan atas UU No. 17 tahun 2013 yang mengatur tentang organisasi kemasyarakatan. Tujuan diterbitkannya Perppu ini diharapkan dapat memberikan jaminan kebebasan berpendapat dan mangarahkan ormas agar dapat berkontribusi untuk negara.

Prematur

Apabila dilihat dari proses kelahirannya ini merupakan Perppu yang prematur serta penuh dengan kepentingan segolongan orang, sehingga tidak didasarkan pada kebutuhan rakyat. Perppu dapat dilahirkan apabila terjadi kondisi yang genting dan memaksa sehingga presiden dapat menetapkan Perppu sebagai pengganti Undang-Undang. Hal ini jelas secara subyektif terdapat pada UUD 1945 pasal 22 ayat 1.   

Kondisi negara sekarang sejak terjadinya reformasi tahun 1998 belum terdapat kondisi yang genting dan gawat darurat. Meskipun kelahiran Perppu merupakan salah satu hak subyektif yang dimiliki oleh presiden. Sehingga akibat dari adanya Perppu yang ditetapkan oleh presiden dapat langsung mengikat seluruh warga negara tanpa terkecuali. Tetapi untuk  Perppu No. 2 tahun 2017 lahir karena kondisi yang dipaksakan dan didramatisir agar menjadi kondisi yang genting oleh tafsir penguasa.

Selain kelahiran Perppu yang sangat prematur dan tidak sesuai dengan yang tercantum pada UUD 1945 pasal 22 ayat 1, pembuatan Perppu juga tidak sesuai dengan maksud dan tujuan UU no. 10 tahun 2004 tentang peraturan pembuatan perundang undangan. Selain itu ada sekitar 19 pasal dalam UU lama yang kemudian dihilangkan pada Perppu yang baru. Seperti pasal 63, 64, 65, hingga pasal 80. Belum lagi terdapat pasal karet yang multitafsir.

Sehingga lahirnya Perppu ini merupakan salah satu by pass untuk menyimpangi proses dan prosedur hukum untuk membubarkan ormas yang dinilai penguasa memiliki sifat berseberangan dengan agenda penguasa, yang sebelumnya proses dan prosedur telah diatur dalam UU no. 17 tahun 2013 tentang ormas. Kemudian memindahkan kewenangan untuk membubarkan ormas yang semula berada pada kekuasaan pengadilan melalui sidang pengadilan menjadi otoritas penguasa untuk membubarkan ormas melalui kementrian baik dari inisiatif menteri sendiri atau pesanan kepala negara.

Keganasan kebijakan penguasa tidak hanya sekedar membubarkan ormas, tetapi setelah organisasinya dibubarkan maka semua aktivitas dari ormas akan dibekukan bersamaan dengan semua aset aset yang dimilikinya. Tidak cukup sampai situ, individu individu dan simpatisan ormas tersebut akan dikriminalisasikan karena telah bergabung dengan organisasi terlarang sehingga apabila anggota dan simpatisan ormas ada satu juta orang maka satu juta orang akan langsung dipidanakan.

Maka beberapa ormas ormas besar dengan kapasitas pengumpul massa terbanyak akan menjadi sasaran dari senjata Perppu no. 2 tahun 2017 yang mana ormas ini selalu konsisten memperjuangkan amar ma’ruf nahi munkar. Dengan memberi label secara sepihak dengan anti Pancasila, perubah ideologi, merusak NKRI. Padahal selama ini belum pernah terjadi tukar pemikiran diantara ormas ormas dengan pihak penguasa tetapi penguasa sudah bisa memberi label dengan sangat lantang.

Apabila ormas-ormas yang konsisten untuk amar ma’ruf nahi munkar kepada penguasa dihancurkan maka pertanyaannya adalah organisasi dan partai mana yang berani amar ma’ruf nahi munkar kepada penguasa? Ormas dengan klaim pengikut paling banyak saja sudah terpecah menjadi dua bagian yang lurus dan yang bengkok. Apalagi dengan partai, partai politik terbesar dan terkaya di Indonesia saja sudah kebingunan dengan kadernya punya hobi korupsi.

Jika sudah tidak ada lagi yang berani mengingatkan penguasa maka dengan lancar dan tenangnya akan muncul berbagai kebijakan kebijakan yang liberal, kapitalis, serta ganas yang siap menerkam masyarakat yang lemah tak berdaya minim pengetahuan. Karena selama ini hanya ormas Islam yang paling depan, paling lantang dan paling konsisten mengawasi berbagai kebijakan yang dilahirkan penguasa dengan alasan demi kesejahteraan rakyat. Padahal mayoritas rakyat menolak, terus kesejahteraan rakyat mana yang dimaksud penguasa? * Mahasiswa ITS Surabaya dan Forum Kajian Strategis Mahasiswa

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Latest News
Memberi Nama Anak Tidak Harus di Hari Ketujuh

Memberi Nama Anak Tidak Harus di Hari Ketujuh

Jum'at, 28 Jul 2017 16:35

Wartawan Inggris Jhon Cantlie yang Ditawan IS Dilaporkan Telah Meninggal di Mosul

Wartawan Inggris Jhon Cantlie yang Ditawan IS Dilaporkan Telah Meninggal di Mosul

Jum'at, 28 Jul 2017 16:35

Presiden Boneka Rusia Ramzan Kadyrov Sesumbar Siap Turun Jabatan untuk Lindungi Al-Aqsa

Presiden Boneka Rusia Ramzan Kadyrov Sesumbar Siap Turun Jabatan untuk Lindungi Al-Aqsa

Jum'at, 28 Jul 2017 15:05

Bangun Negara, Gerindra: Perpektif Islam Kelola SDA, Ekonomi Liberal dengan Utang

Bangun Negara, Gerindra: Perpektif Islam Kelola SDA, Ekonomi Liberal dengan Utang

Jum'at, 28 Jul 2017 11:49

Syuhada Al-Qaryatain Tinggalkan Koalisi Pimpinan AS Setelah Dilarang Perangi Rezim Assad

Syuhada Al-Qaryatain Tinggalkan Koalisi Pimpinan AS Setelah Dilarang Perangi Rezim Assad

Jum'at, 28 Jul 2017 11:30

Negara Kapitalis Sengaja Berikan Utang agar dapat Cengkram Indonesia Lebih Kuat

Negara Kapitalis Sengaja Berikan Utang agar dapat Cengkram Indonesia Lebih Kuat

Jum'at, 28 Jul 2017 10:49

[VIDEO] Syariat Islam tidak Toleran? Simak Penjelasan Gubernur Ini

[VIDEO] Syariat Islam tidak Toleran? Simak Penjelasan Gubernur Ini

Jum'at, 28 Jul 2017 09:56

Utang Jokowi Setara Lima Tahun SBY, Gerindra: Negara Darurat Utang

Utang Jokowi Setara Lima Tahun SBY, Gerindra: Negara Darurat Utang

Jum'at, 28 Jul 2017 09:49

10.000 Tentara AS Bunuh Diri Antara tahun 2004 hingga 2009

10.000 Tentara AS Bunuh Diri Antara tahun 2004 hingga 2009

Jum'at, 28 Jul 2017 09:15

Inilah Nasehat Syaikh Khalid Al Hamudi kepada Santri AFKN

Inilah Nasehat Syaikh Khalid Al Hamudi kepada Santri AFKN

Jum'at, 28 Jul 2017 09:11

Subyektivitas Negara melalui Perppu No. 2/2017 Mulai Makan

Subyektivitas Negara melalui Perppu No. 2/2017 Mulai Makan "Korban"

Jum'at, 28 Jul 2017 08:49

Menristek Dikti dan Menpora Dinilai Lakukan Persekusi terhadap Anggota HTI

Menristek Dikti dan Menpora Dinilai Lakukan Persekusi terhadap Anggota HTI

Jum'at, 28 Jul 2017 07:47

Ikut Cara Pikir Ekonomi Komprador, Rizal Ramli: RI Hancur ikut IMF

Ikut Cara Pikir Ekonomi Komprador, Rizal Ramli: RI Hancur ikut IMF

Jum'at, 28 Jul 2017 06:47

Melindungi Anak dari Kekerasan, Dimulai dari Mana?

Melindungi Anak dari Kekerasan, Dimulai dari Mana?

Kamis, 27 Jul 2017 22:47

Jangan Labil, Sabar Hadapi Ujian

Jangan Labil, Sabar Hadapi Ujian

Kamis, 27 Jul 2017 22:34

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman 3 Pejuang Palestina Pembunuh 2 Polisi Israel di Al-Aqsa

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman 3 Pejuang Palestina Pembunuh 2 Polisi Israel di Al-Aqsa

Kamis, 27 Jul 2017 22:05

Perpppu Pembubaran Ormas yang  Dianggap Radikal, Mencerminkan Rezim Anti Islam?

Perpppu Pembubaran Ormas yang Dianggap Radikal, Mencerminkan Rezim Anti Islam?

Kamis, 27 Jul 2017 21:18

Substansi Pokok Cederai Hak Individu dan Hak Berserikat, HIMI Persis Tolak Perppu 2/2017

Substansi Pokok Cederai Hak Individu dan Hak Berserikat, HIMI Persis Tolak Perppu 2/2017

Kamis, 27 Jul 2017 21:10

Bullying: Efek Terkikisnya Akidah Anak Bangsa

Bullying: Efek Terkikisnya Akidah Anak Bangsa

Kamis, 27 Jul 2017 21:04

Politisi: Sehari Jokowi Utang 1,1 Trilyun, Program Bangun Utang?

Politisi: Sehari Jokowi Utang 1,1 Trilyun, Program Bangun Utang?

Kamis, 27 Jul 2017 20:59


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X