Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.216 views

Kebijakan Ganas Menyengsarakan Rakyat

Oleh: Ghaniy Alfandi*

 

ALASAN penyaluran subsidi yang tidak tepat sasaran maka penguasa melakukan  pencabutan subsidi listrik yang dimulai awal 2017 kemudian bertahap terjadi kenaikan harga TDL (Tarif Dasar Listrik) hingga terakhir bulan juli 2017 telah terjadi kenaikan TDL sebesar 143% dari harga awal. Sehingga nilai TDL antara pengguna 900VA, 1300 VA, 2200 VA hingga 6600VA tarifnya sama yaitu Rp 1467,28. Langkah ini dijamin dalam PerMen ESDM No. 28 tahun 2016 tentang tarif tenaga listrik yag disediakan oleh PT. PLN (Persero).

Kenaikan tarif listrik dilakukan secara sembunyi-sembunyi diantara kesunyian malam sehingga masyarakat tidak semuanya mengerti. Masyarakat mengira hanya satu kali kenaikan saja sehingga tidak menjadi masalah yang besar karena penguasa hanya sekali saja mengumumkan kenaikan TDL. Memang benar satu kali dan satu kali ini terjadi setiap 3 bulanan. Sehingga belum mencapai satu tahun sudah naik sebesar 143%.

Penguasa ingin mencoba melahirkan kebijakan yang tidak kalah ganas dengan TDL, yang terbaru dan penuh polemik pada 10 Juli 2017 telah ditandatangani oleh Presiden diterapkannya Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang) No. 2 tahun 2017. Perppu ini merupakan perubahan atas UU No. 17 tahun 2013 yang mengatur tentang organisasi kemasyarakatan. Tujuan diterbitkannya Perppu ini diharapkan dapat memberikan jaminan kebebasan berpendapat dan mangarahkan ormas agar dapat berkontribusi untuk negara.

Prematur

Apabila dilihat dari proses kelahirannya ini merupakan Perppu yang prematur serta penuh dengan kepentingan segolongan orang, sehingga tidak didasarkan pada kebutuhan rakyat. Perppu dapat dilahirkan apabila terjadi kondisi yang genting dan memaksa sehingga presiden dapat menetapkan Perppu sebagai pengganti Undang-Undang. Hal ini jelas secara subyektif terdapat pada UUD 1945 pasal 22 ayat 1.   

Kondisi negara sekarang sejak terjadinya reformasi tahun 1998 belum terdapat kondisi yang genting dan gawat darurat. Meskipun kelahiran Perppu merupakan salah satu hak subyektif yang dimiliki oleh presiden. Sehingga akibat dari adanya Perppu yang ditetapkan oleh presiden dapat langsung mengikat seluruh warga negara tanpa terkecuali. Tetapi untuk  Perppu No. 2 tahun 2017 lahir karena kondisi yang dipaksakan dan didramatisir agar menjadi kondisi yang genting oleh tafsir penguasa.

Selain kelahiran Perppu yang sangat prematur dan tidak sesuai dengan yang tercantum pada UUD 1945 pasal 22 ayat 1, pembuatan Perppu juga tidak sesuai dengan maksud dan tujuan UU no. 10 tahun 2004 tentang peraturan pembuatan perundang undangan. Selain itu ada sekitar 19 pasal dalam UU lama yang kemudian dihilangkan pada Perppu yang baru. Seperti pasal 63, 64, 65, hingga pasal 80. Belum lagi terdapat pasal karet yang multitafsir.

Sehingga lahirnya Perppu ini merupakan salah satu by pass untuk menyimpangi proses dan prosedur hukum untuk membubarkan ormas yang dinilai penguasa memiliki sifat berseberangan dengan agenda penguasa, yang sebelumnya proses dan prosedur telah diatur dalam UU no. 17 tahun 2013 tentang ormas. Kemudian memindahkan kewenangan untuk membubarkan ormas yang semula berada pada kekuasaan pengadilan melalui sidang pengadilan menjadi otoritas penguasa untuk membubarkan ormas melalui kementrian baik dari inisiatif menteri sendiri atau pesanan kepala negara.

Keganasan kebijakan penguasa tidak hanya sekedar membubarkan ormas, tetapi setelah organisasinya dibubarkan maka semua aktivitas dari ormas akan dibekukan bersamaan dengan semua aset aset yang dimilikinya. Tidak cukup sampai situ, individu individu dan simpatisan ormas tersebut akan dikriminalisasikan karena telah bergabung dengan organisasi terlarang sehingga apabila anggota dan simpatisan ormas ada satu juta orang maka satu juta orang akan langsung dipidanakan.

Maka beberapa ormas ormas besar dengan kapasitas pengumpul massa terbanyak akan menjadi sasaran dari senjata Perppu no. 2 tahun 2017 yang mana ormas ini selalu konsisten memperjuangkan amar ma’ruf nahi munkar. Dengan memberi label secara sepihak dengan anti Pancasila, perubah ideologi, merusak NKRI. Padahal selama ini belum pernah terjadi tukar pemikiran diantara ormas ormas dengan pihak penguasa tetapi penguasa sudah bisa memberi label dengan sangat lantang.

Apabila ormas-ormas yang konsisten untuk amar ma’ruf nahi munkar kepada penguasa dihancurkan maka pertanyaannya adalah organisasi dan partai mana yang berani amar ma’ruf nahi munkar kepada penguasa? Ormas dengan klaim pengikut paling banyak saja sudah terpecah menjadi dua bagian yang lurus dan yang bengkok. Apalagi dengan partai, partai politik terbesar dan terkaya di Indonesia saja sudah kebingunan dengan kadernya punya hobi korupsi.

Jika sudah tidak ada lagi yang berani mengingatkan penguasa maka dengan lancar dan tenangnya akan muncul berbagai kebijakan kebijakan yang liberal, kapitalis, serta ganas yang siap menerkam masyarakat yang lemah tak berdaya minim pengetahuan. Karena selama ini hanya ormas Islam yang paling depan, paling lantang dan paling konsisten mengawasi berbagai kebijakan yang dilahirkan penguasa dengan alasan demi kesejahteraan rakyat. Padahal mayoritas rakyat menolak, terus kesejahteraan rakyat mana yang dimaksud penguasa? * Mahasiswa ITS Surabaya dan Forum Kajian Strategis Mahasiswa

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 02 Jul 2022 22:05

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Sabtu, 02 Jul 2022 20:38

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Sabtu, 02 Jul 2022 20:03

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Sabtu, 02 Jul 2022 18:54

Prerogatif Ketum

Prerogatif Ketum

Sabtu, 02 Jul 2022 17:16

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

Sabtu, 02 Jul 2022 16:58

CV Remora Farm Sedikan Hewan Kurban Berkualitas Bebas PMK

CV Remora Farm Sedikan Hewan Kurban Berkualitas Bebas PMK

Sabtu, 02 Jul 2022 15:50

Kongres Halal Internasional 2022 Cetuskan 9 Butir Resolusi Halal Dunia

Kongres Halal Internasional 2022 Cetuskan 9 Butir Resolusi Halal Dunia

Sabtu, 02 Jul 2022 14:15

Pengesahan Perkawinan Beda Agama oleh PN Surabaya Tidak Sejalan dengan Fatwa MUI

Pengesahan Perkawinan Beda Agama oleh PN Surabaya Tidak Sejalan dengan Fatwa MUI

Sabtu, 02 Jul 2022 14:13

Pemerintah Indonesia Dituntut untuk Tekan bahkan Putuskan Hubungan Diplomatik dengan India

Pemerintah Indonesia Dituntut untuk Tekan bahkan Putuskan Hubungan Diplomatik dengan India

Sabtu, 02 Jul 2022 14:10

Kunci Sukses PT JNE, Berbisnis Melibatkan Allah

Kunci Sukses PT JNE, Berbisnis Melibatkan Allah

Sabtu, 02 Jul 2022 06:36

Pemimpin Tertingg Taliban Hibatullah Akhundzada Hadiri Pertemuan Ulama Seluruh Afghanistan Di Kabul

Pemimpin Tertingg Taliban Hibatullah Akhundzada Hadiri Pertemuan Ulama Seluruh Afghanistan Di Kabul

Jum'at, 01 Jul 2022 17:19

Eliminasi Liberalisme, Akhiri Promosi Maksiat Holywings

Eliminasi Liberalisme, Akhiri Promosi Maksiat Holywings

Jum'at, 01 Jul 2022 17:07

Membeli Migor lewat Aplikasi, Memudahkan atau Menyulitkan?

Membeli Migor lewat Aplikasi, Memudahkan atau Menyulitkan?

Jum'at, 01 Jul 2022 16:58

Ben & Jerry Lipat Gandakan Boikot Israel Setelah Keputusan Anti-Palestina Unilever

Ben & Jerry Lipat Gandakan Boikot Israel Setelah Keputusan Anti-Palestina Unilever

Jum'at, 01 Jul 2022 16:15

Timnas Harus Menolak Bermain dengn Timnas Zionis

Timnas Harus Menolak Bermain dengn Timnas Zionis

Jum'at, 01 Jul 2022 15:35

Jenderal Ukraina: Rusia Gunakan Rudal Tidak Akurat Era Soviet Untuk Serangan Di Ukraina

Jenderal Ukraina: Rusia Gunakan Rudal Tidak Akurat Era Soviet Untuk Serangan Di Ukraina

Jum'at, 01 Jul 2022 15:00

Komisi Fatwa MUI Jatim Beri Penjelasan Terkait Ganja Untuk Medis

Komisi Fatwa MUI Jatim Beri Penjelasan Terkait Ganja Untuk Medis

Jum'at, 01 Jul 2022 14:43

Yang Mulia Tukang Baso

Yang Mulia Tukang Baso

Jum'at, 01 Jul 2022 12:57

FMGB Tuntut PBB Konsisten Jalankan Resolusi Anti Islamofobia

FMGB Tuntut PBB Konsisten Jalankan Resolusi Anti Islamofobia

Jum'at, 01 Jul 2022 10:50


MUI

Must Read!
X