Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.130 views

Benarkah Nabi Tidak Marah Jika Agama Allah Dihina?

Oleh: Zaqy Dafa (Pemerhati Pemikiran Islam)

Beberapa waktu lalu ada sebuah artikel menarik di sebuah situs Islam nasional, tajuknya adalah “Benarkah Nabi Marah Jika Agama Allah Dihina?”. Artikel ini ditulis sebagai tanggapan atas beredarnya Hadits Rasulullah yang menunjukkan bahwa beliau marah ketika agama Allah dilanggar. Berikut kutipan teksnya:

‎كان صلى الله عليه وسلم لا يغضب لنفسه فإذا ا تنتهكت حرمات الله لم يقم لغضبه شيء

Lalu diterjemahkan sebagai berikut:

"Nabi SAW tidak marah untuk kepentingan (pribadinya). Namun jika agama Allah dihina (ajaranNya dilanggar), maka tidak ada sesuatu apapun yang bisa tegak di hadapan kemarahan beliau."

Penulis tersebut menilai penerjemahan teks Hadits diatas “cukup keliru” dan “tendensius”, meski dia mengakui kesahihan Hadits diatas karena ada riwayat senada dari riwayat Imam Bukhari.

‎٦٢٨٨ - حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ مَا خُيِّرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ أَمْرَيْنِ إِلَّا اخْتَارَ أَيْسَرَهُمَا مَا لَمْ يَأْثَمْ فَإِذَا كَانَ الْإِثْمُ كَانَ أَبْعَدَهُمَا مِنْهُ وَاللَّهِ مَا انْتَقَمَ لِنَفْسِهِ فِي شَيْءٍ يُؤْتَى إِلَيْهِ قَطُّ حَتَّى تُنْتَهَكَ حُرُمَاتُ اللَّهِ فَيَنْتَقِمُ لِلَّهِ

"Rasul memilih perkara yg ringan jika ada dua pilihan selama tidak mengandung dosa. Jika mengandung dosa, Rasul akan menjauhinya. Demi Allah, beliau tidak pernah marah karena urusan pribadi, tapi jika ajaran Allah dilanggar maka beliau menjadi marah karena Allah (lillah)."

Penulisnya menyalahkan jika makna “ajaran Allah dilanggar” sama dengan “ajaran Allah dihina”. Seakan jika orang melanggar aturan Allah maka Rasulullah marah, namun jika agama Allah ‘hanya’ dihina saja beliau tidak marah. Padahal, orang tua kita saja dihina saja kita marah besar dan berusaha membela mati-matian. Ini Tuhan dihina kita mau marah tidak boleh, dikata tidak ikut Haditsnya Kanjeng Nabi. Logika aneh bin ajaib.

Akal-akalan mudah saja. Salahkah menganggap penghinaan dan penistaan Tuhan dan agama dianggap sebagai melanggar aturan? Kita menghina presiden atau lambang negara saja dipastikan melanggar aturan negara tentang penistaan dan pasti dipenjara. Ini Allah dan agamanya dihina kita umat Islam tidak boleh marah dan dianggap bukan melanggar aturan agama? Keadilan berpikir dimana?

Selanjutnya, penulis artikel diatas sepertinya tidak memahami makna “Hurumat” dalam hadits diatas. Disangkanya “Untuhikat HurumatuLlah” maknanya hanya “dilanggarnya ajaran Allah”. Padahal, “Hurumat” dalam keterangan pensyarah Hadits artinya tidak hanya larangan namun juga meliputi berbagai kewajiban dan perkara yang wajib ditegakkan menurut agama (Muhammad Humaidi, Tafsir Gharib ma fi al-Shahihain, juz 1 hlm. 191), termasuk di dalamnya kewajiban amar ma’ruf nahi munkar ketika terjadi perusakan ataupun penghinaan agama. Barangsiapa yang merusak atau melecehkan “HurumatuLlah” baik perintah maupun larangannya, maka Rasulullah akan marah terhadapnya. Itu makna Hadits tersebut. Lha sekarang Anda bersikeras Islam dihina tidak perlu dibela. Ghirah Islamiyyah Anda dimana?

Sekarang masuk ke ranah Fiqih. Penghinaan terhadap ajaran Islam merupakan tindakan extraordinary crime dalam Islam yang berkonsekuensi sangat serius dunia akhirat. Jika pelakunya adalah Muslim, maka hal itu mengantarkannya menjadi seorang murtad dimana amal perbuataannya sewaktu di dunia hangus semua tidak ada sisa, sekaligus wajib bagi pemerintahan untuk mendesak dan memeranginya hingga dia bertaubat. Jika pelakunya adalah non-Muslim, maka penistaan tersebut dapat menjadikannya seketika berstatus sebagai kafir harbi atau yang konfrontasi terang-terangan kepada umat Islam.

Maka sudah sewajarnya dan seharusnya umat Islam marah dan membela jika agamanya dihina dan dinodai baik oleh sesama Muslim sendiri maupun lainnya. Ini sebagai langkah menghentikan perbuatan mereka agar mereka berhenti, syukur jika mau bertaubat. Lha kok malah dilarang dengan alasan “Tuhan tidak perlu dibela”? Ngaji lagi yang serius.

Selanjutnya, kami ingin berdiskusi dengan beberapa alasan yang dikemukakan dalam masalah ini yang mewakili kelompok “kepala dingin”.

Pertama, kata penulis artikel diatas, “Rasulullah marah bukan karena Allah dihina. Tapi marah kalau kebenaran/ajaran Allah dinodai dengan cara melanggar atau mendustai ajaran Islam itu sendiri. Jadi marahnya Rasul itu semata karena Allah, bukan karena dendam pribadi apalagi karena urusan politik pilpres dan pilkada di TPS (tempat pemungutan suara).”

Sudahlah, tidak perlu kami jelaskan keanehan berpikirnya lagi karena sudah kami jelaskan diatas. Tambahan saja, Anda tidak bisa memukul rata ribuan umat Islam yang menyalurkan aspirasi dan pembelaan mereka kepada Islam lewat media manapun bahkan hingga harus turun ke jalan berkali-kali saking terlalu “dinginnya” kepala orang-orang yang dikritik dan diingatkan itu tidak ikhlas, hanya karena kepentingan politik, ataupun diperalat politik saking lugunya. Seakan Anda menganggap kelompok yang kontra atau tidak senang dengan yang mereka lakukan itu sudah yang paling ikhlas, paling adem, paling toleran, dan seterusnya. Itu namanya stigmatisasi tanpa dasar, dan itu bukan tipe orang yang “kepalanya dingin” karena menuduh orang serampangan tanpa mikir dulu.

Kedua, kata penulis itu “Kita marah, terus kita sok penting seakan-akan Allah juga ikutan marah. Emang siapa kita sih?! Terus kita marah-marah dengan kutip sana-pelintir sini, biar disangka Allah ikutan marah juga.” Terus Anda mengajak orang tidak marah, adem-adem saja melihat agama sendiri dihina. Kira-kira Allah lebih marah kepada siapa? Kepada orang yang membela agama yang memang diperintahkan Allah menjaganya, atau kepada orang yang berlagak elegan melihat agamanya digempur sana-sini?

Namun marah juga memang harus di-manage. Jangan sampai marah kita menjadikan kita tidak terkendali hingga kita juga jatuh dalam caci maki dan anarkisme, bahkan sampai melintir-melintir dalil. Melawan kejahatan tidak bisa dengan kejahatan pula, harus dilawan dengan kebaikan meskipun harus dilakukan secara keras. Jangan mau kita jadi seperti mereka yang sok kepala dingin itu, tapi di belakang paling hobi memperkosa dalil dan keterangan ulama.

Ketiga, kata penulis tadi “kasih sayang Allah itu melebihi murkaNya! Kalau kita terbalik: marahnya kita sampai ke ubun-ubun hingga lepas kontrol mengeluarkan kosa kata yang tidak pantas, dan marahnya terus berkepanjangan dari 2014 sampai 2019.” Jadi jutaan orang yang berkumpul membela agama, contoh saja soal penistaan agama Ahok dan keharaman memilih pemimpin non-Muslim, menurut Anda hanya karena mereka kalah pilpres tahun 2014 dan berkepanjangan hingga 2019?

Duh Gusti (pake “G” besar), umpama orang yang kontras dengan kepentingan mereka adalah kyai-kyai dan santri-santri pesantren apalagi pesantren salaf yang tiap harinya makan nasi dua ribu rupiah per makan dan tidak pernah sama sekali ikut makan uang partai, masihkah Anda berani menganggap mereka mempunyai kepentingan politik? Dimana logika “dingin” dan nurani “adem” Anda dan teman-teman pendukung Anda?

Kami tidak akan putus-putusnya mengingatkan sebagai sesama Muslim untuk selalu berjalan yang bener-bener saja sesuai aturan Allah. Pedoman kita adalah Al-Quran Sunnah dan kitab-kitab ulama sebagai penjelasnya yang otoritatif dan dapat dipercaya.

Anda mau menuduh tidak ikhlas, kepentingan politik, itu hak Anda sebagai bagian penyampaian aspirasi dan dialog, tapi mbok ya mikir dulu sebelum menuduh. Kami hanya selalu berusaha menyesuaikan dengan pedoman tersebut dalam kehidupan kami. Semoga saja dihitung amal shalih dan meningkatkan keikhlasan kami kepada Allah Ta’ala. Amin. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Latest News
Tentara Libanon Lancarkan Serangan terhadap Pejuang Islamic State di Perbatasan Suriah

Tentara Libanon Lancarkan Serangan terhadap Pejuang Islamic State di Perbatasan Suriah

Sabtu, 19 Aug 2017 22:08

8 Orang Terluka dalam Serangan Penusukan di Kota Surgut Rusia

8 Orang Terluka dalam Serangan Penusukan di Kota Surgut Rusia

Sabtu, 19 Aug 2017 20:52

Inilah Kemuliaan Muslim jika Memimpin Negeri dengan Al-Qur'an: Umat Lain Dijaga dan Dilindungi

Inilah Kemuliaan Muslim jika Memimpin Negeri dengan Al-Qur'an: Umat Lain Dijaga dan Dilindungi

Sabtu, 19 Aug 2017 20:25

Tokoh dan Mayoritas Muslim yang Perjuangkan Indonesia Merdeka, Tidak Benar Ingkari UUD-Pancasila

Tokoh dan Mayoritas Muslim yang Perjuangkan Indonesia Merdeka, Tidak Benar Ingkari UUD-Pancasila

Sabtu, 19 Aug 2017 19:25

Kemerdekaan hingga Kasus Ahok: Allah sedang Lakukan Tarbiyah ke Umat Islam Indonesia

Kemerdekaan hingga Kasus Ahok: Allah sedang Lakukan Tarbiyah ke Umat Islam Indonesia

Sabtu, 19 Aug 2017 18:25

Disambut Positif: Tuduh FPI Tidak Bhineka segera Periksa ke Ahli Kejiwaan

Disambut Positif: Tuduh FPI Tidak Bhineka segera Periksa ke Ahli Kejiwaan

Sabtu, 19 Aug 2017 17:25

Benarkah Tahun 2015 Indonesia 'Pecah' Dikeroyok Gerakan Iluminati?

Benarkah Tahun 2015 Indonesia 'Pecah' Dikeroyok Gerakan Iluminati?

Sabtu, 19 Aug 2017 16:29

Ka'ban: Musuh dalam Selimut, Waspada dan Lawan Komunis

Ka'ban: Musuh dalam Selimut, Waspada dan Lawan Komunis

Sabtu, 19 Aug 2017 16:25

Djarot Ancam Cabut BPJS Pedagang Hewan Kurban di Trotoar, Tokoh: Segitunya Arogansi Pejabat

Djarot Ancam Cabut BPJS Pedagang Hewan Kurban di Trotoar, Tokoh: Segitunya Arogansi Pejabat

Sabtu, 19 Aug 2017 15:25

Alfian Tanjung Diperlakukan Beda dengan Ahok & Nazaruddin, Ustad Tengku: Kayak Kecap

Alfian Tanjung Diperlakukan Beda dengan Ahok & Nazaruddin, Ustad Tengku: Kayak Kecap

Sabtu, 19 Aug 2017 14:25

Polisi Spanyol Sebut Pelaku Serangan di Barcelona Kemungkinan Masih Dalam Pelarian

Polisi Spanyol Sebut Pelaku Serangan di Barcelona Kemungkinan Masih Dalam Pelarian

Sabtu, 19 Aug 2017 12:17

Agar Hewan Kurban Tetap Halal Setelah Disembelih

Agar Hewan Kurban Tetap Halal Setelah Disembelih

Sabtu, 19 Aug 2017 12:08

Kerjasama dengan McAfee, Keamanan Transaksi dan Privasi Mitra Paytren Semakin Terjamin

Kerjasama dengan McAfee, Keamanan Transaksi dan Privasi Mitra Paytren Semakin Terjamin

Sabtu, 19 Aug 2017 12:04

Komnas HAM Kecam Kekerasan pada Panitia Simposium Nasional Kebangsaan

Komnas HAM Kecam Kekerasan pada Panitia Simposium Nasional Kebangsaan

Sabtu, 19 Aug 2017 12:00

Erdogan Desak Komunitas Turki di Jerman Tidak Pilih Angela Merkel dalam Pemilu Mendatang

Erdogan Desak Komunitas Turki di Jerman Tidak Pilih Angela Merkel dalam Pemilu Mendatang

Sabtu, 19 Aug 2017 10:50

Islam dan Teologi Pembebasan

Islam dan Teologi Pembebasan

Sabtu, 19 Aug 2017 10:44

Indonesia Belum Merdeka

Indonesia Belum Merdeka

Sabtu, 19 Aug 2017 10:33

Sombong, Penghalang Masuk Surga

Sombong, Penghalang Masuk Surga

Sabtu, 19 Aug 2017 08:51

Sekjen Liga Muslim Dunia Resmikan Mahad Pengkaderan Al-Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran

Sekjen Liga Muslim Dunia Resmikan Mahad Pengkaderan Al-Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran

Sabtu, 19 Aug 2017 08:46

Larangan Aturan Jilbab di Sekolah, Anti Bineka atau Anti Agama?

Larangan Aturan Jilbab di Sekolah, Anti Bineka atau Anti Agama?

Sabtu, 19 Aug 2017 08:14


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X