Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.006 views

Ini 4 Tinjauan Politik Kewajiban Menolak Perppu 2/2017

Oleh: AB Latif (Indopolitik Watch)

Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tertanggal 10 Juli 2017 untuk mengatur organisasi kemasyarakatan (ormas) diindonesia.Penerbitan Perppu ini juga menggantikan Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2013.

Gonjang-ganjing menasional sejak pemerintah berencana membubarkan HTI. Kala itu, disebutkan bahwa perppu merupakan salah satu opsi yang bisa dipilih untuk membubarkan ormas yang radikal dan anti pancasila. Opsi lainnya adalah melalui pengadilan. Ini artinya keluarnya Perppu nomor 2 tahun 2017 merupakan pilihan pemerintah sebagai langka awal untuk membubarkan ormas islam pada umumnya.

Jika melalui Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 proses pembubarannya cukup sulit dan bertele-tele serta memakan waktu yang lama. Diharapkan dengan Perppu ini secepatnya pemerintah bisa membubarkan ormas. Hal ini diperkuat dengan dihilangkannya proses pengadilan dalam mekanisme pembubaran ormas dalam Perppu ini. Sesungguhnya Perppu ini adalah buah dari kepanikan Presiden Jokowi akan Pemilu 2019. Dimana pencitraannya sudah luntur diterpa angina. Padahal masih harapan untuk bisa bertahan lagi sampai 2 periode.

Ada beberapa agenda dibalik keluarnya Perppu nomor 2 tahun 2017 ini:

Pertama, pembubaran ormas islam yang begitu membahayakan kepentingan asing dan aseng.

Kedua, usaha kuat dari para golongan kiri atau komunisme untuk menghapus UU No 17 tahun 2013 yang terdapat pasal melarang ajaran komunisme di Indonesia. Artinya jika nanti Perppu digugat dengan alasan akan membunuh demokrasi, maka golongan kiri/komunis pun bisa menggugat Undang-Undang nomor 17 tahun 2013 dengan alasan yang sama. Jika ternyata Perppu baru ini menang dan disahkan pemerintah, maka kemenangan bagi komunisme.

Ketiga, dalam Perppu yang baru sudah tidak dicantumkan lagi larangan ajaran Komunisme dan ini adalah peluang ajaran komunisme untuk bangkit dan berkembang dengan bebas. Inilah skenario orang – orang komunis untuk bisa legal di Indonesia. Banyak dikalangan umat ini yang belum tahu bahwa dibalik Perppu ini ada komunisme yang bermain cantik. Kini komunisme hidup dan tumbuh subur dibalik rezim yang berkuasa saat ini.

Keempat, Perppu ini ternyata juga mampu mengalihkan opini ketidakadilan dan ketidakmampuan rezim penguasa saat ini. Kedzoliman penguasa atas rakyatnya saat menaikan tarif dasar listrik yang begitu menyengat aman-aman saja dan hampir tidak ada protes sama sekali. Akibat kebijakan dzolim ini rakyat semakin terbebani. Selain itu kelangkaan premium saat ini, perpanjangan kontrak Freeport, utang luar negeri yang begitu menghakhawatirkan juga menjadi bukti betapa lemahnya rezim untuk mengurusi negeri yang kaya ini.

Sungguh Perppu ini sangatlah berbahaya bagi keberlangsungan hidup warga. Artinya dengan Perppu inilah pintu kesewenang-wenangan akan terbuka, karena pemerintah akan bertindak secara sepihak dalam menilai, menuduh, dan menindak ormas tanpa ada ruang bagi ormas untuk membela diri. Hal ini diperkuat dengan adanya pasal karet yakni larangan melakukan tindakan permusuhan terhadap SARA dan penyebaran paham lain yang dianggap bakal mengganggu Pancasila dan UUD 1945. Ini akan berpotensi dimaknai secara sepihak untuk menindak pihak lain yang dianggap bertentangan dengan kebijakkan pemerintah.

Selain itu juga akan mampu menumbuhkan kembali ajaran Komunisme di negeri muslim ini. Dimana sudah ada jutaan kader komunis di Indonesia yang siap bertarung untuk menguasai negeri ini. Relakah negeri yang kita cintai ini dikuasai asing yang komunis ? disinilah pentingmya memahami fakta dan bersatu bersama semua elemen masyarakat untuk menolak Perppu nomor 2 tahun 2017. Tolak Perppu sebagai bentuk kecintaan kita bagi negeri ini. Sadari juga penolakan dengan perjuangan dan kesadaran politik.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30

Taliban Perintahkan Presenter TV Wanita Di Afghanistan Untuk Menutupi Wajah Saat Mengudara

Taliban Perintahkan Presenter TV Wanita Di Afghanistan Untuk Menutupi Wajah Saat Mengudara

Jum'at, 20 May 2022 15:35

Jajak Pendapat: Ketidakpercayaan Dan Permusuhan Antara Orang Yahudi Dan Arab Di Israel Meningkat

Jajak Pendapat: Ketidakpercayaan Dan Permusuhan Antara Orang Yahudi Dan Arab Di Israel Meningkat

Jum'at, 20 May 2022 14:30


MUI

Must Read!
X